104,999 research outputs found
KONTROVERSI KHALIFAH YAZID BIN MUAWIYAH (60-63 H./680-683 M.) PADA HISTORIOGRAFI ISLAM KLASIK
Skripsi yang berjudul “Kontroversi Khalifah Yazid Bin Muawiyah (60-63 H./ 680-683 M.) Pada Historiografi Islam Klasik” ini membahas kontroversi tentang sosok Khalifah Yazid bin Muawiyah. Kajian skripsi ini meliputi Yazid bin Muawiyah dalam Daulah Umayyah, citra positif dan citra negatif Yazid bin Muawiyah dalam historiografi Islam Klasik, Serta faktor yang menyebabkan terjadinya kontroversi mengenai Khalifah Yazid bin Muawiyah?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menekankan pada kajian kepustakaan (library research). Adapun pendekatan yang digunakan pada kajian ini adalah pendekatan biografi-politik. Penelitian ini menggunakan teori sejarah kritis Ibnu Khaldun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian sejarah yang meliputi: 1. heuristik; 2. kritik atau verifikasi; 3. interpretasi atau penafsiran; dan 4. historiografi.
Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa fakta tentang adanya perspektif positif maupun negatif tentang Yazid bin Muawiyah. Citra positif Yazid bin Muawiyah ada pada kitab Tārīkh aṭ-Ṭabarī karya ath-Thabari dan pada kitab Al-Bad’u wa Tārīkh karya al-Maqdisi. Pada kitab Tārīkh ar-Rusul wa al-Muluk berisi tentang tidak memihaknya ath-Thabari dan tidak menyalahkan perilaku Yazid bin Muawiyah dan keikut sertaan Yazid dalam peristiwa terbunuhnya Husein bin Ali, sedangkan dari Al-Bad’u wa Tārīkh berisi tentang perspektif bahwa Yazid tidak ikut campur dalam pembunuhan Husein. Citra negatif Yazid bin Muawiyah ada pada kitab Murūj Aż-Żahab karya al-Mas’udi danTārīkh Al-Ya’qubī karya al-Ya’qubi. Pada kitab Murūj Aż-Żahab wa Ma’din al-Jauhar menyatakan bahwa Yazid bin Muawiyah dinyatakan sebagai orang fasik atau orang yang berdosa besar dan perbuatannya lebih keji daripada Firaun, sedangkan Tārīkh Al-Ya’qubī berisi tentang perspektif bahwa Yazid mengirimkan surat kepada Husein tentang pembaiatan kepadanya dan ancaman pembunuhan yang diberikan oleh Yazid kepada Husein jika tidak ikut membaiatnya. Munculnya kontroversi penulisan tersebut karena faktor politik dan faktor ideologi. Yang disebut sebagai faktor politik di sini adalah perseteruan antara Daulah Umayyah dan Daulah Abbasiyah. Faktor ideologinya adalah ideologi Sunni dan Syi’ah. Penyebab perseteruan antara Daulah Umayyah dan Daulah Abbasiyah ini menyebabkan penulisan sejarah terprovokasi, karena penulisan sejarah Islam dimulai pada masa Daulah Abbasiyah. Adapun peristiwa terbunuhnya pemimpin Syi’ah yaitu Husain bin Ali bin Abi Thalib menyebabkan golongan Syi’ah sangat membenci Yazid bin Muawiyah
Anti-Allergic Cromones Inhibit Histamine and Eicosanoid Release from Activated Human and Murine Mast Cells by Releasing Annexin A1
PMCID: PMC3601088This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited
Analisa Kinerja Ruas Jalan Inspektur Yazid Kabupaten Lahat
Inspector Yazid Road is one of the important routes often used by vehicles in Lahat District, Lahat Regency. Especially in the lower market area of Lahat, various problems often arise in traffic conditions. Activities in the market have a major impact on the increasing number of daily activities and are one of the main factors causing high traffic volumes. Various side obstacles also worsen the performance of the road section. Referring to the problems that have been mentioned, the author tried to conduct a study to assess and analyze the performance of the Inspector Yazid road section using the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI). The data collected included road geometry, vehicle flow, side obstacles, and population in Lahat Regency. The data was then analyzed based on the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines. The results of the study showed that peak times occurred on Monday to Friday between 16.00 and 17.00 WIB, with a vehicle volume reaching 1537 smp/hour, side obstacles 1122 kej/hour, and a capacity of 1837 smp/hour. The free flow speed was recorded at 49.92 km/h, travel speed at 13.64 km/h, and the degree of saturation at 0.84, which indicates that traffic on Jalan Inspector Yazid is in an unstable condition and is almost approaching the maximum capacity limit
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
sj-pdf-1-cph-10.1177_17151635211028253 – Supplemental material for Impact of COVID-19 on frontline pharmacists’ roles and services in Canada: The INSPIRE Survey
Supplemental material, sj-pdf-1-cph-10.1177_17151635211028253 for Impact of COVID-19 on frontline pharmacists’ roles and services in Canada: The INSPIRE Survey by Dillon H. Lee, Kaitlyn E. Watson and Yazid N. Al Hamarneh in Canadian Pharmacists Journal / Revue des Pharmaciens du Canada</p
sj-pdf-2-cph-10.1177_17151635211028253 – Supplemental material for Impact of COVID-19 on frontline pharmacists’ roles and services in Canada: The INSPIRE Survey
Supplemental material, sj-pdf-2-cph-10.1177_17151635211028253 for Impact of COVID-19 on frontline pharmacists’ roles and services in Canada: The INSPIRE Survey by Dillon H. Lee, Kaitlyn E. Watson and Yazid N. Al Hamarneh in Canadian Pharmacists Journal / Revue des Pharmaciens du Canada</p
The Umayyad succession: succession to the Caliphate from the first Civil War to the end of the Umayyad dynasty
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Upaya Jaringan Pesantren Tarekat NU dalam Pemenangan Pasangan Calon Ir. H. M. Yahya Fuad, S.E dan K.H. Yazid Machfudz pada Pilkada Kabupaten Kebumen Tahun 2015
Penelitian skripsi ini berjudul “Upaya Jaringan Pesantren Tarekat NUdalam Pemenangan Pasangan Calon Ir. H. M. Yahya Fuad, S.E. dan K.H.Yazid Machfudz pada Pilkada Kabupaten Kebumen tahun 2015”. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan upaya yang dilakukanoleh Jaringan Pondok Pesantren Tarekat NU pada Pilkada Kabupaten Kebumentahun 2015 serta mendeskripsikan afiliasi antara Muhammadiyah dan NU yangterbentuk pada Pilkada Kabupaten Kebumen tahun 2015. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatanstudi kasus. Selain itu, teknik yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif,dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jaringan pesantren tarekat NUsebagai salah satu basis massa yang cukup besar upayanya dalam memenangkanpasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Kebumen. Di balikPasangan Calon Fuad-Yazid di tahun 2015, terdapat 2 pondok pesantren yangmemiliki peran yang cukup besar dalam mengkampanyekan paslon tersebut diantaranya Pondok Pesantren Al-Huda Jetis dan Pondok Pesantren Al-FalahSomalangu. Jaringan yang terbentuk ini kemudian mengkampanyekan paslonFuad-Yazid dengan cara sosialisasi melalui tarekat yang terdapat di PondokPesantren Al-Huda Jetis (Tarekat Naqsyabandiyah Kholidiyah) dan PondokPesantren Al-Falah Somalangu (Tarekat Syadziliyah).
Selain dari upaya yang dilakukan oleh jaringan tarekat yang ada di keduapondok pesantren tersebut, upaya lain datang dari Muhammadiyah dan NU yangberafiliasi dan memiliki peran besar bagi pasangan calon Fuad-Yazid. Upaya yangdilakukan oleh Muhammadiyah, yaitu melalui dakwah rutinnya danmerekomendasi partai politik atas kondisi sosial politik masyarakat KabupatenKebumen. Sedangkan untuk NU sendiri dilakukan dengan peran dari kiai-kiai NUyang mana berpengaruh besar dalam menyosialisasikan pasangan calon FuadYaziddisetiappengajiandanjuga acara-acara keagamaan lainnya. Kedua ormastersebut juga turut mengarahkan organisasi-organisasi otonomnya guna melakukansosialisasi secara menyeluruh terhadap anggota-anggota organisasi. Dengandemikian, dapat dikatakan bahwa hal tersebut menjadi sebuah manuver politik yangbegitu masif yang dilakukan oleh organisasi massa berbasis agama di KabupatenKebumen
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
