6,158 research outputs found
Interview with Al-Khair Abdul-Jalil
لقاء مع اللواء السوداني الخير عبد الجليل حول جو الانتخابات في السودان. أجرى هذا اللقاء إبراهيم عابدين.An interview with Sudanese Major General Al-Khair Abdul-Jalil about the general atmosphere of the elections in Sudan. Interview conducted by Ibrahim Abdeen
Kad Hari Raya
Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Abdul Jalil Haji Ishak, Zaiton Haji Mohd Zain dan Nurshahidah Abdul Jali
Pengembangan Pariwisata Heritage di Kawasan Konservasi Museum Abdul Jalil, Magelang
Abdul Jalil Museum is one of the museums used as a means to protect the historic goods of the TNI Army. This museum is located in the same complex with the Military Academy in Magelang City. Magelang City is a city that has historical value so no wonder if many historical museums found here. The government took the initiative to make tour packages to visit the museums in Magelang City. With this discourse, Abdul Jalil Museum has an opportunity in heritage tourism potential as a means of education. This research was conducted to develop the heritage area of Abdul Jalil Museum to become one of the attractions of interest by tourists of Magelang city. Analysis of the significance of the heritage area of the museum is done to do the scoring so the conservation efforts that must be done on the region can be known. Then the analysis of conservation planning is done to know the aspects that need to be prepared and developed as an effort to utilize heritage area for tourism activities. Based on the results of the analysis shows that Abdul Jalil Museum has a high importance and included in the conservation group B. This museum also still requires efforts to develop a good aspect of tourism that can attract tourists to visit
Kad Hari Raya
Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Dr. Abdul Jalil bin Mohd. Hassan dan keluarga, Jabatan Pengajian Islam, Universiti Malay
SUFISTIK DALAM NOVEL SYAIKH SITI JENAR SULUK ABDUL JALIL KARYA AGUS SUNYOTO
Tujuan umum penelitian ini untuk mendeskripsikan perilaku Sufistik yang digunakan oleh Agus Suryoto dalam novel Syaih Siti Jenar dalam Suluk Abdul Jalil. Sedangkan secara khusus: 1) Mendeskripsikan perilaku syariat yang digunakan oleh Agus Suryoto dalam novel Syaih Siti Jenar dalam Suluk Abdul Jalil pada buku ke-1. 2) Mendeskripsikan perilaku hakikat yang digunakan oleh Agus Suryoto dalam novel Syaih Siti Jenar dalam Suluk Abdul Jalil pada buku ke-1, dan 3) Mendeskripsikan perilaku ma’rifat yang digunakan oleh Agus Sunyoto dalam novel Syaih Siti Jenar dalam Suluk Abdul Jalil pada buku ke-1. Dilakukan dengan cara pembacaan intensif ditelaah novel berdasarkan hasil temuan tentang analisis maqom syariat, maqom hakikat, dan maqom makrifat dalam novel Syaikh Siti Jenar Suluk Abdul Jalil karya Agus Sunyoto buku ke-1. Tahapan analisis merupakan kegiatan utama dengan pendekatan kualitatif. Maqom syariat adalah tingkatan dasar dalam dunia sufi, menjalankan ibadah kepada-Nya termotivasi adanya pahala dan surga, juga sebaliknya bagi mereka yang melanggar dan melakukan dosa akan dibalas dengan hukuman neraka. Maqom hakikat adalah menjalankan ibadah kepada-Nya dan memahami apa yang tersirat dari diperintahkan itu. Maqom makrifat beranggapan bahwa semua perbuatan yang dilakukan diketahui olehNya. Oleh karena itu, seseorang sudah orang sufi atau makrifat dalam hidup ini hanya mencari Ridho-Nya. Adapun nanti dimasukkan surga atau neraka itu hak Allah sebagai Sang Kholik. 
Implementasi Pemikiran K.H Abdul Halim terhadap Pendidikan Agama dan Motivasi Beragama (Studi Kasus di Pondok Mufidah Santi Asromo Kabupaten Majalengka)
ABDUL JALIL: Implementasi Pemikiran K.H Abdul Halim
terhadap Pendidikan Agama dan Motivasi
Beragama (Studi Kasus di Pondok Mufidah Santi
Asromo Kabupaten Majalengka). Tesis, Cirebon:
Pascasarjana Program Studi Pendidikan Agama
Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 2018.
KH. Abdul Halim adalah ulama besar dan seorang tokoh pahlawan
nasional yang berasal dari kabupaten Majalangka, Propinsi Jawa Barat. Beliau
hidup sejaman dengan pendiri NU, yaitu KH. Hasyim Asy’ari dan pendiri
Muhammadiyah, yaitu KH. Ahmad Dahlan. Pada garis besarnya, pokok-pokok
pikiran KH. Abdul Halim bersumber dari penafsirannya tentang konsep al-Salam
dan konsep santri lucu (santri yang terampil). Menurut pemahamannya, agama
Islam memuat ajaran-ajaran yang bertujuan untuk membimbing manusia agar
mereka dapat hidup selamat di dunia, dan memperoleh kesejahteraan hidup di
akhirat.
Penelitian ini difokuskan di Pondok Mufidah Santi Asromo, hal ini
bertujuan untuk mengimplementasikan pemikiran KH.Abdul Halim terhadap
pendidikan agama, motivasi beragama dan menganalisis faktor-faktor yang
menyebabkan motivasi beragama di Pondok Mufidah Santi Asromo.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis
pendekatan penelitian kualitatif fenomenologi. Lokasi penelitian di Pondok
Mufidah Santi Asromo desa Pasirayu, kecamatan Sindang, kabupaten
Majalengka. Data yang yang diperoleh berupa hasil wawancara dan dokumen
tertulis dan dokumentasi foto selama melakukan penelitian.
Implementasi pemikiran KH. Abdul Halim terhadap pendidikan agama di
Pondok Mufidah Santi Asromo melalui organisasi yang telah melakukan langkah�langkah cerdas serta memiliki relevansi dengan kondisi di jaman sekarang bahkan
ada yang menjadi program pemerintah. Implementasi pemikiran KH. Abdul
Halim terhadap motivasi beragama di Pondok Mufidah Santi Asromo berangkat
dari cara pandang terhadap kehidupan sebagai ibadah, maka para Santri di Pondok
Mufidah Santi Asromo dilatih untuk senantiasa tulus dan ikhlas dalam
menjalankan semua aspek kehidupan.
Faktor-faktor motivasi beragama di Pondok Mufidah Santi Asromo
dipengaruhi oleh beberapa faktor: Pertama, kurikulum di Pondok Mufidah Santi
Asromo. Kedua, pelaksanaan pembelajaran pengajian para santri dilakukan
dengan cara tes baca tulis Al-Qur’an. Pelaksanaan pembelajaran ektrakurikuler
dilaksanakan sebagai usaha pelatihan kepemimpinan dan motivasi dalam
membentuk rasa tanggung jawab santriwan dan santriwati
Huawei / Masyitah Abdul Jalil
The purpose of this project is to identify the problem in the product. Huawei is the organization that I have chosen. I selected the Huawei MateView monitor from their extensive line of products to do my investigation. I used the SWOT analysis to identify the monitor's strengths, weaknesses, opportunities, and threats in this case study. In contrast to Huawei's prior products, the uncommon Aspect Ratio and Resolution of this monitor is the most significant flaw I discovered. This allows me to develop the most effective solution by increasing the resolution and changing the aspect ratio
Vibration in the fore-and-aft backrest transmissibility with vertical position on the backrest of a car-seat
Analisis tentang pelaksanaan suluk Naqsyabandiyah Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan di Lingkungan IV Aek Salak Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas
Latar belakang Dalam penelitian ini adalah Syekh H Abdul Jalil Hasibuan yang merupakan ulama Naqsyabandiyah di Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas. Syekh Haji Abdul Jalil Hasibuan beliau memiliki putera bernama Haji Makbul Assani Hasibuan. putera beliau juga dikenal sebagai tokoh agama di Sibuhuan. Pada usia masih muda Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan telah bergiat menutut Ilmu pengetahuan agama keberbagai daerah salah satunya daerah Batu Gajah, Basilam langkat, dan Panti Kampung Barumun Provinsi Sumatera Barat. Dan beliau juga telah berusaha mengembangkan dakwah beliau melalui kegiatan keagamaan salah satunya mendirikan pondok persulukan Darul Falah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaimanakah sejarah dan partisipasi Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan dalam pembinaan Agama lewat Tarekat Naqsyabandiyah yang beliau kembangkan di Kab. Padang Lawas. Apa sajakah ciri khas dan keunikan-keunikan dari Syekh H Abdul Jalil Hasibuan. Dan adapun tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejarah perjalanan hidup Syekh H. Abdul Jalil Hasibuan dan partisipasi beliau dalam mengembangkan kegiatan keagamaan di Kab. Padang Lawas. Dan untuk mengetahui keunikan-keunikan yang diajarkan pada saat ingin memasuki ajaran tareqat Naqsyabandiyah, Seperti makna dari mandi taubat tengah malam, memasuki kelambu, memakai kain putih dan mengumpulkan batu-batu kecil yang digunakan dalam pelaksanaan suluk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Yaitu bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis dan akurat, fakta dan karakteristik tertentu. Adapun sumber data dalam penelitian ini, yaitu sumber data perimer dan sumber data sekunder. Instrumen data dalam penelitian ini yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. dan adapaun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis isi, sebab analisis isi adalah hanya dapat mempertimbangkan “apa yang di katakan seseorang” tetapi tidak dapat menyelidiki “ bagaimana seseorang mengatakannya”. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kegiatan Suluk Naqsyabandiyah Syekh H Abdul Jalil Hasibuan di Lingkungan IV Aek Salak Kecamatan Barumun adalah melaksanakan pengajian Kuliah Subuh, melaksanakan kegiatan suluk, melaksanakan tawajjuh pada malam Jum’at dan malam Selasa. suluk dilaksanakan 4 kali setahun pada bulan Rabiul Awal, Rajab, Dzulijjah dan bulan Muharram dan pelaksanaan suluk yang sering di laksanakan suluk 10 hari 10 malam. Dengan adanya parpondokan dan persulukan tersebut masyarakat yang berada di sekitar lingkungan parpondokan sangat mendukung kegiatan keagamaan tersebut. walaupun sebahagian masyarakat tidak sanggup untuk melaksanakannya. Sebab dengan alasan tertentu, salah satunya sibuk dengan pekerjaan yang sangat dibutuhkan keluarga dan sebahagian fisik yang kurang sehat sehingga menghambat pelaksanaan suluk tersebut
KONTRIBUSI PEMBANGUNAN JEMBATAN SULTAN ABDUL JALIL RAHMAD SYAH DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT TELUK MASJID KEC. SUNGAI APIT KAB. SIAK
Penelitian ini di latar belakangi oleh kondisi kehidupan Masyarakat Kampung
Teluk Masjid setelah adanya pembangunan jembatan Sultan AbduL Jalil Rahmad
Syah. Yang mana dalam pembangunan jembatan ini dapat mempermudah kegiatan
atau aktivitas masyarakat sehingga peningkatan kualitas kehidupan juga akan
tercapai. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana kontribusi pembangunan
jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dalam meningkatan kesejahteraan
masyarakat ? untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal ini perlu dikaji dalam suatu
penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan di
Kampung Teluk Masjid. Informan penelitian di tetapkan dengan menggunakan
Purposive atau untuk menentukan informannya dengan pertimbangan-pertimbangan.
Wawancara dilakukan dengan 10 ( sepuluh ) orang. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun kontribusi
pembangunan jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dalam meningkatan
kesejahteraan masyarakat Teluk Masjid Kec. Sungai Apit Kab. Siak antara lain :
adanya kelancarkan distribusi barang dan jasa, terciptakan lapangan usaha baru,
adanya peningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil penelitian ini adalah benar ada
kontribusi pembangunan jembatan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dalam
meningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kampung Teluk Masjid Kec. Sungai Apit
Kab. Siak. Berdasarkan indikator adanya kelancaran distribusi barang dan jasa,
terciptanya lapangan usaha baru, dan adanya peningkatan pendapatan masyarakat.
Kata kunci : Kontribusi, Pembangunan, Kesejahteraan Masyaraka
- …
