28 research outputs found
Pengaruh motivasi guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN di MI Al-Arsaniyah Caringin Jangkung Ciampea Bogor
Dalam peningkatkan prestasi belajar dipengaruhi oleh motivasi yang diberikan guru, sebagaimana yang telah diketahui bahwa motivasi merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan proses belajar mengajar. Motivasi merupakan faktor fisikis yang bersifat non-intelektual, dengan memberikan motivasi maka anak akan lebih bersemangat dan bermotivasi untuk belajar lebih giat, agar dapat mencapai prestasi yang diharapkan sehingga mereka dapat meraih cita-cita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN di MI Al-Arsaniyah Caringin Jangkung Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dimana kesimpulan penelitian disandarkan pada hasil penelitian statistik yang kemudian dideskripsikan. Hipotesis penelitian dirumuskan sebagai berikut �terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN di MI Al-Arsaniyah Caringin Jangkung Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor�. Dari perhitungan rxy sebesar 0,784 angka indeks korelasi yang diperoleh tidak bertanda negatif, yang terletak antara 0,600 � 0,800. Berdasarkan pedoman tabel korelasi product moment yang digunakan, maka dapat dikatakan bahwa antara variabel X dan Y terdapat korelasi yang kuat atau tinggi. Melihat besarnya t hitung yang diperoleh adalah 7,864 sedangkan t tabel 2,70. Dengan demikian t hitung pada taraf signifikasi 5% lebih besar dari t tabel. Dengan demikian pada taraf signifikasi 5% Ha diterima Ho ditolak. Angka koefisien penentu adalah sebesar 61,46% menunjukan kontribusi pengaruh motivasi guru terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN adalah sebesar 61,46%, sedangkan sisanya (100 - 61,46% = 38,54%) dipengaruhi oleh faktor lain. Dari hasil pengolahan data yang didapat dilapangan terbukti bahwa Hipotesis alternatif (Ha) dapat dibuktikan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukan pengaruh yang signifikan antara motivasi guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN di MI Al-Arsaniyah Caringin Jangkung Ciampea Bogor
Induksi Ekspresi Gen Sitokin/Kemokin pada Sel Makrofag Manusia yang Dipapar Virus Dengue Isolat Indonesia
Dengue is one of the world\u27s most important arbovirus disease. Dengue pathogenesis has not been yet fully understood. It has been reported that there is involvement of the host immune factors and viral factors. Several studies have shown that concentrations of cytokines/chemokines on blood are significantly increased during infection and viral factors are also involved in disease severity. Therefore, characterization of host gene expression profiles in response to dengue virus infection of different serotypes could provide input for understanding the pathogenesis of dengue. The purpose of this research was to determine expression profiles of the genes (mRNA) of cytokines/chemokines as immune response that are released by monocyte derived macrophages (MDM) cells (host gene) exposed dengue viruses. Four dengue serotypes of Indonesia isolate were used in this study. Peripheral Blood Mononuclear Cells (PBMCs) were isolated from blood cells of healthy donors by Ficoll gradient centrifugation techniques and then differentiated into MDM cells. Quantitative real time RT-PCR was used to quantify expression levels of cytokine/chemokine-encoding genes from MDM cells infected dengue. Four cytokine/chemokine-encoding genes i.e IP-10, MCP-1, IL-10, and MIP-1β known involved in dengue pathogenesis. Measurement of the expression levels of cytokines/ chemokines showed that the dengue virus of serotypes DENV-1 and DENV-3 caused an increase in the expression of genes encoding cytokine IL-10 and chemokine IP-10 is higher than other serotypes. Further research is needed to better determine the pathogenesis of dengue disease
KURIKULUM SEKOLAH BOLA VOLI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI TANGERANG SELATAN
*ABSTRAK*
Penelitian ini menjelaskan tentang kurikulum bola voli di Sekolah Menengah Atas. Pada dasarnya kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam proses pembelajaran, di Tangerang Selatan belum ada sekolah yang memiliki kurikulum tentang pembelajaran bola voli sebagai pedoman pembelajaran secara khusus, oleh sebab itu peneliti membuat atau merancang suatu kurikulum khusus bola voli di Sekolah Menengah Atas, tujuannya untuk membantu guru dalam proses pembelajaran. Di dalam kurikulum pembelajaran bola voli terdapat berbagai materi dasar bola voli diantaranya: kompetensi isi & kompetensi dasar, indikator, keberhasilan, strategi pembelajaran, struktur kurikulum, silabus, contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), materi pembelajaran, dan teknik penilaian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (research and development) dengan berpedoman kepada pengembangan model ADDIE. Penelitian model ADDIE ini memiliki tahapan yang lebih sederhana dan rinci dalam setiap tahapannya. Dalam penelitian ini terdapat kurikulum sekolah bola voli yang telah diuji oleh tiga ahli sehingga mencapai tingkat kelayakan dengan definisi “Sangat layak sehingga dapat digunakan para guru maupun pelatih”.
*ABSTRACT*
This study describes the curriculum volleyball in senior high school. In South
Tangerang school that haven’t curriculum specifically for volleyball as a learning
guide, researcher have created or designed a volleyball curriculum for senior high
schools with the goal of assisting teachers for learning process. The learning
curriculum for volleyball includes a variety of volleyball fundamentals, such as
content competence, basic competencies, indicators, success, learning strategies,
curriculum structure, syllabus, illustrations of lesson implementation plans (RPP),
learning materials, and assessment methods. This study used a research and
development methodology refer to ADDIE model. ADDIE model research are each
more straightforward and in-depth. A volleyball curriculum that has been examined
by three professionals and found to be "very feasible so that it can be used by
teachers and coaches" is included in this study.
Keywords: Curriculum, High School, research and development, ADDIE Model
PHYTOCHEMICAL CHARACTERIZATION AND TANNIN STABILITY TEST FROM KLUWEK (Pangium edule Reinw)
One of the herbs that can be used as a source of natural dye is the kluwek which is brown. This study aims to determine the type of secondary metabolite compounds producing color, and to determine the stability of tannin in various conditions such as pH, oxidizing, UV rays, heating temperature, and storage using UV-Vis spectrophotometry method. This research includes preparation of kluwek, extraction with acetone:water (7:3) with maceration method, phytochemical test (tannin, flavonoid, carotenoid, and anthocyanin) and total tannins, and tannin stability test on various pH, oxidizing, UV rays, temperature and duration of heating, and storage using the UV-Vis spectrophotometry method. The results obtained are kluwek extract containing tannin, flavonoid, carotenoid, and anthocyanin compounds, and total tannins 2.80%. Based on the tannin content, kluwek extract stable at pH 6-7, heating 60-80 oC, and storage up to 9 days at temperature 27 °C, and kluwek extract unstable when contact with 1% H2O2, UV light, and if kept at cold temperature (10 ˚C)
Synthesis and characterization of medium-chain triglyceride (MCT) from virgin coconut oil (VCO)
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN SAMSAT OUTLET TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BOGOR TRADE MALL (Studi kasus Pada Pajak Kendaraan Bermotor)
ABSTRAK
Samsat Outlet adalah Layanan pengesahan STNK setiap tahun, pembayaran PKB dan SWDKLLJ yang tempat pelaksanaanya di sentra-sentra perbelanjaan/pusat kegiatan masyarakat yang memungkinkan pemilik kendaraan/wajib pajak melakukan transaksi sambil berbelanja/rekreasi.
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya ketidakpuasan yang dirasakan oleh konsumen atas pelayanan yang diberikan oleh Samsat Outlet Bogor Trade Mall. Ketidakpuasan tersebut dimuat dalam beberapa media online ,dan hasil wawancara yang menunjukan masih adanya keluhan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan Kualitas pelayanan sangat erat kaitannya dengan kepuasan konsumen. Karena kualitas pelayanan yang diberikan samsat outlet sangat berpengaruh langsung terhadap kepuasan konsumen.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dari dimensi kualitas pelayanan yaitu tangibles (bukti langsung), empathy (empati), reliability (keandalan), responsivenesss (daya tanggap), assurance (jaminan), dan terhadap kepuasan konsumen.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan kausal. Populasi penelitian ini adalah konsumen Samsat Outlet Bogor Trade Mall, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode non probability sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Kemudian, untuk analisis data digunakan analisis dekriptif dan analisis regresi berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan uji F dan uji t.
Tanggapan responden mengenai kualitas pelayanan Samsat Outlet Bogor Trade Mall adalah Baik. Hasil dari penelitian ini adalah kualitas pelayanan yang terdiri dari: tangible, emphaty, reliability, responsiveness, assurance, secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen sebesar 74%. Variabell responsivenes, reliability dan assurance secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen.
Kata Kunci:Kualitas Pelayanan, Kepuasan konsumen, Regresi Linier Berganda Jas
EKSTRAKSI ZAT WARNA DARI KLUWEK (Pangium edule Reinw) MENGGUNAKAN BERBAGAI PELARUT
Natural brown color of kluwek is fermented from picung seeds that can be isolated to replace synthetic brown dyes. Natural brown color is come from the Tannin, in which can be obtained by the solvent extraction process. This study aims to determine the best solvent in extracting natural brown color from kluwek using the maceration method based on the maximum absorption of the extract produced. This research consisted of making of simplicia, measurement water content from fresh kluwek and dry simplicia, extraction using 4 types of solvents (water, ethanol, acetone, and hexane), phytochemical extraction, and identification using UV-Vis Spectrophotometer. The results showed that the yield of kluwek extract with water solvent was 19.42%, ethanol 19.68%, acetone 40,51%, and hexane 45,42% with the color of extract consecutively dark brown, brown, dark yellow, and light yellow. Positive results containing tannins and flavonoid are shown from extraction with water and ethanol, while acetone and hexane extracts were negative. All extracts produce absorption of maximum wavelength at 200-400 nm which containing tannin-rich compounds (proanthocyanidins tannin) or condensed tannins are tannin flavonoids.Key words: kluwek, maceration, tannin, dye
FORMULASI DAN UJI STABILITAS MUTU FISIK SEDIAAN MASKER WAJAH DARI BAHAN ALAMI
Jerawat dan Penuaan kulit merupakan proses alami yang tidak dapat dihindari, yang ditandai dengan keriput dan pigmentasi pada kulit. Kesehatan kulit wajah merupakan aspek penting bagi manusia, terutama bagi wanita. Sejak dahulu masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan kosmetik dan pengobatan penyakit kulit. Saat ini, trend gaya hidup “back to nature†semakin meningkat dimana kepercayaan masyarakat terhadap senyawa aktif dari bahan alam relatif lebih aman dibandingkan senyawa-senyawa kimia sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan masker wajah dari bahan alami yaitu beras, oat, bengkuang, dan ubi ungu serta kayu manis sebagai anti-jerawat serta diuji stabilitas mutu fisik sediaan. Formulasi dilakukan dengan menggunakan perbandingan F1 (5:2:2:0,5:0,5), F2 (5:3:1:0,5:0,5), dan F3 (5:1:3:0,5:0,5). Desain dalam penelitian ialah pre and post test design. Evaluasi sediaan masker gel wajah meliputi uji organoleptis, pH ,homogenitas, daya sebar dan uji sineresis. Berdasarkan hasil penelitian, ketiga formula masker dapat digunakan sebagai masker wajah dan tidak menyebabkan iritasi
Identification of Antibacterial Compounds from Endophytic Bacterial Extract of Green Grass Cincau Plant (Premna oblongifolia Merr)
Green grass jelly (Premna oblongifolia Merr) is a plant that belongs to the Verbenaceae family with the Premna genus. The genus Premna has about 200 species in the Verbenaceae family which are spread in tropical to subtropical areas such as Asia, Africa, and Australia. This plant has potential as antibacterial, antipyretic, anti-inflammatory, and antioxidant. This research was conducted to make an extract of endophytic bacteria obtained from green grass jelly plants by maceration method. The extract obtained was tested for its antibacterial activity by disc diffusion method. Extracts with the highest antibacterial activity were identified by FTIR and GCMS. The results showed that the methanol extract of endophytic bacteria of green grass jelly plants had broad spectrum antibacterial activity because it was able to inhibit the growth of Gram-positive bacteria (Bacillus subtilis) and Gram-negative bacteria (Pseudomonas aeruginosa). The results of FTIR and GCMS showed that the active compounds contained in the endophytic bacteria of green grass jelly plants were thought to be Nerolidol compounds or 3,7,11-trimethyl-1,6,10-dokatrien-3-ol which are secondary metabolites of the sesquiterpene alcohol group and play a role in as an antibacterial
