25 research outputs found
ANALISIS POTENSI ZAKAT MAL PEDAGANG BUAH PASAR PAGI ARENGKA KOTA PEKANBARU
ABSTRAK
Prengki yuranda (2023) “Analisis Potensi Zakat Mal Pedagang Buah Di
Pasar Pagi Arengka Pekanbaru”
Adanya dugaan bahwa Perdagangan di Indonesia memiliki potensi dalam
menghimpun zakat, maka perlu dilakukan diidentifikasi secara ilmiah untuk
memastikan hal tersebut. Perlunya diidentifikasi disebabkan karena memiliki
manfaat sangat besar untuk masyarakat luas, pada khususnya umat Islam.
Rumusan Masalah Bagaimana Potensi Zakat Mal Pedagang Buah? Apa saja faktor
faktor yang mempengaruhi Muzakki dalam membayar zakat mal? Bagaimana
Potensi Zakat Mal Pedagang Buah menurut Ekonomi Syariah? Tujuan penelitian
untuk mengetahui Potensi Zakat Mal Pedagang Buah, untuk mengetahui faktor
faktor yang mempengaruhi Muzakki dalam membayar zakat mal pedagang buah
di Pasar, untuk mengetahui potensi zakat mal pedagang buah menurut Ekonomi
Syariah. Jenis penelitian ini penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif
kualitatif. Penelitian menggunakan jenis data yaitu sekunder dan primer.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling.
Metode penelitian Observasi, wawancara, Dokumentasi. Zakat mal di Pasar Pagi
Arengka memiliki Potensi besar karena dari nilai riil pengumpulan zakat diatas
belum semua muzaki melakukan pembayaran zakat di BAZNAS Kota Pekanbaru.
Muzakki di Pasar Pagi Arengka menunjukkan bahwa pembayaran zakat yang
dilakukan dipengaruhi oleh faktor religiusitas, kepercayaan, dan pendapatan.
Zakat Pedagang Buah dalam perspektif ekonomi Syariah mempunyai potensi
yang signifikan, maka sesungguhnya zakat perlu mendapatkan perhatian yang
lebih sebagaimana urgensi zakat dalam kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci : zakat, potensi zaka
KEKALAHAN PARTAI DAMAI ACEH SEBAGAI PARTAI BERBASIS ULAMA PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KECAMATAN PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR
ABSTRAKRAIHAN YURANDA KEKALAHAN PARTAI DAMAI ACEH2018 SEBAGAI PARTAI BERBASIS ULAMA PADAPEMILU LEGISLATIF 2014 DI KECAMATANPEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESARFakultas Ilmu Social Dan Ilmu Politik UniversitasSyiah Kuala (Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar memiliki jumlah dayahyang mencapai 16 dayah serta secara keseluruhan kultur masyarakat sangat kentalkeislamannya, akan tetapi pada pemilu legislatif 2014 Partai Damai Aceh sebagaipartai berbasis ulama serta basis massa dari santri kalangan dayah mengalamikekalahan di kecamatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipemetaan kekuatan dan kelemahan Partai Damai Aceh pada pemilu legislatif 2014serta penyebab kekalahan Partai Damai Aceh sebagai partai berbasis ulama padapemilu legislatif 2014 di Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu denganmenggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Dimana peneliti melakukanwawancara dengan pengurus Partai Damai Aceh di DPW Kabupaten Aceh Besardan DPK Kecamatan Peukan Bada. dan pihak-pihak terkait serta mencari literaturliteraturyang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian inimenyatakan bahwa kekuatan Partai Damai Aceh pada pemilu legislatif 2014 diKecamatan Peukan Bada adalah hanya mengandalkan basis massa dari kalangandayah dan kelemahan-kelemahannya adalah calon legislatif Partai Damai Acehkurang dikenal oleh masyarakat Kecamatan Peukan Bada, Partai Damai Acehkekurangan dana dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Partai DamaiAceh kekurangan SDM, dan calon legislatif Partai Damai Aceh tidak melakukankampanye langsung kepada masyarakat Kecamatan Peukan Bada. Oleh karena ituyang menyebabkan kekalahan Partai Damai Aceh pada pemilu legislatif 2014 diKecamatan Peukan Bada adalah kelemahan yang banyak. Kekalahan ini terjadikarena kelemahan yang lebih banyak dari pada kekuatan yang ditonjolkan.Sehingga kedepannya Partai Damai Aceh memerlukan strategi marketing politikseperti imaging, segmentation dan positioning yang harus dijalankan dengan baik.Dengan itu, kelemahan-kelemahan yang dimiliki Partai Damai Aceh dapatdikonversikan menjadi kekuatan untuk Partai Damai Aceh.Kata kunci: Kekalahan, Partai Damai Ace
BAURAN PROMOSI COASTAL AREA TANJUNG BALAI KARIMUN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN TIKTOK @INIKARIMUN
FEBRI YOLA YURANDA (2023) : BAURAN PROMOSI COASTAL AREA TANJUNG BALAI KARIMUN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN TIKTOK @INIKARIMUN
Kebutuhan manusia ada berbagai macam mulai dari pendidikan, kesehatan,
keamanan bahkan rekreasi. Kebutuhan manusia akan rekreasi muncul sehubungan
dengan kehidupan sehari-hari setiap manusia tidak terlepas dari kegiatan rutin
yang dijalaninya baik dirumah atau ditempat lain. Tujuan penelitian ini yaitu
untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Instagram dan TikTok dalam
mempromosikan Coastal Area Tanjung Balai Karimun. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini
menggunakan konsep bauran promosi yang terdiri dari tiga variabel yaitu
Periklanan, Publikasi, dan Promosi Penjualan. Bauran promosi merupakan
kombinasi strategi yang terbaik dari alat promosi lainnya, yang keseluruhan
direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan. Informan dalam
penelitian ini adalah Presiden Direktur, Penanggung Jawab dan Pimpinan Redaksi
dari komunitas pegiat media sosial IniKarimun. Dalam hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa mempromosikan pariwisata melalui Instagram dan TikTok
merupakan pilihan yang sangat efektif karena mudah digunakan dan dapat diakses
selama 24 jam secara gratis. Dapat dilihat dari Instagram dan TikTok
@inikarimun yang mengalami peningkatan jumlah yang menyukai, menonton,
berkomentar dan membagikan konten yang telah diposting. Coastal Area Tanjung
Balai Karimun juga mengalami peningkatan pengunjung setelah dilakukannya
promosi diberbagai media sosial.
Kata Kunci : Bauran Promosi, Media Sosial, Pariwisat
Penentuan Beasiswa Pada SMPN 6 Pangkalpinang Menggunakan Metode SAW dan Fuzzy Multi Attribute Decision Making
Beasiswa merupakan salah satu alat penting dalam memajukan pendidikan untuk siswa/siswi baik beasiswa untuk siswa berprestasi maupun beasiswa kurang mampu. Namun seringkali pihak sekolah bingung untuk menentukan siswa yang berhak menerima beasiswa tersebut, yang pada akhirnya penerima beasiswa tersebut tidak tepat sasaran.. Hal ini disebabkan karena belum adanya metode atau alat bantu yang digunakan untuk menentukan penerima beasiswa tersebut. Untuk itu dirancang suatu sistem untuk menentukan siswa yang berhak menerima beasiswa dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FMADM). Metode SAW digunakan untuk merangking dari alternatif yang ada. Metode FMADM digunakan untuk mencari alternatif dari sejumlah alternatif dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan untuk merekomendasikan sekolah dasar berbasis Islam
Penggunaan Profile Matching Dan Framework Codeigniter Dalam Pengambilan Keputusan Penerimaan Karyawan Baru Di Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkalpinang
Peran sumber daya manusia (SDM) di Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkalpinang sangat berpengaruh dalam menentukan serta menghasilkan sumber daya manusia yang dapat mendukung mutu serta kesuksesan suatu organisasi. Dalam menentukan karyawan sering terjadinya penilaian yang berdasarkan subjektifias dan nepotisme. Bila dibiarkan dalam jangka waktu yang panjang hal tersebut dapat mempengaruhi kinerja sebuah organisasi sehingga berakibat pada kegagalan organisasi dalam mencapai tujuan. Dalam hal ini penulis mengusulkan penerapan metode Profil Matching dalam pengembangan sistem penunjang keputusan sehingga karyawan diseleksi berdasarkan kriteria tes wawancara, tes tertulis, tes praktek yang terdiri dari Microsoft word dan excel dan tes keahlian. Hasil dari pengolahan data alternatif yaitu pelamar 1 dengan N.S 4.9, pelamar 2 dengan N.S 2.7, pelamar 3 dengan N.S 2.4, pelamar 4 dengan N.S 3.4, pelamar 5 dengan N.S 3.8, Sistem penunjang keputusan yang dibangun menggunakan Framework codeigniter, dengan database MySQL, hasil yang di dapat dari sistem ini adalah mempermudah bagian SDM dalam mengolah data calon karyawan baru dalam mengolah data seleksi dapat dilakukan dengan cara yang professional dan transparan serta mempermudah bagian SDM dalam menghasilkan sumber daya manusia yang dapat mendukung mutu yang baik untuk jangka waktu yang panjang
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pemanen Kelapa Sawit Di PT Semadam Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2017
Harvesters palm oil do their job manually. Work harvesters palm oil
consisting of the harvesting (cut midrib and TBS), put it into angkong and
encourage angkong contains it to place the collection (TPH) that is performed
alone by the harvesters using the simple of ‘egrek’ and angkong. Palm harvesting
activities conductedmanually have some risk to couse musculoskeletal disorders.
The study is done at harvesters palm oil in PT Semadam district of Aceh
Tamiang to know factors that deals with complaints musculoskeletal disorders
(MSDs). The kind of research survey this nature analytic with the design of cross
sectional to know the relationship between the age factor, working time, heavy
haul a loa, and frequency of conveyance. Sample taken namely total population
harvester palm oil in PT Semadam as many as 35 people. Complaints
musculoskeletal disorders (MSDs) on harvester measured using body nordic
folder (NBM) and categorized become not sick, a little sick, hospital, and very
sick, to know the relationship between the independent variable with dependent
variable done statistical tests using chi square.
The research results shows that harvesters with complaints
musculoskeletal disorders (MSDs) low levels of about 16 people (45,7%) and
complaint musculoskeletal disorders (MSDs) modest about 19 people (54,3%).
Test chi square show is no link between the independent variable at age (p
value=0,000), tenure (p value=0,000), weight carried (p value=0,009), and
frequency carried (p value=0,044) with complaints musculoskeletal disorders
(MSDs).
Workers should know was recommended to limit the burden of raise and
how to raise the true religion to not forced himself to lift weights who weighs
exceeding the limit of his ability, and let take time to rest monotonous stated his
working hours and work that is being done has not had an impact on the decline
of work productivity. Other than is considered important counseling to workers
about work procedure of a safe for reduced the risk of complaints musculoskeletal
disorders (MSDs).Pemanen kelapa sawit melakukan pekerjaannya secara manual. Pekerjaan
pemanen kelapa sawit terdiri dari pemanenan (memotong pelepah dan TBS),
memasukkan TBS ke dalam angkong dan mendorong angkong berisi TBS ke
tempat pengumpulan hasil (TPH) yang dilakukan sendiri oleh pemanen dengan
menggunakan alat sederhana berupa ‘egrek’ dan angkong. Aktivitas pemanenan
kelapa sawit yang dilakukan secara manual dapat menyebabkan musculoskeletal
disorders.
Penelitian ini dilakukan pada pemanen kelapa sawit di PT Semadam
Kabupaten Aceh Tamiang untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Jenis penelitian ini bersifat
survey analitik dengan rancangan cross sectional untuk mengetahui hubungan
antara faktor umur, masa kerja, berat beban angkut, dan frekuensi angkut. Sampel
yang diambil yaitu total populasi pemanen kelapa sawit di PT Semadam sebanyak
35 orang. Keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pemanen diukur
dengan menggunakan Nordic Body Map (NBM) dan dikategorikan menjadi tidak
sakit, sedikit sakit, sakit, dan sangat sakit, untuk mengetahui hubungan antara
variable independen dengan variable dependen dilakukan uji statistic
menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanen yang mengalami keluhan
musculoskeletal disorders (MSDs) tingkat rendah sebanyak 16 orang (45,7%) dan
keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) tingkat sedang sebanyak 19 orang
(54,3%). Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan antara variable
independen yakni umur (p value=0,000), masa kerja (p value=0,000), berat beban
angkut (p value=0,009) dan frekuensi angkut (p value=0,044) dengan keluhan
musculoskeletal disorders (MSDs).
Disarankan kepada pekerja sebaiknya mengetahui batasan beban angkat
dan cara angkat yang benar agar tidak memaksakan diri untuk mengangkat beban
yang beratnya melebihi batas kemampuannya, dan hendaknya menyediakan waktu
untuk beristirahat disela-sela jam kerja sehingga pekerjaan monoton yang
dikerjakan tidak berdampak pada penurunan produktivitas kerja. Selain itu perlu
dilakukan penyuluhan kepada pekerja tentang tata cara kerja yang aman untuk
memperkecil risiko terjadinya keluhan musculoskeletal disorders (MSDs).Skripsi Sarjan
Prosedur Pengelolaan Pajak Penerangan Jalan pada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah ( BPPRD )Kota Medan
Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu penerimaan daerah yang memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga diharapkan pajak penerangan jalan tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif pendanaan pemerintah untuk mendukung peningkatan potensi daerah. Ini sangat potensial dalam meningkatkan penerimaan daerah, maka dalam menyelengarakan Pajak Penerangan Jalan tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan harus mengawasi proses pelaksanaan Pajak Penerangan Jalan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah yang telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pajak Daerah Kota Medan. Dalam pelaksanaan Pajak Penerangan Jalan tersebut Pemerintah Daerah tentunya mendapat permasalahan-permasalahan.Oleh karena itu, petugasyang berwenang dalam pelaksanaan Pajak Penerangan Jalan ini harus meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang timbul.
Penelitian ini bertujuan agar mengetahui pendapatan daerah dari jenis pajak penerangan jalan yang pertumbuhannya dari tahun ketahun semakin mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh Peneliti adalah menggunakan Metode wawancara dan observasi. Peneliti juga akan membahas Tata cara yang telah ditetapkan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi dalam melaksanakan Penagihan dan Pemungutan.
Melalui penelitian dapat di simpulkan bahwa pelaksanaan dan pemungutan pajak penerangan jalan harus lebih ditingkatkan di kota Medan yang belum sadar atas pajak yang harus ia bayarkan dari jenis hiburan yang diakelola dan petugas BPPRD juga harus rajin dalam mensosialisasikan pentingnya melaporkan usaha terutama jenis pajak penerangan jalan.Road Lighting Tax is one of the regional revenues that contributes to the increase in Regional Original Revenue, so that the expected street lighting tax can be used as an alternative funding for the government to support increased regional potential. This is very potential in increasing regional revenues, so in carrying out the Street Lighting Tax, the Regional Government through the Medan City Revenue Service must supervise the implementation of this Street Lighting Tax in accordance with Government Regulations and Regional Regulations that have been stipulated by Regional Regulation Number 12 of 2003 concerning Taxes. Medan City Area. In the implementation of the Road Lighting Tax, the Regional Government certainly has problems. Therefore, the authorized person in implementing this Road Lighting Tax must improve its performance, so as to overcome the problems that arise.
This study aims to determine regional income from the type of street lighting tax whose growth from year to year has experienced a significant increase. Data collection methods carried out by the researcher are using interview and observation methods. Researchers will also discuss the procedures set by the Tax and Retribution Management Agency in carrying out Billing and Collection.
Through research it can be concluded that the implementation and street tax collection should be further increased in the city of Medan, which is not yet aware of the tax he must pay from the type of entertainment that is managed and BPPRD officers must also be diligent in socializing the importance of reporting business, especially the type of street lighting tax.Kertas Karya Diplom
Prosedur Pengelolaan Pajak Penerangan Jalan pada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah ( BPPRD )Kota Medan
Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu penerimaan daerah yang memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga diharapkan pajak penerangan jalan tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif pendanaan pemerintah untuk mendukung peningkatan potensi daerah. Ini sangat potensial dalam meningkatkan penerimaan daerah, maka dalam menyelengarakan Pajak Penerangan Jalan tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan harus mengawasi proses pelaksanaan Pajak Penerangan Jalan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah yang telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pajak Daerah Kota Medan. Dalam pelaksanaan Pajak Penerangan Jalan tersebut Pemerintah Daerah tentunya mendapat permasalahan-permasalahan.Oleh karena itu, petugasyang berwenang dalam pelaksanaan Pajak Penerangan Jalan ini harus meningkatkan kinerjanya, sehingga dapat mengatasi permasalahan yang timbul.
Penelitian ini bertujuan agar mengetahui pendapatan daerah dari jenis pajak penerangan jalan yang pertumbuhannya dari tahun ketahun semakin mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh Peneliti adalah menggunakan Metode wawancara dan observasi. Peneliti juga akan membahas Tata cara yang telah ditetapkan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi dalam melaksanakan Penagihan dan Pemungutan.
Melalui penelitian dapat di simpulkan bahwa pelaksanaan dan pemungutan pajak penerangan jalan harus lebih ditingkatkan di kota Medan yang belum sadar atas pajak yang harus ia bayarkan dari jenis hiburan yang diakelola dan petugas BPPRD juga harus rajin dalam mensosialisasikan pentingnya melaporkan usaha terutama jenis pajak penerangan jalan.Road Lighting Tax is one of the regional revenues that contributes to the increase in Regional Original Revenue, so that the expected street lighting tax can be used as an alternative funding for the government to support increased regional potential. This is very potential in increasing regional revenues, so in carrying out the Street Lighting Tax, the Regional Government through the Medan City Revenue Service must supervise the implementation of this Street Lighting Tax in accordance with Government Regulations and Regional Regulations that have been stipulated by Regional Regulation Number 12 of 2003 concerning Taxes. Medan City Area. In the implementation of the Road Lighting Tax, the Regional Government certainly has problems. Therefore, the authorized person in implementing this Road Lighting Tax must improve its performance, so as to overcome the problems that arise.
This study aims to determine regional income from the type of street lighting tax whose growth from year to year has experienced a significant increase. Data collection methods carried out by the researcher are using interview and observation methods. Researchers will also discuss the procedures set by the Tax and Retribution Management Agency in carrying out Billing and Collection.
Through research it can be concluded that the implementation and street tax collection should be further increased in the city of Medan, which is not yet aware of the tax he must pay from the type of entertainment that is managed and BPPRD officers must also be diligent in socializing the importance of reporting business, especially the type of street lighting tax.Kertas Karya Diplom
BIOMONITORING PENCEMARAN MIKROPLASTIK MENGGUNAKAN IKAN KUWE (Caranx latus) DAN ANALISIS MIKROPLASTIK PADA AIR PERMUKAAN DI PESISIR TELUK BUNGUS, SUMATRA BARAT
Pencemaran mikroplastik di perairan terus menjadi perhatian utama karena potensinya merugikan organisme hidup dan ekosistem air. Biomonitoring pencemaran mikroplastik menggunakan ikan sebagai bioindikator untuk memantau tingkat pencemaran mikroplastik dilingkungan perairan. Penelitian bertujuan mengidentifikasi kelimpahan dan karakteristik mikroplastik pada ikan kuwe (Caranx latus) dan air permukaan di pesisir Teluk Bungus, Sumatra Barat. Sampel air dan ikan kuwe diambil dari 3 lokasi yang berbeda di Teluk Bungus. Kelimpahan rata-rata mikroplastik pada sampel ikan kuwe di pencernaan sebesar 21,63 ± 3,99 partikel/ikan, dan di pernapasan sebesar 9,23 ± 1,92 partikel/ikan sedangkan di air permukaan berkisar antara 55,89 ± 7,98 partikel/L. Bentuk mikroplastik paling tinggi adalah fiber, pada ikan kuwe 25,47% dan pada air permukaan 41,79%. Warna mikroplastik paling dominan adalah merah 17,03% pada ikan kuwe, dan 24,15% pada air permukaan. Ukuran mikroplastik teridentifikasi paling banyak adalah <0,5 mm pada ikan kuwe 56,89% dan air permukaan 59,14%. Jenis polimer mikroplastik yang ditemukan pada ikan kuwe dan air permukaan adalah PE, PVC, PET, dan PS dan paling dominan adalah PE, 46,50% pada ikan kuwe dan 57,20% pada air permukaan. Berdasarkan karakteristiknya, mikroplastik diidentifikasi lebih banyak pada pencernaan dibandingkan pernafasan (p<0,05). Nilai BCF rata-rata keseluruhan 0,0020 menunjukkan konsentrasi mikroplastik dalam jaringan ikan dalam kelompok rendah. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara kelimpahan mikroplastik pada ikan kuwe dan air permukaan Teluk Bungus (r = 0,0951). Hasil ini menunjukkan bahwa ikan kuwe dapat digunakan sebagai indikator dalam biomonitoring yang efektif untuk mengukur tingkat pencemaran mikroplastik di Teluk Bungus. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang distribusi dan dampak pencemaran mikroplastik di perairan pesisir Teluk Bungus, serta menyediakan dasar untuk pengembangan strategi pengelolaan yang efektif dalam mengurangi pencemaran mikroplastik di masa mendatang.
Kata kunci: Air permukaan, Biomonitoring, Caranx latus, Mikroplastik, Teluk Bungu
ANALISIS AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PERUMAHAN (KPR) PADA PT BANK BRI SYARIAH KC BANDA ACEH
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesesuaian penanganan Murabahah pembiayaan masalah produk kredit rumah pada Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di PT. Bank BRI Syariah KC Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer, pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah dengan metode wawancara terhadap Account Officer divisi pembiayaan murabahah PT Bank BRI Syariah KC Banda Aceh.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan transaksi pembiayaan murabahah sudah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No.04/DSN-MUI/IV/2000 dan PSAK 102. Hal ini dibuktikan dengan wawancara yang terstruktur dimana penulis mengambil kesimpulan tentang beberapa poin yang sangat riskan, seperti pada poin dimana barang yang akan diperjualbelikan sudah berada dipihak bank, serta akad gabungan antara murabahah dan akal wakalah dimana akad tersebut dinilai sah apabila barang secara prinsip berada dipihak bank serta perlakuan akuntansi yang sesuai dengan PSAK 102. PT Bank BRI Syariah KC Banda Aceh secara keseluruhan sudah menetapkan dan memberlakukan Fatwa DSN-MUI pada praktek pembiayaan yang dioperasikan oleh perbankan.Kata Kunci: Fatwa DSN-MUI Tahun 2000, Murabahah, Pembiayaan, Kredit Perumahan Rakyat
