1,720,964 research outputs found
PENERAPAN HAK EX OFFICIO HAKIM DALAM KASUS SENGKETA WARIS DI PENGADILAN AGAMA BOJONEGORO (STUDI KASUS NO PERKARA 1707/Pdt.G/2023/PABJN)
Kasus perkara No. 1707/Pdt.G/2023/PA.BJN adalah kasus terkait sengketa waris, dalam kasus ini ada ahli waris yang merasa tidak mendapatkan hak miliknya. Sedangkan harta waris tersebut telah dibagi sebelum para pewaris (orang tua) meninggal dunia. Seluruh harta telah dihibahkan kepada para ahli waris semasa orang tua masih hidup. Namun setelah sepeninggalan kedua orang tuanya ada salah satu objek harta waris yang dipermasalahkan. Dengan adanya kasus ini hakim memiliki kewenangan dan memberikan putusan kepada para pihak yaitu penerapan ex officio. Rumusan masalah dari penelitian ini meliputi bagaimana kewenangan hakim dalam memutuskan suatu perkara di Pengadilan Agama Bojonegoro, bagaimana penerapan dan batasan ex officio hakim di Pengadilan Agama Bojonegoro, dan bagaimana penerapan hak ex officio hakim pada kasus perkara No. 1707/Pdt.G/2023/PA.BJN.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kewenangan hakim dalam memutuskan suatu perkara, untuk mengetahui sejauh mana penerapan dan batasan hak ex officio hakim, serta untuk mengetahui dan memahami penerapan hak ex officio hakim pada kasus perkara No. 1707/Pdt.G/2023/PA.BJN.
Adapun jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (fild research) dengan metode deskriptif kualitatif. Dengan cara wawancara,yaitu dengan narasumber Ainur Rofiq, Abd Gani dan Bayu Endragupta, serta observasi maupun dokumentasi. Penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitiam dan pemahaman berdasarkan pada metode yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia.
Dari penelitian ini dapat disimpulakan bahwa kewenangan hakim dalam memutuskan suatu perkara diantranya hakim diwajibkan meggali, memutuskan perkara, memimpin persidangan, serta mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. Penerapan dan batasan hak ex officio hanya untuk nafkah iddah dan nafkah mut''ah saja, namun dalam perkembangannya hakim Pengadilan Agama Bojonegoro tidak haya menerapkan ex officio pada kasus cerai talak saja, melainkan seperti kasus sengketa waris. Penerapan ex officio pada kasus perkara No. 1707/Pdt.G/2023/PA.BJN terkait sengketa waris penggunaannya terletak pada penolakan pembagian harta hibah menjadi waris yang bertujuan untuk melindungu hak-hak ahli waris lainnya
Review Study: A Comparison of Carbon Reserves in Peat Soil and Mangrove Soil
Pemanasan global (global warming) merupakan salah satu bahasan penting yang menjadi perhatian banyak pihak di seluruh dunia. Salah satu upaya penurunan emisi karbon dapat dilakukan dengan pengurangan emisi karbon. Tanah merupakan salah satu penyimpan karbon terbesar dalam ekosistem daratan. Dari berbagai macam jenis tanah, terdapat beberapa tanah yang mampu menyerap dan menyimpan karbon dengan baik, salah satunya seperti Tanah Gambut dan Tanah Mangrove. Tujuan dari penelitian ini dibuat adalah untuk mengetahui seberapa banyak dan besar perbedaan cadangan karbon dari kedua jenis tanah tersebut, Metode yang digunakan berupa literatur review dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, artikel ilmiah, dokumentasi, internet, maupun kepustakaan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadangan karbon pada tanah Gambut berkisar antara 1.172- 9.055,922 ton/ha-1. Sedangkan cadangan karbon pada tanah mangrove berkisar antara 163,08 - 2.561,90 ton/ha. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanah gambut lebih mampu menyimpan cadangan karbon dengan kapasitas lebih tinggi dibandingkan dengan tanah mangrove. Namun hal ini dapat juga ditentukan oleh beberapa faktor lain.
Kata kunci: Tanah, Tanah Gambut, Tanah Mangrove, Cadangan KarbonGlobal warming is one of the important topics that concern many parties around the world. One of the efforts to reduce carbon emissions can be done by reducing carbon emissions. Soil is one of the largest carbon stores in terrestrial ecosystems. Of the various types of soil, there are several soils that are able to absorb and store carbon well, one of which is peat soil and mangrove soil. The purpose of this study was to find out how much and how big the difference in carbon stocks from the two types of soil. The method used was in the form of literature reviews from various sources such as journals, books, scientific articles, documentation, internet, and other literature. The results showed that the carbon stock in peat soil ranged from 1,172-9,055,922 tons/ha-1. Meanwhile, the carbon stock in mangrove soils ranged from 163.08 - 2,561.90 tons/ha. So it can be concluded that peat soil is better able to store carbon stocks with ahigher capacity than mangrove soil. However, this can also be determined by several other factors.
Keywords: Carbon Stock, Soil, Peat Soil, Mangrove Soi
Identifikasi Diospyros sp. (Ebenaceae) asal Sumatra koleksi Kebun Raya Bogor berdasarkan karakter morfologi dan molekuler
Diospyros merupakan genus tumbuhan yang terdaftar dalam IUCN Red List of Threatened Species sebagai tumbuhan terancam (threatened) dan rentan (vulnerable) serta harus dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor:P.57/MENHUT-II/2008. Koleksi Diospyros sp. yang belum banyak teridentifikasi di Kebun Raya Bogor berasal dari wilayah Sumatra dan diduga berpotensi sebagai jenis baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Diospyros sp. asal Sumatra koleksi Kebun Raya Bogor berdasarkan pendekatan secara morfologi dan molekuler. Tahapan penelitian yang dilakukan berupa pengambilan sampel, pengamatan karakter morfologi, ektraksi DNA menggunakan KIT GeneJET Plant Genomic DNA Purification Mini Kit K0971 (Thermo scientific), amplifikasi menggunakan region ITS, elektroforesis, visualisasi hasil elektroforesis, dan analisis data hasil sekuensing.
Hasil pendekatan morfologi menunjukkan sampel LZ05 memiliki ciri khusus yang sama dengan dengan Diospyros ferrea (Wild.) Bakh. dan sampel LZ08 memiliki ciri khusus yang sama dengan Diospyros sumatrana Miq. var. decipiens (Clarke) Bakh. asal Malay penn. Hasil pendekatan molekuler menunjukkan karakter sekuen sampel LZ05 memiliki panjang 616 bp dan sampel LZ08 memiliki panjang 877 bp. Analisis filogenetik menujukkan sampel LZ05 berkerabat dekat dengan Diospyros stigrosa dengan nilai boostrap 98% dan sampel LZ08 berkerabat dekat dengan Diospyros philippensis, Diospyros rubra dan Diospyros maclurei dengan nilai boostrap 99%. Karakteristik sekuen ITS sampel LZ05&LZ08 mengandung banyak basa C dan G sesuai dengan komposisi nukleotida sekuen ITS. Hasil pendekatan secara morfologi lebih meyakinkan dibanding pendekatan secara molekuler. Hal ini dikarenakan kurangnya data pembanding di genbank NCBI sehingga pendekatan molekuler tidak memenuhi syarat dalam identifikasi.
ABSTRACT:
Diospyros is a plant genus registered on the IUCN Red List of Threatened Species as threatened and vulnerable and must be protected based on Minister of Forestry Regulation Number: P.57/MENHUT-II/2008. Collection of Diospyros sp. which has not been identified in the Bogor Botanical Gardens originates from the Sumatra region and is suspected as a potential new species. This study aims to identify Diospyros sp. from Sumatra, the collection of the Bogor Botanical Gardens based on morphological and molecular approaches. The stages of the research were sampling, observation of morphological characters, DNA extraction using the GeneJET Plant Genomic DNA Purification Mini Kit K0971 (Thermo Scientific), amplification using the ITS region, electrophoresis, visualization of electrophoretic results, and analysis of sequencing data.
The results of the morphological approach showed that the LZ05 sample had the same special characteristics as Diospyros ferrea (Wild.) Bakh. and sample LZ08 has the same special characteristics as Diospyros sumatrana Miq. var. decipiens (Clarke) Bakh. from Malay Penn. The results of the molecular approach show that the character sequence of sample LZ05 has a length of 616 bp and sample LZ08 has a length of 877 bp. Phylogenetic analysis showed that sample LZ05 is closely related to Diospyros stigrosa with a bootstrap value of 98% and sample LZ08 is closely related to Diospyros philippensis, Diospyros rubra and Diospyros maclurei with a bootstrap value of 99%. Characteristics of the ITS sequence of samples LZ05&LZ08 contain many C and G bases according to the nucleotide composition of the ITS sequence. The results of the morphological approach are more convincing than the molecular approach. This is due to the lack of comparative data in the NCBI GenBank so the molecular approach does not meet the requirements for identification
PERAN MADRASAH DINIYAH DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN BERIBADAH SANTRI (STUDI KASUS DI MADRASAH DINIYAH TAMBIHUL MUTA’ALIMIN DESA NGURUAN KECAMATAN SOKO KABUPATEN TUBAN)
Skripsi ini membahas tentang peran Madrasah diniyah dalam menumbuhkan kesadaran beribadah santri. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya asumsi masyarakat zaman modern bahwa keunggulan akademis lebih membanggakan dan lebih menjanjikan untuk kehidupan kelak dibanding kesadaran beribadah yang lahir dari kesadaran beragama Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Madrasah diniyah dalam menumbuhkan keasadaran beribadah santri, dengan sub focus masalah 1. Bagaimana upaya Madrasah diniyah Tambihul Muta’alimin dalam menumbuhkan kesadaran beribadah santri? 2. Bagaimana realitas kesadaran beribadah di Madrasah diniyah Tambihul Muta’alimin? 3. Bagaimana hambatan Madrasah diniyah Tambihul Muta’alimin dalam menumbuhkan kesadaran beribadah santri?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologis, pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini adalah Kepala Madrasah diniyah, para asatidz/guru, santri, wali santri, dokumentasi tentang atau yang terdapat di Madrasah diniyah Tambihul Muta’alimin. Dalam menganalisi data penulis menggunakan tekhnik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dan dalam mengecek keabsahan data penulis menggunakan tekhnik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran Madrasah diniyah dalam menumbuhkan kesadaran beribadah santri, diantaranya: a) Madrasah diniyah memberikan aktivitas positif terhadap santri, b) Madrasah diniyah membekali pendidikan agama Islam yang tidak diajarkan di lembaga formal. (2) Realitas kesadaran beribadah santri di madrasah diniyah Tambihul Muta’alimin ialah, a) santri dengan tingkat kesadaran beribadah yang tinggi, b) santri dengan kesadaran yang cukup, 3) santri dengan tingkat kesadaran yang rendah. (3) peluang dan Hambatan Madrasah diniyah dalam menumbuhkan kesadaran beribadah santri diantaranya: a) karakter santri yang berbeda, b) Terlalu banyaknya jumlah santri, c) factor keluarga c) kedisiplinan guru. Untuk menumbuhkan kesadaran beribadah salat para santri perlu mendapat perhatian dan pengawasan dari berbagai pihak dalam hal ini orang tua, guru, dan masyarakat. Sebab anak adalah amanah dari Allah yang wajib dijaga agar fitrah seorang anak tetap terpelihara sehingga akan melahirkan para intelektual muda yang tetap mencerminkan nilai-nilai Islam. Kaitannya dengan penelitian ini, mereka akan memiliki kesadaran beribadah salat yang baik dan terus ditingkatkan sebab keimanan seseorang tersebut bisa bertambah dan berkurang
INOVASI PUBLIC RELATION MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL KEKINIAN
Tujuan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah : (1) Mengetahui implementasi pemanfaatan media sosial dalam inovasi public relation dalam upaya meningkatkan eksistensi MA al-Amiriyyah Blokagung; (2) Mengetahui faktor-faktor dalam inovasi public relations guna meningkatkan eksistensi MA al-Amiriyyah Blokagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi public relations melalui pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan eksistensi MA al-Amiriyyah Blokagung tahap pertama ialah perencanaan, yang mana dalam perencanaan tersebut meliputi (1) Musyawarah wakil kepala humas dan pengelola media sosial (2) Perancangan pengelolaan media sosial MA al-Amiriyyah Blokagung, tahap kedua ada pengorganisasian yang di dalamnya meliputi (1) Perekrutan tim pengelola penanggung jawab media sosial (2) Penetapan tanggung jawab terhadap tim pengelola (3) Pembinaan terhadap pengelola media sosial, tahap ketiga yakni pelaksanaan yang mana didalamnya meliputi (1) Mengaktifkan media sosial MA al-Amiriyyah Blokagung yang masih minim dikenal publik (2) Melaksanakan pengelolaan pemanfaatan media sosial, dan tahap terakhir yakni evaluasi yang di dalamnya terdapat (1) Rapat evaluasi pemanfaatan media sosial (2) Laporan pengelolaan media sosial
Pengembangan Model Pendidikan Karakter Pada Pesantren Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan
Abstrak:
Pendidikan di pondok pesantren merupakan pendidikan berbasis agama, Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan merupakan Pesantren Berbasis Multikultural yang memiliki model pendidikan yang sangat banyak, diantaranya model pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini mengetahui implementasi pendidikan karakter dengan metode kualitatif, menggunakan SEM dengan hasil bahwa Keterlibatan orangtua, dukungan teman sebaya, dan dukungan guru, baik secara simultan maupun parsial, berpengaruh positif terhadap religiusitas dalam model pendidikan karakter pada pesantren berbasis multikultural, ponpes Ngalah Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Keterlibatan orangtua, dukungan teman sebaya, dukungan guru, dan religiusitas secara simultan berpengaruh positif terhadap pendidikan karakter dalam model pendidikan karakter pada pesantren berbasis multikultural, ponpes Ngalah Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Akan tetapi, secara parsial dukungan guru terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap pendidikan karakter.
Kata Kunci: Model Pendidikan Karakter, Pesantren, Multikultural.
Abstract:
Education in Islamic boarding schools is a religion-based education, Pondok Pesantren Ngalah Purwosari Pasuruan is a Multicultural-Based Islamic Boarding School which has very many educational models, so is the character education model. The purpose of this study discusses how to create characters using qualitative methods, using SEM with the results of research on how to support, support peers, and support teachers, both simultaneously and partially, positively support religiosity in the character education model of the boarding school based on multiculturalism, Islamic Boarding Schools Ngalah Purwosari, Pasuruan Regency. On the basis of assistance, peer support, teacher support, and simultaneous support support positive character education in the character education model of a multicultural-based boarding school, Ngalah Purwosari Islamic Boarding School, Pasuruan Regency. However, the partial support of teachers proved to be not significant support for character education.
Keywords : Character Education Model, Islamic Boarding School, Multicultura
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
