1,721,774 research outputs found

    Efektivitas pemungutan retribusi parker di Jalan Pemuda Kota Bandar Lampung [Skripsi] / oleh Yunitasari

    No full text
    Bibl. : 79-80Ada CD.80 hlm. : il. ; 28 cm. -- Lamp. ( 72 lembar

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    pelayanan fisioterapi pada era JKN di RSJD DR.RM Soedjarwadi Klaten

    Full text link
    INTISARIRima Yunitasari¹,Ismail Setyopranoto2, Retna Siwi Padmawati ³ Latar Belakang : JKN merupakan program pemerintah yang dilakukan mulai 1 januari 2014 yang diselenggarakan oleh BPJS kesehatan dengan target cakupan semesta seluruh masyarakat mempunyai jaminan kesehatan pada tahun 2019. Rumah sakit merupakan salah satu pelaksana pelayanan kesehatan era JKN. RSJD DR.RM Soedjarwadi Klaten adalah salah satu RS khusus tipe A yang melayani pelayanan umum. Dalam implementasinya masih terdapat kendala seperti pada implementasi pelaksanaan yang tidak sesuai. Pelayanan fisioterapi menjadi pelayanan penunjang di RSJD DR.RM Soedjarwadi yang menjadi indicator kualitas pelayanan di RSJD. Komitmen antar pelaksana penyedia pelayanan kesehatan dalam hal ini tenaga fisioterapi perlu diidentifikasi. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui manajemen pelayanan yang tidak sesuai dengan semestinya. maka dapat diperoleh upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut.Tujuan: Mendiskripsikan pelayanan fisioterapi pada era JKN di RSJD. DR. Soejarwadi Klaten.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif cara pengambilan data menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam. Subjek penelitian ini sebesar 13 orang, dan Cara pengambilan data informan menggunakan tehnik purposive sampling.Hasil: Pelayanan fisioterapi belum sepenuhnya bisa dilakukan sesuai dengan SOP. Ketidakpatuhan pasien dalam melakukan prosedur pelayanan masih kurang. Penerimaan dari tenaga fisioterapi  terkait beberapa aturan seperti alur pelayanan yang harus dengan pemeriksaan dokter rehabilitas medic terlebih dahulu  dan adanya beban tambahan belum diterima sepenuhnya. Performa keuangan pada pelayanan fisioterapi mengalami kerugian walaupun pelayanan sudah dilakukan secara optimal.Kesimpulan: permasalahan pelayanan kesehatan pada program JKN masih banyak terjadi kendala. Adanya perbedaan pelayanan sebelum dan sesudah JKN mempengaruhi keuangan RSJD khususnya pelayanan Fisioterapi. Terjadinya perbedaan persepsi antara pembuat aturan dengan pemberi pelayanan masih menonjol. Namun RSJD masih berusaha untuk meningkatkan implementasi pelayanan fisioterap di era JKN dengan sebaik-baiknya.Kata kunci: JKN, Pelayanan Fisioterapi, Implementasi. ABSTRACTRima Yunitasari¹,Ismail Setyopranoto2, Retna Siwi Padmawati ³ Background: UHC is a government program conducted from 1 January 2014 organized by BPJS health with the target of universal coverage of all people have health insurance in 2019. The hospital is one of the implementers of health care UHC era. RSJD DR.RM Soedjarwadi Klaten is one of type A special hospitals that serve public services. In the implementation there are still obstacles such as in implementation implementation that is not appropriate. Physiotherapy services become support services in RSJD DR.RM Soedjarwadi which become indicator of service quality in RSJD. Commitment and communication between health care providers in this case physiotherapists need to be identified. Therefore, this research is important to know the management of service which is not accordingly appropriate. then can be obtained efforts to overcome these problems. Purpose: Describe the physiotherapy services in UHC era in RSJD DR.RM Soedjarwadi Klaten. Method: This research is a descriptive research by using quaitative approach of data retrieval method using observation method and depth interview. The subject of this research 13 people, and the way of taking informant data using purposive sampling technique. Results: Physiotherapy services have not been fully done in accordance with SOP. Non-compliance of patients in performing service procedures is still lacking. The acceptance of physiotherapy personnel is related to several rules such as the service flow that must be examined by the medical doctor rehabilitation first and the additional burden has not been fully accepted. Financial performance in physiotherapy services suffered losses even though the service has been done optimally. Conclusion: health service problems in the UHC program are still many obstacles. The existence of differences in service before and after UHC affects the financial RSJD especially Physiotherapy services. Differences in perceptions between regulators and service providers still stand out. However RSJD is still trying to improve the implementation of physiotherapy services in UHC era as well as possible. Keywords: Physiotherapy service, Implementation, UH

    Studi Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Penguasaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kecamatan Selogiri

    Full text link
    ABSTRAK Yunitasari. K6412077. STUDI ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PENGUASAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KECAMATAN SELOGIRI. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2015. Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) penguasaan guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) terhadap media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Negeri Kecamatan Selogiri; (2) kesadaran guru PKn dalam menggunakan media pembelajaran berbasis TIK; (3) upaya yang dilakukan pimpinan sekolah untuk meningkatkan penguasaan guru PKn dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK; (4) kompetensi pedagogik Guru PKn SMP Negeri di Kecamatan Selogiri dilihat dari penguasaan media pembelajaran berbasis TIK. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif interaktif, pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Sumber data terdiri dari informan, tempat, kegiatan, dokumen dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Validitas data diperoleh dengan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dengan tahapan: (1) Pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) Sajian data, (4) Pengambilan kesimpulan atau verifikasi. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Persiapan, (2) Pengumpulan data, (3) Analisis data, (4) Penyusunan laporan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan: (1) Penguasaan guru PKn terhadap media pembelajaran berbasis TIK masih rendah dimana pengetahuan guru PKn dalam menggunakan komputer, LCD, internet, berbagai media informasi dan komunikasi, mengatasi hambatan penggunaan TIK masih terbatas; (2) Kesadaran guru PKn dalam menggunakan media pembelajaran berbasis TIK masih rendah karena usaha untuk belajar masih minim, kemauan pribadi menggunakan TIK rendah, belum ada kemauan dan usaha untuk memilih media yang relevan dengan PKn; (3) Upaya yang dilakukan pimpinan sekolah untuk meningkatkan penguasaan guru PKn cukup baik seperti menyediakan sarana dan prasarana, mengadakan pelatihan TIK, memberikan dorongan moril/ nasehat/ perintah/ arahan; (4) Kompetensi pedagogik Guru PKn SMP Negeri di Kecamatan Selogiri dilihat dari penguasaan media pembelajaran berbasis TIK masih rendah. Kata kunci : kompetensi pedagogik, penguasaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP LOYALITAS NASABAH PADA BAITUL MAAL WA TAMWIL (BMT) PAHLAWAN TULUNGAGUNG

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Komunikasi Interpersonal terhadap Loyalitas Nasabah pada Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Pahlawan Tulungagung” ini ditulis oleh Yunitasari dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 2823133166, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung dengan pembimbing oleh Ahmad Budiman, M.S.I Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan loyalitas nasabah. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan loyalitas nasabah adalah pada pihak fortliner perlu memperhatikan harapan dan kepuasan nasabah agar tercipta loyalitas nasabah dalam menggunakan jasa pada lembaga keuangan. Loyalitas nasabah akan berlanjut hanya sepanjang nasabah merasakan bahwa ia menerima nilai yang lebih baik dibandingkan dengan yang diperoleh dari penyedia jasa lain. Indikator yang mempengaruhi loyalitas nasabah, yaitu kualitas pelayanan dan komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan komunikasi interpersonal terhadap loyalitas nasabah. Penelitian ini berada pada BMT Pahlawan Tulungagung. Sampel yang diambil penelitian ini adalah 99 responden dari 4 kantor cabang dan 1 kantor pusat. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Pengukuran dalam penelitian ini penggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS versi 23 untuk pengujiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pasial yang signifikan antara kualitas pelayanan dan komunikasi interpersonal terhadap loyalitas nasabah pada BMT Pahlawan Tulungagung, dan terdapat pengaruh simultan yang signifikan antara kualitas pelayanan dan komunikasi interpersonal terhadap loyalitas nasabah pada BMT Pahlawan Tulungagung, Kata kunci: Kualitas Pelayanan, Komunikasi Interpersonal, Loyalitas Nasaba
    corecore