52 research outputs found
Identifikasi Pemahaman Konseptual dan Algoritmik Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Ponorogo pada Materi Larutan Penyangga
ABSTRAK Setyaningrum, Indah. 2017. Identifikasi Pemahaman Konseptual dan Algoritmik Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Ponorogo pada Materi Larutan Penyangga. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S., (2) Drs. H. Parlan, M.Si. Kata kunci : pemahaman algoritmik, pemahaman konseptual, larutan penyangga Ilmu kimia mencakup dua aspek pemahaman yaitu pemahaman konseptual dan algoritmik. Salah satu materi kimia yang mencakup kedua aspek pemahaman tersebut adalah larutan penyangga. Kenyataannya, kegiatan dan evaluasi pembelajaran materi larutan penyangga lebih menekankan aspek algoritmik dibandingkan konseptual. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi tingkat pemahaman konseptual siswa pada materi larutan penyangga, (2) mengetahui kesalahan pemahaman konseptual siswa pada materi larutan penyangga, (3) mengidentifikasi tingkat pemahaman algoritmik siswa pada materi larutan penyangga, (4) mengetahui kesalahan pemahaman algoritmik siswa pada materi larutan penyangga, dan (5) mengetahui hubungan antara pemahaman konseptual dan algoritmik pada materi larutan penyangga. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Ponorogo terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian adalah kelas XI MIPA 5 dan XI MIPA 6 yang dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda dengan alasan terbuka yang terdiri dari 10 soal konseptual dan 10 soal algoritmik. Berdasarkan hasil uji coba instrumen diperoleh validitas isi sebesar 86,4% dan koefisien reliabilitas sebesar 0,684 yang tergolong tinggi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menghitung persentase pemahaman konseptual dan algoritmik. Kemudian melakukan uji korelasi Pearson dengan signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat pemahaman konseptual siswa pada materi larutan penyangga tergolong sangat rendah (18%); (2) kesalahan pemahaman konseptual yang paling banyak dialami siswa pada materi larutan penyangga yaitu siswa menganggap pada penambahan sedikit basa kuat ke dalam penyangga asam, secara submikroskopik tidak terjadi reaksi antara basa kuat dengan komponen penyangga; (3) tingkat pemahaman algoritmik siswa pada materi larutan penyangga tergolong rendah (25%); (4) kesalahan pemahaman algoritmik yang paling banyak dialami siswa pada materi larutan penyangga adalah siswa menganggap bahwa larutan penyangga asam terbuat dari asam lemah dan garam yang tidak mengandung basa konjugasinya dengan perbandingan mol 1 : 1; dan (5) terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara pemahaman konseptual dan pemahaman algoritmik siswa pada materi larutan penyangga dengan koefisien korelasi 0,433
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN DEPO MEDROKSIPROGESTERON ASETAT DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI DI PERUMAHAN PETRAGRIYA INDAH PURWODADI TAHUN 2008
The use of Depo Medroksiprogesteron Asetat ( DMPA ) can give side effects to the change of
menstrual pattern. The changes can be in the form of menstrual changing cycle, prolonged menstrual period,
and spotting. Those menstrual pattern effect depends on how long we use DMPA. General objective of this
research is to find out the relationship of the prolonged- use of DMPA towards menstrual disturbances
happened in Petragriya Indah Estate Purwodadi. While the specific objective of this research is to find out
the relationship of prolonged – use of DMPA towards menstrual cycle, prolonged menstrual period and
spotting. Research design used is An Analytical survey based on cross sectional approach. Research
population used is all acceptors of DMPA registered in Petragriya Indah Estate Purwodadi in December 2007
( totally 63 acceptors ). Sampling technique used is simple random sampling involving 54 respondent.
Interview is used as the method of data collection, while Spearmean correlation test supported by SPSS
computer version 11,5 is used as the method of Data Analysis.
The result of univariat analysis seems to show that menstrual period history before using DMPA is
mostly regular and natural. In the early injection ( first trimester or 3 month of 1 ), 54 DMPA acceptors have
experienced prolonged- cycle of olygomenorrea totally 4 people, and more than 3 months afterward 3 people
experienced amenorrea while 20 of them don’t experience menstruation at all. The result of bivariat analysis
seems to show that prolonged use of DMPA relates to menstrual cycle as it is shown by Spearman
correlation test result, p value = 0,012, r = 0,341. It also relates to menstrual duration as shown by its
statistical test result, p value = 0,010, r = - 0,346. Finally, it also relates to spotting as illustrated by its
statistical test result, p value = 0,004, r = -0,382
Oppression toward Lower Class Inlanders in Multatuli’s Max Havelaar
ABSTRACT
Max Havelaaris a novel that is originally from the Dutch language, then it became popular after being translated in English. The researcher is interested to do research Max Havelaar because there are many values about the oppression toward the powerless group which reader can learn. Oppression is a part of social conflict which is thought by Iris Young. Young‟s oppression analysis is focused on theory of sociology of literature which reflects the social condition and human‟s action in colonialism of Dutch era.
There are two statement of problems dealing with this research: (1)What kinds of oppression do the lower class inlanders suffer in Multatuli‟sMax Havelaar? (2) How do people struggle against the oppression toward lower class inlanders in Multatuli‟sMax Havelaar?
To get the result of this research, the researcher uses literary criticism. This research concerns on sociological approach. This approach can reflects the social condition of the story especially some aspects such as; social, culture, and politic which causes the oppression occurred. The sources is mainly taken from Multatuli‟s Max Havelaar.The data are collected from words or sentence of narration and conversation among characters or author‟s statement in the novel which is related to the topic. In analyzing the data, the researcher uses the Burroway‟s concept (1974) which mostly analyzes the oppressed and powerless society in colonialism.
As the result, first researcher found five kinds of oppression toward the lower class inlanders, such as; Exploitation, marginalization, violence, cultural dominance, and powerlessness. Second there are inlanders and good Dutch men do struggle to abolish the oppression toward lower class inlanders through bureaucratic way, rebellion, and war. These are the most important points of the research.
ABSTRAK
Max Havelaar adalah sebuah novel yang bersal dari bahasa Belanda, dan menjadi popular setelah diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Peneliti tertarik meneliti Max Havelaar karena terdapat banyak nilai nilai tentang penindasan terhadap kelompok yang tidak mempunyai kekuatan yang bisa pembaca pelajari. Penindasan adalah bagian dari konflik social yang digagas oleh Iris Young. Analysis konsep penindasan Young di fokuskan pada teori sosiologi sastra yang merefleksikan kondisi social and tindakan manusia pada era colonial belanda.
Terdapat dua pernyataan yang menjadi masalah dalam penelitian ini: (1) Apa jenis jenis penindasan yang dialami oleh pribumi kelas bawah pada Max Havelaar karya Multatuli? (2) Bagaimana perjuangan masyarakat melawan penindasan kerhadap pribumi kelas bawah pada Max Havelaar karya Multatuli?
Utuk mendapatkan hasil dari penelian ini, peneliti menggunakan literary criticism. Penelitian ini berfokus pada pendekatan sosiologi. Pendekatan ini bisa merefleksikan kondisi sosial dari cerita khususnya beberapa aspek seperti; sosial, budaya, dan politik yang menyebabkan penindasan terjadi. Sumber objek penelitian ini diambil dari Max Havelaar karya Multatuli. Data di kumpulkan dari kata-kata atau kalimat dari narasi dan percakapan dari karakter dan pernyataan penulis di novel yang berhubungan pada topic. Dalam menganalisa data, peneliti menggunakan konsep analisis Burroway (1974) yang kebanyakn menganalisa masyarakat tertindas dan tidak punya kekuatan di masa kolianial.
Sebagai hasilnya, pertama peneliti menggunakan lima jenis penindasan terhadap pribumi kelas bawah, seperti: Eksploitasi, peminggiran, kekerasan, dominasi budaya, dan ketidak berdayaan. Yang kedua terdapat pribumi dan masyarakat belanda yang baik memperjungakan untuk menghapus penindasan terhadap pribumi kelas bawah melalui cara birokrasi, pemberontakan, dan perang. Hasil ini adalah poin terpenting dalam penelitian ini
Analisis perbedaan kinerja perusahaan sebelum dan sesudah melakukan pemecahan saham : studi kasus pada Bursa Efek Jakarta periode 2000-2002
Pre-service mathematics teachers’ attitudes towards learning English: A case study in Yogyakarta
TINJAUAN KEBUTUHAN RAK FILE DOKUMEN REKAM MEDIS (DRM) RAWAT INAP DI RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL TAHUN 2016.
Ruang penyimpanan dokumen rekam medis merupakan salah satu sarana dan prasarana penting di unit rekam medis. Berdasarkan survei awal, jumlah kunjungan pasien rawat inap di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal mengalami kenaikan pada tahun 2015. Rumah sakit memiliki rak file sejumlah 15 rak dengan 7 rak file memiliki ukuran sama dan 8 rak file dengan ukuran yang berbeda. Rak file rawat inap sudah tidak mampu menampung semua dokumen rekam medis pasien sehingga pelayanan kesehatan menjadi terhambat karena petugas kesulitan saat mencari dokumen rekam medis pasien. Tujuan penelitian adalah mendapatkan gambaran dan menghitung kebutuhan rak file rawat inap di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara pada petugas filing dan Kepala Rekam Medis. Populasi pada penelitian ini adalah 110.521 dokumen rekam medis rawat inap tahun 2009-2015 dan15 rak file. Sistem penyimpanan filing di RSUD Dr. H. Soewondo yang digunakan adalah desentralisasi. Sistem penjajaran yang digunakan adalah Terminal Digit Filing. Sistem penomoran yang digunakan adalah Unit Numbering System. Filing rawat inap memiliki panjang 1160 cm dan lebar 800 cm. Prediksi jumlah dokumen rekam medis tahun 2016 adalah 22570 dokumen rekam medis. Retensi dilakukan hingga tahun 2008 sebesar 10%. Dokumen rekam medis memiliki rata-rata ketebalan 1,1 cm. Jumlah rak yang dibutuhkan pada tahun 2016 adalah 19 rak. Rumah sakit perlu menambah 4 rak file agar semua dokumen rekam medis dapat ditampung dengan rapi. Pemisahan ruangan antara rak filing rawat inap dengan ruangan bagi petugas rekam medis diperlukan agar 4 rak baru dapat ditambahkan. Desain rak file sebaiknya memiliki dimensi yang sama dan ergonomis
"Persepsi Penerapan Asas Pemungutan Pajak pada Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018"
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang begitu pesat dari tahun ke tahun. Untuk membantu Wajib Pajak UMKM Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018. Peraturan ini dikeluarkan untuk memberikan keringanan tarif pajak bagi para pelaku usaha UMKM. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi Wajib Pajak mengenai asas pemungutan pajak, yaitu asas Keadilan, asas Kepastian Hukum, asas Kenyamanan, dan asas Ekonomis terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh secara langsung dari pelaku UMKM di Kota Salatiga dengan menggunakan kuesioner. Metode pengumpulan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi Wajib Pajak terhadap asas pemungutan pajak sudah sangat baik.Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) are growing so fast from year to year. To help UMKM Taxpayers, the Government publish Government Regulation Number 23 of 2018. This regulation is publish to provide tax rate relief for MSME entrepreneurs. The purpose of this study are determine the taxpayer's perception of the principle of tax collection, namely the principle of justice, the principle of legal certainty, the principle of convenience, and the principle of economics of Government Regulation No. 23 of 2018. This study used primary data obtained directly from UMKM owner in the City Salatiga using a questionnaire. The sample collection method in this study is purposive sampling. The results of this study showed that the perception of taxpayers on the principle of tax collection is very good
Gambaran Tingkat Harapan Sembuh Penderita TB Paru Di Kecamatan Banyumanik dan Candisari Kota Semarang
Kasus TB paru di Kecamatan Banyumanik dan Candisari mengalami peningkatan tiap tahun dengan angka kesembuhan yang rendah. Dampak yang dapat ditimbulkan adalah penderita TB paru akan kebal obat. Untuk mencapai kesembuhan, penderita harus memiliki harapan. Terdapat hubungan kuat antara harapan dan pemulihan dari penyakit termasuk penyakit TB paru. Komponen untuk menilai harapan yaitu goals, willpower, waypower. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat harapan sembuh penderita TB paru di Kecamatan Banyumanik dan Candisari Kota Semarang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei dengan teknik total sampling. Responden yang dilibatkan sejumlah 66 penderita TB paru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner harapan dari C.R. Snyder yaitu Adult Hope Scale yang dimodifikasi oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan skor tingkat harapan sembuh dengan rata - rata 36,52;SD 5,63; min.21; max 45. Kesimpulan dari hasil penelitian ini mayoritas tingkat harapan sembuh penderita TB paru dalam kategori baik. Diharapkan perawat dapat mempertahankan harapan sembuh pasien dan keluarga sebagai support system dengan memberikan asuhan keperawatan secara holisti
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING SMA N 2 WONOSARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model project
based learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran geografi dalam
aspek pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 11 IPS 1 dan IPS 2 di SMA N 2 Wonosari. Metode pengumpulan
data yang digunakan yaitu Teknik observasi, Teknik penyebaran kuesioner. Teknik
keabsahan data yang digunakan adalah teknik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan rata-rata skor
nilai kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai kelas eksperimen 66,33
termasuk dalam kategori cukup efektif dengan nilai minimal 37,5% dan skor maksimal
95,5% dan kelas control 51,25.; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara
motivasi belajar siswa kelas eksperimen (IPS 1) dengan kelas kontrol (IPS 2).
Berdasarkan tabel diatas juga diperoleh hasil bahwa nilai t
hitungii> ttabel (6.108 > 0,361)termasuk dalam kategori kurang efektif dengan nilai minimal 33,1% dan nilai maksimal 70,9% yang artinya bahwa metod
IMPROVING THE SPEAKING LEARNING PROCESS FOR GRADE VIII STUDENTS OF SMP NEGERI 3 GAMPING BY IMPLEMENTING THINK-PAIR-SHARE OF COOPERATIVE LEARNING
This study was aimed at improving the speaking learning process for Grade VIII students of SMP Negeri 3 Gamping. Based on the preliminary observations, interviews, and questionnaire, it was found out that the speaking learning process was poor. The students had limited chance to practice speaking and the class was also quite big with multiple proficiency levels.
This action research was done collaboratively with the English teacher by focusing on the implementation of Think-Pair-Share to deal with the problems of teaching and learning of speaking. This study was qualitative in nature. The data of this study were obtained by observing the teaching-learning process during the implementation of the action. The action was implementing Think-Pair-Share in speaking learning process. Some interviews with the students and some discussions with the teacher were conducted to evaluate the effectiveness of the action. Questionnaire was also used to find out the improvement of the student’s speaking learning process after the implementation of the action. The data were in the form of field notes, interview transcripts, and the results of the questionnaire. The student’s speaking scores were also provided to support the data. The data validity was obtained by applying democratic, outcome, process, catalytic, and dialogic validity.
The result of this study shows that Think-Pair-Share activity was effective to improve the student’s speaking learning process. It could be seen from the students’ increase of interest, motivation, and actively participation in joining the speaking learning process. When they asked to have a conversation with some native speakers, they actively spoke with them. Besides, the student’s speaking score also improved. It could be seen from the result of the pre-test which was done before the action and post-test which was done in the end of the action. From the evidence, it could be concluded that Think-Pair-Share could improve the speaking learning process for grade VIII students of SMP N 3 Gamping
- …
