1,644 research outputs found
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA SAAT PANDEMI COVID -19 TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI USIA 4-6 TAHUN DI KABUPATEN PONOROGO
Winarsih, Dwi 2020. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Saat Pandemi Covid-19 Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Usia 4-6 Tahun Di Kabupaten Ponorogo. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua saat pandemi Covid-19 terhadap kemandirian anak usia dini usia 4-5 tahun di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan cara menyebarkan angket melalui Google Form pada wali murid (orang tua) yang mempunyai anak usia dini usia 4-6 tahun di Kabupaten Ponorogo.
Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut hasil pengujian penelitian ini yaitu ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua saat pandemi covid-19 terhadap kemandirian anak usia dini usia 4-6 tahun di kabupaten ponorogo. Dengan hasil uji F diperoleh nilai Fhitung 5.234 dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.024<0.05. Maka H0 diterima dan Ha ditolak. Hal ini maka ada pengaruh antara pola asuh orang tua saat pandemi covid-19 terhadap kemandirian anak usia dini usia 4-6 tahun di kabupaten ponorogo. Uji regresi diperoleh nilai constants (a) 11.600 dan nilai koefisien regresinya 0.147, sehingga persamaan regresinya sebesar Y=11.600 + 0,147X. Tanda positif terhadap nilai koefisien regresi menandakan bahwa pola asuh orang tua saat pandemi covid-19 memberikan arah yang positif terhadap kemandirian anak usia dini
Abstract 1122‐000190: Persistent DWI Signal for 18 Months in Ischemic Stroke Patient with Carotid Web
Introduction: Diagnostic tools for acute ischemic infarcts include the use of DWI sequence on MRI to identify acute infarcts is especially useful since lesions can become hyperintense on this sequence very rapidly (Albers 1998). Over the next 15 days, DWI hyperintensity slowly decreases back to isointense. In some patients, however, there is persistent DWI hyperintensity past 1 month. There are theories that these persistent areas exhibit delayed onset infarct, prolonged ischemia, or perhaps different repair processes (Rivers, et al 2006). To this day, all DWI signals have been known to resolve within a few months even for persistent hyperintensities (Rivers, et al 2006). Carotid webs are a rare form of fibromuscular dysplasia that protrudes from the intimal tissues of carotid arteries. They are shelf‐like projections that grow into the lumen and disrupt normal blood flow (Zhang, et al 2018). These outgrowths are theorized to lead to ischemic strokes due to flow stasis and subsequent embolization of clots that form (Zhang, et al 2018). There is no consensus on the best management of carotid webs, and secondary prevention of recurrent strokes range from medical management to carotid stenting. Methods: This is a case report, and information for the patient was gathered through review of medical records on the EMR. Results: We present a case of ischemic stroke in the right basal ganglia/corona radiata, who presented with left sided weakness. The patient was found to have prediabetes, HTN, and HLD. However, she had recurrence of her symptoms over the next 18 months (figure 1). Repeat MRIs showed persistent DWI hyperintensity that slowly decreased in size and signal intensity over this period but in the same area as the initial infarct. The rest of the work up was only significant for a carotid web in the right internal carotid artery identified on conventional angiography. Ultimately she was managed with medical therapy including aspirin, statin, and antihypertensives. Conclusions: It is unclear whether the carotid web is associated with persistent DWI for such an extended time frame. There is very little research that explores the pathophysiology of ischemic strokes from carotid webs. In addition, there is even less information about the physiology of an evolving infarct that shows persistent DWI signals for such an extended time frame. Further studies that look into carotid webs may help us understand the best long term management in such patients. Future studies that explore the physiology of ischemic strokes that show such persistent DWI signals may elucidate and perhaps expand upon current management options and possibly identify new areas for intervention
Strike Three Yer Out!? : Examining the Constitutional Limits on the Use of Prior Uncounseled DWI Convictions to Impose Mandatory Prison Sentences on Repeat DWI Offenders
This Comment examines the constitutional implications of using prior uncounseled DWI convictions to incarcerate repeat DWI offenders. The Comment reviews the Supreme Court decisions that established the right to court-appointed counsel for the indigent accused and examines the federal constitutional limitations on the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. It also critically evaluates state court decisions involving the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. The author concludes that, because an uncounseled conviction is inherently unreliable, it should not be used to mandatorily incarcerate a DWI repeat offender
KAJIAN NEW HISTORISME DALAM NOVEL HATI SINDEN KARYA DWI RAHYUNINGSIH: A Study Of New Historicism In The Novel Of Hati Sinden By Dwi Rahyuningsih
Abstrak: Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan.
Abstract: This research used new historicism perspective with the aim of identifying Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data in this research is the form of text, either the form of words, sentences, or discourse in accordance with the formulation of problem. The data source in this research is novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, published by Diva Press in 2011. The instrument in this research is the author who oriented towards research on Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data collection technique in this research was carried out in two stages, namely reading and taking notes. The data analysis technique was carried out in three stages, namely categorization, description, and presentation of the data. The results show that first, in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, there is a representation of Indonesian history, namely the Indonesian Communist Party. Second, the representation of cultural elements in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, which consists of cultural elements in the art system, livelihood system, and belief system.Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian yaitu berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan
The prevention of young driver's DWI (driving while intoxicated) and RWDI (riding with a driver under influence) in Europe: A social-sequential model
Inspired by the 'critical incident technique' of McKnight et al. (1995) who analyzed 12,000 drivers' decisions leading to (or not to) DWI, and indentified the influence of social, motivational, and economic factors, the author has developed a social-sequential model of young drivers' DWI and RWDI prevention
Pengembangan Sensor Antioksidan Berbasis Plastik Untuk Ekstrak Herbal
Radikal bebas adalah suatu atom, gugus, senyawa atau molekul yang tidak
memiliki elektron bebas pada orbital terluar. Radikal bebas dapat mencari pasangan
elektronnya dan membentuk ikatan kovalen sehingga memungkinkan suatu radikal
bebas bereaksi dengan redikal bebas lainnya secara berantai dan menghasilkan
bentuk radikal bebas baru. Reaksi berantai dapat menimbulkan berbagai gangguan
yang berbahaya bagi tubuh (Yuslianti, 2018). Berbagai gangguan tubuh yang akan
terjadi karena radikal bebas ialah terjadinya gangguan fungsi sel, berubahnya
struktur sel, terbentuknya molekul yang termodifikasi sehingga tidak terdeteksi
oleh sel imun, dan terjadinya mutase (Winarsih, 2007). Gangguan tersebut dapat
dicegah dengan adanya kandungan antioksidan. (Winarsih, 2007; Yuslianti, 2018).
Upaya dalam pencarian senyawa antioksidan alami, maka perlu dilakukan
pengujian aktivitas antioksidan pada tanaman yang berkhasiat obat. Pendekatan lain
yang dikembangkan untuk menentukan aktivitas antioksidan adalah dengan
menggunakan sensor kimia. Sensor ini memiliki beberapa kelebihan yaitu alat yang
sederhana, mudah, dan preparasi yang cukup mudah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sensor antioksidan dengan
imobilisasi reagen DPPH pada zona mikro plastik polipropilen yang dapat menjadi
salah satu metode alternatif deteksi kandungan antioksidan dari sampel ekstrak.
Metode ini diharapkan aplikasinya lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan
metode yang umum digunakan salah satunya spektrofotometri UV-Vis. Optimasi
dilakukan untuk menentukan kondisi optimal pada sensor antioksidan dengan
matriks pendukung plastik polipropilen. Berdasarkan hasil optimasi yang telah
dilakukan, didapatkan volume reagen yang diimobilisasikan sebesar 14 µL pada
zona mikro, volume sampel 10 µL, konsentrasi reagen DPPH yang digunakan 275
ppm, dan analisis menggunakan aplikasi ImageJ warna green.Karakteristik sensor antioksidan dengan matriks pendukung plastik
polipropilen terhadap standar asam galat meliputi: waktu respon yang digunakan
untuk analisis pada menit ke-1, linieritas terletak pada konsentrasi 5 ppm sampai
18 ppm dengan koefisien korelasi (r) 0,998248. Batas deteksi yang diperoleh
sebesar batas deteksi (LOD) sebesar 0,998 ppm GAE dan batas kuantitasi (LOQ)
sebesar 3,227 ppm GAE. Penentuan presisi dilakukan dengan menghitung standar
deviasi relatif (RSD) yang didapatkan sebesar kurang dari 7,3 % Persen recovery
aktivitas antioksidan yang memenuhi rentang, yaitu 80-110 % dan simpangan
recovery yang diperoleh kurang dari 7,3%. Sensor antioksidan dengan matriks
pendukung plastik polipropilen ini diketahui stabil selama 2 hari pada suhu
penyimpanan 2-4⁰ C dan pada suhu kamar selama 50 menit. Sensor ini dapat
digunakan untuk mengukur kapasitas antioksidan pada sampel ekstrak metanol
daun jati belanda (Guazuma ulmifolia (JB)), daun adas (Foeniculum vulgare (AP)),
daun tempuyung (Sonchus arvenis (T)), daun kepel (Stelechocarpus burahol (K)),
daun pegagan (Centella asiatica (P)), kumis kucing (Orthosiphon stamineus (KK)),
daun seledri (Apium graveolens (S)), daun meniran (Phyllanthus niruri (M)), jahe
(Zingiber officinale (J)) dan daun teh hijau (Camellia sinensis (TH)) yang diperoleh
dari Materia Medika Batu. Hasil pengukuran tidak menunjukan perbedaan yang
signifikan ketika dibandingkan dengan metode spektrofotometri UV-Vis
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DISERTAI OPEN ENDED PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK MEMBERDAYAKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA (Penelitian Pengembangan Siswa Kelas VII Semester Genap di SMP Negeri 2 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014)
Tujuan penelitian dan pengembangan: 1) mengetahui karakteristik modul
berbasis PBL disertai open ended untuk memberdayakan kemampuan berpikir kreatif
siswa, 2) menguji kelayakan modul berbasis PBL disertai open ended untuk
memberdayakan kemampuan berpikir kreatif siswa; dan 3) menguji keefektivan modul
berbasis PBL disertai open ended untuk memberdayakan kemampuan berpikir kreatif
siswa.
Penelitian merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang mengacu pada
Borg and Gall (1983) yang termodifikasi. Sampel penelitian pengembangan meliputi: 1)
sampel uji coba lapangan awal sejumlah 5 validator; 2) sampel uji coba lapangan utama
sejumlah 10 siswa; dan sampel uji coba lapangan operasional sejumlah 32 siswa kelas
VII A, SMP Negeri 2 Surakarta. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar
observasi, wawancara, dan tes. Uji coba lapangan operasional menggunakan one group
pretest-posttest design. Data kemampuan berpikir kreatif diuji dengan Uji-t dan dihitung
dengan N-gain.
Hasil penelitian: 1) karakteristik modul disusun dengan tahapan PBL disertai
open ended dengan sintaks: orientasi siswa terhadap masalah, mengorganisasi siswa
dalam belajar pemecahan masalah, membimbing penyelidikan, mengembangkan dan
mempersentasikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah, yang menghasilkan produk berupa modul berbasis PBL disertai open ended
pada materi Ekosistem; 2) kelayakan modul pembelajaran berbasis PBL disertai open
ended oleh validator ahli menunjukkan kategori baik (3,37), oleh praktisi menunjukkan
kategori baik (3,58), dan oleh siswa menunjukkan kategori baik (3,31); 3) uji efektivitas
modul berbasis PBL disertai open ended menunjukkan efektif dan layak dalam
memberdayakan kemampuan berpikir kreatif dengan perolehan N-gain 0,71-1.
Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), open ended, kemampuan berpikir kreati
Pembelajaran BIPA untuk tujuan profesional di La Rochelle Université Prancis
Developing BIPA for working and business purposes could be one of the strategies to attract BIPA learners by demonstrating its usefulness. Since 1997, an applied Indonesian language programme in trade, economics and international relations has been established in the Department of Applied Foreign Languages at the La Rochelle Université in France. Using a descriptive qualitative method based on data from teaching materials and observations of students' responses, this article describes the learning strategies implemented by the programme despite the lack of a national BIPA curriculum. The aim of this article is to provide ideas for the development of a curriculum for BIPA for work and business purposes, which is currently being actively discussed by the Language Development and Fostering Agency of the Indonesian Ministry of Education and Culture
Validitas Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Guided Inquiry pada Sub Materi Pencemaran Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran pada abad 21. LKPD berbasis Guided Inquiry merupakan media pembelajaran layaknya bahan ajar yang dipadukan dengan model pembelajaran guided inquiry yang dapat digunakan untuk mencapai keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis Guided Inquiry pada sub materi pencemaran lingkungan yang valid. LKPD berbasis Guided Inquiry sub materi pencemaran lingkungan ini memiliki banyak fitur-fitur yang membantu melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), tanpa disseminate (penyebaran). Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode validasi oleh dua Dosen Biologi bidang sub materi pencemaran lingkungan dan pakar pendidikan, serta satu guru Biologi SMA. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis Guided Inquiry pada sub materi pencemaran lingkungan memperoleh skor rata-rata 3,84 yang termasuk dalam kategori sangat valid.
Kata Kunci: Validitas LKPD berbasis guided inquiry, berpikir kritis, pencemaran lingkunga
- …
