7,665 research outputs found

    LP Decoding Excess over Symmetric Channels

    No full text
    We consider the problem of Linear Programming (LP) decoding of binary linear codes. The LP excess lemma was introduced by the first author, B. Ghazi, and R. Urbanke (IEEE Trans. Inf. Th., 2014) as a technique to trade crossover probability for 'LP excess' over the Binary Symmetric Channel. We generalize the LP excess lemma to discrete, binary-input, Memoryless, Symmetric and LLR-Bounded (MSB) channels. As an application, we extend a result by the first author and H. Audah (IEEE Trans. Inf. Th., 2015) on the impact of redundant checks on LP decoding to discrete MSB channels. © 2015 IEEE

    A Sobolev estimate for radial lp-multipliers on a class of semi-simple lie groups

    No full text
    Let G be a semi-simple Lie group in the Harish-Chandra class with maximal compact subgroup K. Let ΩK be minus the radial Casimir operator. Let 1 4 dim(G/K) < SG < 1 2 dim(G/K), s ∈ (0, SG] and p ∈ (1,∞) be such that(1 p - 1 2 )< s 2SG . Then, there exists a constant CG,s,p > 0 such that for every m ∈ L∞(G) ∩ L2(G) bi-K-invariant with m ∈ Dom(Ωs K) and Ωs K(m) ∈ L2SG/s(G) we have, (0.1) ∥Tm : Lp(G) → Lp( G)∥ ≤ CG,s,p∥Ωs K(m)∥ L2SG/s(G), where Tm is the Fourier multiplier with symbol m acting on the noncommutative Lp-space of the group von Neumann algebra of G. This gives new examples of Lp-Fourier multipliers with decay rates becoming slower when p approximates 2.Green Open Access added to TU Delft Institutional Repository ‘You share, we take care!’ – Taverne project https://www.openaccess.nl/en/you-share-we-take-care Otherwise as indicated in the copyright section: the publisher is the copyright holder of this work and the author uses the Dutch legislation to make this work public.Analysi

    Stability properties of stochastic maximal Lp-regularity

    No full text
    In this paper we consider Lp-regularity estimates for solutions to stochastic evolution equations, which is called stochastic maximal Lp-regularity. Our aim is to find a theory which is analogously to Dore’s theory for deterministic evolution equations. He has shown that maximal Lp-regularity is independent of the length of the time interval, implies analyticity and exponential stability of the semigroup, is stable under perturbation and many more properties. We show that the stochastic versions of these results hold

    Bimbingan Konseling Islam dengan Terapi Dzikir untuk mengurangi stres seorang istri yang suaminya di LP surabaya

    No full text
    Fokus penelitian ini adalah tentang (1) bagaimana proses Bimbingan dan Konseling Islam Dengan Terapi Dzikir Dalam Mengurangi Stres Seorang Istri Yang Suaminya Di LP Surabaya? (2) bagaimana hasil proses Bimbingan dan Konseling Islam Dengan Terapi Dzikir Dalam Mengurangi Stres Seorang Istri Yang Suaminya Di LP Surabaya. Dalam menjawab permasalahan tersebut, metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus yang di analisa menggunakan deskriptif komparatif. Peneliti mencari data dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian analisis dilakukan untuk mengetahui proses Bimbingan dan Konseling Islam Dengan Terapi Dzikir Dalam Mengurangi Stres Seorang Istri yang Suaminya di LP Surabaya di lapangan. Sedangkan untuk mengetahui hasilnya yaitu dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudahnya dilakukan proses konseling. Proses konseling dapat dikatakan cukup berhasil melihat perkembangan konseli yang sudah jarang menangis dimalam hari karena cemas, mulai berinteraksi dengan tetangganya, dan merubah pola pikir negatif menjadi positif

    Produksi Antibodi Poliklonal Human Lp-PLA2 Dengan Induksi Protein Lp-PLA2 Wild Type Dan V279F Mutan

    No full text
    Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penyakit jantung terjadi, karena adanya disfungsi endotel pada arteri serta inflamasi yang berlebih. Lipoprotein-associated phospholipase A2 (Lp-PLA2) atau dikenal juga sebagai platelet-activating factor acetylhydrolase (PAF-AH) merupakan enzim phospholipase A2 yang dikode oleh gen PLA2G7. Protein Lp-PLA2 berperan dalam inflamasi pada tubuh sehingga protein ini dapat digunakan sebagai penanda awal terjadinya penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon produksi antibodi human Lp-PLA2 dari mencit (Mus musculus) terhadap antigen protein Lp-PLA2 wild type dan mutan. Serum darah pasien penyakit jantung koroner dari RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) diisolasi protein Lp-PLA2 dengan imunopresipitasi. Kemudian dilakukan SDS-PAGE untuk konfirmasi protein yang berhasil diisolasi. Terdapat 5 perlakuan injeksi antigen yaitu injeksi protein Lp-PLA2 mutan, wild-type, lipoprotein (Lee Biosolution (No. Katalog 400-42 W128511), adjuvant (Lee Biosolution (400-42 W128511) , dan kontrol negatif. Lp-PLA2 mutan dan wild type didapatkan dari hasil imunopresipitasi serum pasien, dan adjuvan yang digunakan adalah CFA dan IFA. Setelah 5 minggu injeksi dengan booster CFA pada minggu 1 dan IFA pada mingu berikutnya, mencit dilakukan dislokasi dan darah dari jantung mencit diambil. Screening antibodi yang memiliki high-sensitivity tertinggi dilakukan dengan menggunakan Indirect ELISA. Kelompok mencit yang diinjeksi dengan protein Lp-PLA2 mutan memiliki sifat imunogen dan life span lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok injeksi wild type

    Cellular uptake of LP-Compound 2 and Tf-LP-Compound 2.

    No full text
    <p>Flow cytometry after incubation of LP-Compound 2, Tf-LP-Compound 2 and Tf-LP-Compound 2 with holo Tf. Data represent the mean± standard deviation (n = 3)(**p<0.01 vs LP-Compound 2).</p

    OPTIMALISASI HAK-HAK NARAPIDANA UNTUK MENDAPATKAN UPAH ATAS PEKERJAAN YANG DILAKUKAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATA (LP) KELAS IIA WIROGUNAN

    No full text
    Penulisan hukum/tesis ini berjudul “optimalisasi hak-hak narapidana untuk mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan di LP Kelas IIA Widogunan”. Permasalahan hukum dalam penulisan hukum/tesis ini adalah apakah realisasi hak-hak narapidana di LP Kelas IIA Wirogunan untuk mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan sudah optimal, dan apa faktor-faktor penghambat realisasi hak-hak narapidana di LP Kelas IIA Wirogunan untuk mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan. Penulisan hukum yang dilakukan oleh penulis bertujuan untuk memahami dan mengkaji tentang realisasi hak-hak narapidana di LP Kelas IIA Wirogunan untuk mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan sudah optimal, serta memahami dan mengkaji faktor-faktor penghambat realisasi hak-hak narapidana di LP Kelas IIA Wirogunan untuk mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum empiris yang berfokus pada perilaku masyarakat hukum (law in action), dan penelitian ini mengunakan data primer sebagai data utama serta data sekunder sebagai data pendukung. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuisioner, dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian, dikumpulkan dan dianalisis secara kualitatif. Dari analisis yang penulis lakukan maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa optimalisasi hak-hak narapidana untuk mendapatkan upah atas pekerjaan yang dilakukan di LP Kelas IIA Widogunan relatif cukup optimal

    Lp Centroidal Voronoi Tesselation and its applications

    No full text
    International audienceThis paper introduces Lp -Centroidal Voronoi Tessellation (Lp -CVT), a generalization of CVT that minimizes a higher-order moment of the coordinates on the Voronoi cells. This generalization allows for aligning the axes of the Voronoi cells with a predefined background tensor field (anisotropy). Lp -CVT is computed by a quasi-Newton optimization framework, based on closed-form derivations of the objective function and its gradient. The derivations are given for both surface meshing (Ω is a triangulated mesh with per-facet anisotropy) and volume meshing (Ω is the interior of a closed triangulated mesh with a 3D anisotropy field). Applications to anisotropic, quad-dominant surface remeshing and to hex-dominant volume meshing are presented. Unlike previous work, Lp -CVT captures sharp features and intersections without requiring any pre-tagging

    INOVASI DESIGN LEVEL-POLYCULTURE (LP) GUIDELINES DALAM PERANCANGAN LANSEKAP KAWASAN INDUSTRI YANG EKOLOGIS

    No full text
    Pemanasan Global mengakibatkan degradasi lingkungan. Kegiatan Industri adalah salah satu aktivitas manusia yang menempati posisi teratas sebagai faktor utama penyebab terjadinya degradasi lingkungan. Sebagai Salah Satu Induk Industri, industri metalurgi adalah salah satu penyumbang polusi udara dan penyebab efek rumah kaca di level mikro dan makro. Adanya perbaikan kualitas lingkungan kawasan Industri seringkali terabaikan terutama dalam hal tata lansekap kawasan terbukanya. Inovasi desain tata Lansekap dengan pendekatan pananaman vegetasi levelingpolyculture (LP) merupakan jawaban bagi pergerakan lingkungan berkualitas buruk menuju lingkungan yang ekologis serta menjadikannya solusi bagi ancaman pemanasan global dari perspektif pengembangan tata hijau kawasan yang ekologis. Penelitian ini berbasis kualitatif untuk mendapatkan rekomendasi desain sebagai tujuan penelitiannya (research for design), produk penelitiannya berupa panduan (guidelines) tata lansekap kawasan. Sampel observasi adalah kawasan industri baja PT Meratus Jaya Iron & Steet (PT. MJIS) yang berposisi di Jalur Tambang Kodeco Km 17 Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Manfaatnya adalah meningkatkan daya dukung lingkungan. Kata Kunci: Lingkungan Hidup, Industri, vegetasi, Leveling-polyculture (LP), Guideline
    corecore