100,628 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar Akidah Akhlaq Siswa Kelas IX di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Make A Match pada mata pelajaran Akidah Akhlaq kelas IX di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara, (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah akhlaq kelas IX di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara, (3) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar Akidah Akhlaq siswa kelas IX di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara. Jenis penelitian iniadalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode angket dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, uji korelasi, uji t, dan koefisien determinasi. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa (1) Penerapan model Make A Match di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara Tahun Pelajaran 2019/2020 tergolong baik, hal tersebut sesuai dengan hasil penyebaran angket yang menunujukkan bahwa peserta didik menyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Make A Match di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara Tahun Pelajaran 2019/2020 tergolong baik sebesar 42,02 % karena sebagian besar jawaban responden berada pada inteval 83-88 yang masuk dalam kategori baik. (2) Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas IX di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara tergolong cukup baik, hal tersebut sesuai dengan hasil penyebaran angket yang menunjukkan peserta didik menyatakan bahwa hasil belajar pada mata pelajaran akidah akhlak sebesar 47,83% karena sebagian besar jawaban responden berada pada interval 84-89 yang masuk dalam kategori cukup baik (3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas IX di MTs Zumrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara. Berdasarkan nilai t hitung rtabel yaitu sebesar (0,244 > 0,484), maka terdapat pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar akidah akhlak siswa kelas IX di MTs umrotul Wildan Ngabul Tahunan Jepara

    Pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pengurus Pondok Pesantren Bustanul Wildan Bandung

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan dengan melihat latar belakang dari sudut fenomena yang terjadi saat ini di Pondok Pesantren Bustanul Wildan Bandung, yaitu dengan dilihatnya kurang ke optimalan pengurus dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Menguatnya hal tersebut, Oleh karena itu, peneliti memfokuskan penelitian ini pada beberapa variabel yang dikatakan dapat mempengaruhi Kinerja Pengurus Pondok Pesantren Bustanul Wildan Bandung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pengurus Pondok Pesantren Bustanul Wildan Bandung; (2) pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pengurus Pondok Pesantren Bustanul Wildan Bandung; (3) pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pengurus Pondok Pesantren Bustanul Wildan Bandung. Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Kemudian, teknik pengambilan sampel dengan teknik sampel jenuh dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampael jenuh berjumlah 65 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan dibantu program IBM SPSS Statistics 20. Hasil pengujian secara parsial (Uji T) menunjukan bahwa Lingkungan Kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 7,301 dengan nilai ttabel 1,99773. Selanjutnya, hasil uji secara simultan (Uji F) untuk variabel Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja dengan diketahuinya nilai Fhitung sebesar 135,405 dengan nilai Ftabel 3,15. Untuk hasil Uji Koefisien determinasi (r2) diketahui dengan hasil sebesar 0,902, maka kontribusi secara simultan lingkungan kerja dna disiplin kerja terhadap kinerja adalah sebesar 81% dan sisanya sebesar 19% yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini berdasarkan Adjusted R Square

    MANAJEMEN KBIHU BUSTANUL WILDAN BANDUNG DALAM MENINGKATKAN KUALITAS CALON JEMAAH IBADAH HAJI MENURUT PERSPEKTIF PERATURAN MENTERI AGAMA NOMOR 13 TAHUN 2021

    Full text link
    KBIHU merupakan suatu lembaga atau instansi sosial agama yang berfokus dalam bidang bimbingan Manasik haji pada calon atau jamaah haji baik dalam pembekalan di tanah air maupun pada pelaksanaan ibadah Haji di Arab Saudi.KBIHU Bustanul Wildan yang telah beroperasi sejak tahun 2000 yang awalnya hanya memberangkatkan 28 orang haji, hingga telah memberangkatkan kan seribu jemaah lebih. Seiring berjalannya waktu muncul KBIHU baru yang membuat jumlah jemaah naik turun sehingga perlu peningkatan bimbingan dan pelayanan agar Jemaah menjadi stabil. Kementerian Agama sebagai salah satu penyelenggara Ibadah Haji mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler. Bahwa Ibadah Haji memiliki tujuan kegiatan, Kementerian Agama menyelenggarakan Haji untuk memberikan bimbingan, perawatan, dan perlindungan terbaik bagi para Haji sehingga para jemaah Haji dapat menunaikan Haji sesuai denga ketentuan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah : Bagaimana manajemen KBIHU Bustanul Wildan Bandung dalam meningkatkan kualitas calon Ibadah Haji bagi jemaahnya? Bagaimana penyelenggaraan bimbingan Ibadah Haji KBIHU Bustanul Wildan Bandung dalam perspektif PMA No. 13 Tahun 2021? Apa faktor penghambat peningkatan kualitas bimbingan calon jemaah Ibadah Haji di KBIHU Bustanul Wildan Bandung?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data yang dikumpulkan berupa pertama data sekunder yang diambil dari skripsi, jurnal, buku, dan artikel. Kedua, data primer yang dikumpulkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini pertama, manajemen yang ada di KBIHU Bustanul Wildan menggunakan manajemen berupa perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating) dan pegontrolan (controlling). Kedua, penyelenggaraan bimbingan di KBIHU Bustanul Wildan sesuai dengan perspektif PMA No. 13 tahun 2021 pada pasal 1, 32 dan 35. Ketiga, faktor penghambat yaitu ada dari faktor luar berupa perubahan kebijakan pemerintah,keterbatasan kuota haji, dan dari jemaahnya sendiri. Adapun faktor dari dalam pengurus tidak krusial masih bisa saling mengingatkan antar pengurus. Kata Kunci:Manajemen, KBIHU, dan Peraturan Menteri Agam

    Letter, [Author unclear] to Paulina T. Merritt

    No full text
    Handwritten letter to Paulina Merritt from an unknown author, October 1, 1876.

    SIKLUS HIDUP Rhinocoris fuscipes (HEMIPTERA: REDUVIIDAE) PADA INANG

    No full text
    Rhinocoris fuscipes merupakan predator penting dalam mengendalikan hama tanaman terlebih pada tanaman tembakau. Predator ini memiliki kisaran mangsa yang cukup luas, potensi dari predator R. fuscipes yaitu mampu memangsa Helicoverpa armigera tiap hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui siklus hidup dari kepik pembunuh R. fuscipes terhadap beberapa inang pengganti yang digunakan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengendalian Hayati, Hama Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, sejak bulan Februari sampai Juni 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan A. diaperinus lebih baik dari pada perlakuan T. molitor apabila dilihat dari siklus hidup R. fuscpices serta dari fekunditas, fertilitas dan longivitas kepik pembunuh R. fuscipes. R. fuscipes merupakan salah satu predator penting karena sifatnya yang generalis dan mampu memangsa pada setiap stadia mangs

    Pengaruh rutinitas membaca Selawat Syifa terhadap ketenangan santri dewasa awal : Studi lapangan pada santri dewasa awal di Pondok Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi Bandung

    Full text link
    Membaca selawat syifa merupakan bentuk religiusitas seorang muslim. Berselawat merupakan bentuk tanda terima kasih seorang muslim kepada Nabi Muhammad SAW, juga merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, selawat juga dapat memberikan efek relaksasi pada setiap yang membacanya. Sedangkan ketenangan jiwa adalah seseorang yang terhindar dari rasa cemas, ketakutan dan kemampuan seseorang menyesuaikan diri dengan orang lain, masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rutinitas membaca selawat syifa santri dewasa awal di Pondok Pesantren Bustanul Wildan, ketenangan jiwa santri dewasa awal di Pondok Pesantren Bustanul Wildan dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh rutinitas membaca selawat syifa terhadap ketenangan jiwa santri dewasa awal di Pondok Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian lapangan. Data yang dikumpulkan melalui instrument berupa kuesioner atau angket dan wawancara kepada subjek yang akan diteliti. Subjek penelitian diambil berdasarkan populasi yang ada di Pondok Pesantren Bustanul Wildan dengan 30 sampel. Tehnik analisa data dilakukan dengan koefisien regresi secara parsial menggunakan bantuan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil nilai koefisien korelasi yang didapat sebesar -0,099 yang menunjukan adanya hubungan yang sangat kecil dan bisa diabaikan antara rutinitas membaca selawat syifa dan ketenangan jiwa santri dewasa awal di Pondok Pesantren Bustanul Wildan Cileunyi Bandung dan untuk uji koefisien regresi secara parsial menunjukan nilai t hitung -0,525 dan value (sig) sebesar 0,604 yang di atas alpha 5% yang artinya bahwa tidak ada pengaruh yang positif antara rutinitas membaca selawat syifa di Pondok Pesantren Bustanul Wildan memiliki tingkat rutinitas yang sedang dan tinggi, sedangkan untuk ketenangan jiwanya sekitar persentase 70%. Perbedaan antara rutinitas membaca selawat syifa dan ketenangan jiwa yang sangat jauh mengindikasikan bahwa adanya faktor lain yang menyebabkan ketenangan jiwa pada santri dewasa awal, salah satunya adalah faktor agama, faktor lingkungan. Karena peneliti tidak meneliti semua faktor yang dapat mempengaruhi ketenangan jiwa alangkah lebih baiknya jika kelak peneliti selanjutnya bisa meneliti faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi ketenangan jiwa santri dewasa awal

    The Effectiveness of the Team Games Tournament Strategy in Improving Student Learning Outcomes in Islamic Religious Education Learning Class VIII SMP it Wildan Mamuju

    No full text
    his research aims to determine the application of the TGT strategy in Islamic Religious Education learning. To determine the increase in student learning outcomes in class VIII Islamic Religious Education learning at SMP IT Wildan Mamuju. And to find out the effectiveness of the TGT strategy in improving student learning outcomes in class VIII Islamic Religious Education learning at SMP IT Wildan Mamuju. This study uses a quantitative approach. The type of research used is quasi experimental design research. The population in this study was all 63 class VIII students. The sampling technique used was purposive sampling technique. The sample in this study was class VIII B which was divided into two groups, namely the experimental group of 16 people and the control group of 13 people. The research instruments used were observation and tests (pre test and post test) with data collection techniques being observation and documentation. The results of this research indicate that the application of the TGT strategy can improve student learning outcomes in class VIII PAI learning at SMP IT Wildan Mamuju. This is proven by the Paired Samples T Test (T test), which obtained a sig (2-tailed) value of 0.00 < 0.05, so it can be concluded that there is a significant difference between student learning outcomes in the pre-test and post-test data. Judging from the results of descriptive statistics in the Paired sample t test, the average (mean) value of the pre-test learning results was 52.5000, while the average (mean) value of the post-test learning results was 78.1875. This shows that the post test learning results are greater than the pre test learning results in the experimental group, so Ho is rejected and H1 is accepted. Therefore, it can be concluded that the application of the TGT type cooperative learning model can improve student learning outcomes in class VIII PAI Learning at SMP IT Wildan Mamuju

    Handwritten biographical information on Paulina T. McClung Merritt

    No full text
    A handwritten biography of Paulina T. McClung Merritt by an unknown author, 1892.

    Heterogeneous and tissue-specific regulation of effector T cell responses by IFN-gamma during Plasmodium berghei ANKA infection.

    Full text link
    IFN-γ and T cells are both required for the development of experimental cerebral malaria during Plasmodium berghei ANKA infection. Surprisingly, however, the role of IFN-γ in shaping the effector CD4(+) and CD8(+) T cell response during this infection has not been examined in detail. To address this, we have compared the effector T cell responses in wild-type and IFN-γ(-/-) mice during P. berghei ANKA infection. The expansion of splenic CD4(+) and CD8(+) T cells during P. berghei ANKA infection was unaffected by the absence of IFN-γ, but the contraction phase of the T cell response was significantly attenuated. Splenic T cell activation and effector function were essentially normal in IFN-γ(-/-) mice; however, the migration to, and accumulation of, effector CD4(+) and CD8(+) T cells in the lung, liver, and brain was altered in IFN-γ(-/-) mice. Interestingly, activation and accumulation of T cells in various nonlymphoid organs was differently affected by lack of IFN-γ, suggesting that IFN-γ influences T cell effector function to varying levels in different anatomical locations. Importantly, control of splenic T cell numbers during P. berghei ANKA infection depended on active IFN-γ-dependent environmental signals--leading to T cell apoptosis--rather than upon intrinsic alterations in T cell programming. To our knowledge, this is the first study to fully investigate the role of IFN-γ in modulating T cell function during P. berghei ANKA infection and reveals that IFN-γ is required for efficient contraction of the pool of activated T cells

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore