8,015 research outputs found
Pioneers of Library Movement in Pakistan
The paper aims to describe in brief the contribution of seven leaders of Pakistan librarianship, viz. K.B. Khalifa M. Asadullah, Prof. Dr. Abdul Moid, Dr. Abdus Subuh Qasimi, Muhammad Shafi, Fazal Elahi, Khawaja Nur Elahi and S. V. Hussain. The early library developments are given for better understanding of the role of these leaders
The Complete Muhammad Ali
Including material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Intro -- DEDICATION -- INTRODUCTION -- The Curious History of an Icon -- CHAPTER 1 -- CHAPTER 2 -- CHAPTER 3 -- CHAPTER 4 -- CHAPTER 5 -- CHAPTER 6 -- CHAPTER 7 -- Did the Secret Government Fear a U.S. Muslim/Overseas Muslim Alliance? -- CHAPTER 8 -- CHAPTER 9 -- The Break Between the Prophet and his Disciple -- CHAPTER 10 -- CHAPTER 11 -- CHAPTER 12 -- The GOAT (Greatest Of All Time): Ali or Louis? -- CHAPTER 13 -- The Nation of Islam, the Mob, Showdowns in Canada and Sonny Liston -- CHAPTER 14 -- CHAPTER 15 -- The Taunts: Marketing or Racism? -- CHAPTER 16 -- CHAPTER 17 -- CHAPTER 18 -- CHAPTER 19 -- Boxing and the Brain -- CHAPTER 20 -- Ali's Feet -- CHAPTER 21 -- Mr. Dick -- CHAPTER 22 -- CHAPTER 23 -- The Opening Ceremonies, November 2005 -- CHAPTER 24 -- December 2005, Las Vegas -- CHAPTER 25 -- CHAPTER 26 -- June 16, 2004 -- CHAPTER 27 -- CHAPTER 28 -- CHAPTER 29 -- Aix-en-Provence -- CHAPTER 30 -- Ali as a Black Nationalist -- San Francisco, January 2004 Black Liberation Book Fair -- CHAPTER 31 -- January 31, 2004 -- CHAPTER 32 -- October 2005, Chicago -- CHAPTER 33 -- Why Ali remained with Elijah instead of following Malcolm -- CHAPTER 34 -- CHAPTER 35 -- February 4, 2006, Oakland, California -- CHAPTER 36 -- Like Zeus Descending from Mount Olympus -- CHAPTER 37 -- CHAPTER 38 -- Tuesday, February 28, 2006, New York -- CHAPTER 39 -- Bigger Than Boxing -- CHAPTER 40 -- Tribes Gallery, New York, April 2006 -- CHAPTER 41 -- June 2006, Louisville, Kentucky -- CHAPTER 42 -- CHAPTER 43 -- CHAPTER 45 -- Bad Company -- CHAPTER 46 -- Coxson, A Very Charming Rogue -- CHAPTER 47 -- Ali and the largest embezzlement scheme in Wells Fargo history -- CHAPTER 48 -- CHAPTER 49 -- "Lonnie is a stabilizing force."-Harry Belafonte -- October 29, 2006 -- CHAPTER 50 -- Abdul Rahman -- CHAPTER 51 -- CHAPTER 52 -- CHAPTER 53How Will Ali Be Remembered? New York, January 8, 2005 -- CHAPTER 54 -- CONCLUSION -- AFTERWORD -- Boxers' Rights? -- BIBLIOGRAPHY -- MUHAMMAD ALI -- ISLAM AND NATION OF ISLAM -- BOXING -- RELATED SUBJECTS -- ALSO AVAILABLE FROM BARAKA BOOKSIncluding material and photographs not included in most of the 100 other books about the champion, Ishmael Reed's The Complete Muhammad Ali is more than just a biography-it is a fascinating portrait of the 20th century and the beginning of the 21st. An honest, balanced portrayal of Ali, the book includes voices that have been omitted from other books. It charts Ali's evolution from Black Nationalism to a universalism, but does not discount the Nation of Islam and Black Nationalism's important influence on his intellectual development. Filipino American author Emil Guillermo speaks about how "The Thrilla' In Manila" brought the Philippines into the 20th century. Fans of Muhammad Ali, boxing fans, and those interested in modern African American history and the Nation of Islam will be fascinated by this biography by an accomplished American author.Description based on publisher supplied metadata and other sources.Electronic reproduction. Ann Arbor, Michigan : ProQuest Ebook Central, YYYY. Available via World Wide Web. Access may be limited to ProQuest Ebook Central affiliated libraries
ANALYSIS OF SCIENCE ONTOLOGY CONSTRUCTION TO MUHAMMAD IQBAL'S PERSPECTIVE ISLAM
Ontology examines various principal things, Muhammad Iqbal is one of the developers of ontology, so this research aims to track ontology indicators according to Muhammad Iqbal, then process them into basic instruments, in this way, researchers who have a philosophical interest in aspects of ontology have a reference for development instruments according to the ontology research context. Library research with a philosophical approach, and content analysis of library sources, are methods that are relied upon to achieve the objectives of this research. This research shows that there are 5 main indicators of the ontology of Islamic science, namely monotheism, knowledge, nature, humans, and the afterlife. Then, each of these indicators can be combined into questions according to the research context. In Islamic science, these are paradigm, orientation, and draft
KAJIAN PSIKOANALISIS JACQUES LACAN DALAM FILM OPERA JAWA (ANALISIS FASE THE REAL TOKOH LUDIRO)
Penelitian ini didasarkan pada unsur-unsur pembentuk film untuk mengkaji kondisi psikologi tokoh Ludiro. Penulis menggunakan teori Sigmund Freud sebagai kajian awal dan kemudian menggunakan teori Jacques Lacan sebagai teori utama dalam penelitian ini. Penggunaan teori Jacques Lacan pada penelitian ini difokuskan pada fase the real tanpa mengabaikan pembahasan pada fase the imaginary dan fase the symbolic.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi psikologi tokoh dapat diketahui melalui mise en scène, dialog, dan adegan yang diperankan. Obsesi Ludiro untuk mendapatkan Siti merupakan usaha untuk memenuhi id Ludiro yang ingin kembali ke fase the real seperti saat sebelum ia merasa terpisah dari
sang ibu dan merasakan kekurangan (lack). Namun usaha Ludiro tersebut berakhir sia-sia karena adanya superego yang membatasi bahwa seorang laki-laki dilarang menggoda atau merayu wanita yang telah bersuami. Ditambah lagi kenyataan bahwa Siti lebih memilih mempertahankan kesetiaannya kepada Setyo daripada memilih Ludiro. Akibatnya id Ludiro tidak terpenuhi dan membuat ia putus asa sehingga ingin kembali ke rahim ibunya di mana ia bisa merasakan ‘saat kepenuhan’
AWAL KEBANGKITAN ISLAM DAN PERADABANNYA PADA MASA MODERN: Peranan Muhammad Abduh
Pada periode modern (1800 M–dan seterusnya) timbul ide-ide pembaharuan dalam Islam yang dilakukan oleh banyak intelektual dan cendekiawan Islam. Dengan penekanan utama kembali kepada Al Qur’an dan hadis, yang salah satu tokohnya adalah Muhammad Abduh. Muhammad Abduh lahir dan berkembang pada saat yang tepat. Artinya dari faktor sosial ia lahir dari keluarga yang secara ekonomi lebih baik dari pada rata-rata penduduk setempat. Kenyataan ini menempatkan Muhammad Abduh memperoleh pendidikan yang memadai, sehingga dari seorang anak petani desa menjadi seorang pejabat negara yang sangat perpengaruh baik secara nasional maupun internasional. Serta Ia memperoleh lingkungan yang pada saatnya bisa memberikan kontribusi positif bagi perkembangan intelektual Muhammad Abduh. Perkembangan pemikiran Muhammad Abduh diwarnai oleh didikan paman dari ayahnya yang bernama syekh Darwisy sebagai pengikut Zawiyah Sanusiah. Muhammad Abduh belajar membersihkan hati dan cara memahami agama Islam dengan mengikuti al-Qur’an dan as-Sunnah yang shahih, tidak fanatik terhadap pemimpin dan madzhab, tafsiran dan karangan umat Islam. Oleh karena itu Muhammad Abduh lebih cenderung memakai ajaran asli dan menyesuaikannya dengan zaman modern. Untuk menyesuaikan ajaran-ajaran agama dengan situasi modern perlu dilakukan interpretasi baru dan karena itu diperlukan ijtihad. Dalam hal ini Muhammad Abduh berpendapat bahwa pintu ijtihad harus dibuka lebar agar umat Islam terbebas dari taklid. Pasa masa Muhammad Abduh masih belajar, pemahaman kaum muslimin terhadap ajaran agamanya cenderung semakin berkurang bahkan menyimpang. Kondisi ini menyebabkan adanya taassub atau fanatik mazhab yang pada gilirannya dapat menimbulkan perpecahan di kalangan umat Islam. Setelah selesai belajar, dalam kondisi umat Islam yang membudayakan sikap taassub itulah Muhammad Abduh tampil untuk membangkitkan kembali umat Islam yang telah dilanda kemunduran, dengan ide-ide pembaruannya. Untuk merealisasikan apa yang ada di pikirannya dalam rangka memperbaiki umat Islam, Muhammad Abduh menempuh tiga jalur perjuangan, yaitu pada bidang pendidikan dengan cara dengan mereformasi al Jami al Azhar sebagai pusat lembaga pendidikan termasyur saat itu; bidang keagamaan, dengan mengupayakan penyesuaian ajaran Islam dengan kondisi dan situasi zaman dengan cara reinterpretasi ajaran Islam, karena itulah menurutnya pintu ijtihad perlu dibuka kembali; dan bidang ketatanegaraan (Politik). Dalam bidang ketatanegaraan ini Muhammad Abduh berpendapat bahwa kekuasaan negara haruslah dibatasi. Di zamannya, Mesir sudah mempunyai konstitusi sendiri dan usahanya di waktu itu tertuju pada membangkitkan kesadaran rakyat akan hak hak mereka.
Kata kunci :taassub, pembaruan, pendidika
Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Washaya Al-Aba’ Li Al-Abna Karya Muhammad Syakir Al-Iskandari
This research aims to identify the character education values contained in the book Washaya al-Aba' li al-Abna Muhammad Syakir and the role of his opinion on the richness of character education values. It is hoped that this research can be used as a source or reference in efforts to develop education and character as a whole, especially character education according to Islam. It can also be used as a reference to facilitate understanding of character education and as a reference for relevant research in the future. This research method is qualitative and uses a narrative biography method. By using a descriptive presentation approach, this autobiography of the character's thoughts combines the ideas of character education from his work. Library research, or library research, is a research method that involves books, articles, notes and electronic media. with primary sources from the book Washaya al Aba Li al-Abna and secondary sources from study books. In this research, data collection was carried out through the documentation method, which includes searching for data through variables such as notes, books, and articles, among others. The author used a content analysis study to analyze the data; they analyzed the data textually based on the contents of the book. The research results show that the book Washaya al Aba Li al-Abna contains 17 educational character values, divided into two categories: 10 character values fall into the moral category and 7 character values fall into the performance category. Faith and piety, love and obedience to the Messenger of Allah, respect for parents, respect for teachers, truth or honesty, nobility or self-respect, patience, sincerity and a simple life are moral characters. Performance characteristics also include trust, discipline, hard work, never giving up, love of the country, interest in reading or literacy knowledge, and concern for the environment
Biography of Muhammad Baba
Ce manuscrit est une biographie du savant islamique Muhammad Baba du village de Doumga, au Sénégal. Elle fait partie d'une série de biographies que l'auteur a écrites sur les dirigeants islamiques en Afrique de l'Ouest.This manuscript is a biography of Islamic scholarMuhammad Baba of the village of Doumga, in Senegal. It is one of a series of biographies that the author has written about Islamic leaders in West Africa
Some Letters by Muhammad al-Ghāli Ba
Ce manuscrit comprend des correspondances et un article. Les correspondances étaient destinées à plusieurs personnes. L'article a été réécrit lorsque l'auteur, Muhammad al-Ghali, travaillait à la radio nationale mauritanienne. L'article traite de la situation politique de la Mauritanie dans les années 80. Il discute des relations entre les partis politiques existants en Mauritanie.This manuscript includes correspondences and one article. The correspondences had been destined to several people. The article was written back when the author, Muhammad al-Ghali, was working at Mauritania' s National Radio. The article addresses the political situation of Mauritania in the 1980s. It discusses the relationship between the existing political parties in Mauritanian
Hydraulic simulations to evaluate and predict design and operation of the Chashma Right Bank Canal
Irrigation systems / Irrigation canals / Flow control / Velocity / Canal regulation techniques / Hydraulics / Simulation models / Design / Operations / Crop-based irrigation / Distributary canals / Water delivery / Policy / Protective irrigation / Water allocation / Water requirements / Sedimentation / Water distribution / Equity / Water conveyance / Pakistan / Chashma Right Bank Canal
Problematika Pembelajaran Nahwu Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Arab di Lembaga Pendidikan Indonesia
Bahasa Arab menjadi instrumen pembelajaran utama, khususnya dalam memahami sumber-sumber utama ajaran Islam. Nilai kesusastraannya yang tinggi dan statusnya sebagai bahasa Al-Quran, menambah nilai lebih bahasa Arab daripada bahasa yang lainnya, khususnya bagi umat Islam. Bahasa Arab tidak dapat dipahami tanpa pemahaman yang mendalam tentang ilmu nahwu. Dalam pembelajaran bahasa Arab terdapat empat keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menyimak (maharah al-istima’), berbicara (maharah al-kalam), membaca (maharah al-qira’ah) dan kemahiran menulis (maharah al-kitabah). Untuk menguasai keempat keterampilan di atas mutlak diperlukan ilmu nahwu. Melihat posisi strategis nahwu dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab, maka Pembelajaran nahwu menjadi bagian dari ilmu pengetahuan yang sangat penting untuk dipelajari di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apa saja problematika dalam pembelajaran nahwu di Madrasah Aliyah Negeri 2 program keagamaan (MAN-PK) Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data adalah pendidik ilmu nahwu dan peserta didik Program Keagamaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data berupa kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran nahwu di Program Keagamaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda ada tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun problematika pembelajaran nahwu di Program Keagamaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Samarinda terdiri dari beberapa faktor yakni faktor peserta didik berupa perbedaan latar belakang pendidikan dan kurangnya minat belajar peserta didik, berikutnya dari faktor pendidik yaitu karena rendahnya profesionalisme guru, sedangkan faktor bahan ajar yaitu kitab yang digunakan tidak tuntas dipelajari dan faktor waktu belajar yang sangat terbatas
- …
