1,720,967 research outputs found

    Analisis Kualitas Pelayanan Pada Pltd (pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Di Desa Lukun Kabupaten Kepulauan Meranti

    Get PDF
    This study aims to find out and analyze the quality of service in PLTD (Diesel Power Plant) in Lukun Village, Kepulauan Meranti Regency. The types and sources of data used in this study are Primary Data, namely data obtained from the opinions of the community (customers) as respondents regarding the timeliness and services provided through questionnaires or questionnaires. Secondary Data, that is, data obtained directly in the finished form of the company in the form of company history, organizational structure and other reports. The amount to be taken as a sample in this study is 76 customers who are customers in the PLTD (Diesel Power Plant) in Lukun Village, Kepulauan Meranti Regency. From the results of the respondents' answers about Physical Evidence (Tangibles) as many as 33 people or 43.86%, said Fairly Good. Then the respondent's answer to Reliability (Reliability) with Good answers was 35 people or 46.49% answered Good. Respondents' answers to responsiveness were 33 people or 42.98% answered well. Furthermore, respondents' answers about Assurance (Guarantees) were 35 people or 46.06% answered Good. And finally the respondent's answer about Emphaty (Empathy) was 38 people or 50.44% answered Good

    Pemberian probiotik pada pakan komersil dengan protein yang berbeda terhadap kinerja ikan lele (Clarias sp.) menggunakan sistem bioflok

    Get PDF
    Dalam usaha budidaya ikan, pakan merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam budidaya. Selain itu pakan juga memberikan kontribusi yang besar terhadap biaya mencapai 60-70% dari biaya produksi. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan teknik untuk meningkatkan kadar protein dari pakan, salah satunya dengan cara fermentasi. Selanjutnya limbah dari pakan juga merupakan suatu kendala dalam usaha budidaya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan terobosan dalam sistem budidaya, salah satunya dengan menggunakan system bioflok dengan memanfaatkan bakteri heterotrofik. Selain memperbaiki kualitas air, bioflok juga menyediakan pakan secara insitu, sehingga mampu mengurangi biaya pakan dengan meningkatkan nilai efesiensi pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aplikasi pakan berprotein terfermentasi terhadap pertumbuhan dan konversi pakan ikan lele (Clarias sp.) menggunakan sistem bioflok. Penelitian ini dilaksanakan ditempat pembudidayaan lele di desa mesjid punteut dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan mengaplikasikan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 9 satuan percobaan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi laju pertumbuhan ikan, kelangsungan hidup dan efesiensi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik pada pakan memberikan hasil terbaik terhadap laju pertumbuhan ikan 4.95%, tingkat kelangsungan hidup 97.77% dan efesiensi pakan 98.86%.Kata kunci: bioflok; ikan lele; kinerja; probiotik In aquaculture, fish feed is one of the factors that determine success in aquaculture. Besides, the feed also contributes significantly to costs reaching 60-70% of production costs. Based on this, it is necessary to use techniques to increase the protein of the feed; one of them is by fermentation. In addition, waste from the feed is also a problem in the aquaculture business. To overcome these problems, it is necessary to make a breakthrough in the aquaculture system, one of these is using a biofloc system by utilizing heterotrophic bacteria. Besides improving water quality, biofloc also provides in situ feed, so it would reduce feed costs by increasing the value of feed efficiency. This study aims to analyze the application of fermented protein feed on growth and feed conversion of catfish (Clarias sp.) using the biofloc system. This research was carried out in the catfish culture at punteut mosque village using the Completely Randomized Design (CRD) method by applying three treatments and three replications to obtain nine experimental units. Parameters observed in this study include fish growth rate, survival and feed efficiency. The results showed that the administration of probiotics in feed gives the best results on fish growth rate of 4.95%, survival rate of 97.77% and feed efficiency of 98.86%.Keywords: biofloc; catfish; performance; probiotic

    Aplikasi Teknologi Sistem Bioflok Menggunakan Pakan Fermentasi Dengan Protein Yang Berbeda Terhadap Konversi Pakan Dan Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias Sp.)

    Get PDF
    Perkembangan budidaya pakan ikan sangat penting pada kemajuanbudidaya pakan ikan yang ada di Indonesia, hal ini sangat mendukung dalam budidaya baik dalam meningkatkan pertumbuhan, maupun konversi pakan. Fermentasi pakan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai gizi dan kecernaan dari pakan. Selain permasalah dari pakan, dalam budidaya, limbah dari pakan juga merupakan suatu kendala dalam usaha budidaya. Semakin tinggi kepadatan ikan yang dipelihara, tentunya buangan limbahnya juga semakin tinggi, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan terobosan dalam system budidaya, salah satunya dengan melakukan budidaya menggunakan system bioflok dengan memanfaatkan bakteri heterotrofik yang diketahui dapat mengurangi buangan limbah amoniak dalam kolam. Selain memperbaiki kualitas air bioflok juga menyediakan pakan secara insitu, sehingga mampu mengurangi biaya pakan dengan meningkatkan nilai FCR(Feed Converse Ratio). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi Pakan Berprotein Terfermentasi dalam perkembangan ikan lele pada waktu pertumbuhan dan Konversi pakan ikan tersebut dengan system Bio Flok.Penelitian ini dilaksanakan ditempat pembudidayaan lele di desa mesjid punteut. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi berat dari ikan tersebut, panjang ikan dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi pakan dengan protein yang berbeda memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bobot, pertambahan panjang dan rasio komversi pakan dengan nilai masing-masng 36.5 g, 5.96 cm, 1.02

    Application of aquaponics technology with different substrate combinations on water quality and growth of tilapia (Oreochromis niloticus)

    Get PDF
    Tilapia (Oreochromis niloticus) is a type of freshwater fish that is widely cultivated by Indonesians. The problem that often arises in cultivation is lack of water quality. One of the ways to improve water quality is by using aquaponics technology, which can help to overcome lack of water quality by using a combination of different sub-extracts. This study was aim to determine the effect of different substrate combinations on water quality, growth of tilapia (Oreochromis niloticus) and lettuce vegetables. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. That was control, rockwool and sawdust, rockwool and charcoal, rockwool and husk charcoal. The results showed that the use of different substrate combinations had no significant effect on water quality and fish growth. The best water quality was found in treatment D (rockwool and husk charcoal) with ammonia content of 0.09 mg / L, nitrate 13.45 mg / L, temperature 28.84 0c, pH 7.29 and DO 5.75 mg / L.Keywords: aquaponic system; substrate; tilapia; water quality

    TRANSFORMASI PENGETAHUAN BEERDASARKAN KLASIFIKASI NELAYAN DI KELURAHAN BONTO LEBANG KABUPATEN BANTAENG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Klasifikasi Nelayan di Kelurahan Bonto Lebang Kabupaten Bantaeng, dan bagaimana Transformasi Pengetahuan Berdasarkan Klasifikasi Nelayan di Kelurahan Bonto Lebang. Penelitian ini di lakukan di Kelurahan Bonto Lebang yang terletak di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Dari lapangan di temukan bahwa: (1) Klasifikasi Nelayan di Kelurahan Bonto Lebang terdapat tiga Klasifikasi Nelayan, yaitu: Nelayan Parengge, Nelayan Jaring Tasi (Palanrak), dan Nelayan Jaring Benang (Pajala). (2) Transformasi Pengetahuan Berdasarkan Klasifikasi Nelayan yaitu: Nelayan Parengge Pengetahuan astronomi, musim, dan iklim yang sudah di gantikan oleh satelit, Nelayan Jaring Tasi Sebagian nelayan lanrak sudah tidak lagi menggunakan pengetahuan keterampilan membuat alat tangkap lanrak karena sudah ada yang menjualnya serta sudah ada mesin pembuat lanrak. Mereka berpikir dengan membeli alat tangkap dapat menhemat waktu dan alat tangkapnya bisa langsung di operasikan, dan Nelayan Jaring Benang Perubahan pengetahuan Nelayan Jaring Benang (pajala) lebih kepada perubahan alat yang di gunakan saat operasi penangkapan ikan yang dulunya menggunakan jaring sebagai tempat penyimpanan ikan sekarang sudah beralih menggunakan ember yang di lengkapi mesin gelembung air agar ikan hidup. Kata Kunci: Klasifikasi, Transformasi Pengetahuan, Nelaya

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
    corecore