1,721,207 research outputs found
PENGARUH PENGAWASAN, KONDISI KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN WORKSHOP PADA PT. LUTVINDO WIJAYA PERKASA PEKANBARU
ABSTRAK
PENGARUH PENGAWASAN, KONDISI KERJA DAN PENGEMBANGAN
KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN
WORKSHOP PADA PT. LUTVINDO WIJAYA PERKASA PEKANBARU
Oleh:
AFRI YENDRA
11671102312
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan,
kondisi kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan bagian
workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Responden dalam
penelitian ini berjumlah 49 orang dengan menggunakan metode teknik sensus.
Dengan analisis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan
menggunakan metode regresi linear berganda dan data tersebut dianalisis
dengan menggunakan program aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil peneltian ini
menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh terhadap kepuasan kerja
karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru .
Kondisi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan bagian workshop
pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Pengembangan karir
berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT.
Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Secara simultan variabel pengawasan,
kondisi kerja dan pengembangan karir berpengaruh signifikan te rhadap variabel
kepuasan kerja karyawan bagian workshop pada PT. Lutvindo Wijaya Perkasa
Pekanbaru.. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,635. Hal ini menunjukkan bahwa
variabel pengawasan, kondisi kerja dan pengembangan karir secara keseluruhan
memberikan pengaruh sebesar 63,5% terhadap kepuasan kerja, Sedangkan
sisanya sebesar 36,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.
Kata Kunci : Pengawasan, Kondisi Kerja, Pengembangan Karir dan Kepuasan
Kerj
SISTEM PANEL KONTROL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO
Yendra Ekyawarni. 2019. Sistem Panel Kontrol Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Laporan Tugas Akhir. Institut Teknologi Nasional Malang. Fakultas Teknologi Industri. Teknik Mesin Diploma Tiga. Dosen Pembimbing : Ir. Achmad Taufik.,MT.
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit skala kecil yang memanfaatkan energi potensial dari aliran air sebagai sumber tenaga penggerak seperti saluran irigasi, sungai ataupun air terjun. Kampus ITN Malang mempunyai sungai dibelakang himpunan mesin D3, oleh karena itu kami memanfaatkan sungai tersebut guna menambah suplai listrik hususnya dibagian himpunan mesin D3.
Metode perencanaan sistem Panel Kontrol PLTMH dilakukan setelah kita melakukan pembangunan penyempitan sungai dengan jarak 250 cm, lebar 35 cm dan tinggi penyempitan 25 cm. Dengan demikian ukuran diameter kincir air yang akan kita gunakan adalah 110 cm dengan lebar 25 cm. Jumlah sudu yang diperlukan sebanyak 16 sudu. Pengisian Aki 12 Volt DC menggunakan alternator akan diubah menjadi tegangan AC oleh sebuah Inverter dengan kapasitas 300 watt.
Hasil kapasitas muatan listrik yang diperoleh dari PLTMH yang kami buat yaitu 300 watt, mampu mensuplai listrik selama 9 jam.
Kata Kunci : Panel Kontrol, Mikrohidro
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN ILMU NAHWU TERHADAP KEMAMPUAN MENERJEMAH TEKS ARAB SANTRI PONDOK PESANTREN DAARUN NAHDHAH THAWALIB BANGKINANG
ABSTRAK
Rio Elvha Yendra, (2021): Hubungan Antara Penguasaan Ilmu Nahwu
Terhadap Kemampuan Menerjemah Teks
Arab Santri Pondok Pesantren Daarun
Nahdhah Thawalib Bangkinang
Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan
kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara
penguasaan ilmu Nahwu terhadap kemampuan menerjemah teks Arab santri
Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Objek Penelitian ini
adalah penguasaan ilmu Nahwu dan kemampuan menerjemah teks Arab.
Sedangkan subjek penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Daarun Nahdhah
Thawalib Bangkinang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam
penelitian ini adalah tes. Populasi penelitian adalah santri Pondok Pesantren
Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, dengan sampel santri kelas VIII A, B, C
Mts Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Dalam
menganilisis data peneliti menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment
dengan menggunakan aplikasi SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis data
menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) 0,016 < 0,05 (Ha diterima dan Ho
ditolak). Ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara penguasaan ilmu
Nahwu dan kemampuan menerjemah teks Arab. Dapat disimpulkan bahwa
penguasaan ilmu Nahwu santri kelas VIII A, B, C Mts Pondok Pesantren Daarun
Nahdhah Thawalib Bangkinang mempengaruhi kemampuan mereka dalam
menerjemah teks Arab.
Kata Kunci: Hubungan, Ilmu Nahwu, Menerjemah Teks Ara
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
STRUKTUR KOMUNITAS DAN DISTRIBUSI TEMPORAL SERANGGA PADA PERSEMAIAN MANGROVE CENGKRONG WATULIMO TRENGGALEK
ABSTRAK Setyawan, Yendra Pratama. 2015. Struktur Komunitas dan Distribusi Temporal Serangga pada Persemaian Mangrove Cengkrong Watulimo Trenggalek. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Hadi Suwono, M.Si (II) Drs. H. Agus Dharmawan, M.Si Kata kunci: Struktur komunitas, Distribusi temporal, Serangga, Persemaian mangrove Cengkrong. Ekosistem mangrove merupakan salah satu tipe ekosistem yang tumbuh di daerah pasang surut, ekosistem ini memiliki fungsi yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai kawasan konservasi pesisir, ekosistem mangrove juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga perlu adanya konservasi yang berkelanjutan. Rendahnya kualitas bibit mangrove di kawasan mangrove Cengkrong diakibatkan oleh serangan serangga yang merugikan, hal tersebut menjadi latar belakang dari peneliti untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi eksplorasi. Pengumpulan data menggunakan Aspirator dan Swing net, pengambilan data dengan tiga kali ulangan. Penentuan kuadran dengan Purpossive sampling dengan tiga kali pengambilan. Kuadran memiliki ukuran 1m x 1m dengan sisi ditutupi jaring. Berdasarkan sampel serangga yang ada, maka diperoleh 7 ordo, 14 famili, 16 genus, dan 18 spesies serangga. Terdapat tigajenis serangga yang memiliki peranan penting dalam keberhasilan persemaian mangrove, yaitu Dendroctonus pseudotsugae, Atractomorpha crenulata, dan Patanga japonica, ketiga spesies tersebut bersifat merugikan (fitofagus). Data distribusi temporal menunjukkan jumlah kunjungan serangga yang paling tinggi dijumpai pada pengamatan siang hari. Dari hasil regresi antara INP dengan abiotik menunjukkan tidak ada hubungan antara faktor abiotik dengan INP serangga pada persemaian, faktor utama yang mempengaruhi adalah melimpahnya bibit mangrove sebagai makanan serangga
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
