70 research outputs found

    kompetensi kepribadian guru akidah akhlak di ma miftahussalam kambeng slahung ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Priyo Dwi Cahyono, Munandar. 2019. Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Di MA Miftahussalam Kambeng Slahung Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Kharisul Wathoni, M.Pd.I. Kata kunci : Akidah Akhlak, Kompetensi Kepribadian Guru, Implikasi. MA Miftahussalam Kambeng merupakan suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan. Dalam menjalankan Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak , maka guru dituntut untuk menjadi guru yang profeional. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Di beberapa sekolah guru Akidah Akhlak masih kurang disiplin dalam bertugas, belom melaksanakan dengan baik, dan masih ada yang meninggalkan kelas ketika jam belajar berlangsung. Berawal dari penjelasan di atas, rumusan masalahnya adalah sebagai berikut: (1) Profil kompetensi kepribadian Guru Akidah Akhlak di MA Miftahussalam Kambeng ? (2) Implikasi Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak terhadap Kepribadian peserta didik di MA Miftahussalam Kambeng ? (3) Implikasi kompetensi kepribadian guru Akidah Akhlak terhadap proses pembelajaran di MA Miftahussalam Kambeng ?. Dimana dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepribadian guru akidah akhlak dalam mengembangkan materi pembelajaran akidah akhlak di MA Miftahussalam Kambeng Slahung Ponorogo dan faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi kepribadian guru dalam mengembangkan pembelajaran akidah akhlak. Untuk menjawab permasalahan diatas, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi Kepribadian pada dasarnya merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh seorang Guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelaksana kegiatan belajar mengajar di kelas. Diantaranya mempunyai karakter rendah hati, pemaaf, jujur, ikhlas, empati, sabar. (2) Dalam proses pembelajaran, mampu memberikan hasil yang dapat dirasakan oleh siswanya. diantaranya mempunyai wibawa dalam mengajar dan mempunyai rasa tanggung jawab yang penuh untuk menjadikan anak yang mempunyai akhlakul karimah. (3) Proses pembelajaran siswa pun berpartisipasi secara aktif dan merasa tidak cepat bosan. Dan semua itu berdampak pada murid yang lebih sering aktif bertanya materi di dalam kelas, dan saling menghormati satu sama lain tidak semena- sema dalam berprilaku kepada siapaun

    Peran Kepala Madrasah Sebagai Manajer Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik di MAN 1 Kabupaten Madiun

    No full text
    ABSTRAK Cahyono, Agung Priyo Dwi. 2024. Peran Kepala Madrasah Sebagai Manajer Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Pendidik di MAN 1 Kabupaten Madiun. Skripsi, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Muhammad Thoyib, M.Pd. Kata Kunci: Kepala Madrasah, Manajer, Tenaga Pendidik Kepala madrasah menjadi kunci utama dalam mengelola seluruh potensi dan segala aktivitas yang ada dan berlangsung di madrasah untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang hendak dicapai. Salah satu peran kepala madrasah sebagai seorang manajer. Kepala madrasah memiliki keahlian manajerial yang baik dalam mengembangkan tenaga pendidik yang ada di madrasah, hal tersebut dapat dilihat dari hasil penilain kinerja guru yang sudah baik, sehingga akan dicapai pembelajaran yang baik dan siswa berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui dan menganalisis kemampuan kepala madrasah menyusun program dalam meningkatan kinerja tenaga pendidik; (2) Mengetahui dan menganalisis kemampuan kepala madrasah melaksanakan program dalam mengingkatkan kinerja tenaga pendidik; (3) Mengetahui dan menganalisis kemampuan kepala madrasah mengevaluasi program dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik. Untuk menjawab seluruh pertanyaan diatas, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun sumber data didapatkan dari beberapa narasumber yaitu kepala madrasah, waka kurikulum, dan beberapa tenaga pendidik. Teknik pengumpulan data yang dipilih adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles, Hubner, dan Saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisa data ditemukan bahwa; (1) Kepala madrasah menyusun program dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik di MAN 1 Kabupaten Madiun dimulai dengan pembentukan tim, mengidentifikasi kebutuhan tenaga pendidik, memetakan kebutuhan tenaga pendidik, memetakan program, penyusunan dilaksanakan di awal tahun ajaran baru, dan program dilaksanakan didalam dan diluar madrasah; (2) Kepala madrasah melaksanakan program dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik di MAN 1 Kabupaten Madiun ini berperan penuh secara strategis, memotivasi tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kinerja, program dilaksanakan secara kondisional, kepala madrasah mewajibkan tenaga pendidik mengikuti pelatihan pintar yang diadakan Kemenag minimal satu kali dalam satu semester dan dibuktikan dengan memiliki sertifikat pelatihan pintar; (3) Kepala madrasah mengevaluasi program dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik di MAN 1 Kabupaten Madiun dengan mekanisme; (a) Evaluasi program secara langsung setelah program dilaksanakan, dengan cara melihat apakah program sudah berhasil dilakukan, dan sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan; dan (b) Dilaksanakan dalam rapat dinas setiap bulan, dimana hasil dari evaluasi sudah baik dibuktikan dengan meningkatnya kinerja tenaga pendidik, mutu pembelajaran dan prestasi peserta didik

    Analisis Pengaruh Beban Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kerusakan Jalan Soenandar Priyo Sudarmo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo

    Get PDF
    Soenandar Priyo Sudarmo Road often experiences significant stress due to high traffic volume and load, particularly from heavy vehicles used for various industrial activities in Prambon District. Additionally, during the survey, various types of damage were identified, such as pothole, alligator cracking, and raveling. Based on this, the author conducted a study to analyze the impact of traffic load on the level of damage to Soenandar Priyo Sudarmo Road. The primary data used included road damage data, riding quality, and traffic counting, while the secondary data included road geometric data and Average Daily Traffic. This study used the Indrasurya and Dirgolaksono (1990) method to analyze road damage, as this method is an adaptation of various previous road damage evaluation methods, taking into account road conditions in Indonesia The effect of traffic load on road damage was analyzed using exponential regression to identify the non-linear relationship between the independent variable and the dependent variable. The analysis results showed that the types of road damage found were quite diverse, including potholes, raveling, alligator cracking, distortion, transverse and longitudinal cracks, rutting, patching, and edge deterioration. Based on the analysis per segment, the average damage value per segment ranged from 18.85% to 45.16%, with riding quality in the RQ 1 to RQ 3 categories. Regression showed that heavy vehicles, particularly ESAL 1.2–22 trailers, had the most significant impact on road damage with an R² value of 0.905. This study indicates that traffic load, particularly from heavy vehicles, significantly contributes to road damage. Based on these results, recommended road maintenance is categorized into light, moderate, and no maintenance, depending on the condition of each segment

    Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny. R dan Ny. S dengan Rhematoid Arthitis Fokus Studi Pengelolaan Nyeri Rhematoid di Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo II Kabupaten Pati

    No full text
    Background - Health is a basic human capital for productive life and efficient living The elderly population (age 60 years and over) in the world grows very fast and even the fastest in the field of other age groups. The World Health Organization (WHO) reported in 2016 that 20% of the world's population has rheumatoid arthritis, of which 5-10% are 5-20 years old and 20% are 55 years old, in Indonesia the prevalence of rheumatoid arthritis is 24 , 7% with a ratio of 13.4% in women and 10.3% in men (Riskesdas, 2013). In Pati Regency in 2017 there are 85, 255, while in Sukolilo Health Center 02 Pati District has 3409 rheumatoid arthritis sufferers in 2017.Purpose - This Scientific Writing aims to describe family nursing care with a focus on pain management studies due to rhemathoid arthritis in the work area of Sukolilo Public Health Center 02 Pati district.Method - The writing design used in the preparation of scientific papers is a case study design that is to describe the events or phenomena that exist at this timeResults - The effect of giving warm compress therapy and being accompanied by family support shows effective reducing the scale of pain in patients with rheumatoid arthriti

    Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Alisya Karya Muhammad Makhdlori Kajian Psikologi Sastra

    Get PDF
    Wibowo, Bayu Priyo. 2017, "The Inner Conflict of the Primary Figure in Alisya's Novel The work of Muhammad Makhdlori is a literary psychology study". Thesis, Indonesian Literature Study Program, Undergraduate Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University, Semarang. Novel Alisya The work of Muhammad Makhdlori recounts the inner conflict of the main character Alisya against herself and her environment. This novel discusses the reality of human life is closely related to the problems of life that affects the development of psychology. The purpose of this study is to describe the intrinsic elements that exist in Alisya's novel and reveal the personality of Alisya as the main character. The author uses a fictional structure to describe the element of the novel builder (figure and characterization, plot, and background). The author also uses the theory of literary psychology that focuses on psychoanalysis Sigmund Freud to examine the personality of the main character through the structure of personality id, ego and superego. The result of structural analysis of Alisya's novel contains eleven figures consisting of one main character and ten additional characters; The plot of Alisya's novel is an advanced path; The setting contained in this novel is the setting of time, place, and social. The result of the analysis of personality structure in outline of Alisya figure has no balance between Id, Ego and Superego. Alisya's id and ego are so prominent that she is incapable of controlling her attitude and behavior. Although initially the more dominant Alisya character shows the aspect id and ego, but superego aspects of the morality of her personality can make Alisya back to the right way. Keywords: Novel, Structure, Psychology, Psychoanalysis

    Improving Soil Properties of Red Acid Soil to Increase Growth and Yield of Pineapple (Ananas comusus L. Merr.) by Liming and Compost, in Lampung, Indonesia

    Get PDF
    岐阜大学(Gifu University)博士(農学)博士論文 (Doctoral dissertation)doctoral thesi

    Pola Konsumsi Media dan Perilaku Fujoshi dalam Mengapresiasi Boys Love Series Thailand (Studi Kasus di Kota Yogyakarta)

    Get PDF
    This study examines female fans' media consumption patterns and behavior, also known as fujoshi, in appreciating the Thai Boy's Love (BL) series in Yogyakarta City. Romantic relationships between men are depicted in the BL drama genre, which is highly desirable to female audiences. This study used a qualitative method with a case study approach to understand fujoshi's motivation, behavior, and consumption patterns toward BL. Data were collected through in-depth interviews, media content analysis, and direct observation of fujoshi community activities. The results show that fujoshi interpret BL as entertainment and a tool to explore and express views on identity, gender, and love. They actively shape new narratives and perceptions of LGBTQ+ issues through online and community interactions. This research reveals that fujoshi have different ways of receiving, interpreting, or rejecting messages from BL media using the Audience Reception Theory approach. In addition, this study shows that the popularity of BL contributes to discussions and possible social change while opening up space for greater tolerance and understanding of issues related to gender and sexual orientation in society. Kata Kunci: Boys love, Fujhosi Fans, LGBTQ+, Thai Series, Gender Identit

    PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN MACAM VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) Penelitian ini dilaksanakan di area persawaan di desa Klambu, kecamatan Klambu, kabupaten Grobogan. Ketinggian 50 meter diatas permukaan laut dan jenis tanah grumosol dengan pH 6,8.Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2017 Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor dan 3 kali ulangan (blok sebagai ulangan). Faktor pertama yaitu konsentrasi poc yang terdiri dari 4 aras : Kontrol (K0), 2 ml/l (K1), 4 ml/l (K2) dan 6 ml/l (K3). Sedangkan faktor yang kedua adalah sumber kalsium yang terdiri dari 3 aras : Varietas Bima (V1), Varietas Bauji (V2) dan Varietas Tarmo (V3), sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Pada penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi poc berpengaruh sangat nyata meningkatkan pertumbuhan yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot brangkasan segr per rumpun dan bobot brangkasan kering per rumpun. Konsentrasi poc menunjukan berpengaruh sangat nyata menunjukan bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi kering konsumsi per rumpun, bobot umbi segar per petak dan bobot umbi kering konsumsi per petak. Pada hasil bobot umbi kering konsumsi per petak diperoleh hasil tertinggi sebesar 539,1 g dan terendah 366,9 g. Perlakuan macam varietas menunjukkan pengaruh sangat nyata menunjukan pada semua parameter hasil dan pertumbuhan kecuali parameter tinggi tanaman. Terdapat interaksi antara konsentrasi POC dan varietas bawang merah

    Analisis Respon Penawaran Kakao di Indonesia

    No full text
    Konsumsi akan kakao terus mengalami kenaikan baik di dunia maupun di Indonesia. Kenaikan konsumsi paling banyak disumbangkan oleh sektor industri pengolahan kakao yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan cokelat. Peningkatan konsumsi ini harus diimbangi dengan peningkatan produksi kakao. Namun pada kenyataannya produksi kakao di Indonesia cenderung mengalami penurunan pada beberapa tahun terakhir. Penurunan produksi kakao ini salah satunya disebabkan oleh penurunan luas area lahan budidaya kakao yang disebabkan oleh alih fungsi lahan kakao ke komoditas lain yang lebih menguntungkan dan rendahnya tingkat produktivitas tanaman. Di sisi lain perkebunan kakao di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk meningkatkan produksinya. Penurunan produksi dan peningkatan konsumsi kakao ini menyebabkan kenaikan harga kakao karena ketika konsumsi naik dan produksi turun produsen berhak menaikan harga produknya. Kenaikan harga ini seharusnya direspon oleh produsen untuk meningkatkan penawarannya dengan meningkatkan produksi yang dihasilkan, namun produksi kakao di Indonesia cenderung turun. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi produsen untuk meningkatkan produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi respon penawaran kakao di Indonesia dan untuk mengetahui elastisitas penawaran kakao baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang sehingga diharapkan akan diperoleh strategi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan produksi kakao di Indonesia. Penelitian analisis respon penawaran kakao di Indonesia menggunakan model yang diadopsi dari penelitian Dellal dan Koç (2003) mengenai respon penawaran pada tanaman aprikots. Model yang digunakan yaitu persamaan berdasarkan jumlah tanaman menghasilkan dan tingkat produktivitas tanaman yang mencerminkan respon penawaran kakao di Indonesia. Metode pengujian data yang digunakan yaitu uji stasioner yang digunakan untuk mengetahui kestasioneran data yang digunakan karena pada data runtut waktu cenderung tidak stasioner. Pengujian selanjutnya yaitu uji kointegrasi yang digunakan untuk mengetahui apakah data dari setiap variabel terintegrasi pada jangka panjang pada data yang tidak stasioner di tingkat dasar dan uji ECM (Error Correction Model) digunakan untuk mengetahui hubungan jangka pendek. Tingkat kepekaan perubahan produksi kakao terhadap perubahan harga pada penelitian ini diketahui dengan pengujian elastisitas. Hasil penelitian ini menunjukan pada persamaan jumlah tanaman menghasilkan dapat diketahui variabel yang signifikan pada taraf signifikansi 0,2 (α = 0,2) yaitu harga kakao pada tiga tahun sebelum (lnPkPt-3), jumlah tanaman kakao menghasilkan pada tahun sebelumnya (lnJTMt-1), dan tingkat suku bunga kredit pada tiga tahun sebelumnya (lnSBIt-3) yang berpengaruh secara positif, serta harga CPO pada tiga tahun sebelumnya (lnPCPOt-3)yang berpengaruh negatif. Sedangkan pada persamaan ii tingkat produktivitas tanaman terdapat variabel yang berpengaruh secara signifikan pada taraf signifikansi 0,2 (α = 0,2) yaitu harga kakao pada tahun berjalan (lnPkPt) yang berpengaruh positif dan harga pupuk urea pada tahun berjalan (lnPPUt) yang berpengaruh negatif. Elastisitas penawaran yang menunjukkan respon penawaran kakao di Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang bersifat inelastis karena bernilai kurang dari 1 (E < 1) sehingga dapat diartikan dalam jangka pendek maupun panjang petani kurang responsif terhadap perubahan harga kakao yang terjadi
    corecore