1,731,143 research outputs found
Peer review artikel publikasi an. Wisnu Panggah Setiyono
Peer review artikel publikasi an. Wisnu Panggah Setiyon
APLIKASI TEKNIK KENDALI GAIN SCHEDULING PADA SISTEM KONTROL VALVE UNTUK PENGENDALIAN TINGGI MUKA CAIRAN PADA LIMAS TERPANCUNG
Teknik kendali Gain Scheduling merupakan
salah satu teknik kendali yang digunakan untuk
mendapatkan respon sistem yang diinginkan dengan
cara melakukan perubahan nilai penguatan (gain) pada
titik – titk respon sistem yang telah ditentukan. Tujuan
dari tugas akhir ini adalah membuat sebuah aplikasi
sistem kendali Gain Scheduling dan mengamati respon
sistem yang dihasilkan.
Pada tugas akhir ini dilakukan pengujian
terhadap unjuk kerja kendali Gain Scheduling dalam
mengendalikan sistem kontrol valve untuk mengatur
tinggi muka cairan secara on-line pada wadah
penampung yang berbentuk limas terpancung dengan
sisi atas yang lebih besar dari sisi bawahnya.
Pengendalian dilakukan dengan mengatur pembukaan
valve pengisian pada wadah penampung. Teknik
pengendalian Gain Scheduling diimplementasikan pada
sistem mikrokontroler ATMEGA8535 dan dapat
dimonitoring melalui LCD dan komputer.
Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat
diketahui teknik kendali Gain Scheduling menghasilkan
respon sistem yang cukup baik dalam menuju nilai
referensi yang diberikan. Semakin besar referensi yang
diberikan, waktu respon sistem untuk mencapai
keadaan steadynya menjadi lebih lama, hal ini
diakibatkan semakin besarnya luasan wadah
penampung plant yang mengakibatkan semakin
besarnya beban sistem. Pada pengujian dengan
gangguan berupa penambahan bukaan valve outlet
menunjukan semakin besar gangguan yang diberikan,
offset yang dihasilkan juga akan semakin besar.
Kata kunci : Gain Scheduling, Kontrol Valve, Tinggi
Muka Cairan, Limas Terpancung
Wisnu Sraya Gaya Malangan
Merupakan karya Seni pertunjukan berupa Seni Pewayangan, dengan judul Wisnu Sraya Gaya Malangan karya dari Dr Suyanto, S.Kar., M.A
Perancangan Buku Ilustrasi Legenda Garuda Wisnu Kencana
Salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan adalah cerita rakyat Garuda Wisnu Kencana. Cerita Garuda Wisnu Kencana hanya diketahui oleh sekelompok masyarakat di provinsi Bali. Buku ilustrasi tentang Garuda Wisnu Kencana belum memiliki penerbit resmi. Selain itu, video animasi yang menampilkan cerita tersebut sedikit berbeda dengan Garuda Wisnu Kencana versi Indonesia. Berdasarkan hasil riset, generasi muda di Indonesia masih banyak yang belum mengetahui cerita tentang Garuda Wisnu Kencana. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan media informasi yang mengangkat kisah tersebut. Buku dan jurnal yang mengangkat topik Garuda Wisnu Kencana lebih banyak berasal dari luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah mix methods yang berupa wawancara, survey, dan dokumen. Melalui perancangan ini, diharapkan generasi muda Indonesia dapat memahami serta menerapkan nilai-nilai kearifan lokal
PEMANFAATAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA PROYEK PEMBANGUNAN MANDALA GARUDA WISNU KENCANA
Arsitektur tradisional Bali dapat ditemui di mana-mana. Bahkan, proyek pembangunan Mandala Garuda Wisnu Kencana pun menggunakan seni arsitektur itu. Tujuan artikel ini ingin mengetahui apakah penampilan bentuk bangunan di kawasan tersebut hanya sekedar menempelkan ornamen Bali atau memang memanfaatkan konsep-konsep arsitektur tradisional Bali
PENGARUH SERVICE QUALITY DAN PERCEIVED VALUE TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DAN TRUST SERTA DAMPAKNYA PADA LOYALTY KONSUMEN WISNU LAUNDRY SURABAYA
This study is done by using Structural Equation Modelling data analysis technique with a quantitative approach. The data is obtained by spreading questionnaires to the respondents that have used Wisnu Laundry service in the past three months. There are 169 respondents who participated in this research. The result of this study shows that service quality affects customer satisfaction and perceived value, perceived value affects customer satisfaction, customer satisfaction affects trust, and trust affects loyalty
Perancangan Ulang Signage Garuda Wisnu Kencana Cultural Park
Garuda Wisnu Kencana Cultural Park merupakan taman budaya seluas 60 Ha di Bali dengan sajian utama sebuah patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 120 meter yang telah berdiri megah sejak 22 September 2018. Taman Budaya ini dilengkapi dengan berbagai penampilan seni budaya Bali dan berbagai fasilitas lainnya. Keterbatasan signage dan beberapa permasalahan signage seperti; tidak ada kesatuan pada desain, tidak mudah teridentifikasi, dan informasi yang tidak lengkap pada signage Garuda Wisnu Kencana Cultural Park menjadi dasar perancangan tugas akhir ini. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode kualitatif melalui wawancara, FGD kepada pihak terkait, dan observasi. Perancangan ulang signage Garuda Wisnu Kencana Cultural Park dilakukan untuk mengatasi permasalahan signage yang ditemukan di lapangan, sehingga diharapkan dengan dilakukannya perancangan ulang signage Garuda Wisnu Kencana Cultural Park dapat menghasilakan rancangan signage yang memberikan kemudahan terhadap pengunjung untuk bernavigasi di area Garuda Wisnu Kencana Cultural Park
Pengaruh Daya Tarik Budaya Tari Kecak Sebagai Motivasi Wisatawan Berkunjung Ke Garuda Wisnu Kencana
This study aims to find out whether the Kecak dance performed at the Garuda Wisnu Kencana destination is one of the attractions for tourists to visit Bali. The research method used is qualitative which is literature study which is a data collection method directed at searching data and information through documents, both written documents, photographs, images, and electronic documents that can support the writing process. Based on the research results conducted by the author, the performance of the Kecak dance as a tourist attraction at Garuda Wisnu Kencana has a significant effect on increasing tourist visits by almost 50%. Art performances that have a major influence on the level of tourist visits at Garuda Wisnu Kencana are the Garuda Wisnu Kecak Dance because the story staged is the story of Garuda Wisnu Kencana and is only staged at Garuda Wisnu Kencana. to attract both domestic and foreign tourists to visit the city of Bali and attract tourists to come visit while preserving Indonesian culture
Bicara Buku RAK UMN bersama Wisnu Nugroho
TANGERANG — RAK (Rumah Aktivitas Kampus) Universitas Multimedia Nusantara mengadakan acara Bicara Buku bersama Wisnu Nugroho pada tanggal 1 Desember 2014 di Lecture Hall UMN. Dalam kesempatan ini, Wisnu Nugroho membahas bukunya yang berjudul Tetralogi Sisi Lain SBY, sebuah karya jurnalistik yang mengulas sisi personal dan kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari perspektif yang berbeda. Acara ini bertujuan untuk mendorong minat baca serta memperkaya wawasan mahasiswa melalui diskusi buku bersama penulis langsung. Kehadiran Wisnu Nugroho memberikan pengalaman menarik dan inspiratif bagi peserta, khususnya bagi mereka yang tertarik di bidang jurnalisme dan politik
Perubahan Agama Budha Jawi Wisnu ke Agama Hindu di Mojokerto 1952-1967
Awalnya, masyarakat di Mojokerto memiliki agama Budha Jawi Wisnu.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan masuk dan berkembangnya Agama Buddha Jawi Wisnu di Kabupaten Mojokerto, mendeskripsikan alasan Buddha Jawi Wisnu dibubarkan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto, serta mendeskripsikan respon penganut Buddha Jawi Wisnu terhadap pembubaran Buddha Jawi Wisnu di Kabupaten Mojokerto terhadap para pengikut.Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Agama Buddha Jawi Wisnu masuk di Kabupaten Mojokerto pada tahun 1952. Agama Buddha Jawi Wisnu di Kabupaten Mojokerto mulai dikenalkan oleh orang bernama Suyadi yang memiliki keinginan untuk mencari agama yang asli dan ingin mengetahui agama bangsa Indonesia terutama di Pulau Jawa.Terkait demikian, Suyadi adalah pelopor Buddha Jawi Wisnu di Kabupaten Mojokerto; 2) Buddha Jawi Wisnu dibubarkan oleh pemerintah Kabupaten Mojokerto karena dianggap sesat.Hal ini dikarenakan terdapat aturan atau ketentuan bahwa resi harus menikah dengan yang memiliki keturunan resi.Hal ini dilakukan secara berkali-kali sehingga resi terkadang memiliki istri lebih dari satu.Setelah mengetahui tentang hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberikan peringatan terkait dengan pembubaran Buddha Jawi Wisnu. Selain itu, alasan dibubarkannya Buddha Jawi Wisnu oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto karena diduga memiliki keterkaitan dengan orang-orang komunis dan dianggap melanggar aturan atau norma yang ada; serta 3) Respon penganut Buddha Jawi Wisnu pada pembubaran Buddha Jawi Wisnu di Kabupaten Mojokerto adalah awalnya kecewa karena tidak ada kejelasan mengenai alasan Buddha Jawi Wisnu dibubarkan. Para pengikut menganggap bahwa selama ini, Buddha Jawi Wisnu tidak pernah melakukan pemberontakan dan kesalahan-kesalahan.Kata Kunci: Agama, Budha Jawi Wisnu, Respon
- …
