1,081 research outputs found
SURVEI TENTANG PANTAI WINI SEBAGAI TEMPAT REKREASI DI DESA WINI, KECAMATAN INSANA UTARA, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA
Wini adalah salah satu wilayah yang berada di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT. Wini juga menyimpan segudang keindahan alam yang tiada duanya di dunia. Karena selain letak geografis yang berbatasan langsung dengan Laut Timor Leste dan Australia bagian Selatan, ada tempat-tempat wisata yang tidak boleh dilewatkan oleh wisatawan, ketika berkunjung ke sana. Sejak era Jokowi, Indonesia bagian Timur, khususnya Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT diperhatikan dengan totalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis indikator pariwisata pesisir, menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, serta menentukan strategi yang tepat dalam pengembangan pariwisata pesisir di Pantai Wini. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis SWOT. Strategi pengembangan dirumuskan dengan cara meminimalkan kelemahan dan ancaman, serta memaksimalkan peluang dan kekuatan. Data dikumpulkan melalui observasi, studi kepustakaan, serta wawancara dengan stakeholder terkait seperti Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Kelurahan, TNI AL, tokoh masyarakat, dan pengunjung. Data dianalisis secara deskriptif kemudian untuk menentukan strategi pengembangan pariwisata pesisir dilakukan dengan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan pariwisata pesisir Pantai Wini antara lain mengoptimalkan pemanfaatan lahan pesisir dengan tetap membangun kualitas ekosistem melalui kerjasama, mengembangkan profesionalisme dalam pengelolaan dengan mengembangkan SDM pelestarian ekosistem pesisir, serta pembangunan terpadu dengan pemeliharaan yang rutin dan terkontrol
Wini (arm and leg beads)
This item was part of an exhibition at the Avenir Museum of Design and Merchandising titled Kuna Molas: Sewn Stories and the Interplay of Tradition and Change, August 18, 2014-July 31, 2015.Commercially made glass beads.Each section of beading is one continuous string. The woman crafting the wini must adjust her pattern in order to accommodate both the design and the body's contours
La fotografía modificada con Photoshop en la publicidad y su impacto en la sociedad
Fil: Wini, María Cecilia. Universidad de San Andrés. Departamento de Ciencias Sociales; Argentina
PELATIHAN KEMAMPUAN BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS MASYARAKAT PESISIR PANTAI WINI PERBATASAN NKRI-RDTL
The community service of the English Speaking Skills Training for the Wini Coastal Community at the NKRI-RDTL border was carried out by a service team, namely lecturers from the University of Timor. Wini Beach is located in North Insana District, North Central Timor Regency, East Nusa Tenggara. The training was held for 3 days at the Hamusu Wini Village Office and Wini Beach. The method used in this training is role play between the seller or guide and foreign tourist. The number of community service participants is 30 participants, coming from various backgrounds, with an age range of 7 - 29 years old. After the training, it can be concluded that the trainees are able to speak in Engl ish. The service also suggested that similar training could be carried out to improve the knowledge and fluency of the Wini coastal community in speaking English.Pengabdian Pelatihan Kemampuan Berbicara dalam Bahasa Inggris Masyarakat Pesisir Pantai Wini Perbatasan NKRI-RDTL dilakukan oleh tim pengabdi yaitu dosen dari Universitas Timor, kepada masyarakat pesisir Pantai Wini. Pantai Wini berlokasi di Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari di Kantor Desa Hamusu Wini dan Pantai Wini. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah bermain peran (Role Play) antara penjual atau guide dengan wisatawan asing. Adapun jumlah peserta pengabdian sebanyak 30 peserta, berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, dengan rentang umur 7 - 29 tahun. Setelah melakukan pelatihan, dapat disimpulkan bahwa peserta pengabdian mampu berbicara dalam Bahasa Inggris. Pengabdi juga menyarankan agar pelatihan serupa bisa dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kelancaran masyarakat pesisir Pantai Wini dalam berbahasa Inggris
TUGAS JURNAL WINI 216
Salah satu perwujudan pelaksanaan demokrasi adalah adanya pemilukada (pemilihan umum kepala daerah). Dengan adanya pemilukada membuktikan bahwa kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat. Rakyat menentukan sendiri masa depannya dengan secara individu memilih pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dari kata kata tersebut terlihat jelas tentang adanya pelibatan rakyat secara langsung dalam proses pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah . jenis penelitian ini adalah penelitian hokum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang undangan dan pendekatan konseptual. Ketentuan pasal 24 C ayat (1) UUD 1945 memberikan kewenangan mahkamah konstitusi untuk memutus perselisihan hasil pemilu. Lebih lanjut, ketentuan UU no.24 tahun 2003 tentang mahkamah konstitusi mengamanatkan bahwa perselisihan tengtang hasil perolehan suara pemilu diselesaikan melalui mahkamah konstitusi. Tata cara pelaksanaan penyelesaian perselisihan perolehan hasil suara dalam pemilukada telah diatur dalam peraturan mahkamah konstitusi no.15 tahun 2008 tentang pedoman beracara dalam perselisihan pemilukada. Ketentuan pasal 24C ayat (1) UUD 1945 yang dikuatkan dengan pasal 10 ayat (1) UU no.24 tahun 2003 tentang mahkamah konstitusi yang menyatakan bahwa mahkamah konstitusi memiliki 4 kewenangan mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk (1) menguji undang undang terhadap UUD 1945 (2) memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangan nya diberikan oleh UUD 1945 (3) memutus pembubaran partai politik (4) memutus perselisihan tentang pemilihan umum
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN BERBASIS EKOSISTEM EKONOMI DI DESA HUMUSU WINI KECAMATAN INSANA UTARA KAB. TTU
Humusu Wini adalah salah satu desa yang berada di Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Latar belakang PKM ini adalah Kelompok Nelayan yang dimiliki oleh Desa Humusu Wini belum dikelola secara optimal, dimana hasil dari Kelompok Nelayan belum dapat menambah PAD Desa Humusu Wini, pengelolaan yang masih tradisional, petugas Kelompok Nelayan yang tidak kompeten, keuangan Kelompok Nelayan yang belum transparan menjadi persoalan yang perlu segera diperbaiki. Tujuan Pengabdian ini pemberdayaan Kelompok Nelayan di Desa Humusu Wini supaya dikelola secara profesional. Metode pengabdian ini, pertama Forum Discussion Grup (FGD) dengan Kelompok Nelayan untuk memitigasi persoalan yang dihadapi Kelompok Nelayan, kedua penguatan pengelola Kelompok Nelayan melalui pelatihan/workshop, dan ketiga pembinaan Kelompok Nelayan melalui pembuatan, pengemasan hingga penjualan produk yang efektif dan efisien
- …
