1,720,964 research outputs found

    Kajian Pencemaran Lingkungan Di Sekitar Usaha Peternakan Ayam Petelur Desa Tambaksogra Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas

    No full text
    Usaha peternakan ayam petelur di Indonesia memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan pertanian, memiliki nilai strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein hewani, dan mempunyai peranan dalam memanfaatkan peluang kesempatan kerja. Selain berbagai keuntungan tersebut, usaha peternakan ayam petelur memiliki beberapa dampak negatif terhadap lingkungan seperti pencemaran yang disebabkan oleh limbah peternakan yang tidak dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas sumber air minum secara fisika, kimia dan biologi; persepsi masyarakat tentang peternakan ayam petelur; serta menganalisis hubungan antara kualitas sumber air minum dan persepsi masyarakat di sekitar kandang. Penelitian telah dilakukan pada bulan Februari-Maret 2014 dengan metode survai. Sasaran penelitian adalah masyarakat di sekitar peternakan ayam petelur dengan materi sumber air warga pada jarak 0-600 m dari kandang dengan jumlah sampel sebanyak 42 sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sumur pemukiman warga yang dekat dengan peternakan ayam petelur telah tercemar; persepsi masyarakat tentang keberadaan kandang peternakan ayam petelur yang dekat dengan pemukiman warga adalah negatif, meskipun sebagian warga menerima manfaat dari keberadaan peternakan ayam petelur tersebut. Secara umum, kualitas air sumur pemukiman warga yang dekat dengan peternakan ayam petelur telah tercemar dan masyarakatnya berpersepsi negati

    Analisis Pengaruh Penambahan Senyawa Oksidator KMnO4 Terhadap Kualitas Briket Campuran (Daun Jati dan Arang Bonggol Jagung)

    Get PDF
    Briket campuran (daun jati dan arang bonggol jagung) dapat menjadi bahan bakar alternatif yang mendukung terwujudnya program Green Economy yaitu pengurangan limbah. Selain menggunakan limbah, penambahan bahan kimia juga dapat dilakukan untuk mencari formulasi briket berkualitas baik. Salah satu jenis oksidator yang dapat dipakai sebagai zat aditif pada briket adalah KMnO4. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas briket melalui perlakuan penambahan oksidator KMnO4 pada briket berbahan dasar campuran daun jati dan arang bonggol jagung. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Variabel bebasnya adalah briket campuran (daun jati dan arang bonggol jagung) yang ditambah KMnO4 dengan konsentrasi 0%, 5%, 10%,15%. Untuk perbandingan kompisisi daun jati dan arang bonggol jagung sebesar 2:1. Untuk variabel terikat penelitiannya adalah kualitas briket yang meliputi: waktu pertama api menyala, lama nyala briket hingga menjadi abu, nilai kalor, kadar abu, volatile, dan kadar air. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Semakin besar konsetrat senyawa oksidator KMnO4, maka waktu yang dibutuhkan briket untuk menyala semakin singkat; (2) Semakin tinggi konsetrat senyawa oksidator KMnO4, maka lama pembakaran briket menjadi abu semakin singkat; (3) Briket campuran (daun jati dan arang bonggol jagung) dengan penambahan oksidator KMnO4 dengan semua perlakuan belum memenuhi standar SNI No. 1/6235/2000, karena memiliki nilai kalor < 5000 Kal/gram, tetapi telah memenuhi standar kualitas briket padaPeraturan Menteri ESDM No. 47/2006 yaitu > 4400 Kal/gr pada BK0 dan BK 5; (4) Semakin besar konsentrat oksidator KMnO4 pada perlakuan pembuatan briket camnpuran (daun jati dan arang bonggol jagung), maka kadar airnya semakin rendah; (5) Semakin banyak penambahan senyawa oksidator KMnO4, maka semakin tinggi kadar abu yang dihasilkan. (6). Semakin tinggi konsentrat oksidator KMnO4, semakin menurun kadar volatile briket. Namun, kadar volatil semua briket yang dibuat belum memenuhi standar nasional karena lebih dari 15%

    PENGARUH SONIC BLOOM MENGGUNAKAN MUSIK HARDROCK DAN ASMAUL HUSNA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica rapa var. parachinensis) PADA SISTEM BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER

    No full text
      Salah satu teknologi yang dikembangkan untuk meningkatkan produksi sayuran adalah sonic bloom. Sonic bloom merupakan penerapan teknologi gelombang suara yang diberikan pada tanaman yang dapat meningkatkan pertumbuhannya. Selain itu, dikembangkan pula teknologi aquaponik yang sederhana yaitu budidaya ikan dalam ember. Saat ini belum banyak yang mengembangkan teknologi sonic bloom dengan BUDIKDAMBER. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan penelitian yang menggabungkan keduanya pada tanaman sawi hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemaparan gelombang akuistik dan signifikansi pemaparan musik hardrock dan asmaul husna terhadap pertumbuhan benih sawi hijau yang ditanam dengan sistem budidaya ikan dalam ember. Rancangan penelitian ini diklasifikasikan ke dalam penelitian kuantitatif dengan metode RAL (Rangkaian Acak Lengkap) dengan tiga perlakuan terhadap benih tanaman sawi hijau yaitu musik hardrock, asmaul husna dan tanpa suara. Hasil penelitian menunjukan pemaparan yang diberikan tanpa suara memiliki pertumbuhan paling baik dibandingkan dengan perlakuan musik hardrock dan asmaul husna. Hal ini dimungkinkan karena mengalami interferensi gelombangyang disebabkan suara yang dipantulkan oleh air, sehingga mengubah efektivitas metabolisme sel. Hasil uji ANOVA menunjukan pemaparan pada musik hardrock, asmaul husna, dan tanpa suara tidak menunjukan perbedaan yang signifikan terhadap parameter lebar daun, panjang daun, dan panjang akar. &nbsp

    Analisis Perbandingan Karakteristik Fisik Tepung Terigu, Tepung Tapioka, dan Tepung Mocaf Nuflour sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Tepung MOCAF di Masyarakat

    Get PDF
    Development of MOCAF flour up to now has been quite fast, but the level of public acceptance of MOCAF flour as a substitute for using wheat flour and tapioca is not high. Based on this, the comparative analysis of the physical characteristics of wheat flour, tapioca flour and MOCAF Nuflour flour is very important to carry out, with the aim of the physical characteristics of wheat flour and tapioca flour can be used as a reference in making MOCAF flour to match the flour to be substituted in the food processing process. The analytical method used was density testing and elastic modulus measurement for each type of flour. Based on the results of the research, it was found that the density of flour from the highest was wheat flour (0.525 g/m3), tapioca flour (0.506 g/m3) and mocaf flour (NuFlour) (0.345 g/m3). Whereas for solid density, the highest yields were obtained, namely wheat flour (0.875 g/m3), tapioca flour (0.714 g/m3), and finally mocaf flour (NuFlour) (0.525 g/m3)

    bahasa indonesia

    No full text
    Teknologi sonic bloom merupakan teknologi ramah lingkungan yang menggunakan gelombang suara untuk merangsang pembukaan mulut daun (stomata), sehingga meningkatkan laju dan efisiensi penyerapan nutrisi melalui daun yang bermanfaat bagi tanaman. Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh Teknologi Soonic Bloom Menggunakan Asmaul Husna Terhadap Pertumbuhan Sawi Hijau di Desa Karangsalam Kidul Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui pengaruh bacaan asmaul husna terhadap pertumbuhan benih tanaman sawi hijau; (2) Mengetahui signifikansi bacaan asmaul husna terhadap pertumbuhan benih tanaman sawi hijau. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu (A) Suara Musik Klasik, (B) perlakuan control tanpa suara, dan (C) suara bacaan asmaul husna. Suara yang diberikan memiliki taraf intensitas bunyi sebesar 64,3-73,3 dB. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa : (1) Paparan suara bacaan Asmaul Husna berpengaruh paling tinggi terhadap daya perkecambahan, panjang daun dan lebar daun sawi hijau bila dibandingkan dengan paparan suara music klasik dan tanpa suara. (2) Hasil uji ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada lebar daun sawi hijau dengan perlakuan pemberian suara musik klasik, tanpa suara dan bacaan Asmaul Husna.Sonic bloom is an eco-friendly technology that uses sound waves to stimulate stomata to open which then increases the rate and efficiency of nutrient absorption in the leaves. This research examined the Effect of Soonic Bloom Using Asmaul Husna on the Growth of Mustard Green plants in Karangsalam Kidul Village, Kedungbanteng Sub-district, Banyumas District. This research was intended to: (1) determine the effect of Asmaul Husna reading on the growth of mustard green plants; (2) identify the significance of the Asmaul Husna reading on the growth of mustard green seeds. A completely randomized design (CRD) with three treatments was employed, namely (A) using classical music, (B) silent control treatment, and (C) using Asmaul Husna recording. The sound intensity ranged from 64.3-73.3 dB. The results of this research showed that: (1) exposure to Asmaul Husna reading had the highest effect on the germination process, leaf length and mustard green leaves width of other treatments, (2) the ANOVA test outcome indicated a significant difference in the width of mustard green leaves exposed to classical music compared to the ones exposed to silent treatment and Asmaul Husna reading

    MONITORING WATER LEVEL SISTEM HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT) PADA BUDIDAYA TANAMAN PAPPERMINT (Mentha piperita L.)

    No full text
    Salah satu teknologi teknik pertanian yang dapat mempermudah masalah yang dihadapi petani adalah bercocok tanam dengan hidroponik menggunakan sistem DFT. Dalam sistem DFT air yang dialirkan tidak terus mengalir namun ada yang tertahan dalam pipa instalasi, namun hal tersebut memerlukan perhatian sehingga perlu untuk selalu di monitor agar tanaman tidak terlalu kebanyakan atau kekurangan air. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana cara merancang alat monitoring water level hidroponik sistem DFT pada tanaman peppermint, dan 2) Mengetahui bagaimana hasil dari penggunaan alat monitoring water level hidroponik sistem DFT pada tanaman pappermint tersebut. Penelitian ini dilakukan di Desa Kaliurip, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah terhitung sejak tanggal 1 Juni 2024 hingga 10 Juni 2024. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian riset. Hasil yang diperoleh merupakan hasil pengamatan data yang diperoleh dari alat monitoring water level hidroponik sistem DFT pada tanaman pappermint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ESP32 dengan 4 sensor ultrasonik untuk memonitoring water level hidroponik sistem DFT pada tanaman pappermint terbukti efektif. Data yang konsisten menunjukkan sistem ini dapat diandalkan untuk memantau hidroponik secara sistemastis, dan membantu memastikan kondisi optimal untuk pertumbuhan tanaman pappermint

    Analisis Perbandingan Kualitas Briket Arang Bonggol Jagung dengan Arang Daun Jati

    Get PDF
    AbstraCT[Comparative Analysis of the Quality of Corn Charcoal Briquettes with Teak Leaves Charcoal] This study is a preliminary study that aims to determine the quality of briquettes from different biomass raw materials, namely corncobs and teak leaves. Utilization which is still not maximized from corncobs and teak leaves in the biomass energy field made the initial thought of the study. In addition, both of these raw materials have lignocellulosic contents which are likely to be used as biomass raw materials, especially briquettes. The research method used is an experiment with the research procedure is the manufacture of the two briquettes then the products are analyzed and compared. Both of these raw materials receive the same treatment in the manufacturing process. The composition of the adhesive used is 5% of the main ingredient. The adhesive used is starch. Both briquettes were tested for quality including water content, ash content, volatility, and heating value. The results of testing the water content, ash content, volatile content, the calorific value of corn cobs briquettes and teak leaves charcoal briquettes are, respectively, 3.62% and 5.39% water content; ash content of 4.84% and 3.14%; volatile content of 11.75% and 25.86%; The heating value is 5653.99 cal / g and 7222.95 cal / g. From the results of the analysis, teak leaf charcoal briquettes dominate better quality than corn cobs charcoal briquettes, the water content of teak leaf charcoal briquettes is still higher. When compared with the SNI set value, the two briquettes have met the briquette standards that are suitable to be used as substitutes for alternative fuels.Keywords: Briquette quality; Corn cobs; teak leaves. (Received August 14, 2019; Accepted October 5, 2019; Published October 22, 2019) AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui kualitas briket dari bahan baku biomassa yang berbeda yaitu bonggol jagung dan daun jati. Pemanfaatan yang masih belum maksimal dari bonggol jagung dan daun jati di bidang energi biomassa menjadikan pemikiran awal penelitian. Selain  itu, kedua bahan baku ini mempunyai kandungan ligniselulosa yang berpeluang untuk dijadikan bahan baku biomassa khususnya briket. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan prosedur penelitiannya adalah pembuatan kedua briket kemudian produknya dianalisis dan dibandingkan. Kedua bahan baku ini mendapat perlakuan sama dalam proses pembuatannya. Komposisi perekat yang digunakan sebesar 5% dari bahan utama. Perekat yang digunakan adalah tepung kanji. Kedua briket diuji kualitasnya meliputi kadar air, kadar abu, volatile, dan nilai kalor. Adapun hasil pengujian kadar air, kadar abu, kandungan volatile, nilai kalor dari briket arang bonggol jagung dan briket arang daun jati berturut-turut yaitu, kadar air 3,62% dan 5,39%; kadar abu 4,84% dan 3,14%; kandungan volatile 11,75% dan 25,86%; Nilai kalor 5653,99 kal/g dan 7222,95 kal/g. Dari hasil analisis tersebut, briket arang daun jati mendominasi kualitas yang lebih bagus dibanding dengan briket arang bonggol jagung, kelemahannya kadar air briket arang daun jati masih lebih tinggi. Jika dibandingkan dengan nilai yang telah ditetapkan SNI, kedua briket tersebut telah memenuhi standar briket yang layak digunakan sebagai pengganti bahan bakar alternatif. Kata kunci: Kualitas briket; bonggol jagung; daun jati

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Analisis Kualitas Sensori Ikan Asap Berbahan Bakar Briket Campuran (Arang Bonggol Jagung dan Daun Jati) dan Bahan Bakar Kayu

    Get PDF
    This study aims to analyze the sensory quality of smoked fish using mixed briquette fuel (teak leaves and corncob charcoal) with 5% and 10% adhesives with smoked fish using wood fuel. The wood used for comparison is ruby (soft texture) and mahogany (hard texture). Sensory analysis in this study emphasizes the appearances, colors, smells, tastes and textures of smoked fish. To determine whether there is a significant difference or not of the four treatments on the results of smoking fish,this study use Analysis of Varians (Anova). The results showed that there were significant differences between the four methods of feeding fish using briquette and wood fuel on appearances, colors, smells and textures. The appearance, color and aroma that dominate the specifications of other smoked fish are smoked fish with 10% adhesive briquette fuel treatment. The texture of smoked fish with mahogany wood fuel shows better specifications than asp fish with other treatments. Because there is a significant difference, a further test is carried out using BNJ Test. BNJ Test must be done to find out the distinguishing relationship between samples.à Whereas in the taste test, there was no significant difference from the treatment
    corecore