32 research outputs found
Pengembangan Aplikasi Pengelolaan Tugas dan Fungsi Balai Monitor (Studi Kasus: Sarana dan Pelayanan)
Facilities and Services at the Balai Monitor Radio Kelas I Pekanbaru is one of the fields of service to the community.Currently, facilities and services have not implemented and utilized the existence of integrated information technology to support daily work activities so that most service operational activities are still carried out manually.Some activities are still carried out manually, automatically making it difficult and slow for officers to serve the community and make reports.The Management System for Duties and Functions of the Facilities and Services Section is expected to help overcome problems in providing services to the community and managing data services. The system was built using the prototyping method 3 times iteration. Testing of this application is done by UAT through questionnaires and Blackbox Testing to test functional suitability. Based on the results of the questionnaire found that the application meets the criteria of UAT where 100% of respondents agreed that the application display design was easy to remember.95% of respondents agree that the application is easy to reach. and 98.3% of respondents agreed to have an efficient function. Based on the results of Blackbox testing,the application can run smoothly according to existing needsSarana dan Pelayanan di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Pekanbaru merupakan salah satu dalam bidang pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, sarana dan pelayanan belum menerapkan dan memanfaatkan keberadaan teknologi informasi terintegrasi guna mendukung aktifitas kerja sehari-hari sehingga sebagian besar aktifitas operasional pelayanan masih dilakukan secara manual. Karena sebagian aktifitas masih dilakukan secara manual, otomatis mempersulit dan memperlambat petugas untuk melayani masyarakat dan membuat laporan. Sistem Pengelolaan Tugas Dan Fungsi Seksi Sarana Dan Pelayanan diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengelola data layanan. Sistem dibangun menggunakan metode prototyping 3 kali iterasi. Pengujian terhadap aplikasi ini dilakukan dengan cara User Acceptance Test melalui kuisioner dan Blackbox Testing untuk menguji kesesuaian kebutuhan fungsionalnya. Berdasarkan hasil kuisioner didapatkan bahwa aplikasi memenuhi kriteria dari User Acceptance Test dimana 100% Responden setuju desain tampilan aplikasi mudah diingat. 95% Responden setuju aplikasi mudah dipahami. dan 98,3% Responden setuju memiliki fungsi yang efisien. Berdasarkan hasil butir uji Blackbox testing, aplikasi dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan kebutuhan fungsional yang diharapkan
Analisis Model Faktor Kualitas Functional Suitability Dan Security Pada Sistem Informasi Payroll
Pemberian gaji merupakan salah satu bentuk kompensasi yang diberikan kepada pegawai yang telah melaksanakan tugas dan kewajibannya pada suatu pekerjaan. Pemberian gaji dilakukan secara rutin oleh suatu organisasi, bersifat kritikal dan sensistif. Oleh karenanya diperlukanlah suatu system yang dapat mengolah data penggajian dengan benar. System penggajian ini dikenal dengan system informasi payroll. Karena system ini akan digunakan terus menerus pada organisasi sehingga perlu diperhatikan kehandalannya dari berbagai aspek seperti kelengkapan fungsionalnya, kebenaran informasi dan komputasi yang dihasilkan, serta aspek keamanan dari aplikasi tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan evaluasi terhadap kualitas dari system informasi payroll yang telah dibangun. Untuk melakukan evaluasi tersebut dibutuhkanlah suatu model kualitas untuk mengevaluasi system informasi payroll. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan berdasarkan kriteria system informasi payroll dan model kualitas International Organization for Standardization and International Electrotechnical Commision 25010(ISO/IEC 25010) Product Quality Model, diperolehlah hasil berupa model kualitas untuk factor kualitas functional suitability dan security pada system informasi payroll. Setiap factor kualitas yang diusulkan juga terdapat kriteria yang dapat digunakan untuk mengevaluasi setiap factor kualitas tersebut. Selain itu diperoleh juga bahwa seluruh sub factor functional suitability dan security memberikan pengaruh signifikan pada system informasi payroll sehingga termasuk kedalam kriteria yang telah diusulka
Evaluasi Kualitas Sistem Informasi Proyek Akhir menggunakan Effectiveness dan Satisfaction Quality in Use
Information system Final Project Politeknik Caltex Riau has been built since 2015. However, this system has not been evaluated in terms of software quality. So that the problems that occur are not in accordance with the needs and user satisfaction. Software quality evaluation by user can be done by implementing an internationall standard model, one of which is ISO 9126-4 quality in use section. This quality model has four characteristics, namely Effectiveness, Productivity, Safety and Satisfaction. In this study two aspects of quality were raised, namely effectiveness and satisfaction. The implementation of these two quality aspects is by applying metric quality in use. The results of the evaluation of effectiveness can be concluded that the level of effectiveness of this system is good, especially for level of correctness of the output system is 100% and the error rate made by the user is 0%. Whereas the level of task that can be completed is>= 89%. And the results of quality satisfaction factors using satisfaction scale metrics can be concluded that the PA management system meets the satisfaction aspects for users. This is according to the results of the user's response to the statement on the questionnaire.Sistem informasi Proyek Akhir (PA) Politeknik Caltex Riau sudah dibangun sejak tahun 2015. Namum sistem ini belum dilakukan evaluasi dari sisi kualitas perangkat lunak. Sehingga permasalahan yang terjadi adalah belum sesuai dengan kebutuhan dan kepuasan pengguna. Evaluasi kualitas perangkat lunak dari sisi pengguna dapat dilakukan dengan mengimplementasikan model evaluasi kualitas perangkat lunak yang sudah terstandarisasi secara internasional, salah satunya adalah model kualitas ISO 9126-4 bagian quality in use. Model kualitas ini memiliki empat karakteristik kualitas yaitu Effectiveness, Productivity, Safety dan Satisfaction. Pada penelitian ini diangkat dua aspek kualitas yaitu effectiveness dan satisfaction yang bertujuan untuk mengevaluasi Sistem Informasi Proyek Akhir pada Politeknik Caltex Riau. Implementasi dari dua aspek kualitas tersebut adalah dengan menerapkan metric quality in use. Hasil dari evaluasi faktor kualitas effectiveness dapat disimpulkan bahwa tingkat efektivitas system informasi PA sudah baik, terutama terhadap tingkatan kebenaran output dari system yang bernilai 100% dan tingkat kesalahan yang dilakukan oleh user 0%. Sedangkan untuk tingkat task yang dapat diselesaikan bernilai >=89%. Dan hasil dari evaluasi faktor kualitas satisfaction menggunakan metrik satisfaction scale dapat disimpulkan bahwa sistem PA memenuhi aspek kepuasan bagi pengguna. Hal ini sesuai yang dihasilkan dari respon pengguna terhadap pernyataan pada kuisioner.
 
Evaluasi Functionality dan Usability External Quality Sistem Informasi Proyek Akhir Politeknik Caltex Riau
Evaluasi kualitas perangkat lunak perlu dilakukan agar menghasilkan perangkat lunak yang berkualitas baik, tahan lama, dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya. System informasi Manajemen Proyek Akhir (PA) merupakan salah satu perangkat lunak inti dalam mendukung kegiatan akademik di Politeknik Caltex Riau (PCR). Perangkat lunak ini digunakan secara rutin oleh mahasiswa dan dosen untuk mengelola pelaksanaan kegiatan PA. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi dari sisi kualitas perangkat lunak yang dibangun. Evaluasi kualitas perangkat lunak dapat dilakukan dengan mengevaluasi kualitas eksternal dari perangkat lunak menggunakan metrik ISO 9126-2. Evaluasi ini dilakukan dengan cara mengukur perilaku system pada tahap testing sampai dengan tahap penggunaan perangkat lunak. Evaluasi ini dapat diimplementasikanmenggunakan model kualitas ISO 9126-1 yang sudah terstandarisasi secara internasional. Dalam penelitian ini akan diangkat dua karakteristik kualitas yaitu Functionality dan Usability. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan menggunakan metrik ISO 9126-2 diperoleh hasil bahwa aspek functionality subfaktor suitability memberikan hasil yang baik dari sisi kesesuaian system dengan kebutuhan pengguna, namun memiliki hasil yang kurang baik dari sisi kestabilan fungsi. Sedangkan subfaktor accuracy dan compliance sudah memiliki hasil yang baik. Aspek usability subfaktor understandability, learnability, operability, dan attractiveness sudah memberikan hasil yang baik
Evaluasi Effectiveness dan Satisfaction Quality in Use Model pada Aplikasi Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru bertanggung jawab untuk mengurusi kebersihan kota Pekanbaru. Dalam mengelola kebersihan, pihak DLHK memiliki beberapa program dalam mengedukasi masyarakat dalam hal pengurangan sampah seperti mengelola sampah rumah tangga melalui Bank Sampah. Saat ini DLHK Pekanbaru telah memiliki aplikasi Bank Sampah. Aplikasi tersebut masih dalam uji coba pemakaian. Selama uji coba, ditemukan adanya fitur yang masih berubah karena adanya perubahan bisnis proses. Kemudian adanya permasalahan penggunaan aplikasi yang masih belum familiar oleh pengguna nasabah sehingga kesulitan menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan transaksi sampah. Hal ini dapat menyebabkan tidak tercapainya peningkatan jumlah nasabah seiring dengan kemudahan pelayanan dalam proses transaksi di Bank. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan pengujian kualitas dalam hal penggunaan system (Quality in Use) untuk karakteristik Effectiveness dan Satisfaction. Berdasarkan hasil evaluasi Effectiveness diperoleh nilai maksimal pada hasil UAT kedua yaitu seluruh task sudah berjalan dengan benar dan tidak ditemukannya error terhadap fungsi. Sedangkan hasil evaluasi Satisfaction telah memenuhi kebutuhan pengguna untuk setiap sub karakteristik kualitas yaitu Usefulness, Trust, Pleasure dan Comfort. Setiap measurement menghasilkan nilai persentase skor berada pada rentang 80%-100% yang memiliki interpretasi sangat puas atau sangat setuju untuk setiap sub karakteristik kualitas yang dievaluasi.Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru bertanggung jawab untuk mengurusi kebersihan kota Pekanbaru. Dalam mengelola kebersihan, pihak DLHK memiliki beberapa program dalam mengedukasi masyarakat dalam hal pengurangan sampah seperti mengelola sampah rumah tangga melalui Bank Sampah. Saat ini DLHK Pekanbaru telah memiliki aplikasi Bank Sampah. Aplikasi tersebut masih dalam uji coba pemakaian. Selama uji coba, ditemukan adanya fitur yang masih berubah karena adanya perubahan bisnis proses. Kemudian adanya permasalahan penggunaan aplikasi yang masih belum familiar oleh pengguna nasabah sehingga kesulitan menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan transaksi sampah. Hal ini dapat menyebabkan tidak tercapainya peningkatan jumlah nasabah seiring dengan kemudahan pelayanan dalam proses transaksi di Bank. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan pengujian kualitas dalam hal penggunaan system (Quality in Use) untuk karakteristik Effectiveness dan Satisfaction. Berdasarkan hasil evaluasi Effectiveness diperoleh nilai maksimal pada hasil UAT kedua yaitu seluruh task sudah berjalan dengan benar dan tidak ditemukannya error terhadap fungsi. Sedangkan hasil evaluasi Satisfaction telah memenuhi kebutuhan pengguna untuk setiap sub karakteristik kualitas yaitu Usefulness, Trust, Pleasure dan Comfort. Setiap measurement menghasilkan nilai persentase skor berada pada rentang 80%-100% yang memiliki interpretasi sangat puas atau sangat setuju untuk setiap sub karakteristik kualitas yang dievaluasi
MONITORING LOG SERVER DENGAN ELASTICSEARCH, LOGSTASH DAN KIBANA (ELK)
The use of servers that have to run continuously for 24 hours and running services generates a lot of logs. This requires that the system administrator in his checks still have something to do with the server. This research intends to design a Monitoring Log Server using the ELK Stack (Elasticsearch Logstash Kibana) which can make it easier to read and analyze service logs on the server. The implementation in this research uses Ubuntu 18.04 Server, and a client server with SSH Putty service. From the results of the ELK Stack research, a solution in the form of Monitoring Log Server is obtained to make it easier for administrators to check every access log. Based on the results of the first and second scenario testing, the results obtained are successful in displaying data for each log that can be read by the administrator for a period of time based on data per day and per week. For the third scenario the administrator can see the level of accuracy of each access log. And the last scenario is the result to make it easier for administrators to audit or check every access log.
Penggunaan server yang harus berjalan terus menerus selama 24 jam dan layanan yang berjalan menghasilkan banyak log. Ini mengharuskan administrator sistem dalam ceknya masih memiliki hubungannya dengan server. Pada penelitian ini bermaksud untuk melakukan perancangan untuk membangun Monitoring Log Server menggunakan ELK Stack (Elasticsearch Logstash Kibana) yang dapat membuatnya lebih mudah untuk membaca dan menganalisis layanan log di server. Implementasi dalam hal ini penelitian menggunakan Ubuntu 18.04 Server dan client dengan layanan SSH Putty. Dari hasil penelitian ELK Stack didapatkan solusi berupa Monitoring Log Server guna untuk mempermudah administrator dalam melakukan pengecekkan setiap access log. Berdasarkan hasil pengujian scenario pertama dan kedua didapatkan hasil yaitu berhasil menampilkan data setiap log yang dapat dibaca oleh administrator untuk kurun waktu berdasarkan data perhari dan perminggu. Untuk scenario ketiga administrator dapat melihat tingkat akurasi setiap access log. Dan scenario terakhir didapat hasil untuk mempermudah administrator dalam melakukan audit atau pengecekkan setiap access log
Implementation of ISO 9126-1 quality model for asset inventory information system by utilizing object oriented metrics
Heavy Equipment Rental Information System Development using the Prototyping Method
A private company engaged in heavy equipment rental services, established on June 19, 2012, in Pekanbaru. In the current business process, customers who wish to rent heavy equipment or seek information about it can only do so during office hours, making the rental process less efficient. Record-keeping is still done using Excel, which increases the risk of data loss. Therefore, a solution has been proposed to develop a web-based information system to access and manage the process easily. The information system was developed using the prototyping method. The choice of the prototyping method is made to speed up development time, ease system completion, and avoid discrepancies between developers and users. The information system is then tested through Black Box testing and usability testing. From the Black Box testing results, it was found that the system\u27s functionality for all users has been successfully implemented and operates as expected. Meanwhile, the usability testing results showed an average score of 89%, indicating that users strongly agree with the system\u27s usability. This research helps to facilitate customers and administrators in the heavy equipment rental process by providing quick and easy access to information on prices, schedules, and equipment types, while also improving data recording to reduce the risk of data loss and facilitate administrative tasks
Pengujian Kualitas Website E-Commerce Produk Daur Ulang Sampah Menggunakan WebQual4.0
E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa yang dilakukan oleh konsumen melalui sistem elektronik seperti internet, WWW (Word Wide Web), atau jaringan komputer lainnya. Pemanfaatan website dan sosial media sebagai mesin penjual sudah mulai berkembang sejalan dengan kemajuan e-commerce. Bank sampah merupakan sumber daya bahan sampah yang dapat didaur ulang dan dijadikan produk layak pakai yang keberadaannya hingga saat ini telah berlangsung namun belum memiliki media promosi online yang sesuai dengan kebutuhan. Oleh karena itu, dengan adanya E-Commerce Produk Daur Ulang Sampah dapat membantu pihak Bank Sampah DLHK Pekanbaru dalam
melakukan penjualan maupun melakukan promosi produk daur ulang sampah. Sistem ini dirancang menggunakan Bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database management system, dan Xampp untuk server localhost web. Setelah e-commerce di implementasikan di lingkungan Bank Sampah DLHK Kota Pekanbaru, maka dilakukan pengujian terhadap pemanfaatan e-commerce dengan menggunakan metode webqual 4.0. Pengujian pemanfaatan e-commerce dengan metode webqual4.0 ini melibatkan 27 responden dan 24 butir pernyataan. Berdasarkan data yang didapat, maka diperoleh hasil uji pemanfaatan e-commerce dari faktor kegunaan 84,68%, faktor kualitas informasi 83,91%, faktor kualitas interaksi 84,81% dan faktor kepuasan pengguna 85,03
ANALISA FORENSIK CYBER ATTACK TERHADAP WEB SECURITY
Teknologi menjadi kebutuhan sehari-hari bagi banyak orang. Penggunaan teknologi yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi individu maupun organisasi seperti mendapatkan informasi-informasi yang bersifat illegal. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer sehingga menimbulkan kejahatan siber seperti eksploitasi website dengan serangan cross-site scripting. Untuk mengungkap kasus tersebut dibutuhkan bukti digital untuk membantu dalam mengungkap kasus tindak kejahatan siber seperti disk image yang berisikan file system, file temp (log), dan partisi disk lain didalamnya. Upaya dalam memperoleh dan menganalisis barang bukti digital tersebut dilakukan dengan teknik static forensic dengan menerapkan metode NIST. Teknik static forensic, memperoleh bukti digital dengan melakukan ekstraksi dan analisis setelah terjadi insiden ataupun setelah sistem tidak beroperasi. Penelitian ini menghasilkan artifak-artifak barang bukti digital (evidence) berupa disk image, file access.log yang mencatat seluruh permintaan yang dilakukan pelaku terkait serangan reflected cross-site scripting dan stored cross-site scripting yang tercatat pada log server, dan IP Address pelaku. Sedangkan pada file error.log tidak ada indikasi terjadinya serangan cross-site scripting dan tidak menghasilkan bukti apapun indikasi serangan. Barang bukti tersebut, diolah dan disajikan sebagai laporan hasil investigasi digital forensic untuk memperkuat kasus hukum terhadap pelaku serangan.Technology has become a daily necessity for many people. Improper use of technology can have negative impacts on both individuals and organizations such as obtaining illegal information. This can be done by utilizing computer technology, resulting in cybercrime such as website exploitation with cross-site scripting attacks. To uncover the case, digital evidence is needed to help uncover cybercrime cases through digital forensics such as disk images containing system files, temp files (logs), and other disk partitions. The purpose of this study is to obtain and analyze digital evidence which is carried out using static forensic techniques by applying the NIST method. Static forensic techniques obtain digital evidence by extracting and analyzing it after an incident occurs or after the system is not operating. The results of this study are digital evidence artifacts namely, disk images, access.log files that record all requests made by the perpetrator related to reflected cross-site scripting attacks and stored cross-site scripting recorded on the server log, and the perpetrator\u27s IP Address. While in the error.log file there is no indication of a cross-site scripting attack and does not find any evidence of an attack. The evidence was processed and presented as a digital forensic investigation report to strengthen the legal case against the perpetrators of the attack
