915 research outputs found

    Pengaruh konsep diri terhadap stres akademik mahasiswa baru Unika Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2015-2016

    Get PDF
    Menjadi mahasiswa merupakan hal yang membanggakan, akan tetapi tidak jarang ditemukan mahasiswa mengalami hambatan dalam prosesnya. Mahasiswa yang menghadapi hambataan cenderung rentan mengalami stress. Stressor yang dimiliki oleh setiap mahasiswa satu dengan yang lain tentunya berbeda. Penelitian ini memiliki tujuan untukmenganalisis pengaruh konsep diri terhadap stres akademik mahasiswa baru Universitas Katolik Widya Mandala Madiun tahun akademik 2015-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Hipotesis berbunyi konsep diri berpengaruh terhadap stres akademik mahasiswa baru Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2015-2016. Dengan menggunakan uji t diperoleh hasil nilai t hitung sebesar 13,360dengan (db) = n-k-1= 106-1-1 = 104 pada taraf signifikansi 0.05 diperoleh nilai t sebesar 1,98. Karena t hitung > t tabel maka hipotesis diterima. Artinya konsep diri berpengaruh terhadap stres akademik mahasiswa baru Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2015-2016. Disimpulkan bahwa terdapat 63,2% tingkat stres akademik mahasiswa baru Universitas Katolik Widya Mandala Madiun Tahun Akademik 2015-2016 dipengaruhi oleh konsep diri, sedangkan sisanya sebesar 36,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini

    PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR DAN PERMAINAN DALAM PENGENALAN BAHASA MANDARIN DASAR DI TK WIDYA PUTRAJATEN KARANGANYAR

    Get PDF
    Evi Apriliyanti Rahayu, 2009.Pemanfaatan Media Gambar dan Permainan dalam Pengenalan Bahasa Mandarin Dasar di TK Widya Putra Jaten Karanganyar. Program Diploma III Bahasa China Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi munculnya beberapa sekolah yang baru menerapkan tambahan mata pelajaran bahasa Mandarin, salah satunya adalah TK Widya Putra. Media pembelajaran yang sering digunakan oleh guru TK adalah media gambar dan permainan. Hal ini mendorong peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui seefektif apa media ini dalam pengenalan bahasa Mandarin Dasar di TK Widya Putra Jaten Karanganyar. Dan untuk mengetahui kendala yang dialami selama proses belajar dan bagaimana solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dan permainan dalampengenalan bahasa Mandarin memberikan tanggapan yang positif pada siswa. Media gambar mempermudah siswa dalam menulis hanzi, media permainan siswa dapat mengingat pinyindan hanzi dalam jangka waktu yang cukup lama. Keberhasilan menggunakan media gambar dan permainan terbukti dari hasil nilai latihan dan ulangan yang diberikan. Namun hambatan yang dialami, siswa kurang menguasai tata cara dan urutan menulis hanzi. Sikap manja dan kenakalan siswa juga salah satu hambatan selama proses pembelajaran. Namun, guru masih dapat mengatasi kendala tersebut dengan baik. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah Pemanfaatan Media Gambar dan Permainan sangat efektif digunakan dalam menyampaikan kosakata baru bahasa Mandarin kepada siswa

    TEKNIK BUDI DAYA DAN INTERAKSI SOSIAL KELOMPOK PETANI SEMANGKA DI KELURAHAN BINA WIDYA

    Get PDF
    TEKNIK BUDI DAYA DAN INTERAKSI SOSIAL KELOMPOK PETANI SEMANGKA DI KELURAHAN BINA WIDYA Yulianita Rahayu (12080225927) Di bawah bimbingan Elfi Rahmadani dan Irwan Taslapratama INTISARI Semangka merupakan salah satu tanaman buah-buahan semusim yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Salah satu upaya peningkatan produktivitas usaha tani adalah teknik budi daya yang tepat dan benar dan interaksi sosial yang baik antar kelompok tani. Tujuan penelitian adalah membandingkan teknik budi daya semangka pada kelompok tani Amara Jaya dan Karya Mandiri terhadap Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau terkait aktivitas usaha tani yang terdiri atas pengolahan lahan, pengolahan tanah hingga panen, menganalisis interaksi sosial petani semangka dalam kelompok tani dilihat dari komunikasi, norma sosial, dan kerja sama antar kelompok tani, mengetahui hubungan budi daya dengan interaksi sosial petani semangka dalam kelompok tani. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Bina Widya selama 3 bulan (November 2023-Januari 2024). Penelitian ini dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 40 orang, pengampilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan teknik budi daya semangka kelompok tani terhadap pedoman Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau terkait pemilihan lokasi hingga panen, interaksi sosial dalam kelompok tani Amara Jaya dan Karya Mandiri yang meliputi indikator komunikasi menunjukkan nilai rata-rata sebesar 39,37%, indikator norma sosial memiliki nilai rata-rata 45,75%, sedangkan indikator kerja sama memiliki nilai rata-rata 46,4%, seluruh indikator norma sosial dan kerja sama tergolong kategori cukup baik, kecuali komunikasi yang tergolong buruk, kemudian terdapat kolerasi positif dan signifikan antara teknik budi daya terhadap interaksi sosial kelompok tani semangka. Kata kunci: produktivitas, purposive sampling, usaha tan

    PENGARUH METODE ACCELERATED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI PERSEGI PANJANG PADA SISWA KELAS VII MTsN 2 TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Metode Accelerated Learning terhadap Pemahaman Konsep Matematika Materi Persegi Panjang pada Siswa Kelas VII MTsN 2 Tulungagung” ditulis oleh Widya Rahayu yang dibimbing oleh Dr. Dewi Asmarani, M.Pd. Kata kunci: Metode Accelerated Learning, Pemahaman Konsep. Hasil belajar matematika siswa yang semakin menurun diakibatkan oleh lemahnya siswa dalam memahami konsep-konsep matematika. Hal ini berdampak buruk pada pembelajaran berikutnya karena siswa lebih pasif. Karena hal ini, peneliti ingin menggunakan metode Accelerated Learning dimana nantinya siswa dapat lebih aktif, lebih terbuka untuk mengemukakan ide-ide, dan siswa dapat memperoleh banyak manfaat diantaranya kedekatan antar siswa, belajar menemukan pokok permasalahan, dan mengaitkan konsep yang diperoleh sebelumnya dengan konsep baru yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh metode accelerated learning terhadap pemahaman konsep matematika materi persegi panjang pada siswa kelas VII MTsN 2 Tulungagung. 2) untuk mengetahui besar pengaruh metode accelerated learning terhadap pemahaman konsep matematika materi persegi panjang pada siswa kelas VII MTsN 2 Tulungagung. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasinya berjumlah 277 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Dalam penelitian ini peneliti mengambil kelas VII-G sebagai kelas kontrol dan kelas VII-F sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes dan dokumentasi. Dalam analisis data, peneliti menggunakan uji independent t-test. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh metode accelerated learning terhadap pemahaman konsep matematika materi persegi panjang pada siswa kelas VII MTsN 2 Tulungagung. Terlihat dari hasil uji independent t-test diperoleh nilai = 7,859 dan diperoleh = 1,991 pada taraf signifikansi 5%. Besar pengaruh metode accelerated learning terhadap pemahaman konsep matematika materi persegi panjang pada siswa MTsN 2 Tulungagung adalah 1,779 yang dalam tabel interprestasi nilai Cohen’s tergolong large atau besar dengan persentase lebih dari 95,5%

    HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN DAN KERAGAMAN PANGAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN STUNTING BALITA USIA 24-59 BULAN: Studi Kasus di Desa Cihanjuang Rahayu Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat

    Get PDF
    Latar belakang: Desa Cihanjuang Rahayu di Kabupaten Bandung Barat merupakan wilayah prioritas penanganan stunting, dengan prevalensi yang masih tinggi dan penurunan indeks ketahanan pangan. Kondisi ini menuntut kajian terhadap faktor determinan gizi, khususnya ketahanan dan keragaman pangan keluarga. Tujuan: Menganalisis hubungan ketahanan pangan dan keragaman pangan dengan kejadian stunting balita usia 24-59 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 94 sampel balita yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Data tinggi badan diukur menggunakan mikrotoise dan dianalisis dengan WHO Anthro. Data ketahanan dan keragaman pangan dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik multivariat (SPSS v29). Hasil: Prevalensi stunting di Desa Cihanjuang Rahayu sebesar 30,9%. Ketahanan pangan berhubungan signifikan dengan kejadian stunting (p=0,022; OR=3,130; 95%CI:1,182–8,284) dan keragaman pangan juga berhubungan signifikan dengan kejadian stunting (p=0,009; OR=5,881; 95%CI:1,564–22,107). Kesimpulan: Ketahanan dan keragaman pangan keluarga berperan signifikan dalam mencegah stunting pada balita. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi berbasis keluarga dalam upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Background: Cihanjuang Rahayu Village in West Bandung Regency is a priority area for handling stunting, with a still high prevalence and a decrease in the food security index. This condition requires a study of nutritional determinants, especially family food security and diversity. Objective: To analyze the relationship between food security and food diversity with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months. Method: This study used a cross-sectional design involving 94 toddler samples selected through proportional stratified random sampling techniques. Height data were measured using a microtoise and analyzed with WHO Anthro. Food security and diversity data were collected through questionnaires, then analyzed using multivariate logistic regression (SPSS v29). Results: The prevalence of stunting in Cihanjuang Rahayu Village was 30.9%. Food security is significantly associated with stunting incidence (p=0.022; OR=3.130; 95%CI:1.182–8.284) and food diversity is also significantly associated with stunting incidence (p=0.009; OR=5.881; 95%CI:1.564–22.107). Conclusion: Family food security and diversity play a significant role in preventing stunting in toddlers. This finding emphasizes the importance of family-based nutrition interventions in efforts to accelerate stunting reduction at the village level

    GAMBARAN PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG MINUM TABLET ZAT BESI DI BPS SRI RAHAYU NINGSIH SIDOARJO

    Get PDF
    Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang diperlukan selama kehamilan untuk membentuk hemoglobin, pertumbuhan janin dan plasenta. Pada ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan, namun tidak semua ibu hamil yang telah mendapatkan tablet zat besi meminumnya secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi ibu hamil tentang minum tablet zat besi di BPS Sri Rahayu Ningsih Sidoarjo. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasinya seluruh ibu hamil yang memperoleh tablet zat besi di BPS Sri Rahayu Ningsih Sidoarjo yaitu sebesar 42 ibu hamil dengan besar sampel 38 responden. Cara pengambilan sampel menggunakan non probability sampling secara purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah persepsi ibu hamil tentang minum tablet zat besi. Data dikumpulkan secara kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan distribusi frekuensi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 responden, sebagian besar responden (53%) berpersepsi kurang tentang minum tablet zat besi, hampir setengah (29%) berpersepsi cukup dan sebagian kecil (7%) berpersepsi baik. Disimpulkan bahwa persepsi ibu hamil di BPS Sri Rahayu Ningsih Sidoarjo tentang minum tablet zat besi sebagian besar mempunyai persepsi kurang. Diharapkan ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuannya tentang minum tablet zat besi dengan mencari informasi melalui tenaga kesehatan maupun dari media lainnya. Bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dapat meningkatkan konseling atau penyuluhan tentang manfaat, waktu dan cara minum tablet zat besi kepada ibu hamil

    Pengaruh lingkungan belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar Mata Pelajaran Ekonomi siswa kelas X di SMA Widya Dharma Turen

    No full text
    ABSTRAK Sekolah sebagai institusi pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mempersiapkan anak didik menghadapi kehidupan masa depan dengan cara mengembangkan potensi yang dimilikinya. Usaha tersebut akan menjadi optimal jika sekolah sebagai pusat belajar formal bagi peserta didik, dapat mengembangkan proses belajar mengajar dengan baik beserta seluruh aspek yang mempengaruhinya seperti sarana dan prasarana, situasi yang kondusif dan faktor- faktor lainnya, termasuk penyusunan rencana-rencana pembelajaran. Berhasil tidaknya seorang siswa dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat dari hasil belajar atau yang sering kita kenal dengan prestasi belajar. Banyak faktor yang menyebabkan tercapainya suatu prestasi belajar yang baik di dalam proses belajar mengajar diantaranya adalah lingkungan belajar dan motivasi belajar. Berdasarkan paparan tersebut maka masalah yang timbul adalah apakah ada pengaruh antara lingkungan belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar khususnya pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas X di SMA Widya Dharma Turen. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh antara lingkungan belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X di SMA Widya Dharma Turen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan yaitu berupa angket, hasil observasi dan dokumentasi yaitu berupa arsip nilai raport mata pelajaran ekonomi siswa kelas X semester I. Pengujian instrument menggunakan uji validitas reliabelitas dan uji asumsi klasik. Sedangkan metode analisis data menggunakan regesi linier berganda, determinasi, uji t dan uji F. Popolasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 179 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan sebagai berikut: Y = 37,995 + 0,445 x1 + 0,269 x2. Sehingga dapat diartikan bahwa besarnya pengaruh variabel lingkungan belajar (x1) sebesar 44,5% dan pengaruh variabel motivasi belajar (x2) sebesar 26,9%. Dari perhitungan tersebut dapat dilihat bahwa pengaruh motivasi belajar lebih besar dari pada lingkungan belajar. Kemudian dari perhitungan determinasi diperoleh R square atau koefisien determinasi sebesar 0,198 artinya bahwa prestasi belajar dapat dijelaskan oleh lingkungan belajar dan motivasi belajar sebesar 19,8 % dan sisanya sebesar 80,2 % dijelaskan oleh variabel-variabel lain di luar persamaan. Hipotesis penelitian dianalisis dengan menggunkan uji t dan uji F. Hasil penelitian berdasarkan analisis data yang diperoleh dari uji t untuk variabel x1 menunjukkan bahwa thitung > dari ttabel (2,041 > 1,996) dengan signifikansi 0,045 (α = 0,05). Sehingga terjadi penolakan Ho dan penerimaan Ha. Maka dapat disimpulkan bahwasannya ada pengaruh antara lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X SMA Widya Dharma. Sedangkan pada variabel x2 menunjukkan bahwa thitung > dari ttabel (2,963 > 1,996) dengan signifikan 0,004 (α = 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwasannya ada pengaruh antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X SMA Widya Dharma. Kemudian untuk uji F diperoleh hasil Fhitung > dari Ftabel (8,513 > 3,986) dengan signifikansi 0,000 (α = 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara lingkungan belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi sisiwa kelas X SMA Widya Dharma Turen. ABSTRACT School as an educational institution aims to prepare students to face the future by developing their potential. Efforts would be optimal if the formal school as a learning center for students, can develop better teaching and learning process and all aspects that influence it, such as facilities and infrastructure, a conducive situation and other factors, including the preparation of learning plans. The success or failure of students in learning activities can be seen from the result of learning or what we often familiar with academic achievement. Many factors lead to the achievement of better learning achievements in teaching and learning as the learning environment and learning motivation. Based on these exposures, the question that arises is whether there is influence between the learning environment and learning motivation toward academic achievement, especially on economic subjects at high school students of class X Widya Dharma Turen. So the purpose of this study was to determine the influence that exists between the learning environment and learning motivation toward academic achievement of economic subjects at high school students of class X Widya Dharma Turen. This research is a type of quantitative research. The instruments used are questionnaires, observation and documentation which formed the subject of the relationship of economic value class X archive semester I. Testing the validity of the instruments used and the assumptions of classical test reliability. Methods of data analysis using multiple linear regression, determination, t and F test population in this study were the students of class X which amounts to 179 pupils. Sampling using a purposive sampling with total sample of 72 students. Based on research results using multiple linear regression analysis obtained the following equation: Y = 37.995 0.269 + 0.445 x1 + x2. So that probably means that the influence of environmental variables studied (x1) amounted to 44.5% and the effect of learning motivation (x2) equal to 26.9%. From this calculation can be seen that the influence of motivation to learn is greater than on the learning environment. Then obtained from the determination or calculation of the coefficient of determination R square of 0.198 means that academic achievement can be explained by the learning environment and learning motivation of 19.8% and the remaining 80.2% is explained by other variables outside the equation. The research hypothesis was analyzed using t test and F test results based on the analysis of data obtained from the t test for variables x1 shows that the > t ttable (2.041> 1.996) with significance of 0.045 (α = 0.05). So that rejection and acceptance of Ho Ha. So we can conclude there between the learning environment influence the learning achievement of economic subjects in class X SMA Widya Dharma. While in the x2 variable showed that > t ttable (2.963> 1.996) with significant 0.004 (α = 0.05). So we can conclude there is influence between learning motivation towards the achievement of economic subjects in class X SMA Widya Dharma. Then for F test F value> from Ftable (8.513> 3.986) with significance of 0.000 (α = 0.05). Therefore we can conclude that there is influence between the learning environment and learning motivation toward academic achievement of economic subjects student class SMA Widya Dharma Turen

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION (ATI) TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI MTs DARUSSALAM REJOTANGAN TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2018/2019

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul, “Pengaruh Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) Terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Materi Bangun Ruang Sisi Datar di MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung Tahun Ajaran 2018/2019” ditulis oleh Widya Tri Rahayu, NIM. 17204153244, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Pembimbing : Dr. Dewi Asmarani, M.Pd. Kata Kunci : Aptitude Treatment Interaction (ATI), Minat, Hasil Belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat dan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilakukan guru di kelas masih menggunakan model pembelajaran langsung dengan model pembelajaran konvensional yang bersifat teacher center yang membuat siswa menjadi pasif dan membosankan. Sehingga peneliti menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dimana nantinya menekankan pada keterlibatan siswa secara langsung sehingga memungkinkan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Adapun tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap minat siswa kelas VIII materi bangun ruang sisi datardi MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung. 2) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII materi bangun ruang sisi datardi MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung. 3) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas VIII materi bangun ruang sisi datardi MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunkan adalah quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VIII MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Sedangkan sampel pada penelitian ini menggunakan dua kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket, tes, dan dokumentasi. Dalam analisis peneliti menggunakan analisis data statistik uji MANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :1) Ada pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap minat belajar matematika siswa kelas VIII MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung yang didapat dari nilai signifikan yang lebih kecil dari < 0,05 yaitu 0,001 < 0,05. 2) Ada pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung yang didapat dari nilai signifikan yang lebih kecil dari < 0,05 yaitu 0,035 < 0,05. 3) Ada pengaruh model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Darussalam Rejotangan Tulungagung yang didapat dari nilai signifikan yang lebih kecil dari < 0,05 yaitu 0,002 < 0,05

    Pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahaan terhadap minat penggunaan e-filing pada WPOP di para pegawai UKWMS Kampus Kota Madiun

    Get PDF
    Efiling merupakan sistem pelaporan atau penyampaian pajak dengan surat pemberitahuan (SPT) secara elektronik yang dapat dilakukan melalui sistem online yang real time (Lie, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kegunaan dan persepsi kemudahaan berpengaruh terhadap minat penggunaan e-filing. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Universitas Katolik Widya Mandala Kota Madiun. Sampel yang digunakan adalah sebagian pekerja di Universitas Katolik Widya Mandala Kota Madiun dalam peneliian ini diambil menggunakan metode nonprobability sampling yaitu accidental sampel. Jumlah sampel 34 wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Universitas Widya Mandala Madiun dengan metode nonprobability sampling yaitu accidental sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahaan berpengaruh positif signifikan terhadap minat penggunaan e-filing

    Pengaruh Layanan Informasi Melalui Teknik Modelling Simbolik Terhadap Etika Komunikasi Siswa Kelas Xi Tkj Smk Negeri 1 Perbaungan Tahun Pembelajaran 2018/2019

    Get PDF
    Etika komunikasi yaitu nilai atau ukuran sopan santun dalam kegiatan komunikasi sesorang dengan orang lainnya. Masalah penelitian ini adalah etika komunikasi siswa SMK Negeri 1 Perbaungan masih rendah, kurang efektifnya pelaksanaan layanan informasi di sekolah, serta siswa yang sudah beberapa kali mengikuti layanan informasi kelihatannya belum banyak mengalami perubahan. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Perbaungan dan yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 33 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket yang terdiri dari 30 item untuk etika komunikasi dan telah diperiksa dosen pembimbing. Item-item angket tersebut juga telah diuji validits dan realibilitasnya. Uji menguji hipotesis digunakan teknik analisa produk moment. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 5,114 dengan menggunakan taraf signifikan nyata (a = 0,05) dan dengan d.b = n – 1maka diperoleh ttabel = 1,693. Karena nilai thitung> ttabel (5,114 > 1,693) maka dapat dikatakan bahwa Ha diterima Ho ditolak. Sehingga kesimpulannya adalah adanya pengaruh layanan informasi melalui teknik modelling simbolik terhadap etika komunikasi siswa kelas XI TKJ SMK Negeri 1 Perbaungan Tahun Pembelajaran 2018/2019
    corecore