1,721,065 research outputs found

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika Operasi Perkalian dan Pembagian melalui Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas IV SD 3 Ngembalrejo

    Full text link
    Zahro’, Fatimatuz. 2014. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Operasi Perkalian dan Pembagian melalui Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas IV SD 3 Ngembalrejo. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pembimbing: (i) Drs. Susilo Rahardjo, M.Pd., (ii) Eka Zuliana, S.Pd, M.Pd. Kata-kata kunci: Hasil Belajar Matematika, Operasi Perkalian dan Pembagian, Problem Based Learning. Penelitian ini dilatarbelakangi hasil belajar matematika siswa yang rendah. Proses pembelajaran yang dilakukan guru masih bersifat konvensional, guru lebih sering menggunakan metode ceramah sehingga siswa hanya mendengar penjelasan dari guru dan siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Salah satu tujuan mata pelajaran matematika adalah agar siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah. Mengingat pentingnya mata pelajaran matematika berkaitan dengan tujuan pembelajaran matematika yang termuat dalam standar isi, maka diperlukan adanya suatu model pembelajaran model pembelajaran yang menggunakan masalah dalam proses pembelajarannya dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan dapat meningkatkan hasil belajar. Problem Based Learning adalah salah satu model pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan siswa memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika operasi perkalian dan pembagian pada siswa kelas IV SD 3 Ngembalrejo dengan digunakannya model Problem Based Learning. Hasil belajar matematika merupakan perubahan perilaku atau kemampuan yang diperoleh dari pengalaman belajar matematika atau latihan maupun interaksi individu dengan lingkungannya yang merupakan kecakapan matematika siswa yang diukur dengan menggunakan tes. Problem Based Learning adalah suatu model pembelajaran yang dirancang dan dikembangkan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik memecahkan masalah. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IV SD 3 Ngembalrejo dengan subjek penelitian ini adalah 10 siswa. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar klasikal dan ketuntasan hasil belajar matematika siswa pada materi operasi perkalian dan pembagian yang cukup signifikan antara sebelum diadakan penelitian 60,3 (40%), siklus I 69,8 (60%), dan siklus II 77,9 (80%), didukung dengan peningkatan aktivitas belajar matematika siswa dari rata-rata siklus I 2,52 menjadi 2,97 di siklus II. Pengelolaan pembelajaran Problem Based Learning juga mengalami peningkatan rata-rata siklus I 2,59 menjadi 3,21 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi perkalian dan pembagian pada siswa kelas IV SD 3 Ngembalrejo. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan: Dalam menyampaikan contoh permasalahan nyata sebaiknya guru memperhatikan siswa agar dapat memposisikan dirinya pada permasalahan. Guru sebagai fasilitator hendaknya membimbing siswa memahami masalah. Guru hendaknya membangkitkan minat belajar siswa, memotivasi siswa dengan bertanya jawab dan menekankan kepada seluruh siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Siswa hendaknya aktif pada proses pembelajaran dan memperhatikan apa yang disampaikan guru, dapat memposisikan saat bergurau dan saat serius dalam kegiatan belajar

    ANALYSIS OF LEARNING MEDIA USED IN ARABIC LANGUAGE SUBJECTS IN MADRASAH

    Full text link
    The aim of this research is to determine the various uses of Arabic language learning media at the Madrasah Ibtida'iyah level which will later influence the 4 competencies that students must achieve, namely listening (istima'), speaking (kalam), reading (qiro'ah) skills. and writing (kitabah). The methodology used by the author in this research is a qualitative approach with data collection methods through interviews and observation. The results of this research show that; 1). The Arabic language learning media owned by Madrasah Ibtida'iyah Raudlatul Hasaniyah include: picture vocabulary cards, spinning wheels, styrofoam puzzles, smart snakes and ladders media, smart dice, and Arabic songs. 2). The use of Arabic learning media at MI Raudlatul Hasaniyah varies greatly, such as: adjusting learning objectives, teaching materials, learning methods used, and the use of learning media varies according to students' needs and conditions, thus influencing student understanding which can increase student motivation, reduce Student boredom also improves student memory and increases student creativity in learning

    الواقع الاجتماعي في إعلان شركة زين بالكويت دراسة تحليلية سيميائية عند رولاند بارت

    Full text link
    مستخلص البحث كان الواقع الاجتماعي هو حقيقة اجتماعية أو حدث اجتماعي يحدث في العمل الأدبي. يظهر الواقع الاجتماعي في العمل الأدبي حدثا في العالم الحقيقي الذي يتصور به المؤلف مرة أخرى في التأليف. في عمل الأدبي، يحدث العديد من التفاعلات بين الأفراد الذين يشكلون الحدث. الأحداث بين الأفراد تسبب الأعراض الاجتماعية في العمل الأدبي. العرض هو نتيجة اختراع المؤلف الذي ينتج عن حقيقة مبنية بشكل خيالي. العلاقة بين خيال المؤلف مع ذلك الواقع يظهر الحقيق في العمل الأدبي. الإعلان بعنوان "سيدي الرئيس". يعرض هذا الإعلان شكل الاحتجاج ضد الولايات المتحدة التي فتحت السفارات في القدس كما اعترف بها الفلسطينيون كمنطقة من بلادهم. وقد لمست هذا الإعلان الكثير من قلوب الناس حول الرسالة التي يراها الطفل لقادة العالم الذي يمثل بشخص متشابها لهم، إن الرسالة التي ينقلها الطفل إلى القادة هي أمل السلام العالمي الذي يتناقض مع ما يحدث الآن. نقل هذا الإعلان رسالة مؤثرة وواقعه الذي يحدث الآن ونجح هذا الإعلان عن فتح أعين الجمهور والمستمعين الغناء "سيدي الرئيس". الهدف من هذا البحث لمعرفة شكل الدال والمدلول في إعلان شركة زين بالكويت ومعنى الواقع الاجتماعي في إعلان شركة زين بالكويت. هذا البحث هو البحث الكيفي الوصفي. وطريقة جمع البيانات التي استخدمتها الباحثة في هذا البحث هي طريقة الملاحظة والمشاهدة والكتابة. وحلّلت الباحثة البيانات المجموعة باستخدام طرز التحليل الوصفي عند ميلز وهوبرمان، هي تقليل البيانات، وعرض البيانات، واستنتاج الإنجاز أو التحقق. ونتيجة البحث تدل على الواقع الاجتماعي في إعلان شركة زين بالكويت تتضمن على تسعة المشاهد، وفي كل المشهد تجدها الباحثة عن الدال والمدلول، ومعنى الدلالي ومعنى الضمني، والأسطورة. لاتجدها الباحثة عن معنى الدلالي في المشهد الثالث. ولا تجدها الباحثة عن الأسطورة في المشهد الثامن والتاسع. الواقع الاجتماعي في إعلان رمضان 2018 تحت العنوان "سيدي الرئيس" لشركة زين بالكويت، ينقسم إلى أربعة أقسام، وهي: السلام المجتمعي في فلسطين، واللاجئون السوريون إلى ألمانيا، واللاجئون روهينغيا ميانمار، والأطفال ضحايا النزاعات السورية والفلسطينية والإسرئيلية. ABSTRACT Social reality is a social reality or social event that occurs in a literary work. Social reality in literary works shows an event that occurred in the real world which was re-imagined by the author in a work. In literature, many interactions occur between individuals who form an event. Events between individuals cause social symptoms in literary works. The symptom is the result of an author's invention that results from a reality that is constructed imaginatively. Relations between authors' imaginations with these facts show reality in literary works. Ad titled سيدي الرئيس. This advertisement shows the form of protest against the United States which has opened embassies in Jerusalem, Israel, or Al-Quds as recognized by Palestinians as an area of their country. This ad has touched the hearts of many people about the message shown by young children to world leaders played by someone similar to them. The message that young children convey to leaders is the hope of world peace that contrasts with what is happening now. This advertisement conveyed a touching message and reality that happened at this time and managed to open the eyes of the audience and listeners of the song in this advertisement. The purpose of this study was to determine the form of markers and forms of social reality in the advertising of Zain Kuwait companies. This Research is a descriptive qualitative research. Data collection techniques used in this research are the technique of reading-writing mode. The collected data was analyzed by researcher using descriptive analysis with model analysis of data by Miles and Huberman, namely data reduction, data display and conclusion drawing or verification. The results of this study indicate that there are nine scenes in the advertising of Zain Kuwait company, and in each scene there are signs, denotations of connotations and myths. no denotation was found in the third scene, and no myth in the eighth and ninth scenes was found. The social reality in the advertising of Zain Kuwait companies is divided into four types, namely the peace of the people in Palestine, Syrian Refugees to Germany, Myanmar Rohingya Refugees and children victims of the Syrian, Palestinian and Israeli conflicts. ABSTRAK Realitas sosial adalah kenyataan sosial atau peristiwa sosial yang terjadi secara nyata dalam karya sastra. Realitas sosial dalam karya sastra menunjukkan sebuah peristiwa yang terjadi di dunia nyata yang di imajinasikan kembali oleh pengarang dalam sebuah karya. Dalam karya sastra, banyak terjadi interaksi antar individu yang membentuk suatu peristiwa. Peristiwa antar individu tersebut menimbulkan gejala sosial dalam karya sastra. Gejala tersebut merupakan hasil dari rekaan pengarang yang dihasilkan dari kenyataan yang dikonstruksikan secara imajinatif. Hubungan antar rekaan pengarang dengan kenyataan tersebut yang menunjukkan realitas dalam karya sastra. Iklan yang berjudul سيدي الرئيس. Iklan ini menunjukkan bentuk protes terhadap Amerika Serikat yang telah membuka kedutaan besar di Yerussalem, Israel, atau Al-Quds sebagaimana diakui oleh warga Palestina merupakan daerah negaranya. Iklan ini banyak menyentuh hati masyarakat akan pesan yang ditunjukkan anak kecil kepada para pemimpin dunia yang diperankan oleh seseorang yang mirip dengan mereka. Pesan yang disampaikan anak kecil kepada para pemimpin adalah harapan akan perdamaian dunia yang kontras dengan apa yang terjadi saat ini. Iklan ini menyampaikan pesan mengharukan dan realitas yang terjadi saat ini dan berhasil membuka mata para penonton dan pendengar lagu dalam iklan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk tanda petanda dan bentuk Realitas sosial dalam iklan perusahaan Zain Kuwait. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, tonton dan catat. Data-data yang terkumpul dianalisis oleh peneliti menggunakan analisis deskriptif dengan model analisis data menurut Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada sembilan scene dalam iklan perusahaan Zain Kuwait, dan disetiap scene terdapat tanda petanda, makna denotasi konotasi dan mitos. tidak ditemukan makna denotasi pada scene ketiga, dan tidak ditemukan mitos di scene kedelapan dan kesembilan. Adapun realitas sosial dalam iklan perusahaan Zain Kuwait dibagi menjadi empat macam yaitu perdamaian masyarakat di Palestina, Pengungsi Suriah ke Jerman, Pengungsi Rohingya Myanmar dan anak-anak korban konflik Suriah, Palestina dan Israel

    Fenomena katarsis istri di media sosial perspektif konsep nusyuz: Studi kasus platform Quora tahun 2023

    Full text link
    INDONESIA: Sosial media saat ini merupakan sarana mengekspresikan diri, banyak orang yang mencurahkan hati di sosial media. Mudahnya mengakses media sosial tidak menutup kemungkinan sebagian orang meluapkan keluh kesah. Banyaknya seorang pasangan yang menyebarkan hal-hal yang tidak sepatutnya disebarluaskan seperti permasalahan rumah tangga dan aib suami, parahnya hal tersebut sudah menjadi hal biasa yang ada di masyarakat dan menjadi konsumsi publik. Penyebabnya karena adanya ketidakpuasan terhadap pemenuhan hak dan kewajiban bagi masing-masing pasangan suami istri. Terkadang mereka yang menyebarkan keburukan rumah tangga hanya untuk pemuasan katarsis atau curhat semata atau agar mendapatkan solusi dari beberapa pendapat orang. Tidak sedikit masyarakat yang menggunakan media sosial sebagai peluapan emosi. Hal semacam ini dapat dilakukan oleh siapapun tanpa terkecuali termasuk istri yang mengunggah status tentang keburukan dalam rumah tangga seperti contoh tidak terpenuhinya hak dan kewajiban antara suami istri. Namun, ada beberapa orang yang menyalahgunakan sosial media. Salah satunya para istri yang niatnya curhat tetapi jatuhnya menyebarkan aib suami di sosial media. Abainya hak dan kewajiban seringkali menimbulkan konflik dalam rumah tangga yang biasa disebut dengan nusyuz. Fokus penelitian ini membahas fenomena katarsis istri di media sosial khususnya yang terdapat pada aplikasi quora tahun 2023 yang ditinjau menggunakan konsep nusyuz. Terdapat banyak faktor yang melatarbelakangi istri menyebarkan keburukan suami di media sosial, maka hal ini menarik apabila dikaji lebih mendalam menggunakan konsep nusyuz untuk mengetahui apakah katarsis istri atau tindakan tersebut termasuk kategori nusyuz. Metode pada penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan kontekstual. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data hanya melalui dokumentasi sebab terbatasnya dalam hal melakukan wawancara kepada istri yang melakukan katarsis di media sosial khususnya quora. Nusyuz yang dimaksud pada penelitian ini adalah istri yang menyebarkan keburukan suami di media sosial. Hasil dalam penelitian ini ialah sebagai berikut: (1) Bentuk katarsis istri di Quora dibagi menjadi tiga yaitu perselingkuhan, kurangnya suami meluangkan waktu terhadap keluarga, dan perilaku buruk suami (2) Latar belakang istri melakukan katarsis di Quora dibagi menjadi dua yaitu latar belakang internal meliputi keinginan untuk diakui dan didengar, rasa kesepian, frustasi terhadap hubungan, dan rasa tidak mampu mengendalikan situasi. Sedangkan latar belakang eksternal seorang istri melakukan katarsis di Quora salah satu faktor utamanya ialah lingkungan sosial yang kurang mendukung, seperti keluarga, teman, atau pasangan yang tidak memberikan dukungan emosional yang cukup seperti tekanan sosial dan budaya, pengaruh media dan konten sosial serta ketidakmampuan mendapat dukungan profesional (3) Pada Fiqh al Muyassar bi Dhow al Kitab dijelaskan bahwa dalam rumah tangga harus menjaga rahasia keduanya, tidak merendahkan harga diri dari keduanya jika menyebarkan kejelekan antara suami istri karena akan sangat melukai perasaan salah satu dari keduanya karena apabila salah satu aib tersebar luaskan takutnya tidak dapat rukun kembali. ENGLISH: Social media is currently a means of expressing oneself, many people pour their hearts into social media. The ease of accessing social media does not rule out the possibility that some people will vent their complaints. The number of couples who spread things that should not be disseminated such as domestic problems and husband's disgrace, the worst thing is that it has become a common thing in society and has become public consumption. The reason is because there is dissatisfaction with the fulfillment of rights and obligations for each married couple. Sometimes those who spread the ugliness of the household are only for cathartic gratification or venting or to get solutions from some people's opinions. Not a few people use social media as an emotional outlet. This kind of thing can be done by anyone without exception, including wives who upload status about domestic evils such as examples of non-fulfillment of rights and obligations between husband and wife. However, there are some people who abuse social media. One of them is wives whose intention is to confide but fall to spread the disgrace of their husbands on social media. Neglect of rights and obligations often causes conflicts in the household which is commonly referred to as nusyuz. The focus of this research is to discuss the phenomenon of wife catharsis on social media, especially in the 2023 quora application which is reviewed using the concept of nusyuz. There are many factors behind the wife spreading the ugliness of the husband on social media, so this is interesting if studied more deeply using the concept of nusyuz to find out whether the wife's catharsis or the action is included in the nusyuz category. The method in this study is qualitative descriptive using a contextual approach. The data sources used are primary and secondary data with data collection methods only through documentation because they are limited in terms of conducting interviews with wives who do catharsis on social media, especially quora. The nusyuz referred to in this study is a wife who spreads her husband's ugliness on social media. The results of this study are as follows: (1) The form of wife catharsis on Quora is divided into three, namely infidelity, lack of husband spending time with family, and bad behavior of the husband (2) The background of the wife doing catharsis on Quora is divided into two, namely the internal background includes the desire to be acknowledged and heard, loneliness,frustration with relationships, and inability to control the situation. While the external background of a wife doing catharsis on Quora one of the main factors is a less supportive social environment, such as family, friends, or couples who do not provide sufficient emotional support such as social and cultural pressure, the influence of the media and social content and the inability to receive professional support (3) In Fiqh al Muyassar bi Dhow al Kitab it is explained that in the household must keep the confidentiality of both, Do not lower the self-esteem of the two if you spread ugliness between husband and wife because it will hurt the feelings of one of the two because if one of the disgraces spreads, he is afraid that he will not be able to get along again. ARABIC: إن وسائل ال واصل االج ما ي ال وم هي وس ة ل عبري ن النفس، فاليثري من الناس حيدثون الق وب ة ى وسائل ال واصل االج ما ي. ال تس بعد سهولة الوصول إىل وسائل ال واصل االج ما اح مال أن يقوم بعض األشخاص ابل نف س ن شياواهم. دد األزواج الذين ينشرون أش اء ال ينبغي شرها مثل املشاكل املنزل ة و ار الزوج ، أسوأ شيء أ ه أصبح أمرا شائعا يف اجمل مع وأصبح اس هةكا اما. والسبب هو دم الرضا ن الوفاء ابمقوق والواجبا ليل زوجني. يف بعض األح ان ، ييون أولئك الذين ينشرون قبح األسرة فقط من أجل اإلشباع أو ال نف س أو ل حصول ى ح ول من آراء بعض الناس. ال يوجد دد ق ل من الناس يس خدمون وسائل ال واصل االج ما ي كمنفذ اطفي. ميين ألي شخص الق ام هبذا النوع من األش اء دون اس ثناء ، مبا يف لك الزوجا ال وايت حيم ن حالة حول الشرور املنزل ة مثل أمث ة ى دم الوفاء ابمقوق والواجبا بني الزوج والزوجة. لين جيدون بعض الناس يفرطون إلس خدام وسائل ال واصل االج ما ي. بعضها الزوجا الةيت ينوين ال حدث ن أ فسهن ولين ين هي بنشر ب أزواجهن ى وسائل ال واصل االج ما ي. قصرامقوق والواجبا ي عارض غالبا يف األسرة، وهي النشوز. ويناقش حمور هذا البحث ظاهرة تنف س الزوجة ى وسائل ال واصل االج ما ي وخاصة املوجودة يف تطب ق كورا يف ام ،٢٠٢٣ بنظر النشوز. وامل اخل ف ة حتدث الزوجة لنشر قبح الزوج ى وسائل ال واصل االج ما ي، لذا األمر مثري لةه مام إ ا متت دراس ه بنظر النشوز ملعرفة حديث الزوجة يف وسائل ال واصل االج ما ي شوزا ام ال. املنه يف هذا البحث هو املنه الوصفي الي في ابس خدام املنه الس اقي. ا مبنهج ة س اق ة. ومصادرا جتريب ًيس خدم هذا البحث حبث الب اان املس خدمة هي مصادر ب اان أول ة و الثا وية وجيمع الب اان ب وث ق ألهنااق صر مبقابة زوجا اليت حتديثني يف وسائل ال واصل االج ما ي خصوصا يف موقع القورا. النشوز يف هذه البحث هي شر قبح الزوج ى وسائل ال واصل االج ما ي .الن ائ يف هذه البحث ى النحو ال ايل: )١( تنقسم أشيال تنف س الزوجة ى موقع ك ورا إىل ثةثة، وهي اخل ا ة، و دم قضاء الزوج ا مع األسرة، وس وك الزوج الس ئ ) ً وق ٢( تنقسم خ ف ة الزوجا الةيت حيدث ى موقع ك ورا إىل خ ف ني مها: خ ف ا داخ ة تشمل الرغبة يف أن ي م اال رتاف هبن ومسا هن، والوحدة، واإلحباط من العةقا ، والشعور بعدم القدرة ى الس طرة ى املوقف. أما اخل ف ا اخلارج ة مديث الزوجة ن فسها ى قورا فمنها الب ئة االج ما ة غري الدا مة كاألسرة واألصدقاء والشركاء الذين ال يقدمون الد م العاطفي اليايف مثل الضغوط االج ما ة والثقاف ة وأتثري وسائل اإل ةم واحمل وى االج ما ي و دم القدرة ى امصول ى الد م املهين )٣( جاء يف ك اب فقه امل سر: جيب ى الزوجني يف األسرة أن حيفظا ب نهما وال ينقص من قدرمها إ ا ا شر القب ح بني الزوج والزوجة أل ه يؤ ي ب نهما و جيرح مشا ر أحدمها ألن يف شر أحد ً من دم الع بني خوفا ال وافق ب نهم

    DIRASAH AL HADITS AL IGHTISAL BI FADHLI AL MAR AH

    Full text link
    Skripsi ini merupakan hasil penelitian kepustakaan untuk merespon permasalahan tentang kualitas sanad, matan, dan kehujjahan hadis mandi menggunakan air bekas perempuan riwayat Muslim no. indeks 382 dengan riwayat An Nasa i no. indeks 232. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri kitan Shahih Muslim, dan Sunan An Nasa i dan kemudian dianalisa dengan menggunakan metode Takhrij, I tibar kritik sanad dan matan, serta dalam menyelesaikan pertentangan makna hadis secara dzahir digunakan metode Mukhtaliful Hadis. Penelitian ini menjelaskan tentang kualitas hadis tentang bolehnya mandi menggunakan air bekas perempuan riwayat Muslim berstatus Hasan li Dzatihi, karena terdapat satu Rawi yang ketsiqahannya kurang, dan para ulama berselisih pendapat terkait dengan ketsiqahannya. Sedangkan kualitas hadis riwayat An Nasa i yang menjelaskan tentang larangan mandi bekas orang orang lain dhaif, karena terdapat seorang rawi yang majhul atau tidak jelas yakni pada thabaqat sahabat yang tidak diketahui namanya. Namun, sebagian ulama menshahihkannya karena ketidakjelasan sahabat tersebut tidak menjadi tidak merusak keshahihannya. Oleh karena itu, hadis ini shahih menurut ulama lainnya yang merupakan bagian terendah dalam Maratib as Shahih. Dalam kajian matan, matan hadis tersebut secara lahiriah nampak bertentangan. Namun setelah dikaji, ulama berbeda pendapat, untuk ulama yang mendhaifkan hadis riwayah An Nasa i tersebut mentarjih hadis tersebut dengan hadis riwayah muslim, sedangkan ulama yang menshahihkannya menjamu kedua hadis tersebut, yakni boleh menggunakan air bekas perempuan dengan syarat air sisa yang didalam wadah bukan air mustakmalnya, dan larangan tersebut dimaksudkan sebagai makruh tanzi

    Kakas Bantu Untuk Penentuan Prioritas Test Scenario Berdasarkan UML Activity Diagram

    Full text link
    Pada pengembangan perangkat lunak terdapat tahapan pengujian yang memiliki peranan sangat penting dalam menentukan kualitas dan fungsi perangkat lunak. Tujuan pengujian dilakukan untuk menemukan bug dan kesalahan. Perubahan perangkat lunak secara terus menerus tidak memungkinkan untuk dilakukan pengujian secara keseluruhan. Namun perubahan perangkat lunak seperti logika bisnis, penambahan komponen baru, dan yang lainnya dapat menyebabkan efek karena kesalahan depedensi, propagasi kesalahan, dan kesalahan yang lain. Karena perubahan sistem perangkat lunak baik dari environment, platform, atau menjadi versi yang lebih tinggi harus dilakukan pengujian ulang secara keseluruhan. Untuk menguji sistem secara keseluruhan akan memakan waktu, membutuhkan biaya yang mahal, tidak praktis, dan tidak efisien. Oleh karena itu, untuk menangani masalah pengujian secara keseluruhan maka dibutuhkan pengujian regresi dengan strategi pengujian yang optimal yaitu dengan metode test case prioritization berbasis model. Namun dalam menentukan prioritas test scenario menggunakan test case prioritization dengan perhitungan faktor pembobotan (weighting factors) masih dilakukan secara manual. Perhitungan manual memiliki kelemahan yaitu membutuhkan waktu yang banyak, human resource, dan membutuhkan biaya yang mahal. Sehingga dibutuhkan kakas bantu untuk dapat melakukan perhitungan pada penentuan test scenario secara otomatis. Sistem perhitungan kakas bantu penentuan test scenario ini menyediakan fitur untuk melakukan perhitungan prioritas test scenario pada activity diagram dan menampilkan jalur independen yang menjadi prioritas untuk dilakukan pengujian. Sistem ini menggunakan teknologi C# dan sudah diuji menggunakan whitebox testing pada pengujian unit dan menggunakan metode blackbox testing pada pengujian validasi. Sistem ini melakukan perhitungan penentuan prioritas test scenario 311 kali lebih cepat dibandingkan dengan perhitungan secara manual dan mempunyai tingkat akurasi sebesar 100%

    Analisis kesulitan siswa dalam memecahkan masalah pada materi sistem persamaan linier dua variabel ditinjau dari self directed learning

    No full text
    INDONESIA: Pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika memiliki peran yang penting dikarenakan keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran dapat dinilai berdasarkan dari keberhasilan siswa dalam memecahkan masalah dan menggunakan pemahaman siswa ketika menyelesaikan soal matematika. Faktanya, kemampuan pemecahan siswa di Indonesia belum memenuhi standar jika berdasarkan penilaian dari TIMSS dan PISA. Kemajuan IPTEK juga akan mendorong siswa untuk lebih inovatif dalam lebih mandiri dalam mencari informasi untuk keperluan belajarnya. Kemandirian belajar yang dimaksud adalah inisiatif siswa untuk belajar secara mandiri dengan memahami cara belajar yang efektif dan tujuan belajar, biasa disebut Self directed learning (SDL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa SDL dengan tingkat tinggi, sedang, dan rendah dalam memecahkan masalah pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan subjek pada penelitian ini menggunakan angket SDL sehingg memperoleh 6 subjek yang terdiri dari 2 siswa yang memiliki tingkat kemampuan SDL rendah, 2 siswa yang memiliki tingkat kemampuan SDL sedang, dan 2 siswa yang memiliki tingkat kemampuan SDL tinggi. Adapun teknik pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Analisis keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek SDL rendah dalam memecahkan masalah mengalami kesulitan fakta, konsep, prinsip dan operasi pada semua tahap pemecahan masalah. Subjek SDL sedang mengalami kesulitan fakta, konsep, prinsip dan operasi dalam tahap perencanaan-perubahan (formulation-transformation), implementasi (implementation), evaluasi (evaluation). Sedangkan subjek SDL tinggi mengalami kesulitan fakta, konsep, prinsip dan operasi dalam tahap perencanaan-perubahan (formulation-transformation), dan implementasi (implementation). ENGLISH: Problem solving in mathematics learning has an important role because success in achieving learning objectives can be assessed based on students' success in solving problems and using students' understanding when solving math problems. In fact, students' problem solving skills in Indonesia have not met the standards if based on the assessment of the Trends in Mathematics and Science Study and the Program for International Student Assessment. Advances in science and technology will also encourage students to be more innovative in being more independent in seeking information for their learning needs. The independence of learning in question is the initiative of students to learn independently by understanding effective ways of learning and learning goals, commonly called Self directed learning. This study aims to describe the difficulties of Self directed learning students with high, medium, and low levels in solving problems on the material of the Two-Variable Linear Equation System. This research is a type of description research with a qualitative approach. The subject selection technique in this study used the SDL questionnaire so as to obtain 6 subjects consisting of 2 students who had a low level of SDL ability, 2 students who had a medium level of SDL ability, and 2 students who had a high level of SDL ability. The data collection techniques used in this study used questionnaires, problem solving tests, and interviews. Data validity analysis in this study used triangulation method. The results of this study show that low SDL subjects in solving problems have difficulty with facts, concepts, principles and operations at all stages of problem solving. Moderate SDL subjects had difficulty with facts, concepts, principles and operations in the planning-transformation, implementation, and evaluation stages. While high SDL subjects had difficulty with facts, concepts, principles and operations in the formulation-transformation, and implementation stages. ARABIC: إن حل المشكلات في تعلم الرياضيات له دور مهم لأن النجاح في تحقيق أهداف التعلم يمكن تقييمه بناءً على نجاح الطلاب في حل المشكلات واستخدام فهم الطلاب عند حل مسائل الرياضيات. في الواقع، لم تستوف مهارات حل المشكلات لدى الطلاب في إندونيسيا المعايير المطلوبة إذا ما استندت إلى تقييم دراسة الاتجاهات في الرياضيات والعلوم وبرنامج التقييم الدولي للطلاب. كما أن التقدم في العلوم والتكنولوجيا سيشجع الطلاب على أن يكونوا أكثر ابتكارًا في أن يكونوا أكثر استقلالية في البحث عن المعلومات لتلبية احتياجاتهم التعليمية. وتتمثل استقلالية التعلم المعنية في مبادرة الطلاب للتعلم بشكل مستقل من خلال فهم الطرق الفعالة للتعلم وأهداف التعلم، وهو ما يسمى عادةً بالتعلم الموجه ذاتيًا. تهدف هذه الدراسة إلى وصف الصعوبات التي يواجهها طلبة التعلم الموجه ذاتيًا من ذوي المستويات العالية والمتوسطة والمنخفضة في حل المسائل في مادة نظام المعادلات الخطية ذات المتغيرين. هذا البحث هو نوع من بحوث الوصف ذات المنهج الكيفي. واستخدم أسلوب اختيار الموضوع في هذه الدراسة استبيان نظام المعادلات الخطية ذات المتغيرين للحصول على 6 أشخاص يتألفون من طالبين ذوي مستوى منخفض من القدرة على حل المعادلات الخطية ذات المتغيرين، وطالبين ذوي مستوى متوسط من القدرة على حل المعادلات الخطية، وطالبين ذوي مستوى عالٍ من القدرة على حل المعادلات الخطية ذات المتغيرين. استخدمت تقنيات جمع البيانات المستخدمة في هذه الدراسة استبيانات واختبارات حل المشكلات والمقابلات. استخدم تحليل صحة البيانات في هذه الدراسة أسلوب التثليث في تحليل صحة البيانات. أظهرت نتائج هذه الدراسة أن الأشخاص ذوي القدرة المنخفضة على التعلّم الموجه ذاتيًا في حل المشكلات يواجهون صعوبة في الحقائق والمفاهيم والمبادئ والعمليات في جميع مراحل حل المشكلات. بينما واجه الأشخاص الذين يتسمون بالتعلم الموجه ذاتيًا المعتدل صعوبة في الحقائق والمفاهيم والمبادئ والعمليات في مراحل التخطيط-التحول، والتنفيذ، والتقييم. في حين أن موضوعات التعلّم الموجّه ذاتياً العالية تواجه صعوبة في الحقائق والمفاهيم والمبادئ والعمليات في مراحل الصياغة-التحويل والتنفيذ والتقييم

    PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF NAHDLATUL ULAMA DAN MUHAMMADIYAH

    Full text link
    Interfaith marriage is one of the topics in the realm of family law that is often discussed from time to time. This topic is important to discuss because it still often occurs in a plural society with various dynamics. Many scholars are of the opinion that interfaith marriage is haram or prohibited. This paper focuses on the study of interfaith marriage from the perspectives of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah. Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah are the two most dominant religious organisations in Indonesia. NU is known for its tolerance towards traditions in Indonesia and Muhammadiyah is known for its purification of Islam in the world of education. This research is a library research whose primary data source is the book Bahtsul Masail and Tarjih Muhammadiyah, while secondary sources include books, journals, articles relevant to the topic discussed. The results of this study show that NU and Muhammadiyah forbid interfaith marriage because it will cause harm. NU and Muhammadiyah have different legal foundations. NU based its legal determination on the Qur'an, hadith, and ijma' of scholars, as well as classical books. In addition, the legal istinbath method used by NU is the qauli, ilhaqi, manhaji method. Meanwhile, Muhammadiyah is based on the Qur'an and hadith. The methods used by Muhammadiyah are ijma', qiyas, maslahah mursalah

    EFISIENSI TATA LETAK GUDANG DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DAN FIRST IN FIRST OUT PADA BISNIS TERPAL, SUMBER MULYO SURABAYA

    Full text link
    Banyaknya variasi terpal, termasuk ukuran dan jenisnya, membutuhkan penataan gudang yang hati-hati karena ruang penyimpanan yang terbatas menyebabkan tercampurnya barang-barang tersebut secara tidak disengaja. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana efisiensi penataan tata letak gudang dapat memengaruhi operasional bisnis terpal di Toko Terpal Sumber Mulyo Surabaya dengan menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) dan First In First Out (FIFO). Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi, searching di internet, dan studi perpustakaan. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Hubermen yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penataan tata letak gudang yang terorganisir dengan baik berperan penting dalam memperluas pasar, dengan pemilik usaha menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan penanggung jawab gudang menyoroti tantangan dalam menyesuaikan penataan tata letak gudang dengan variasi jenis dan ukuran terpal serta manajemen ruang yang terbatas. Ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi penataan tata letak gudang dapat meningkatkan kinerja operasional dan mengurangi risiko kerugian dalam bisnis terpal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gudang tersebut kini telah dimodifikasi khusus untuk menyimpan produk terpal dengan menggunakan desain aliran U (U-flow) yang umum digunakan dalam fasilitas gudang. Penataan ini mendukung proses interleaving untuk meningkatkan efisiensi

    ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI “T” USIA 1 BULAN DENGAN PIJAT BAYI DI BPM Hj. TUTIK RIF’ATUN NI’MAH,SST.S.Psi DESA KEBOAN KECAMATAN NGUSIKAN KABUPATEN JOMBANG

    No full text
    Secara ilmiah, pijatan memberi stimulus pada hormon di dalam tubuh, satu substansi yang mengatur fungsi-fungsi seperti nafsu makan, tidur, ingatan dan belajar. Tujuan asuhan ini adalah untuk menjaga kesehatan tubuh bayi,, memperlancar ASI, serta mempererat hubungan ibu dengan bayi, khususnya bayi usia 1bulan. Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir dengan menggunakan pendekatan Asuhan Kebidanan melalui menegement kebidanan Standar Asuhan Kebidanan yang meliputi Pengkajian, Menentukan diagnosa dan masalah kebidanan, intervensi, implementasi, evaluasi, dan pencatatan asuhan kebidanan. Dan juga dengan cara studi kepustakaan, studi pendahuluan dan studi kasus terhadap bayi “ T “ dengan pijat bayi. Hasil asuhan kebidanan yang telah dilakukan terhadap bayi “ T “ usia 1 bulan fisiologis di BPM Hj. Tutik Rif’atun Ni’mah, SST.S.Psi selama 14 hari dapat teratasiyaknibayitidakmudahrewelpadamalamharidanbayisangatpulastidurnya dengan dilakukan pijat bayi denganmenggunakanteknik I LOVE YOU setiap harinya. Kesimpulan yang dapat diambil dari asuan kebidanan yang telah dilakukan pada bayi “ T” usia 1 bulan fisiologis selama 15 menitdalam 14 hari, untuk lebih memaksimalkan tumbuh kembang bayi maka harus dilakukan pijat bayi setiap hari pada pagi hari sebelum mandi, sore hari, dan malam hari sebelum bayi tidur. Kemudian juga diberikan nutrisi yang adekuat. Asuhan kebidanan ini berlangsung tidak terjadi komplikasi, serta hambatan dan berlangsung secara kooperatif serta komprehensif. Bagi peneliti selanjutnya sebaiknya ditingkatkan dengan memperbaiki insterumen yang ada dan bisa mengembangkan metode penelitian yang dipakai menjadi bentuk kolerasi
    corecore