789 research outputs found
LP1-145
Yohanis describes how to collecte palm juiceDepe, Savu, Nusa Tenggara Timur, Indonesia; recording made in Dep
Buku Ajar Etnomatematika Kawasan Perbatasan NKRI-Timor Leste
Buku kategori Buku Sosial Budaya yang berjudul Buku Ajar Etnomatematika Kawasan Perbatasan NKRI-Timor Leste merupakan karya Yohanis Ndapa Deda, S.Pd., M.Si. dan Hermina Disnawati, S.Pd., M.Pd. Buku ajar ini sebagai salah satu buku pegangan bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Etnomatematika. Lebih dari itu bagi semua kalangan, buku ini mudah dibaca karena isinya termasuk dalam aktivitas seharihari masyarakat di kawasan NKRI-Timor Leste. Fakultas Ilmu Pendidikan menyambut dengan baik dan mengapresiasi semangat dari tim penyusun yang telah menyusun buku ini. Penyusunan Buku Ajar Etnomatematika merupakan salah satu upaya untuk menjadi Dosen profesional dalam menjalankan Darma pendidikan di Universitas Timor
DAMPAK ALOKASI DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI PROVINSI PAPUA
Thesis with the title "The Impact of the Allocation of Special Autonomy Funds on the Economic Development of Papua Province''. This was written by Yohanis Walopka NIM 1610519001, with his thesis supervisor, Dr. Fajri Muharja., SE, M.Sc. The research in this thesis is motivated by various problems in the socio-economic aspects of the people in Papua Province, namely in the fields of education, health and infrastructure development which have not been evenly distributed throughout the Kabupaten area and cities in Papua Province and the quality of human resources is very minimal. Therefore the allocation of special autonomy funds in what has been stated in Law no. 21 of 2001 concerning Special Autonomy (Otsu) for the Province of Papua for 20 years from 2002-2020 has had a positive impact on both physical and non-physical development. The formulation of the problem in writing this thesis is (1) How does the human development index in Papua Province affect the allocation of funds in the form of Special Autonomy (Otsus)?, (2) What are the supporting and inhibiting factors in utilizing and optimizing the allocation of Special Autonomy funds (Otsus) so that they make an optimal
contribution to the economic development of the Province of Papua?, (3) What are the positive and negative impacts of the allocation of Special Autonomy funds (Otsus) in the economic development of the Province of Papua?
Keywords:
Thesis Supervisor: Dr. Fajri Muharja, SE., M.S
sj-docx-3-inq-10.1177_00469580221088620 – Supplemental material for Occupational-Related Upper and Lower Extremity Musculoskeletal Pain Among Working Population of Ethiopia: Systematic Review and Meta-Analysis
Supplemental material, sj-docx-3-inq-10.1177_00469580221088620 for Occupational-Related Upper and Lower Extremity Musculoskeletal Pain Among Working Population of Ethiopia: Systematic Review and Meta-Analysis by Dechasa Adare Mengistu, Gebisa Dirirsa Gutema, Yohannes Mulugeta Demmu, Addisu Alemu and Yohanis Alemeshet Asefa in INQUIRY: The Journal of Health Care Organization, Provision, and Financing</p
sj-docx-2-inq-10.1177_00469580221088620 – Supplemental material for Occupational-Related Upper and Lower Extremity Musculoskeletal Pain Among Working Population of Ethiopia: Systematic Review and Meta-Analysis
Supplemental material, sj-docx-2-inq-10.1177_00469580221088620 for Occupational-Related Upper and Lower Extremity Musculoskeletal Pain Among Working Population of Ethiopia: Systematic Review and Meta-Analysis by Dechasa Adare Mengistu, Gebisa Dirirsa Gutema, Yohannes Mulugeta Demmu, Addisu Alemu and Yohanis Alemeshet Asefa in INQUIRY: The Journal of Health Care Organization, Provision, and Financing</p
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKAPADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 14 BABANA KECAMATAN UJUNG LOE KABUPATEN BULUKUMBA
YOHANIS NABEN 2016. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 14 Babana Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Skripsi. Dibimbing Drs. Latri Aras, S.Pd, M.Pd. dan Hikmawati Usman, S.Pd, M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar.
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 14 Babana Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Adapun rumusan masalahnya ialah bagaimanakah Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 14 Babana Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba?. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 14 Babana Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah satu orang guru kelas dan siswa kelas IV SD Negeri 14 Babana Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba yang berjumlah 29 orang siswa yang terdiri dari 16 laki-laki dan 13 perempuan. Fokus penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan hasil belajar matematika siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD negeri 14 Babana Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa dalam menerapkan Pendekatan Konstruktivisme di setiap siklus yakni pada siklus I berada pada kategori C (cukup) dan meningkat di siklus II dengan kategori B (baik) sedangkan hasil belajar siswa pada siklus I yang berada pada kategori C (cukup) kemudian meningkat pada siklus II dengan kategori B (baik) dan sehingga telah mencapai indikator keberhasilan
sj-docx-1-inq-10.1177_00469580221088620 – Supplemental material for Occupational-Related Upper and Lower Extremity Musculoskeletal Pain Among Working Population of Ethiopia: Systematic Review and Meta-Analysis
Supplemental material, sj-docx-1-inq-10.1177_00469580221088620 for Occupational-Related Upper and Lower Extremity Musculoskeletal Pain Among Working Population of Ethiopia: Systematic Review and Meta-Analysis by Dechasa Adare Mengistu, Gebisa Dirirsa Gutema, Yohannes Mulugeta Demmu, Addisu Alemu and Yohanis Alemeshet Asefa in INQUIRY: The Journal of Health Care Organization, Provision, and Financing</p
sj-docx-1-ehi-10.1177_11786302211060150 – Supplemental material for Household Water Treatment Practice and Associated Factors in Gibe District Southern Ethiopia: A Community Based Cross-Sectional Study
Supplemental material, sj-docx-1-ehi-10.1177_11786302211060150 for Household Water Treatment Practice and Associated Factors in Gibe District Southern Ethiopia: A Community Based Cross-Sectional Study by Bereket Tafesse, Tesfaye Gobena, Negga Baraki, Yohanis Alemeshet Asefa and Dechasa Adare Mengistu in Environmental Health Insights</p
KONDISI TERUMBU KARANG DAN PENYUSUNAN KONSEP STRATEGIS PENGAWASAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU MANSINAM KABUPATEN MANOKOARI
ABSTRAK\ud
\ud
\ud
YOHANIS ERIC PASANEA (L 111 06 006). Kondisi Terumbu Karang dan Penyusunan Konsep Startegis Pengawasan Ekosistem Terumbu Karang di Pulau Mansinam, Kab. Manokwari. Dibawa Bimbingan CHAIR RANI dan RIJAL IDRUS.\ud
\ud
\ud
Sekitar 40 % terumbu karang di pesisir Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mulai rusak. Penyebab utama kerusakan terumbu karang di perairan Manokwari adalah penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan. Ledakan menghancurkan terumbu karang dan mengakibatkan populasi ikan di satu titik berkurang. Telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah setempat, seperti pengawasan dengan program yang intensif dan partisipatif. Namun dalam pelaksanaannya mengalami permasalahan menyangkut otoritas suku, dan beberapa hukum adat lainnya. Sehingga regulasi yang terbentuk antara pemerintah dengan masyarakat tidak berjalan secara horizontal melainkan cakupan kebijakan kultural yang lebih dominan dengan kata lain keterlibatan pemerintah sebagai motor penggerak pengawasan dianggap tidak sejalan dengan kemauan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis tutupan dasar dan kondisi terumbu karang, menganalisis konsep pengawasan ekosistem terumbu karang serta, merumuskan strategi pengawasan ekosistem terumbu karang. metode yang dilakukan yaitu pengukuran parameter oseanografi, penutupan karang hidup, kondisi sosial kependudukan, kondisi actual pengawasan serta mengidentifikasi faktor-faktor SWOT untuk merumuskan stratgei pengawasan.\ud
Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Kondisi penutupan karang di Pulau Mansinam berada dalam kondisi sedang atau kritis ( yang mengindikasikan adanya kerusakan) dengan tutupan karang hidupnya berkisar 34 % sampai 49,33 %. Efektifitas pengawasan ekosistem terumbu karang di pulau mansinam termaksud dalam kategori tidak efektif. Hal ini diperlihatkan bahwa berdasarkan parameter pengawasan diperoleh nilai sebesar 45,2 %. Strategi pengawasan di Pulau Mansinam ada 3 yaitu : a. Penguatan kelembagaan melalui maksimalisasi peran serta pemerintah, stakeholder dan masyarakan sebagai partner kolaborasi; b. Pemanfaatan sumberdaya kawasan ekosistem terumbu karang secara sustainable dan c. Penguatan sosial, ekonomi, dan budaya.\ud
\ud
Kata Kunci : Terumbu Karang, Pengawasan, Startegi Pengawasan, Pulau Mansina
Pengaruh Status Sosial Ekonomi Keluarga dan Sikap Kebangsaan terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa di SMA Negeri 2 Rantepao.
ABSTRAK
YOHANIS KONDO. Pengaruh Status Sosial Ekonomi Keluarga dan Sikap Kebangsaan terhadap Prestasi Belajar Sejarah Siswa di SMA Negeri 2 Rantepao. (Dibimbing oleh Patahuddin dan H.Rusyadi)
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Sejarah antara siswa yang memiliki status sosial ekonomi keluarga yang rendah dengan yang memiliki status sosial ekonomi keluarga yang tinggi di SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara,(2) Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Sejarah antara siswa yang memiliki sikap kebangsaan yang rendah dengan yang memiliki sikap kebangsaan yang tinggi di SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara, dan (3) Untuk mengetahui interaksi antara status sosial ekonomi keluarga dan sikap kebangsaan terhadap prestasi belajar Sejarah siswa di SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
Penelitian ini merupakan Expost Facto. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa sebanyak 1153. Mengingat populasi yang cukup besar maka digunakan sampel. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah cluster proporsional random sampling, yaitu dari populasi ditentukan jumlah sampel sebagai obyek, yaitu kelas XI IPA SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 200 siswa. Alasan pemilihan sampel adalah karena populasi yang cukup besar dengan kondisi status sosial ekonomi yang heterogen Indikasi keheterogenan status social ekonomi keluarga tampak pada klasifikasi tingkat pendidikan (tidak tamat SD, tamat SD, tamat SLTP, SLTA, Sarjana), jenis pekerjaan (petani, pegawai negeri dan swasta, pedagang), pendapatan( tinggi, sedang, rendah). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar Sejarah tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda dengan 30 butir pertanyaan. Untuk mendapatkan data status sosial ekonomi keluarga digunakan angket dengan 40 butir pernyataan dan sikap kebangsaan digunakan angket dengan 30 butir pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis varians.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan prestasi belajar Sejarah antara siswa yang memiliki status sosial ekonomi keluarga yang rendah dengan yang memiliki status sosial ekonomi keluarga yang tinggi di SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara, (2) terdapat perbedaan prestasi belajar Sejarah antara siswa yang memiliki sikap kebangsaan yang rendah dengan yang memiliki sikap kebangsaan yang tinggi di SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara, (3) tidak terdapat interaksi antara status sosial ekonomi keluarga dan sikap kebangsaan terhadap prestasi belajar Sejarah siswa di SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
ABSTRACT
YOHANIS KONDO. 2014. The Influence of Social-economic Status of Families and Nationality Attitudes toward History Learning Achievement of Students at SMAN 2 Rantepao (supervised by Patahuddin and Rusyadi).
The purpose of this study is (1) to determine the differences in history learning achievement between students who have a high socio-economic status of families with students have lower one at SMAN 2 Rantepao in North Toraja. (2) to establish the differences in history learning achievement between students who have a high nationality attitude with students who have lower one at SMAN 2 Rantepao in North Toraja. (3) to investigate the interaction between socio-economic status of families with nationality attitudes toward history learning achievement of students at SMAN 2 Rantepao in North Toraja.
This is an ex post facto study. The populations were 1153 students of SMAN 2 Rantepao in North Toraja of academic year 2013/2014. Samples were 200 students of class XI IPA at SMAN 2 Rantepao in North Toraja taken by employing proportional cluster random sampling. The sample was taken due to the sizable population by heterogeneous socio-economic status condition. The indication of socio-economic status of heterogeneity family appears at the classification level of education (did not graduate on primary school, graduate on primary school, secondary school, high school, undergraduate), kinds of work (farmers, public, and private employees, merchant), incomes (high, medium, low). The research instruments used were written test with multiple choice questions to measure the achievement of history lesson, questionnaire with 40 and 30 questions respectively to obtain the data for socio-economic status of families and nationality attitudes. The data analysis technique used is descriptive analysis and analysis of variance.
The results reveal that (1) there is a difference in history learning achievement between students who have a high socio-economic status of families with students who have a low socio-economic status of families at SMAN 2 Rantepao in Noth Toraja. (2) there is a difference in history learning achievement between students who have a high nationality attitude with students who have a low nationality attitude at SMAN 2 Rantepao in Noth Toraja. (3) there is no interaction between socio-economic status of families with nationality attitudes toward History learning achievement at SMAN 2 Rantepao in North Toraja
- …
