358 research outputs found

    TINJAUAN YURIDIS PERCERAIAN LIAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG N0. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

    No full text
    TINJAUAN YURIDIS PERCERAIAN LI’AN MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG N0. 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN Zainal Muttaqin 110110080080 ABSTRAK Perceraian Li’an dilakukan oleh suami dengan menyatakan bahwa atas nama Allah ia bersumpah, bahwa istrinya telah berbuat zina. Sumpah itu dinyatakan sebanyak 4 (empat) kali oleh suami, dan pada sumpah kelima suami menyatakan siap menerima laknat Allah jika ia berbohong. Demikian sebaliknya, istri juga dapat melakukan sumpah balik bahwa atas nama Allah ia bersumpah bahwa ia tidak berbuat zina. Perceraian lian di dalam Undang-undang Nomor. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, tidak begitu mengatur mengenai Perceraian lian sedangkan dalam hukum Islam mengatur secara rinci mengenai Perceraian lian. Penelitian ini untuk mengetahui Status dan keabsahan dan kepastian mengenai akibat hukum karena Perceraian li’an. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, yaitu penelitian yang menekankan pada norma hukum, di samping juga berusaha menelaah kaidah-kaidah hukum yang berlaku dimasyarakat. Spesifikasi dalam penelitian adalah deskriptif analitis, yaitu menggambarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif yang menyangkut permasalahan yang akan dibahas. Dengan memaparkan data yang telah diperoleh sebagaimana adanya, yang kemudian dilakukan analisis yang menghasilkan beberapa simpulan. Dalam metode analitis data dipergunakan analitis normatif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Status dan keabsahan perceraian li’an menurut hukum Islam adalah ketika suami mengucapkan sumpah li’an dan isteri juga mengucapkan sumpah untuk membantah tuduhan suami, sumpah tersebut merupakan satu kesatuan sehingga harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Akibat hukum apabila sumpah li’an telah dilakukan oleh kedua belah pihak maka status suami dan isteri yang putus untuk selama-lamanya, dan diharamkan untuk rujuk kembali. Saran dari penelitian ini adalah Pemerintah hendaknya menyempurnakan Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan karena di dalam undang-undang tersebut tidak menyebutkan secara jelas peraturan tentang tata cara perceraian li’an dan akibat hukum dari perceraian lian adalah laknat Allah maka perlu dicermati dengan seksama dalam menempuh perceraian li’an, agar perceraian li’an tidak sewenang-wenang dimanfaatkan oleh salah satu pihak

    PERANCANGAN APLIKASI ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) PADA INSTALASI RAWAT INAP BERBASIS WEB

    No full text
    Pelayanan medik dewasa ini membutuhkan sistem yang lebih efektif dan efisien, baik dalam penggunaan waktu, tenaga maupun sarana. Dalam pengelolaan rekam medik, kenyataan masih umumnya penggunaan rekam medik manual yang dinilai tak lagi andal menangani data medik melahirkan ide konversi rekam medik manual kertas ke rekam medik elektronik karena efektivitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan menciptakan aplikasi rekam medik elektronik yang lebih dikenal sebagai EMR (Electronic Medical Record) dari rekam medik kertas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Ananda Salatiga. Rekam medik elektronik dirancang dengan membuat form-form isian catatan-catatan medik dalam proses perawatan pasien selama dirawat. Data-data medik ini kemudian disimpan dalam basis data sistem dan dikelola secara digital. Setiap kali pengisian data medik pada form-form tertentu, sistem akan menghasilkan kode yang membawa informasi khusus. Pada akhirnya, sistem akan menghasilkan deret kode ICD (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems) dari kode-kode yang dihasilkan pada pengisian form-form catatan medik. Deretan kode-kode ini mampu menggambarkan perkembangan kondisi pasien dan penanganan medik yang diberikan selama perawatan. Data-data medik yang tersimpan dapat ditampilkan kembali dalam bentuk catatan medik digital. Kata kunci: rekam medik, rawat inap, EMR, IC

    PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI KELAS XI IPS SMAN 2 SENTAJO RAYA

    No full text
    ZAINAL MUTTAQIN(2024) : PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI KELAS XI IPS SMAN 2 SENTAJO RAYA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Penggunaan Aplikasi Kahoot Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di Kelas XI IPS SMAN 2 Sentajo Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui metode eksperimen semu ( quasi experimental ) dengan desain Pre-post test. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil deskriptif persentase maka kelas eksperimen memperoleh nilai persentase 85,68% dengan kategori “sangat tinggi”. Sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai persentase 79,13% termasuk kriteria “tinggi”. Hasil analisis regresi linier sederhana dengan persamaan regresi Y = 70,395 + 0,931 X menghasilkan nilai koordinat yang cenderung kearah positif. Perolehan nilai signifikansi adalah 0,001 lebih kecil dari angka 0,05 dan nilai t hitung sebesar 3,923 lebih besar dari t tabel sebesar 1,703. Maka terdapat pengaruh yang ditimbulkan dari variabel X pada variabel Y. Pengaruh antar variabel terbilang signifikan, hal ini sesuai dengan angka koefisien korelasi yang dihasilkan, yakni sebesar 0,603 dan termasuk kategori “kuat”. Kata Kunci : Aplikasi Kahoot, Hasil Belajar Ekonom

    KEARIFAN LOKAL DALAM KUMPULAN CERPEN CELURIT HUJAN PANAS KARYA ZAINUL MUTTAQIN

    No full text
    Kearifan lokal merupakan warisan budaya yang telah berkembang sejak lama, berasal dari pemikiran dan nilai-nilai yang diyakini oleh suatu masyarakat. Kearifan lokal memiliki dua bentuk, yaitu bentuk berwujud dan tidak berwujud. Bentuk kearifan lokal berwujud merupakan bentuk kearifan lokal yang memiliki bentuk nyata berupa benda-benda yang didalamnya tertanam nilai-nilai sosial yang diterapkan oleh daerah tersebut. Bentuk kearifan lokal tidak berwujud merupakan bentuk kearifan lokal yang tidak memiliki bentuk nyata berupa kepercayaan-kepercayaan suatu masyarakat yang didalamnya tertanam nilai-nilai luhur yang dijadikan pedoman oleh masyarakat. Permasalahan yang muncul dari latar belakang adalah bagaimana bentuk kearifan lokal tidak berwujud dan bentuk kearifan berwujud yang terdapat dalam kumpulan cerpen Celurit Hujan Panas Karya Zainal Muttaqin. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kearifan lokal tidak berwujud dan bentuk kearifan berwujud yang terdapat dalam kumpulan cerpen celurit hujan panas karya Zainal Muttaqin Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian yang akan diperlukan oleh peneliti yaitu data yang mengandung bentuk kearifan lokal tidak berwujud dan bentuk kearifan berwujud yang terdapat dalam kumpulan cerpen Celurit Hujan Panas Karya Zainal Muttaqin. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen celurit hujan panas karya Zainal Muttaqin. Waktu Penelitian kurang lebih lebih delapan bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah reduksi data. Instrument dalam penelitian adalah peneliti selaku instrumen utama, dan instrumen bantu berupa tabel pengumpulan data. Hasil analisis data menunjukan bahwa data bentuk kearifan lokal yang ditemukan dalam kumpulan cerpen Celurit Hujan Panas Karya Zainal Muttaqin sebanyak tihapuluh data, yang terdiri dari dua belas bentuk kearifan lokal berwujud dan delapan belas bentuk kearifan lokal tidak berwujud. Dalam penelitian ini hanya berfokus pada lima bentuk kearifan lokal yakni (1) arsitektur, ditemukan satu data, (2) kerajinan tangan tradisional, ditemukan sebelas data, (3) peribahasa, ditemukan lima data (4) mitos, ditemukan tuju data, dan (5) tradisi, ditemukan enam data

    Tax amnesty di Indonesia/ Muttaqin

    No full text
    viii, 135 hal.; 24 cm

    PENGELOLAAN KEGIATAN DAKWAH ROHANI ISLAM (ROHIS) MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 PEKANBARU

    No full text
    ABSTRAK Nama : Zainal Muttaqin Jurusan : Manajemen Dakwah Judul : Pengelolaan Kegiatan Dakwah Oleh Rohani Isalam (Rohis) Man Pekanbaru Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya pemahaman dalam sebuah system pengelolaan kegiatan dakwah disekolah dalam hal ini tidak begitu terlihat pesat perkembanganya sebagai sebuah organisasi ekstrakulikuler disekolah, pembina dan pengurus rohis harus mampu mengelolah kegiatan dakwah artinya adanya konsep kesatuan dalam mengelolah kegiatan dakwah, menarik minat siswa-siswi disekolah ikut serta dalam kepengurusan organisasi Rohis disekolah untuk menenamkan nilai-nilai keislaman dalam diri, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan kegiatan dakwah oleh rohani islam (Rohis) man 3 pekanbaru. Tujuan peneletian ini adalah mengetahui bagaimana pengelolaan kegiatan dakwah oleh rohani islam (Rohis) man 3 pekanbaru. Subjek dalam penelitian ini adalah rohani islam (Rohis) dan objek dalam penelitian ini adalah pembina dan juga pengurus rohani islam (Rohis) man 3 pekanbaru. Informan penelitian ini berjumlah 5 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi teknis analisis data menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan penelusuran data diatas dapat disimpulkan dalam melakukan sebuah pengelolaan kegiatan dakwah oleh rohani islam (Rohis) man 3 pekanbaru. menerapakan fungsi manajemen pertama, adanya perencanaan kegiatan dakwah yang dilakukan dengan cara rapat bersama pembina dan keanggotaan rohani islam (rohis). Kedua, adanya pengorganisasian yang dilakukan kan pengurus rohani islam (Rohis) membuat struktur organisasi dan menempatkan keaggotaan pengurus rohani islam (Rohis) di bidang masing-masing dalam pengelolaan kegiatan dakwah. Ketiga, pelaksanaan kegiatan dakwah menjalankan semua program rohani islam (rohis) mulai dari kegiatan dakwah harian, mingguan, serta bulanan. Keempat, pengawasan yang dilakukan dengan cara musyawarah bersama pengurus rohani islam (Rohis) dan juga pembina mengevaluasi dimana letak kekurangan dan kelebihan dalam pelaksanaan kegiatan dakwah oleh Rohani Islam (Rohis) man 3 pekanbaru. Kata kunci : Pengelolaan, Kegiatan Dakwah, Rohani Islam Man 3 Pekanbar

    Tax amnesty di Indonesia/ Muttaqin

    No full text
    viii, 135 hal.; 24 cm

    Tax amnesty di Indonesia/ Muttaqin

    No full text
    viii, 135 hal.; 24 cm

    Persepsi Pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin Terhadap Sistem Bunga pada Bank Konvensional dan Sistem Bagi Hasil pada Bank Syariah

    No full text
    M. Zainal Muttaqin, 2016. Persepsi Pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin Terhadap Sistem Bunga pada Bank Konvensional dan Sistem Bagi Hasil pada Bank Syariah. Skripsi, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) H.Badrian, S.Ag.,M.Ag, (II) Pati Matu Jahra, S.Ag., MSI Kata Kunci: Persepsi, Bank Konvensional, Bank Syariah, Pedagang Pasar Penelitian ini mengemukakan tentang persepsi pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terhadap sistem bunga pada bank konvensional dan sistem bagi hasil pada bank syariah, dengan rumusan masalah, yaitu bagaimana pengetahuan pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terhadap sistem bunga pada bank konvensional dan sistem bagi hasil pada bank syariah. Dan bagaimana persepsi pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terhadap sistem bunga pada bank konvensional dan sistem bagi hasil pada bank syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan persepsi pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terhadap sistem bunga pada bank konvensional dan sistem bagi hasil pada bank syariah. Subjek dalam penelitian ini adalah pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah tentang persepsi pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terhadap sistem bunga pada bank konvensional dan sistem bagi hasil pada bank syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data yang di dalam penelitian ini adalah observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terhadap sistem bunga pada bank konvensional dan sistem bagi hasil pada bank syariah keduanya sama-sama menggunakan bunga bank walaupun bank syariah itu dikatakan bank yang menggunakan prinsip-prinsip syariah sesuai dengan ajaran agama tetapi bank itu juga menggunakan bunga, dan bunga bank itu termasuk riba, sedangkan riba itu dilarang oleh ajaran agama
    corecore