362 research outputs found
Pengaruh Perlakuan Fisik Dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Minuman Ringan Nira Tebu
SEPTYAN ANDRI IRAWAN: The Effect of Physical Treatment and Storage Time on the
Quality of Sugar cane Juice. Under the Supervision of SENTOSA GINTING and TERIP
KARO-KARO
Sugar cane juice that has been milked can not be stored for more than a day
because of phyisico chemical properties that can spoil easily within a very short time. The
aim of this study was to maintain the quality of sugar cane juice by physical treatments on
the sugar cane juice by cooling at 5oC the prescribed periode, heating at 85oC until 5
minutes, as well as combine of heating at 85oC until 5 minutes and cooling at 5oC the
prescribed periode, and control for the 1, 3, 5, and 7 days. Study was conducted in in the
Laboratory of Food Technology, Program study Food and Science Technology, Faculty of
Agriculture USU, Medan, using factorial completely randomized design. The parameters
analyzed were total sugars, ash, total microbes, pH, total acid, total soluble solid, and
organoleptic values of color, aroma, and taste.
The results showed that the physical treatment and storage time gave highly
significantly different effect on all parameters except for ash. The interaction of the two
factors had highly significantly affected all parameters except total soluble solid. Sugar
Cane juice that was had of heating at 85oC until 5 minutes and cooling 5oC the prescribed
periode the best quality of phisico chemical within the prescribed period110 HalamanSkripsi Sarjan
PEMBELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK KELAS X DENGAN MENGGUNAKAN HANDOUT DI SMK NEGERI 2 WONOSARI
PEMBELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK KELAS X DENGAN
MENGGUNAKAN HANDOUT DI SMK NEGERI 2 WONOSARI
Oleh:
Yuda Andri Irawan
NIM 11503241011
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui dan mendeskripsikan
peningkatan keaktifan proses pembelajaran, (2) Bagaimana pemahaman siswa
(3) mengetahui dan mendeskripsikan kerangka model pembelajaran yang tepat
dengan menggunakan media handout pada pembelajaran Teknologi Mekanik.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan data
berupa data kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah
siswa kelas X MB dengan jumlah siswa 32. Data keaktifan siswa dikumpulkan
dengan catatan lapangan yang selanjutnya dianalisisa dengan menggunakan
teknik analisis data Milles & Huberman dan data pemahaman siswa dikumpulkan
dengan menggunakan hasil ulangan harian.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Adanya peningkatan keaktifan siswa
dalam proses pembelajaran pada siklus I persentase Keaktifan dalam proses
pembelajaran 72,71%, termasuk dalam kategori baik, pada siklus II diperoleh
persentase keaktifan rata-rata 76,83% termasuk dalam kategori sangat baik,
pada siklus III diperoleh persentase keaktifan rata-rata 83,56% termasuk dalam
kategori sangat baik. (2) Tingkat pemahaman siswa memperoleh nilai rata-rata
kelas 64,3 siswa yang remidi yaitu 22 siswa dan nilai rata-rata kelas pada
ulangan harian 2 76,8 siswa yang remidi yaitu 10 siswa, (3) kerangka model
pembelajaran yaitu terdiri dari rumusan tujuan pembelajaran, membuat
persiapan mengajar dan melaksanakan kegiatan pembelajaran.
Kata Kunci: Pembelajaran Teknologi Mekanik, pembelajaran menggunakan
handout
PENGARUH BIMBINGAN DAN KESIAPAN KERJA TERHADAP PRESTASI PRAKTIK INDUSTRI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SISWA KELAS XI SMK DI KULON PROGO
PENGARUH BIMBINGAN DAN KESIAPAN KERJA TERHADAP PRESTASI PRAKTIK INDUSTRI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SISWA KELAS XI SMK DI KULON PROGO
Oleh :
Andri Irawan
NIM.08501244017
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pengaruh bimbingan terhadap prestasi praktik industri; (2) Untuk mengetahui pengaruh kesiapan kerja terhadap prestasi praktik industri; (3) Untuk mengetahui pengaruh bimbingan dan kesiapan kerja terhadap prestasi praktik industri.
Subjek penelitian ini adalah para peserta didik kelas XI Program Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMK Ma’arif 1 Wates dan SMK N 1 Samigaluh sampel penelitian diperoleh 60 peserta didik melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksankan di SMK Ma’arif 1 Wates dan SMK N 1 Samigaluh. Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data dengan angket (keusioner) dan dokumentasi. Metode yang digunakan oleh peneliti menggunakanan metode ex post facto. Teknik analisis yang digunakan peneliti adalah teknik analisis regresi sederhana dan regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Terdapat pengaruh yang signifikan antara bimbingan terhadap prestasi praktik industri siswa Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK di Kulon Progo tahun ajaran 2013/ 2014 ditunjukan dengan rHitung0,584sedangkan persamaan Y= 6,947+0,013X1(2)Terdapat pengaruh yang signifikan antarakesiapan kerja tehadap prestasi praktik industri siswa Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK di Kulon Progo tahun ajaran 2013/ 2014 ditunjukan dengan rHitung0,423. Persamaan Y= 6,690+0,030X2. (3)Terdapat pengaruh yang signifikan antara bimbingan dan kesiapan kerja terhadap prestasi praktik industri siswa Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK di Kulon Progo tahun ajaran 2013/ 2014 ditunjukan dengan rHitung0,647dan diperoleh persamaan Y= 6,170+0,012X1+0,020X2
Kata kunci: Bimbingan,Kesiapan Kerja, Prestasi Praktik Industri
PENGEMBANGAN LATIHAN BEBAN BAGIAN DADA MELALUI VCD UNTUK MEMBER SANGGAR KEBUGARAN ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Irawan, Andri. 2013. Pengembangan Latihan Beban Bagian Dada Melalui VCD Untuk Member Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd.,M.Pd, (2) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Kata kunci: pengembangan, panduan, latihan beban bagian dada, Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan UM. Latihan beban adalah jenis umum latihan kekuatan untuk mengembangkan kekuatan dan ukuran otot rangka, selain itu biasa membuat tubuh menjadi sehat dan ideal. Latihan beban yang baik dan benar juga ada kiat-kiat yang mendukung selain intruksi dari instruktur alangkah baiknya juga ada media yang dicontohkan kepada member seperti pemodelan via video instruksional dalam bentuk Video Compact Disc (VCD). Berdasarkan latar belakang masalah tersebut peneliti ingin menemukan alternative pemecahan masalah dengan mengembangkan media pelatihan yang berisi latiahan beban bagian dada melaluia vedio compact disc untuk SKIK UM. Tujuan peneliti dapat membantu instruktur dlm menyampaikan materi latihan beban bagian dada dengan membuat produk latihan beban bagian dada supaya member di Sanggar Kebugaran Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dapat menerima dengan mudah informasi dan menguasai gerakan latihan beban bagian dada. Peneliti menggunakan model pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi model yang lebih sederhana yaitu: (1) melakukan penelitian dan pengumpulan data informasi dengan memberikan instrumen analisis kebutuhan kepada member dan instruktur di SKIK UM; (2) Pembuatan rancangan produk awal panduan latihan beban bagian dada melalui video dengan meminta evaluasi para ahli dengan kualifikasi yaitu, 1 ahli media, 1 ahli kebugaran dan 1 ahli latihan beban lalu melakukan revisi produk pertama (sesuai dengan saran-saran dari evaluasi para ahli); (3) uji coba kelompok kecil; (4) revisi produk kedua; (5) uji coba lapangan (kelompok besar) dengan mengujicobakan hasil revisi produk kedua; (6) revisi produk akhir (apabila ada masukan atau saran dari dan uji coba lapangan); (7) hasil akhir produk pengembangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil persentase uji coba kelompok kecil adalah 86,60% dan hasil persentase uji coba kelompok besar adalah 80.61% . Hasil persentase tersebut menyatakan bahwa produk ini dapat digunakan untuk member di SKIK UM. Hasil dari para ahli adalah masukan dan saran-saran untuk produk VCD.Karena penelitian ini hanya terbatas pengembangan produk, diharapkan ada penelitian selanjutnya yang menguji tingkat efektivitas produk yang telah dikembangkan ini
ebook - Hidrogeologi Pertanian
ebook - Hidrogeologi Pertanian. Author: Aris Rinaldi. Editor: Dasapta Erwin Irawan. Published as OA book by ITB Press.s
Profil Kecakapan Interpersonal Siswa SMPN 1 Pare
ABSTRAK Irawan, Yongki Andri. 2014. Profil Kecakapan Interpersonal Siswa SMPN 1 Pare. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Widada, M.Si (II) Arbin Janu Setiyowati, S.Pd, M.Pd Kata kunci: Profil, Kecakapan Interpersonal, Siswa SMPN 1 Pare. Manusia sebagai individu dibekali akal pikiran dan berbagai macam potensi yang sangat bermanfaat bagi kehidupan dirinya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menuntut siswa agar mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya, baik potensi intelektual maupun bakat. Pada kehidupan, siswa tidak hanya membutuhkan kecakapan linguistik atau logis-matematis tetapi memerlukan kecakapan interpersonal. Siswa yang tidak memiliki kecakapan interpersonal tidak akan mampu menjalin hubungan yang baik dengan orang lain sekalipun memiliki IQ yang tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: Mengetahui Profil kecakapan interpersonal berdasarkan aspek wawasan sosial, kepekaan sosial, dan komunikasi sosial. Penelitian ini mengunakan rancangan metode deskriptif, yaitu metode untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang permasalahan yang sedang terjadi dengan cara mengolah, menganalisis, menafsirkan dan menyimpulkan data hasil penelitian di SMPN 1 Pare. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif, dengan subjek siswa SMPN 1 Pare. Penelitian ini menggunakan angket sebagi instrumen pengumpul data kemudian diolah dengan menetapkan tingkatan kecakapan interpersonal siswa, apakah berada dalam tingkatan, tinggi, sedang, atau rendah menggunakan rumus lebar interval sama dengan jarak pengukuran ( nilai tertinggi – nilai terendah) dibagi jumlah interval. Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang permasalahan yang sedang terjadi dengan cara mengolah, menganalisis, menafsirkan dan menyimpulkan data hasil penelitian. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Diketahui kecakapan interpersonal siswa kelas VIII SMPN 1 Pare Tahun Pelajaran 2013/2014 umumnya berada pada kategori sedang, yang berarti bahwa siswa memiliki kecakapan interpersonal yang cukup memadai, namun untuk keterampilan menjalin komunikasi sosial siswa berada dalam kategori cukup tinggi. (2) Pada aspek wawasan sosial umumnya berada pada kategori sedang, artinya siswa mempunyai wawasan sosial, dimana siswa memiliki kemampuan dalam mengembangkan kesadaran diri, memiliki pengahaman sosial, memiliki etika dalam pergaulan sosial, dan pengetahuan bagaimana memahami dan mencari pemecahan masalah yang efektif dalam suatu interaksi sosial, sehingga masalah tidak menghambat apalagi menghancurkan relasi sosial yang telah dibangun siswa. (3) Pada aspek sensitivitas sosial umumnya berada dalam kategori sedang dapat dimaknai bahwa siswa sudah mampu merasakan dan mengamati reaksi-reaksi atau perubahan orang lain yang ditunjukkannya baik secara verbal maupun nonverbal. (4) Pada aspek komunikasi sosial umumnya berada dalam kategori Tinggi. Artinya siswa memiliki keterampilan berkomunikasi yang sangat baik, keterampilan komunikasi mencakup keterampilan mendengarkan efektif, keterampilan berbicara efektif, keterampilan public speaking dan keterampilan menulis secara efektif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka disarankan:1) Kepada kepala sekolah agar dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai dasar pengambilan keputusan dalam menentukan arah orientasi pengembangan kecakapan interpersonal siswa di sekolah, 2) Kepada para guru BK/konselor untuk senantiasa mengembangkan kecakapan interpersonal siswa di sekolah yang dapat dilakukan dengan melaksanakan bimbingan pribadi sosial yang telah ada di sekolah, ditambahkan dan dicocokkan dengan data kecakapan interpersonal siswa yang telah peneliti peroleh di sekolah tersebut. 3) Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk mencatat data hasil penelitian untuk mengembangkan instrumen untuk meningkatkan kecakapan interpersonal siswa SMP.
Strong Point Kinerja Karyawan : Motivasi Kunci Implementasi Kompensasi dan Lingkungan Kerja
Kompensasi dan lingkungan kerja dirasa sangat penting
hubungannya dengan motivasi kerja karyawan, dan motivasi kerja
karyawan akan berpengaruh terhadap kinerja yang dilakukan oleh
karyawan. Lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada
disekitar para karyawan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam
menjalankan tugas-tugas yang dibebankan. Lingkungan kerja yang
baik dapat memberikan manfaat kenyamanan saat mereka sedang
bekerja dan tentu ini akan berdampak baik terhadap apa yang
mereka kerjakan.
Lingkungan kerja memiliki hubungan yang erat terhadap
kinerja dimediasi oleh motivasi, dalam artian jika lingkungan kerja
diperhatikan dengan baik dengan memberikan fasilitas yang
memadai maka akan timbul motivasi dalam diri pekerja dan serta
dampak terhadap kinerjanya akan meningkat
A3PG Project: Formation and meteoric water
Subject: An R project to separate formation and meteoric water
Event: The 9th International Conference on Petroleum Geochemistry in the Africa-Asia Region Bandung, Indonesia, 15-17 November 2016
Paper title: Formation vs meteoric water: characterization using principal component analysis
Author: Dasapta Erwin Irawan and Prana Ugi
Affiliation: Institut Teknologi Bandung and Universitas Sumatra Utar
A3PG Project: Formation and meteoric water
Subject: An R project to separate formation and meteoric water
Event: The 9th International Conference on Petroleum Geochemistry in the Africa-Asia Region Bandung, Indonesia, 15-17 November 2016
Paper title: Formation vs meteoric water: characterization using principal component analysis
Author: Dasapta Erwin Irawan and Prana Ugi
Affiliation: Institut Teknologi Bandung and Universitas Sumatra Utar
Digital Enhanced System Camera for Old Microscope (DESCOM)
This is a promotional material for the Digital Enhanced System Camera for Old Microscope (DESCOM) created by Dr. Andri Subandrio
- …
