65 research outputs found
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Smp Kristen Waikabubak Tahun Ajaran 2022/2023
Yepi Rambu Baba Ata Pada 132017045.2024..Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemandirian belajar siswa SMP Kristen Waikabubak tahun ajaran 2022/2023 Talenta unggul, Program S1 Bimbingan dan Konseling FKIPUKSW. Pembimbing utama Drs. Tritjahjo Danny Soesilo, M.Si, pembimbing pendamping Yustinus Windrawanto M,Pd.
Kata Kunci : kecerdasan emosional, kemandirian belajar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikansi kecerdasan emosional terhadap kemandirian belajar siswa smp kristen waikabubak tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah kausal komparatif sedangkan pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik analisis pengumpulan data berupa angket.. . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan perilaku kecerdasan emosional kemandirian belajar siswa dengan besaran sumbangan variabel kecerdasan emosional (X) terhadap kemandirian belajar siswa (Y) sebesar 25,4% sisanya (11,8%) berasal dari variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, kemudian hitung lebih besar dari t tabel yaitu 0,882 > 0,254 serta nilai signifikansi t kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05) dan koefisien signifikansi 0,000 < 0,050
STATUS SHALAT KETIKA MIMISAN (STUDI KOMPARATIF IMAM MALIK DAN IBNU QUDAMAH)
ABSTRAK
Yepi asrianti (2023) : Mimisan Ketika Shalat (Studi Komparatif Imam Malik dan Ibnu Qudamah)
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Imam Malik dan Ibnu Qudamah mengenai status shalat karena mimisan. Belakangan hingga saat ini masih banyak masyarakat yang bertanya tentang hukum mimisan apakah dapat membatalkan wudhu yang menyebabkan batal pula shalatnya. Jenis penelitian perpustakaan (library research) bersifat kualitatif, dengan menelaah literature yang berhubungan dengan pembahasan ini. Adapun sumberdata yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber perimer yaitu sumber data yang dapat langsung dari penulisan penelitian ini yaitu dengan membaca dan mengutip data-data dalam kitab Al-muwattha’ karangan Imam Malik dan kitab Al-Mughni karangan Ibnu Qudamah. sedangkan sumberdata sekunder didapat dalam buku pendukung yang berkaitan dengan penelitian ini seperti buku Minhajul Muslim, Fiqih Ibadah. Teknik metode yang dilakukan dengan cara mencari dan mempelajari data-data dati buku-buku, jurnal, Artikel dan sebagainya. Berdasarkan hasil kajian, penulis menyimpulkan bahwa menurut Imam Malik mimisan tidak membatalkan wudhu, Jadi apabila seseorang yang sedang shalat kemudian keluar darah dari hidungnya (mimisan) tetap dapat melanjutkan shalatnya tanpa harus berwudhu lagi dan shalatnya dianggap sah.. Sedangkan Ibnu Qudamah berpendapat mimisan dapat membatalkan wudhu, apabila seseorang mengerjakan shalat lalu ia mengalami mimisan maka seseorang tersebut hendaknya menghentikan shalatnya dan mengambil wudhu terlebih dahulu baru iya mengerjakan shalatnya kembali. Menurut analisis muqaran perbedaan pendapat yang terjadi antara Imam Malik dan Ibnu Qudamah terletak pada perbedaan dalam penggunaan dalil yang digunakan. Menurut Imam malik mimisan tidak membatalkan wudhu baik kadarnya banyak atau sedikit. Karena mereka beralasan mimisan tidak keluar dari dua jalan (qubul dan dubul). Sedangkan Ibnu Qudamah bahwa mimisan dapat membatalkan wudhu jika kadarnya mimisannya banyak, tapi jika kadarnya sedikit maka mimisan itu tidak membatalkan wudhu.
Kata Kunci : Mimisan, Shalat, komparati
Karakterisasi Kompos Dari Serasah Daun Trembesi (Samanea Saman jacq Merr) Dan Kotoran Sapi Dengan Bioaktivator EM4
Limbah organik seperti serasah daun trembesi (Samanea Saman Jacq Merr) dan
kotoran sapi, memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber daya
yang bernilai melalui proses pengomposan. Sementara itu, kotoran sapi, sebagai
hasil limbah dari kegiatan peternakan, menyimpan potensi nutrisi yang tinggi
untuk meningkatkan kesuburan tanah dalam rangka meningkatkan efisiensi dan
kualitas hasil dari proses pengomposan, penggunaan bioaktivator menjadi
alternatif yang menarik. Bioaktivator, seperti EM4 (Effective Microorganisms 4).
Maka dari penelitian ini bertujuan untuk ialah untuk mengetahui kadar Nitrogen
(N), Fospor (P), Kalium (K), C-Organik, C/N Rasio, Kadar air dan pH dengan
kesesuaian standar mutu menurut SNI 19-7030-2004. kompos sampah organik. Di
analisis di Laboratorium PT. Bina Sawit Palembang dan Laboratorium Terpadu Uin
Raden Fatah Palembang. Berdasarkan Hasil yang didapat kadar C-Organik semua
perlakuan dan C/N Rasio perlakuan P2 dan P3 belum memenuhi persyaratan
kompos menurut SNI No.19-7030-2004. Dari kombinasi perlakuan kompos
serasah daun trembesi (Samanea Saman Jacq Merr) dan kotoran sapi dengan
bioaktivator EM4 didapatkan perlakuan terbaik pada penambahan 4kg kotoran
sapi pada kadar Phospor perlakuan P3 sebesar 0,40%. Penambahan bioaktivator
EM4 kadar Kalium perlakuan P1 sebesar 0,52%. Pada Kadar Nitrogen kompos
matang pada semua perlakuan masih di atas standar minimum kualitas pupuk
kompos SNI No.19-7030- 2004. Pada kadar air kompos semua perlakuan telah
memenuhi persyaratan kompos matang menurut SNI No.19-7030-2004 yaitu
<50%. pH pada proses pengomposan di minggu ke-4 perlakuan P0, P1,
memperlihatkan nilai pH 7,0, P2 yaitu 6,6, dan pH akhir perlakuan P3 yaitu 6,8.
Dengan demikian, semua perlakuan sudah memenuhi persyaratan kompos matang
Menurut SNI No.19-7030- 2004 yaitu 6,8–7,49
PENERAPAN TEKNIK MOTIVATIONAL INTERVIEWING UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR PADA SISWA DI SMA NEGERI 5 SIDRAP
EVALUASI KINERJA SALURAN TERSIER DAERAH IRIGASI AIR NIPIS KABUPATEN BENGKULU SELATAN
Daerah Irigasi Air Nipis memiliki luas wilayah layanan irigasiny sebesar ± 3.116
Ha diantaranya luas layanan 315 Ha untuk mengaliri daerah BNKR 3 ki, BNKR 3
ka, BNKR 4 ki, BNKR 4 ka, BNKR 5 ki, BNKR 5 ka, BNKR 6 ki, BNKR 6 ka,
BNKR 7 ki, dan BNKR 7 ka. Dalam pengoperasiannya, jaringan irigasi
mengalami beberapa perubahan seperti retaknya beberapa dinding saluran,
tumbuhnya tanaman liar dan penumpukan sampah, sehingga tujuan penelitian
ingin mengevaluasi kinerja jaringan irigasi Air Nipis ditinjau dari aspek fisik,
aspek pemanfaatan dan analisis efisiensi pemakaian air agar dapat meningkatan
irigasi secara intensifikasi maupun ekstensifikasi pada area irigasi.
Metode yang dilakukan yaitu pengukuran debit inflow-outflow untuk analisi
efisiensi dan kehilangan air, dan analisis deskriptif jawaban kuesioner yang
diuraikan dengan memberi nilai tertentu (skala likers) terhadap setiap variable
aspek yang ditinjau. Hasil analisis efisiensi yang telah dilakukan, diperoleh
efisiensi rata-rata saluran tersier sebesar 73,28% dengan persentasi kehilangan air
sebesar 26,72%, hasil ini tidak sesuai dengan efisiensi teoritis yang ditetapkan
yaitu ≥ 80%. Jaringan Irigasi Air Nipis di lihat dari aspek fisik memproleh nilai
rata-rata sebesar 3,003, Cukup Baik. Jaringan Irigasi Air Nipis di lihat dari aspek
pemanfaatan memproleh nilai rata-rata sebesar 3,272, Cukup Baik dan efektifitas
pengelolaan lahan 230 Ha dari luas lahan rencana 315 Ha 73,016% menandakan
bahwa dari seluruh target areal yang akan diairi ada sekitar 26,984 % yang tidak
terairi. Kinerja Jaringan Irigasi Air Nipis secara keseluruhan berdasarkan kedua
aspek tersebut memperoleh nilai sebesar 3,138 Cukup Baik.
Kata Kunci : Efisiensi, Air Nipis, Jaringan Irigasi, Kinerj
Analisis sistem informasi Akuntansi pemberian kredit (Studi Kasus Pada PD. BPR BKK Mojogedang Kabupaten Karanganyar)
Masalah yang hendak dicari jawabannya dalam penelitian ini adalah
bagaimana SIA Pemberian Kredit Pada PD BPR BKK Mojogedang Kabupaten
Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis SIA Pemberian
Kredit Pada PD BPR BKK Mojogedang Kabupaten Karanganyar. Metode
pengumpulan data yang dipakai penulis adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu dengan langkah-langkah,
Mengevaluasi struktur organisasi, mengidentifikasi SIA Pemberian Kredit
Perusahaan, mengidentifikasi kelemahan SIA Pemberian Kredit dan memberikan
rekomendasi perbaikannya.
Hasil dari analisis menunjukkan bahwa gambar struktur organisasi salah
sehingga dapat menyebabkan salah dalam penafsirannya. Bagian kredit
mempunyai tugas dan fungsi ganda yang dapat mengakibatkan terjadinya
manipulasi data antara penyaluran kredit dengan penarikannya dan kolusi antara
bagian kredit dengan nasabah. Dokumen yang digunakan dalam SIA Pemberian
Kredit Pada PD BPR BKK Mojogedang Kabupaten Karanganyar sebagian besar
sudah bernomor urut tercetak. PJK belum ada ketentuan mengenai asuransi untuk
barang jaminan yang bisa menjamin keselamatan barang jaminan yang diserahkan
nasabah dan belum adanya ketentuan apakah harus ditandatangani diatas materai
atau tidak. Rekapitulasi kas digunakan untuk merekap pemasukan dan
pengeluaran kas dan belum berbentuk kolom sehingga belum ada pemisahan
fungsi dalam pencatatannya serta tidak praktis dalam penyajiannya. Jurnal
digunakan untuk mencatat transaksi antara penerimaan kas dengan pengeluaran
kas belum ada pemisahan. DTK hanya ditandatangani oleh bagian kredit. Dalam
hal kekayaan perusahaan belum tersimpan dengan baik dan belum diasuransikan.
Sistem pencatatannya masih menggunakan cash basis.
Dari hasil analisis tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa bagian kredit
masih mempunyai tugas dan fungsi untuk melakukan penyaluran dana berbentuk
kredit kepada nasabah dan melaksanakan usaha penarikan kembali beserta bunga dan lainnya sesuai ketentuan. Rekapitulasi kas yang digunakan oleh bagian
pembukuan untuk merekap pemasukan dan pengeluaran. Jurnal untuk mencatat
transaksi antara penerimaan dan pengeluaran belum ada pemisahan. DTK belum
ada tandatangan bendahara instansi terkait, kasir dan pimpinan. Dokumen yang
digunakan sebagian besar sudah bernomor urut tercetak. Pada prosedur angsuran
pinjaman Bagian Kredit mempunyai tugas membuat DTK juga menerima uang
angsuran dari nasabah. Sistem pencatatannya masih menggunakan cash basis.
Berdasarkan penemuan-penemuan diatas maka diajukan saran-saran yaitu
Penambahan Bagian Penagihan yang bertugas untuk melaksanakan usaha
penarikan kembali atas kredit yang diberikan nasabah beserta bunganya. Pada
prosedur angsuran pinjaman bagian kredit hanya bertugas untuk membuat
dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam SIA Pemberian Kredit Perusahaan.
Dokumen-dokumen yang digunakan Seharusnya bernomor urut tercetak. Jurnal
yang digunakan harus dipisahkan antara JPnK dengan JPgK sehingga dapat
memudahkan dalam pengecekan uang yang masuk maupun yang keluar.
Rekapitulasi kas harus dipisah antara RKM dan RKK. DTK ada tandatangan
Bendahara instansi terkait, Kasir dan Pimpinan. Kekayaan BKK harus
diasuransikan. PJK sebaiknya dibahas mengenai asuransi barang jaminan untuk
menjamin barang jaminan yang diserahkan oleh nasabah dan materai untuk
menjamin kekuatan hukum. Sistem pencatatan sebaiknya menggunakan akrual
basis agar dapat menghasilkan laporan keuangan yang lebih dapat dipercaya, lebih
akurat, komprehensif dan relevan untuk pengambilan keputusan
ANALISIS PELAYANAN PUSKESMAS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN KELUARGA PEDESAAN DI DESA GERINGGING BARU KECAMATAN SENTAJO RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
This research was conducted in the village of Geringging Baru, Sentajo Raya Subdistrict, Kuantan Singingi Regency, to find out how well the Puskesmas Service Improved Rural Family Health in Geringging Baru Sentajo Raya District, Kuantan Singingi Regency.
The sampling technique for puskesmas staff is because it is relatively small, 42 people, using the saturation sampling method. For community elements using the Random Sampling method where the number of samplenya sampling using the Slovin formula is obtained by 44 people, the total respondents in this study were 86 respondents. Based on the results of the distribution of questionnaires that have been conducted on the Analysis of Health Center Services in Improving the Health of Rural Families in Geringging Baru, Sentajo Raya District, Kuantan Singingi District, which produces an average value of 3.03, it means that it is in a fairly good interval. This is because of the 5 indicators used in this study, namely the existence of ease, responsiveness, Assurance, Emphaty , Tangibles all are pretty good
Penggunaan Aizuchi Ditinjau Dari Bentuk dan Fungsi dalam Komik Detective Conan Volume 60 karya Gōshō Aoyama
Aizuchi adalah ekspresi ataupun ungkapan yang disampaikan lawan bicara untuk menanggapi informasi yang disampaikan pembicara pada saat pembicara sedang menggunakan haknya untuk berbicara. Penelitian ini mengkaji aizuchi ditinjau dari bentuk dan fungsi dalam komik Detective Conan Volume 60 karya Gōshō Aoyama. Mengingat aizuchi tidak diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar, kemungkinan besar pembelajar bahasa Jepang tidak tahu tentang apa yang dimaksud dengan aizuchi, meskipun tanpa disadari pembelajar bahasa Jepang sering menemukan kata-kata aizuchi ketika membaca komik. Biasanya para pembelajar bahasa Jepang lebih sering menirukan ucapan-ucapan atau gaya bicara penutur asli bahasa Jepang saja karena para pembelajar menganggap bahwa ucapan-ucapan atau gaya bicara orang Jepang sangat menarik dan berekspresi. Oleh karena itulah, penulis melakukan penelitian ini dan akan menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu (1) apa bentuk aizuchi yang sering muncul pada komik Detective Conan Volume 60 karya Gōshō Aoyama, dan (2) apa fungsi aizuchi yang ada pada komik Detective Conan Volume 60 karya Gōshō Aoyama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi aizuchi. Selanjutnya, metode deskriptif digunakan untuk memberikan hasil analisis secara rinci dan jelas sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 168 bentuk aizuchishi, 26 bentuk kurikaeshi, 3 bentuk iikae, dan 73 bentuk sonota. Selain itu, juga terdapat 75 fungsi kiite iru to shingō, 36fungsi rikai shite iru to iu shingō, 56 fungsi dōi no shingō, 30 fungsi hitei no shingō, dan 73 fungsi kanjō noshingō. Aizuchi tidak hanya dipakai dalam satu bentuk ataupun satu fungsi saja. Bila dilihat dari konteks yang ada pada wacana dialog, maka aizuchi tersebut bisa saja terdapat satu bentuk aizuchi yang memiliki dua fungsi ataupun sebaliknya. Selain itu, tidak semua aizuchi yang dipakai dalam percakapan berupa kata-kata pendek, namun juga dapat berupa kalimat ataupun bahasa non verbal seperti ekspresi terkejut. Penulis menyarankan kepada peneliti selanjutnya untuk membahas makna aizuchi “Ee” dan “Sō” ditinjau dari kondisi penggunaan aizuchi dalam suatu percakapan
PENERAPAN TEKNIK MOTIVATIONAL INTERVIEWING UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR PADA SISWA DI SMA NEGERI 5 SIDRAP
Penelitian ini menelaah penerapan teknik motivational interviewing untuk mengurangi kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5
Sidrap. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana gambaran tingkat kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5
Sidrap ? (2) Bagaimana gambaran penerapan teknik motivational interviewing dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa di
SMA Negeri 5 Sidrap ? (3) Apakah penerapan bimbingan teknik motivational interviewing dapat mengurangi kejenuhan belajar
siswa di SMA Negeri 5 Sidrap ? Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat
kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5 Sidrap (2) Untuk mengetahui gambaran penerapan teknik motivational interviewing
dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5 Sidrap (3) Untuk mengetahui penerapan bimbingan teknik
motivational interviewing dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5 Sidrap. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Jenis penelitian menggunakan Quasi
Experimental Design, Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPS 1, dan XI IPS 2 sebanyak 32
siswa pada tahun ajaran 2020/2021. Sampel penelitian sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan Skala Kejenuhan Belajar yang diadaptasi dari teori Schaufeli & Enzmann dalam uji validasi jumlah pertanyaan
angketnya berisi 40 butir sebelum validasi sedangkan setelah divalidasi menjadi 30 butir pertanyaan dan uji reliabilitas
diperoleh nilai sebanyak 0,908 yang berarti skala yang disebar memiliki reliabilitas yang baik atau sangat kuat. dan Observasi
dilakukan untuk mengamati masalah kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5 Sidrap. Teknik analisis data menggunakan
analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Jadi hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) selama pelaksanaan
teknik motivational interviewing, siswa menunjukkan tingkat partisipasi yang sangat tinggi, (2) Tingkat kejenuhan belajar
siswa sebelum diberikan Teknik motivational interviewing berada pada kategori sangat tinggi dan tinggi, (3) Penerapan
Teknik motivational interviewing dapat Mengurangi kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 5 Sidrap.
Kata Kunci: Motivational Interviewing, Kejenuhan Belaja
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT MULTIGUNA PRECAST MANDIRI RIMBO PANJANG
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya
kepemimpinan dan Lingkungan kerja pada PT Multiguna Precast Mandiri Rimbo
Panjang. Populasi dalam penelitian ini diambil dari keseluruhan jumlah karyawan
bagian pabrik tahun 2016 berjumlah 56 orang karyawan, dan pada pengambilan
sampel menggunakan teknik sensus yang berjumlah 56 orang. Sedangkan metode
pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumenter, dan
kuisioner kemudian. Untuk metode penelitian yang digunakan adalah metode
analisis deskriptif-kuantitatif. Berdasarkan anlisis deskriptif pernyataan responden
dari semua variabel memberikan gambaran persentase tertinggi 55,4% yaitu pada
indikator kondisi kerja pada variabel lingkungan kerja yang dinyatakan dengan
kreteria sangat setuju. Dari indikator tersebut karyawan sangat setuju lingkungan
kerja mampu meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara gaya kepemimpinan dan
lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Multiguna
Precast Mandiri Rimbo Panjang.
Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Dan Produktivitas
- …
