1,721,160 research outputs found
ANALISIS BIAVA DAN MANFAAT AGROINDUSTRI KERIPIK UBI MANDIRI DI KOTA LANGSA
Yulia Sari "Analisis Biaya Dan Manfaat Agroindustri Keripik Ubi Mandiri Di Kota Langsa dibawah bimbingan Bapak Prof. Dr. Ir. M. Hassan Su'ud, M. Sc sebagai pembimbing utama dan Bapak Ir. Mulizar, SH., M. Si sebagai pembimbing kedua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha Keripik Ubi berdasarkan analisis biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang diterimaUntuk analisis ini menggunakan metode penelitian study kasus pada usaha Keripik Ubi Mandiri di Kota Langsa dengan melakukan analisis kelayakan usaha. Dengan empat kriteria investasi, yaitu NPV, NBCR, IRR dan BEP.Hasil analisis diketahui bahwa usaha Keripik Ubi Mandiri di Kota Langsa layak diusahan bila -ditinjau dari segi finansial. Nilai NPV >0, Net B/C >1, IRR > I8%, dan BEP < 10 tahun, dimana pada perhitungar analisis finansial diperoleh hasil NPV = 26.654.854, Net BC = 3,33, IRR 75,68 % dan BEP = 9 tahun 14 hari. Dari perhitungan itu dapat disimpulkan bahwa usaha ini layak diusahakan.Break Even Point (BEP) yang diperoleh pada usaha Keripik Ubi Mandiri dicapai selama 9 tahun I4 hari Mehihat keadaan tersebut disarankan kepada pengusaha Keripik U/bi Mandiri agar perhatian lebih dititikberatkan untuk meningkatkan produksi dan pemasaran, sehimngga BEP yang dicapai lebih cepat diperoleh
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MENONTON PROGRAM ACARA EDUTAINMENT BOCAH PETUALANG DENGAN PENGETAHUAN KEBUDAYAAN MURID SDN 09 PPA KOTA SOLOK
ABSTRAK
Hubungan Antara Aktivitas Menonton Program Acara Edutainment Bocah Petualang Dengan Pengetahuan Kebudayaan Murid SDN 09 PPA Kota Solok.
Oleh:
Sri Yulia Sari
1310861027
Pembimbing:
Dr. Emeraldy Chatra, M.I.Kom
Dr. Asmawi, MS
Televisi merupakan salah satu media informasi yang berkembang pesat. Dengan adanya televisi masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi yang sesuai kebutuhannya seperti informasi Berita, Pendidikan, Politik, Ekonomi dan Budaya. Tingginya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang dibutuhkan, mendorong para pengusaha media menciptakan berbagai program acara yang dapat meedukasi penonton khususnya anak-anak. Seperti yang dilakukan TRANS7, dengan menayangkan program acara Si Bolang, kepanjangan dari Bocah Petualang. Si Bolang merupakan salah satu tayangan di TRANS7 yang dapat memberikan informasi yang edukasi dan menambah pengetahuan kebudayaan penonton.Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat Hubungan antara aktivitas menonton program acara edutainment Bocah Petualang dengan pengetahuan kebudayaan murid SDN 09 PPA Kota Solok.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah murid SDN 09 PPA Kota Solok. Dimana pada survey awal terdapat 102 responden yang dipilih dengan teknik purposive. Teori yang digunakan adalah jarum hipodermic. Hubungan antara aktivitas menonton program acara edutainment Bocah Petualang dengan pengetahuan kebudayaan murid SDN 09 PPA Kota Solok dianalisis dengan menggunakan korelasi spearman rank.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa adanya hubungan yang cukup kuat antara aktivitas menonton program acara edutainment Bocah Petualang dengan pengetahuan kebudayaan murid SDN 09 PPA Kota Solok. Hal ini dapat dilihat dari hasil korelasi sebesar 0,50 dan hubungan yang terbentuk yaitu positif.
Kata Kunci: Antensitas menonton, sikap, pengetahuan kebudayaan, jarum hipodermi
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 2 TUALANG
ABSTRAK
Restia Yulia Sari, (2022): Pengaruh Penerapan Blended Learning terhadap
Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Mata
Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA
Negeri 2 Tualang
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh blended leraning
terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama
Islam di SMA Negeri 2 Tualang. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta
didik Negeri 2 Tualang yang berjumlah 1.165 orang dan sampel penelitian ini
siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 di SMA Negeri 2 Tualang yang berjumlah 61
orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan Purposive
Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t dan man whitney-u.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat perbedaan motivasi
belajar siswa antara penerapan Blended Learning dengan konvensional pada Mata
Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Tualang. Dibuktikan dengan
nilai thitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikansi 5%, 2,915 > 2,042.
Terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara penerapan Blended Learning
dengan konvensional pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA
Negeri 2 Tualang. Dibuktikan dengan nilai sig. (2 tailed) lebih kecil dari pada
taraf signifikansi 5%, 0,034 < 0,05.
Kata Kunci: Blended Learning, Motivasi Belajar, Hasil Belaja
PENGARUH MODEL FLIPPED CLASSROOM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMAN 8 MANDAU DURI KABUPATEN BENGKALIS
ABSTRAK Rahmatul Yulia Sari (2022) : Pengaruh Model Flipped Classroom terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 8 Mandau Kabupaten Bengkalis Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara penerapan model flipped classroom terhadap pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran ekonomi di sekolah Menengah Atas Negeri 8 Mandau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan Design yang digunakan adalah Nonequivalen Control Group Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang belajar ekonomi di Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Mandau yang berjumlah 238. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa IPS kelas XI yang berjumlah 60 siswa, yang terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol dengan menggunakan teknik pengambilan Random Sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa, sedangkan objek adalah pengaruh model flipped classroom terhadap pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran ekonomi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data digunakan adalah Uji t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara menggunakan model flipped classroom terhadap pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran ekonomi Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Mandau dengan thitung > ttabel baik pada taraf signifikan 5% maupun 1% (2,0012,663), dan nilai sig.<0,05 (0,003<0,05) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci : Model Flipped Classroom, Pemahaman Konse
Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok: Tinjauan Dialektologis
Rahma Yulia Sari. 1710722027. “Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok: Tinjauan Dialektologis”. Skripsi. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Andalas, 2022. Pembimbing I: Prof. Dr. Nadra, M.S. dan Pembimbing II: Dra. Noviatri, M.Hum.
Penelitian variasi leksikal di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan variasi leksikal yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kecamatan X Koto Singkarak, 2) memetakan persebaran variasi leksikal yang terdapat pada bahasa Minangkabau di Kecamatan X Koto Singkarak, dan 3) menentukan persentase perbedaan variasi leksikal antartitik pengamatan yang terdapat dalam bahasa Minangkabau di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.
Metode dan teknik penyedian data yang digunakan adalah metode cakap dengan teknik dasar: teknik pancing dan teknik lanjutan, yakni teknik cakap semuka, teknik rekam, dan teknik catat. Dalam analisis data, digunakan metode padan referensial dan metode padan translational dengan teknik pilah unsur penentu (PUP) sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding membedakan (HBB) sebagai teknik lanjutan. Selanjutnya, dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode formal dan metode informal.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, (1) terdapat 149 data variasi leksikal dari 545 daftar tanya berupa kosakata yang diajukan kepada informan di Kecamatan X Koto Singkarak; (2) sebanyak 149 data yang berbeda tersebut kemudian dipetakan dalam bentuk sistem lambang; (3) hasil penghitungan dialektometri variasi leksikal antartitik pengamatan yang terdapat pada bahasa Minangkabau di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok termasuk dalam kategori tidak adanya perbedaan karena persentase yang ditemukan berkisar antara 12,84%–19,26%. Hal ini disebabkan karena secara geografis jarak masing-masing titik pengamatan cukup berdekatan dan masyarakatnya hidup berdampingan sehingga bahasa Minangkabau yang digunakan tidak terlalu banyak memiliki perbedaan.
Kata Kunci: dialektologi, variasi leksikal, bahasa Minangkaba
PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU PEMALSUAN IDENTITAS DALAM PEMBUATAN DOKUMEN PERJALANAN (PASPOR) SUATU PENELITIAN PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I BANDA ACEH
ABSTRAKDEVI YULIA SARI,2015PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU PEMALSUAN IDENTITAS DALAM PEMBUATAN DOKUMEN PERJALANAN (PASPOR)(Suatu Penelitian di Kantor Imigrasi Kelas I Banda Aceh)Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh(iv,53), pp, tabl, bibl.NURHAFIFAH,S.H.,M.Hum.Pasal 126 huruf c Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian menentukan bahwa : Setiap orang dengan sengaja memberikan data yang tidak sah atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh Dokumen Perjalanan Republik Indonesia bagi dirinya sendiri atau orang lain dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 ( lima ) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 500.000.000 (lima ratus juta) Rupiah. Namun dalam kenyataannya masih terjadi adanya pemalsuan identitas dalam pembuatan Dokumen Perjalanan ( Paspor ) dengan memberikan data identitas palsu atau keterangan yang tidak benar, dan terhadap pelaku tidak diproses secara pidana.Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan alasan pelaku tidak di proses secara pidana, upaya yang dilakukan untuk menanggulangi terjadinya pemalsuan identitas, dan hambatan yang dialami dalam menanggulangi terjadinya pemalsuan identitas dalam pembuatan Dokumen Perjalanan ( Paspor ).Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan melalui penelitian kepustakaan dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan, buku teks, tulisan ilmiah dan penelitian lapangan dengan cara mewawancarai para responden dan informan.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa alasan pelaku pemalsuan identitas tidak di proses secara pidana adalah Penanganan kasus lebih singkat, lemahnya penegakan hukum keimigrasian. Upaya untuk menanggulangi terjadinya pemalsuan identitas yaitu upaya preventif dengan cara melakukan sistem photo terpadu berbasis biometrik, melakukan tahapan proses wawancara, pemeriksaan dokumen identitas melalui alat pendeteksi dokumen palsu dan upaya represif dengan cara memberikan sanksi administrasi berdasarkan ketentuan pasal 34 ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor berupa penangguhan pemberian permohonan paspor dalam jangka waktu 6 (enam) bulan. Adapun hambatan yang dialami dalam menanggulangi terjadinya pemalsuan identitas dalam pembuatan Paspor adalah adanya oknum petugas bertindak sebagai calo, kurangnya pengawasan terhadap proses pembuatan paspor dan kemajuan teknologi sehingga mempermudah pemalsuan.Disarankan kepada pihak imigrasi untuk meningkatkan kualitas personil Imigrasi dalam menjalankan tugasnya sebagai pemberi pelayanan kepada masyarakat dan bertindak secara profesional memberikan efek jera bagi pelaku serta kepada masyarakat agar mengikuti sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan menghindari adanya praktek percaloan dalam proses pembuatan paspor
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Analisis Metafora dalam Lirik Lagu Kiroro Tinjauan Semantik
ABSTRAK
ANALISIS METAFORA DALAM LIRIK LAGU KIRORO
Oleh : Esa Yulia Sari
Kata Kunci: metafora, majas, makna
Peneliti membahas mengenai metafora dalam lirik lagu Kiroro yang ditinjau dari segi semantik. Metafora adalah gaya bahasa yang melukiskan dua hal menjadi sama atau sebanding sebab keduanya memiliki sifat yang hampir serupa. Dalam mencari makna metafora dibutuhkan ranah sumber dan ranah sasaran. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Ullman dan Lakoff dan Johnson. Ullman membagi metafora berdasarkan gaya kesusasteraan menjadi empat bagian, yaitu : 1) metafora antropomorfik, 2) metafora kehewanan, 3) metafora abstrak ke konkret dan 4) metafora sinestesia. Lakoff dan Johnson membagi metafora berdasarkan makna menjadi empat bagian, yaitu : 1) metafora struktural, 2) metafora orientasional, 3) metafora ontologis.
Penelitian ini berupa penelitian kualitatif deskriptif. Data pada penelitian ini diperoleh dari tujuh judul lagu Kiroro. Penelitian ini mengunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap pada tahap pengumpulan data. Tahap analisis data mengunakan metode padan otografis, dan pada tahap penyajian hasil analisis data mengunakan metode formal dan informal.
Hasil analisis penelitian metafora dalam lirik lagu Kiroro ada tiga jenis metafora berdasarkan gaya kesusasteraan yaitu, 1) 5 buah metafora antropomorfik, 2) 4 buah metafora abstrak ke konkret dan 3) 2 buah metafora sinestesia. Metafora berdasarkan makna terdapat dua buah yaitu : 1) 7 buah metafora struktural, 2) 4 buah metafora ontology. Makna metafora tersebut dapat dianalisis dengan cara mengetahui arti dari tiap kata yang membentuk metafora.
要旨
キロロの歌の歌詞における隠喩
エサユリアサリ
キーワード :隠喩 、 言葉のあや、意味
本稿は、キロロの歌の中の隠喩を意味論的で研空してみたものである。隠喩とはほとんど同じ性質の二つの物を記述している言語スのタイルである。隠喩の意味を理解するためには語題、source domain とtarget domainである。使用した理論はUllmanとLakoff and Johsonである。Ullmanはliterature of styleの隠喩の4つがある:1)anthropomorphic metaphor、2)zoological metaphor 、3)abstract to the concrete metaphor 、4)synesthesia metaphorである。Lakoff and Johsonは意味の隠喩の3つがある:1)structural metaphor 2)orientation metaphor 3)ontology metaphorである。
本論文は記述的の質的(qualitative descriptive)という研空である。本論文のデータはキロロの7つ歌の課題の中から採集した。本調査はデータ収集の段階に観察的の方式を用いられ 、次にデータ分析にorthographicな対等の最後にデータの分析の結果を示す祭にはformalと informalの方式を用いられ た。
結果はキロロの七曲の中のではliterature of styleの隠喩の3つがある:1)5つのanthropomorphic metaphor 2)4つabstract to the concrete metaphor3)2 つsynesthesia metaphorである。意味の隠喩の2つがある:1)7つstructural metaphor 2)4つontology metaphor。隠喩の意味は言葉の一個づつ。
ABSTRACT
ANALYSIS OF METAPHOR IN THE LYRICS OF KIRORO
By : ESA YULIA SARI
Keywords : metaphor, figure of speech, meaning
Researcher examines about the metaphors in the Kiroro's lyrics, in terms of semantic. Metaphor is the style of language that describes two different things become an equalor a comparative thing because of both things are almost similar. In looking for the meaning of the metaphor, it is required of the source domain and the target domain. The theory that is used in this research is the theory by Ullman and Lakof and Johnson. Ullman make literature of metaphor tobe 4 :1) the anthropomorphic metaphor 2) the zoological metaphor 3) the abstract to the concrete metaphor and 4) the synesthesia metaphor. Lakoff and Johnson make meaning of metaphor tobe 3 :1) the structural metaphor, 2) the orientation metaphor, 3) the ontology metaphor.
This research is a descriptive qualitative research, the data for this research is obtained from seven songs by Kiroro. In collecting the data this research uses the attentive method and the free attentive involved conversation technique. In analyzing the data, this research uses. The unified orthography method and for the presenting the result of analysis this research uses the formal and in formal method.
Based on the analysis of the research has found discovered three kinds of literature of metaphor in the Kiroro songs there 3 :1) 5 the anthropomorphic metaphor, 2) 4 the abstract to concrete metaphor and 3) 2 the synesthesia metaphor. Metaphor based of meaning make tobe 2 : 1) 7 the structural metaphor, 2) 4 the ontology metaphor. The meaning of the metaphor can be analyzed by knowing the meaning of each word that form the metaphor
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
