1,720,962 research outputs found
SENSITIVITAS ETIS MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI MEDAN
The integration of ethics into accounting curriculum becomes a critical challenge faced by educators in the field of accounting. The importance of ethical education in accounting has been recognized by both practitioners and academics. This study will describe whether there is a difference in ethical sensitivity between male and female students. Using the Independent Samples T-Test analysis will be compared on average of the two groups that are not related to each other, to find out whether the two averages have the same or no significant value. The sample for this research is some accounting students of State Polytechnic of Medan. The amount of sample in this study is sufficient according to the sample determined by 100 respondents in proportion of 50 male students and 50 female students. Sampling method in this research is non probability method with purposive sampling with criterion of final accounting student with reason of final level student have got ethics charged course. The results showed that there were significant differences in ethical sensitivity between male accounting students and female accounting students. The level of ethical sensitivity in female accounting students is better than the ethical sensitivity of male accounting students. There are significant differences in ethical sensitivity between the accounting students of the first semester and the accounting students of the final semester. The degree of ethical sensitivity in accounting students of the final semester is better than the ethical sensitivity of accounting students in the early semester
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN KETENTUAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (HOTEL) DI KOTA YOGYAKARTA
This thesis, explains what the requirements and problems in licensing when someone will
build a building. That to build a building (hotel) in Yogyakarta City one must meet the
existing requirements. The obligation of the applicant or the owner of the Hotel Building, in
particular to meet administrative requirements, technical requirements and other
requirements in accordance with the applicable laws and regulations, as stipulated in the
Yogyakarta City Local Regulation No. 2 of 2012 on the Building. One of them is the
obligation to have a document in the form of Building Construction Permit (IMB). The
formulation of the problem of this thesis is how law enforcement against violations of the
provisions of building permits and what are the obstacles and efforts made in enforcing the
law against violations of building permit requirements.This thesis uses normative research
methods, because in fact there are still many parties who violate the provisions of Building
Permit, although already given sanctions. The sanctions given do not provide deterrent effect
for violators. So far the obstacles in upholding the law that permit applicant lies, which is
difficult to meet the existing requirements due to factors lack of understanding, want quick
results and others. If the law enforcement officers are limited personnel who assist in
enforcing the law in the field. For applicants the permit should be more careful in meeting
the requirements. For law enforcement officers should be more assertive in applying
sanctions for violator
Proses kerja reporter kanal indonesia unik di media daring good news form indonesia (gnfi)
Dengan mengambil mata kuliah Internship pada semester 7, penulis berkesempatan untuk melakukan praktik kerja magang di media daring Good News From Indonesia selama 62 hari kerja. Good News From Indonesia merupakan salah satu media berbasis online di Indonesia yang membawa semangat untuk menyebarkan segala kabar baik mengenai Indonesia. Good News From Indonesia mencoba untuk memberikan informasi baik melalui fasilitas internet yang masyarakat butuhkan. Penulis sendiri ditempatkan pada divisi redaksi sebagai reporter. Good News From Indonesia memiliki beberapa kanal berita seperti Indonesiana, Indonesia Unik, Anak Bangsa, Karya Bangsa, dan Kanal Spesial. Namun, penulis sendiri lebih sering menulis pada kanal Indonesia Unik, karena pada kanal tersebut penulis dapat menulis terkait kekayaan alam Indonesia, kebudayaan, adat istiadat, kuliner, pariwisata, dan berbagai hal lainnya yang menjadi ciri khas Indonesia dan hanya dimiliki oleh Indonesia. Pada praktik kerja magang ini, penulis dapat mengaplikasikan materi-materi yang pernah dipelajari di kelas dalam mata kuliah feature writing dan News Writing
Pengaruh Penambahan Serat batang Pisang Terhadap Sifat fisis dan Mekanik Papan Partikel dari Sabut Kelapa dan Polyester
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanik papan partikel dari bahan baku sabut kelapa dan serat batang pisang dengan menggunakan polyester sebagai perekat. Penelitian ini dilakukan dengan menyiapkan bahan baku papan partikel. Kemudian melakukan pembuatan papan partikel dengan menggunakan mesin (hotpress) dan mendiamkan selama 2 minggu. Setelah itu melakukan proses pemotongan sampel dan melakukan pengujian yaitu sifat fisis yang meliputi kerapatan dan pengembangan tebal, sedangkan sifat mekanik meliputi Modulus Elastisitas (MOE) dan Modulus of Reptur/modulus patah (MOR). Ukuran papan yang menggunakan yaitu 25 cm x 25 cm x 1 cm dan suhu 140oC dengan tekanan 25 kg/cm2 selama 10 menit. Hasil penelitian yang diperoleh untuk sifat fisis yaitu kerapatan (0,67 – 0,76) g/cm3, pengembangan tebal (19,16 -166,42)% sedangkan untuk sifat mekanik yaitu MOE ( 1116,39 – 6028,95) kgf/cm2 dan MOR (46,56 – 116,53) kgf/cm2. Hasil yang diperoleh tidak memenuhi standart JIS A 5908-2003 kecuali kerapatan
Buku Foto "Sampah di Rumahku"
Isu sosial terkait pengelolaan sampah di Indonesia masih terus menjadi permasalahan yang aktual dan belum terpecahkan. Seiring dengan semakin meningkatnya tingkat pertumbuhan penduduk maka akan berdampak pada semakin banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan. Kurangnya kesadaran masyarakat akan isu ini bisa berdampak buruk bagi lingkungan dan juga sekitarnya. Langkah awal yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah yakni bisa dimulai dari tingkat rumah tangga. Dimulai dengan kesadaran diri sendiri untuk memilah sampah sejak dari rumah. Mulai dari mendaur ulang, pemakaian kembali, membagi sampah di rumah sesuai dengan jenisnya sehingga memudahkan untuk pengelolaan. Namun, saat ini masyarakat Indonesia sendiri masih belum melakukan pemilahan sampah di rumahnya, seperti yang ditampilkan pada buku foto cerita dalam penyajian series terkait sampah rumah tangga ini memperlihatkan bagaimana cara dari masingmasing keluarga mengumpulkan sampah di rumahnya. Konsep dari buku foto cerita ini akan menampilkan foto terkait sampah rumah tangga yang telah dikumpulkan selama tiga hari oleh 26 keluarga, pada buku foto ini kita bisa melihat perbandingan bagaimana tiap-tiap keluarga mengumpulkan dan menghasilkan sampah dengan jumlah yang berbeda-beda. Karya ini memiliki nilai penting (Importance) karena agar masyarakat bisa lebih peduli terhadap permasalahan sampah di Indonesia yang bisa berdampak pada isu lingkungan, apabila tidak melakukan pemilahan sampah mulai dari lingkup yang terkecil, yakni rumah sendiri
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM ANTARA PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DENGAN TIPE GUIDED NOTE TAKING
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana siswa belajar tentang ekosistem melalui pencatatan terbimbing dan tongkat bicara, dua model pembelajaran kooperatif. Selain itu, untuk melihat apakah terdapat perbedaan yang sangat besar antara hasil belajar siswa pada materi lingkungan hidup yang diperoleh karena model pembelajaran tersebut berguna untuk tipe talking stick dan direct note di kelas VII SMPN 3 Tanjungsari Sumedang. dan belajar dari tanggapan siswa Metode penelitian kuasi-eksperimental digunakan. Seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari tiga kelas merupakan populasi. Ada 30 siswa di masing-masing dua kelas yang menjadi subjek penelitian, diambil sebagai sampel. Tes dan wawancara digunakan sebagai metode pengumpulan data. Uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis merupakan komponen analisis data penelitian. Wawancara, di sisi lain, digunakan sebagai data pendukung untuk mempelajari bagaimana perasaan siswa tentang proses pembelajaran. Kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tongkat bicara (percobaan I) memperoleh skor 32,50 pada tes pertama, 77,33 pada tes terakhir, dan N gain 0,71 termasuk dalam kategori tinggi. Sedangkan kelas yang menggunakan teknik mencatat terbimbing (eksperimen II) memperoleh skor 34,83 pada tes pertama, 57,00 pada tes terakhir, dan N gain 0,33 termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode talking stick dalam pembelajaran kooperatif lebih unggul daripada metode catatan terbimbing karena terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Siswa di kelas tongkat bicara dan catatan terpandu ditemukan lebih termotivasi dan fokus selama proses pembelajaran dalam wawancara
UJI KUALITAS CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN SERBUK ABU ECENG GONDOK SEBAGAI BAHAN AGREGAT HALUS PEMBUATAN BATAKO
This study aimed to compare the effect of adding aggregate rice husk ash and ash hyacinth of compressive strength and water absorption in the brick material, as well as great knowing the composition of the addition of rice husk ash and ash water hyacinth on the brick material. This study uses a beam-shaped test samples with a length of 15 cm, a width of 8 cm and 6 cm high with the addition of fine aggregate composition that varies the normal, 10%, 20%, 30% and 40%. Brick-making with a mixture of sand, cement, water and a mixture of rice husk ash and ash water hyacinth. The drying process is naturally carried out for 28 days. Testing the compressive strength of concrete blocks using forney engine while testing for absorption of water soaking for 24 hours. Based on test results obtained by each parameter is for the compressive strength with samples of rice husk ash (SP) is minimum 24.87 kg / cm2 and the maximum is 98.04 cm / kg2, for ash water hyacinth (EG) as a minimum 65.41 kg / cm2 and the maximum is 111.69 kg / cm2 and the mixing of the two materials (SP + EG) as a minimum 43.53 kg / cm2 and the maximum is 66.56 kg / cm2 (according to ISO standards 03-0349-1989); the value of water absorption of rice husk ash (SP) is minimum 7.30% and maximum 19.32%, for the ash water hyacinth (EG) is minimum 1.21% and maximum 1.33% and for the mixing of the two materials (SP + EG) at a minimum of 8.05 and maximum 13.71 (according to the standard SNI03-0349-1989). Keywords: Brick, Compressive strength, Water absorption, Rice hulls, Water hyacin
Penataan Dan Pandangan Hukum Islam Muhammad Shahrur
Muhammad Shahrur is a contemporary scholar who offers a reformist approach to Islamic studies. In bringing forth his ideas especially those related to the Islamic issues, he takes into account sociological backgrounds surrounding them. His thoughts, therefore, are phenomenal and even controversial in some areas such as on the issues of polygamy, inheritance limit, veil, marriage, dowry, and ṭalāq. This article analyzes Shahrur's thoughts related to these problems. It finds that Shahrur's ideas are based on the careful observation ofIslamic sciences coupled with theories in natural sciences. He thus argues that the nature of scientific truth is tentative and the Qur'ān as a text is open to different meanings and interpretations
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembuatan Anyaman Bambu (Lambar) di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen
(Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) proses pembuatan anyaman bambu lambar di Desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, 2) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi lambar Di desa Tanjungsari Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan analisis deskriptif. Sampel sejumlah 75 orang, ditentukan dengan mengaplikasikan rumus Yamane dengan presisi sebesar 10 %. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis faktor produksi menggunakan uji regresi linear berganda. Analisis data menggunakan analisis fungsi produksi, analisis biaya produksi dan analisis kelayakan. Hasil penelitian diketahui bahwa proses pembuatan anyaman bambu lambar yaitu proses pengulitan dan pembelahan bambu, membuat iratan, penghalusan iratan, penjemuran iratan dan penganyaman (pembuatan lambar). Faktor produksi yang berpengaruh signifikan pada produksi lambar adalah iratan pendek, iratan panjang, modal kerja dan tenaga kerja dalam keluarga, sedangkan pengalaman usaha dan umur responden tidak berpengaruh signifikan
- …
