112 research outputs found
Pangestu, suatu pandangan hidup Djawa
II. 1. J. Indrakusuma jang sedang menjelesaikan sebuah tesis tentang perkumpulan2 kebatinan Djawa di Institut Catholique Paris, da- lam nomer ini, menulis tentang perkumpulan "Pangestu" disertai dengan pendjelasan historis danphilisophis jang tjukup terperintji. Perkumpulaa "Pangestu" tersebut didirikan di Solo tahun 1949 dan telah berhasil mempunjai 82 tjabang dengan beberapa ribu pengikutnja dalam tahun 1965. Penulis memberikan hasil pene- laahannja dari teks2 teorik jang diterbitkan oleh "Pangestu" ter- utama Sasangka Djati, peladjaran dasar jang terdiri dari tudjuh bagian, jang telah diterima oleh pendiri perkumpulan tersebut, Bapak Sunarto, sebagai wahju dari Tuhan.II. 1. J. Indrakusuma who is finishing a thesis on the kebatinan
ments in Java at the Catholic University of Paris, presents with some historical and philosophical detail here the Pangestu movement, which was created in 1949 in Solo and was proud of having 82 branches and several thousands of adherent in 1965. The author gives us an analysis of the principle theoretical texts published by Pangestu, notably the Sasangka Djati, the fundamental text in seven parts revealed by God to the creator of the movement,Indrakusuma J. Pangestu, suatu pandangan hidup Djawa. In: Archipel, volume 4, 1972. pp. 32-45
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KEAKTIFANNYA DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR OVERHOUL ENGINE SISWA KELAS X TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF DI SMK PGRI 3 MALANG
ABSTRAK Pangestu, Widodo. 2017. Hubungan Persepsi Siswa Tentang Keaktifannya dalam Kegiatan Ekstrakurikuler dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Overhoul Engine Siswa Kelas X Teknik Kendaraan Ringan Otomotif di SMK PGRI 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd.(II) Drs. H. Agus Sholah, M.Pd. Kata Kunci : keaktifan siswa, kegiatan ekstrakurikuler, motivasi belajar, hasil belajar Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di sekolah maupun di luar sekolah dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan siswa mengenai hubungan berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakat serta melengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hubungan antara keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan hasil belajar Overhoul Engine siswa kelas X TKRO di SMK PGRI 3 Malang. (2) mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Overhoul Engine siswa kelas X TKRO di SMK PGRI 3 Malang. (3) mengetahui hubungan antara keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan motivasi belajar dengan hasil belajar Overhoul Engine siswa kelas X TKRO di SMK PGRI 3 Malang. Keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran adalah keterlibatkan intelektual dan emosional siswa melalui asimilasi, dan akomodasi kognitif dalam membentuk keterampilan (motorik, kognitif dan sosial) serta nilai-nilai dalam pembentukan sikap. Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak psikis dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar menjamin kelangsungan belajar itu demi mencapai suatu tujuan. Hasil belajar adalah pencapaian bentuk perubahan perilaku yang cenderung menetap dari ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dari proses belajar yang dilakukan dalam waktu tertentu. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasional. Penelitian ini dilakukan di SMK PGRI 3 Malang dengan menggunakan dua kelas yakni kelas X TKRA dengan jumlah 33 siswa dan kelas X TKRB dengan jumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dalam bentuk tes pilihan ganda. Data angket dianalisis dengan uji normalitas dan uji linieritas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis dengan uji analisis korelasional menggunakan SPSS 23 for windows. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara keaktifan siswa dalam kegiatan ekstrakulikuler dan motivasi belajar dengan hasil belajar Overhoul Engine di kelas X TKRO SMK PGRI 3 Malang. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan uji analisis korelasional nilai Sig. F Change kurang dari 0,05 (< 0,05) yakni nilai Sig. F Change sebesar 0,000 sehingga hipotesis diterima. Saran bagi guru diharapkan berperan dalam menciptakan motivasi dalam diri siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut sudah merupakan tugas utama guru sebagai trigger dalam mendorong siswa untuk berada dalam situasi belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Bagi sekolah kebijakan tentang kegiatan ekstrakurikuler wajib hendaknya dipertahankan. Motivasi dan partisipasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa
Implementasi Sistem Pemesanan Produk Berbasis Android (Studi Kasus: Pangestu Catering & Cafe)
Pangestu Catering & Caffe is a place that many people visit to have fun, hang out or do work. Ordering and transaction processes at Pangestu Catering & Caffe are always done manually. Diners come later and order the menu. The cashier will then record guest orders manually and then hand them over to the kitchen. However, this becomes inefficient due to the accumulation of queues. To overcome this queue problem, a product ordering system is needed that can facilitate recording of transactions and can be integrated into the system. The author implements a product ordering system that customers use to order food menus and then submit the receipt to the cashier for payment. After payment, the order will be processed by the kitchen. The Android-based product ordering system uses the prototype development model and the Flutter dart language.Pangestu Catering & Caffe menjadi tempat yang banyak dikunjungi orang untuk bersenang-senang, nongkrong atau mengerjakan pekerjaan. Proses pemesanan dan transaksi di Pangestu Catering & Caffe selalu dilakukan secara manual. Pengunjung datang kemudian dan memesan menu. Kasir kemudian akan mencatat pesanan tamu secara manual dan kemudian menyerahkannya ke dapur. Namun, hal tersebut menjadi tidak efisien karena menumpuknya antrean. Untuk mengatasi permasalahan antrian tersebut diperlukan suatu sistem pemesanan produk yang dapat memudahkan pencatatan transaksi dan dapat diintegrasikan ke dalam sistem. Penulis menerapkan sistem pemesanan produk yang digunakan pelanggan untuk memesan menu makanan kemudian menyerahkan struknya kepada kasir untuk pembayaran. Setelah pembayaran, pesanan akan diproses oleh dapur. Sistem pemesanan produk berbasis Android menggunakan model pengembangan prototype dan bahasa Flutter dart
Pengembangan instant messaging pidgin menggunakan algoritma kriptografi rsa
Instant messaging (lazim disingkat IM) adalah salah satu jenis layanan komunikasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan percakapan (chat) privat dengan orang lain secara real time melalui internet. Kebanyakan layanan instant messaging saat ini didesain bukan berdasarkan aspek keamanan sebagai pertimbangan utama, melainkan aspek skalabilitas untuk menunjang jumlah pengguna yang begitu besar. Penggunaan instant messaging yang tidak tepat merupakan ancaman yang sangat besar terhadap keamanan data, terutama bagi organisasi dan korporat (Karhendana, 2006:14).. Oleh karena itu, suatu proses enkripsi diperlukan untuk mengamankan pesan teks yang dikirimkan melalui layanan instant messaging publik yang tidak aman. Pada keadaan ini walaupun data dapat disadap akan tetapi data tidak dapat terbaca. Pada penelitian ini algoritma RSA digunakan untuk mengenkripsi pesan. Algoritma RSA diperkenalkan oleh tiga peneliti dari MIT(Massachussets Institute Of Technology), yaitu Ron Rivest, Adi Shamir, dan Len Adlman, pada tahun 1976. RSA mendasarkan proses enkripsi dan deskripsinya pada konsep bilangan prima dan aritmatika modulo. Kekuatan algoritma RSA terletak pada tingkat kesulitan dalam memfaktorkan bilangan menjadi faktor primanya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat lunak berupa plugin Pidgin yang dapat digunakan untuk menjaga kerahasiaan pesan yang dikirim melalui media transmisi yang tidak aman. Pidgin adalah salah satu instant messaging client open-source yang berlisensi GNU dan dikembangkan dengan Gtk+. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi ini cenderung lebih mudah, baik secara teknis, maupun non-teknis. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi adalah Rapid Application Development (RAD). Sedangkan metode untuk pengumpulan data diantaranya adalah observasi dan studi pustaka. Program ditulis menggunakan bahasa pemrogramman c, menggunakan compiler gcc versi 4.4. dan menggunakan autotools untuk otomatisai kompilasi project.
ANALISIS TIDAK BEKERJANYA BOW THRUSTER PADA SAAT MANOUVER DI MV.PULAU HOKI
ABSTRACT
Satria Aji Pangestu, (2023) NIT. 551811236921.T, “Analysis of the malfunction
of the bow thruster during manouver on ship MV. Pulau Hoki”, program
Diploma IV, Technical, Merchant Marine Polytechnic of Semarang,
Supervisor I : Tonny Santiko,S.ST.,MSi.,M.mar.E and Supervisor II :
Kresno Yuntoro,S.ST,M.M.
Bow thruster system is a auxiliary aircraft for manouvering the ship when it
lean or will leave the dock, namely by utilizing the propeller rotation which
provides axial force/ transverse force on the bow of the ship.
The formulation of the problem of this research is what factors cause
disturbances to the bow thruster, what impacts are caused, and what efforts are
made to overcome the existing problems. The formulation is to be more selective,
tiered and in accordance with the meaning, the writer uses a qualitative descriptive
analysis method in which the researcher obtains the main data from interviews
and observations. And the author also uses the SHEL method, namely software,
hardware, environment, liveware.
Based on the results of this study it was concluded that the cause of the bow
thruster not working was the corrosion of the support pipe which caused the cable
to peel off, and the control system of the bow thruster auxiliary aircraft did not
work properly. The abnormal operation of the bow thruster has an impact on the
disruption of the ship’s manouvering process, efforts are made to avoid
operational problems with the bow thruster by replacing components that are
damaged/ not functioning properly with new components
Peningkatan Performa Vertical Handover Pada Perangkat Bergerak Dengan Pengurangan Delay Pada Proses Deteksi Terputusnya Koneksi Berdasarkan Packet Inter-Arrival Timeout
Dewasa ini perangkat bergerak yang memiliki lebih dari satu network interface sudah menjadi hal yang biasa. Meskipun demikian, pada umumnya perangkat bergerak saat ini hanya memungkinkan penggunaan sebuah network interface saja setiap saat untuk terhubung ke internet. Ketika terjadi peralihan dari netwok interface yang satu ke network interface lain, diperlukan teknologi vertical handover untuk menjaga kualitas koneksi yang dirasakan oleh pengguna. Telah banyak penelitian yang dilakukan dan standar yang dibuat untuk mendukung handover pada data link layer dan network layer, namun belum ada standar untuk mendukung handover pada transport layer. Multipath TCP merupakan pengembangan TCP yang memungkinkan sebuah aplikasi pada sebuah host untuk menggunakan beberapa koneksi TCP sekaligus untuk berkomunikasi dengan host lain. Setiap koneksi TCP yang digunakan dalam Multipath TCP disebut sebagai subflow. Multipath TCP berpotensi memberikan dukungan handover yang baik pada transport layer bagi perangkat bergerak karena perubahan subflow yang digunakan dapat dilakukan secara transparan sehingga tidak menganggu kinerja aplikasi. Ketika sebuah subflow terputus akibat peralihan dari satu network interface ke network interface lain, Multipath TCP dapat beralih menggunakan subflow lain atau membuat subflow baru secara transparan sehingga tidak dirasakan oleh aplikasi. Untuk dapat melakukan vertical handover dengan cepat, perangkat bergerak harus dapat mendeteksi terputusnya sebuah subflow dengan cepat. Hal ini sulit dilakukan pada saat perangkat bergerak berperan sebagai penerima payload (receiver) tanpa mengirimkan payload ke host lain karena ia tidak dapat menggunakan mekanisme standar pada TCP untuk mendeteksi terputusnya subflow. Pada penelitian ini diajukan metode bagi host receiver untuk mendeteksi terputusnya subflow pada sebuah koneksi Multipath TCP berdasarkan packet inter-arrival timeout. Pada metode ini receiver menerima informasi adanya paket yang masih akan diterima, sehingga dapat memperhitungkan timeout untuk paket tersebut berdasarkan interval waktu antar paket yang telah diterima. Berdasarkan pengujian menggunakan simulator NS2 menunjukkan bahwa metode yang diajukan mampu mendeteksi terputusnya subflow dengan tingkat precision sebesar 0,944 pada jaringan dengan tingkat packet loss sebesar 0,1% atau kurang, dan juga menunjukkan bahwa pada jaringan dengan tingkat packet loss antara 0,1% hingga 1%, penggunaan metode yang diajukan menghasilkan pengurangan waktu deteksi terputusnya subflow sebesar rata-rata 310,82% round trip time jaringan dibandingkan dengan menggunakan retransmission timeout.
===========================================================================================
Nowadays, multiple network interfaces have become a common feature in mobile devices. Despite of having multiple network interfaces, most of those mobile devices only allow single network interface to be used at a time for connecting to the internet. When the device decides to switch between network interfaces, vertical handover technology is needed to maintain connection quality for the user. Many researches have been done and standards have been created to support handover in data link layer and network layer, but no standard have been created to support handover in transport layer. Multipath TCP is a TCP extension that enables an application in a particular host to use several TCP connection to communicate with another host. Each of TCP connection used in Multipath TCP is called subflow. Multipath TCP holds great potential to provide good handover support in transport layer for mobile device because changes to subflow used can be done transparently so it will not disrupt application performance. When a subflow fails because of switchover between network interfaces, multipath TCP is able to switch to another subflow or create a new subflow transparently so this whole process is not visible to the application. To perform vertical handover quickly, mobile device must be able to quickly detect subflow failure. This may be a hard thing to do when mobile device acts as payload receiver without sending any payload to other host because it can not use mechanisms provided in standar TCP to detect subflow failure. This research propose a novel method for a receiver host to detect subflow failure in a Multipath TCP connection based on packet inter-arrival timeout. In this method, the receiver host is informed about the existence of packets it may receive later, so it can calculate timeout for the aforementioned packets based on existing packet inter-arrival time. Experiments using NS2 simulator in networks show that the proposed method were able to detect subflow failure with a precision of 0,944 for a network with packet loss rate of 0,1% or less, and also show the advantage of the proposed method in networks with packet loss rate of 0.1% - 1% yielding an average reduction in subflow failure detection delay of 310,82% of network round trip time compared to using standard retransmission timeout
VibLab, Aplikasi Bantu Analisa Getaran pada Rangka Sepeda Motor Listrik berbasis Android
Sepeda motor listrik memiliki berbagai kelebihan, seperti mengurangi polusi udara dan polusi suara, nyaman digunakan karena bebas dari getaran mesin, serta biaya kepemilikan yang rendah. Meskipun demikian sepeda motor listrik juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan sepeda motor listrik adalah harga komponen utama yang masih mahal. Akibat dari harga komponen utama yang mahal ini seringkali kualitas komponen lain dikorbankan untuk menekan harga jual, termasuk peredam kejut/shockbreaker. Penggunaan peredam kejut berkualitas rendah mengakibatkan getaran yang dirasakan pengguna cukup besar hingga mengganggu kenyamanan pengguna. Namun demikian belum dapat dipastikan bahwa sumber masalah getaran tersebut hanyalah dari peredam kejut saja. Ada beberapa kemungkinan lain misalnya struktur rangka, dan posisi baterai. Untuk itu dibutuhkan alat bantu untuk melakukan analisa getaran pada sepeda motor listrik, sehingga dapat diketahui penyebab getaran yang dialami oleh pengguna kendaraan. Pada penelitian ini dibangun VibLab, sebuah aplikasi berbasis Android untuk membantu pengguna sepeda motor listrik melakukan analisa terhadap getaran pada kendaraan miliknya. Aplikasi ini menggunakan accelerometer sebagai sensor getaran, kemudian menghasilkan data arah getaran dan nilai akumulatif akselerasi pada setiap kelompok arah. Android dipilih untuk memperluas jangkauan aplikasi terhadap pengguna karena sebagian besar smartphone yang beredar menggunakan Android sebagai sistem operasinya. VibLab dikembangkan dengan metode agile sederhana dalam beberapa tahapan iterasi. Hasil pengujian menunjukkan aplikasi ini cukup akurat dan bermanfaat dalam membantu analisa getaran pada rangka sepeda motor listrik.Sepeda motor listrik memiliki berbagai kelebihan, seperti mengurangi polusi udara dan polusi suara, nyaman digunakan karena bebas dari getaran mesin, serta biaya kepemilikan yang rendah. Meskipun demikian sepeda motor listrik juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan sepeda motor listrik adalah harga komponen utama yang masih mahal. Akibat dari harga komponen utama yang mahal ini seringkali kualitas komponen lain dikorbankan untuk menekan harga jual, termasuk peredam kejut/shockbreaker. Penggunaan peredam kejut berkualitas rendah mengakibatkan getaran yang dirasakan pengguna cukup besar hingga mengganggu kenyamanan pengguna. Namun demikian belum dapat dipastikan bahwa sumber masalah getaran tersebut hanyalah dari peredam kejut saja. Ada beberapa kemungkinan lain misalnya struktur rangka, dan posisi baterai. Untuk itu dibutuhkan alat bantu untuk melakukan analisa getaran pada sepeda motor listrik, sehingga dapat diketahui penyebab getaran yang dialami oleh pengguna kendaraan. Pada penelitian ini dibangun VibLab, sebuah aplikasi berbasis Android untuk membantu pengguna sepeda motor listrik melakukan analisa terhadap getaran pada kendaraan miliknya. Aplikasi ini menggunakan accelerometer sebagai sensor getaran, kemudian menghasilkan data arah getaran dan nilai akumulatif akselerasi pada setiap kelompok arah. Android dipilih untuk memperluas jangkauan aplikasi terhadap pengguna karena sebagian besar smartphone yang beredar menggunakan Android sebagai sistem operasinya. VibLab dikembangkan dengan metode agile sederhana dalam beberapa tahapan iterasi. Hasil pengujian menunjukkan aplikasi ini cukup akurat dan bermanfaat dalam membantu analisa getaran pada rangka sepeda motor listrik
Metode Deteksi Terputusnya Koneksi Tcp Pada Receiving Host Berdasarkan Packet Inter-Arrival Timeout
Abstract. Novel Method to Detect Failed TCP Connection on Receiving Host Based on Packet Inter-arrival Timeout. TCP use retransmission timeout (RTO) as a standard mechanism to detect connection failure. Nevertheless, RTO can only be used by the sending host, and not by the receiving host. Until today there is no standardized mechanism for the receiving host to detect connection failure. Meanwhile a study on internet traffic shows that majority of internet traffic is unidirectional. This means the receiving host in majority of internet traffic does not have a standardized method to detect connection failure. This paper propose a novel method to detect failed TCP connection based on history of packet inter-arrival time. Simulation using NS2 shows the effectiveness of the proposed method.Keywords: Failed TCP connection detection, receiving host, packet inter-arrival timeoutAbstrak. TCP menggunakan retransmission timeout (RTO) sebagai mekanisme standar untuk mendeteksi terputusnya koneksi. Namun RTO hanya dapat dimanfaatkan pihak pengirim data (sending host), sedangkan pihak penerima data (receiving host) tidak memiliki mekanisme untuk mendeteksi terputusnya koneksi. Sementara itu sebuah studi menunjukkan bahwa sebagian besar traffic internet bersifat satu arah. Ini berarti pihak penerima data pada sebagian besar traffic internet tidak memiliki metode yang terstandarisasi untuk mendeteksi terputusnya koneksi. Penelitian ini mengajukan sebuah metode baru bagi receiving host untuk mendeteksi terputusnya koneksi TCP berdasarkan jeda waktu antar paket data (packet inter-arrival timeout) yang diterima. Simulasi menggunakan NS2 menunjukkan efektivitas metode yang diajukan.Kata Kunci: Deteksi terputusnya koneksi TCP, receiving host, packet inter-arrival timeoutÂ
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KONTEN TAUSYIAH ONLINE UNTUK YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH
Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) merupakan sebuah sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional yang bertugas menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infaq, dan shodaqoh dari masyarakat serta menyalurkan dana tersebut kepada golongan yang berhak. Seiring perjalanan YDSF bermaksud menjalankan sebuah program layanan kepada para donatur berupa konten video tausyiah pendek secara online. Kendala yang dialami YDSF dalam mengimplementasikan program layanan tersebut adalah kurangnya kemampuan staf YDSF serta kurangnya peralatan yang dimiliki YDSF untuk menghasilkan rekaman video dengan kualitas yang cukup. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut maka melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diadakan pelatihan peningkatan kualitas video tausyiah tersebut (terutama dari sisi audio) disertai dengan hibah peralatan pendukung agar konten video tausyiah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Evaluasi kegiatan pengabdian dilakukan dengan pengamatan pada konten youtube mitra pengabdian pasca pelatihan. Berdasarkan pengamatan selama sekitar lima bulan pasca pelatihan pada channel Youtube yang dibuat oleh YDSF, maka dapat disimpulkan bahwa pengabdian ini efektif dan memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas konten video tausiyah YDS
Pre Biennale Klaten 2024 Display Design "Environmental Art"
Klaten is a district with a small city category in Central Java which is located between 2 (two) cultural cities namely Surakarta and Yogyakarta. Therefore, Klaten Regency has the opportunity to become a cultural city. One indicator of the advancement of contemporary art is the organization of the Klaten Biennale, which for the first time was held in 2017. Display design is the main focus in writing the final project with the title “Pre Biennale Klaten 2024 Display Design Environmental Art”. From the observation of the displays that have been carried out at the first to the third Biennale, in terms of the arrangement of the display space, lighting and circulation that has not been organized, and environmental art is the point of view and way of thinking in the design of the Pre Klaten Biennale 2024. From these observations the author raises the problem “How is the process and strategy of Pre Biennale Klaten 2024 Display Design Environmental Art?” which is carried out using a descriptive qualitative approach, with the aim of examining the visual concept process and presentation concept; describing the strategy in carrying out the design and presenting the design construction of the Klaten 2024 Pre Biennale display mockup “Environmental Art”. This design is carried out in the Lima Benua Public Space with three rooms that have different floor, wall and sub-theme characteristics, so that different lighting and arrangement techniques are needed
- …
