131 research outputs found
Dinamika Gerakan Perlawanan dan Populisme Politik: Analisis Kasus Amien Rais dalam Mendirikan Partai Ummat
Penelitian ini berfokus pada karakteristik kontekstual dalam menganalisis keberadaan Amien Rais sebagai figur politik yang menciptakan sebuah peluang dari sebuah gerakan populisme anti kemapanan. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memahami gerakan populisme anti kemapanan yang dilakukan oleh Amien Rais. Penelitian ini menunjukkan bahwa Amien Rais melalui gerakan perlawanannya mengevaluasi kondisi sosial tertentu dalam konteks kebijakan politik, menciptakan fenomena terkait praktik demokrasi. Sikap populis Amien Rais, termanifestasi dalam narasi-narasi kerakyatan, membentuk posisi politik yang diharapkan lebih baik. Sebagai figur politik, Amien Rais mewakili gerakan politik dengan menggunakan narasi kerakyatan sebagai alat kritik terhadap pemerintahan Joko Widodo, yang dianggap mencerminkan kehendak rakyat dalam menghadapi kesenjangan status quo. Dengan landasan ideologi Islam, Partai Ummat menjadi partai pemurni (purifier) sesuai kerangka Lucardie, membedakan diri dari partai sebelumnya. Penelitian ini juga mendalami pengaruh wacana pengetahuan Islam pada perilaku Amien Rais tampak dari pendidikan dan latar belakang keluarganya di Muhammadiyah. Pendirian Partai Ummat menjadi hasil dari tindakannya yang tercermin dalam wacana pengetahuan Islam
Implementasi Dakwah Terhadap Masyarakat Melalui Biro Dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan
The implementation of da'wah is an activity or activity that is planned to improve one's skills and facilitate the adjustment of activities carried out using various methods by individuals, groups of communities and communities. Da'wah at the Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School has a major role in building Islamic character in the surrounding community. In order to facilitate preaching, it is usually carried out through a boarding school. The presence of the Al-Amien Prenduan Islamic boarding school has become a “tafaqquhfiddin†institution, namely a place to study Islam, and at the same time an educational institution for the surrounding community. The formulation of the problem of this research is how the implementation of da'wah to the community through the Da'wah Bureau at the Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School. and what are the supporting and inhibiting factors in preaching to the public through the Da'wah Bureau at the Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School. And the author also uses descriptive qualitative research methods. The data collected comes from the results of interviews, observations, and documentation. After the data is collected, the next step is to analyze the data with a dakwah management approach, with the analysis stages, namely data editing, data presentation (data display) and drawing conclusions. The data validity checking technique used in the study was to do trimulation.
The results of this study indicate that: The implementation of da'wah to the community through the Da'wah Bureau at the Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School includes: running a ta'lim assembly, social activities, cultivating Muslim clothing. The supporting factors for da'wah to the community through the Da'wah Bureau at the Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School are among the administrators and the Da'wah Bureau at the Al-Amien Prenduan Islamic boarding school who are struggling to improve in planning and holding da'wah activities and teaching Islamic teachings to students and the local community. in order to achieve the desired goal, while the inhibiting factor for proselytizing to the community through the Da'wah Bureau at the Al-Amien Prenduan Islamic Boarding School is the lack of awareness and economy both inside and outside the Boarding School.
Implementasi dakwah merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang terencana untuk meningkatkan ketrampilan seseorang dan memudahkan penyesuaian kegiatan yang dilaksanakan dengan menggunakan metode yang bermacam-macam oleh perorangan, sekelompok komunitas maupun masyarakat. Dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan memiliki peran besar dalam membangun karakter Islam di masyarakat sekitar. Untuk mempermudah dakwah biasanya dilakukan melalui sebuah pondok pesantren. Kehadiran Pondok pesantren Al-Amien Prenduan telah menjadi lembaga tafaqquhfiddin yaitu tempat mendalami agama Islam, dan sekaligus menjadi lembaga pendidikan masyarakat sekitar. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana implementasi dakwahterhadap masyarakat melalui Biro Dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Dan bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam dakwah terhadap masyarakat melalui Biro Dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.Dan penulis juga menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan berasal dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah menganalisis data tersebut dengan pendekatan manajemen dakwah, dengan tahapan analisis yaitu redaksi data, penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan. Adapun tehnik pengecekan keabsahan data yang dipakai dalam penelitian adalah melakukan trimulasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Implementasi dakwah terhadap masyarakat melalui Biro Dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan meliputi: menjalankan majelis ta’lim, kegiatan sosial, membudayakan busana muslim. Adapun faktor pendukungdakwah terhadap masyarakat melalui Biro dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan adalah diantara pengurus dan Biro dakwah di pondok pesantren Al-Amien Prenduan sangat memperjuang tinggikan dalam merencanakan dan mengadakan kegiatan-kegiatan dakwah dan mengajarkan ajaran Islam terhadap para santri dan masyarakat setempat agar mencapai tujuan yang di kehendaki, sedangkan faktor penghambat dakwah terhadap masyarakat melalui Biro dakwah di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan adalah kurangnya kesadaran dan perekonomian baik di dalam Pondok maupun di luar Pondok
Pengolahan data Ground Penetrating Radar (GPR) dengan menggunakan software MATGPR R-3.5
Alat Ground Penetration Radar (GPR) memancarkan sinyal gelombang elektromagnetik yang dipancarkan kedalam bumi kemudian gelombang elektromagnetik di tangkap saat sudah sampai permukaan bumi. Alat GPR ini dapat memetakan kondisi bawah permukaan yang dilewatinya, selain itu alat ini sangat sensitif terhadap benda-benda yang memiliki komponen atau muatan listrik dan magnet yang besar. Benda-benda tersebut dapat dikatakan sebagai sumber noise. Pengaruh noise ini akan mempengaruhi pada hasil yang keluarkan, oleh karena itu diperlukan pengolahan data untuk menfilter noise tersebut agar dapat menghasilkan hasil yang baik dan tidak menimbulkan kebingungan pada saat proses interpretasi data
(Peer Review) PENERAPAN AKUNTANSI NIRLABA BERDASARKAN PSAK NO. 45 (STUDI KASUS PADA MASJID AL-BAITUL AMIEN DI JEMBER)
This study aims to find out how financial management in mosques and see how the method of recording is related to the standards issued by the Indonesian Accounting Association (IAI) in financial reporting for non-profit organizations namely PSAK 45 at Al-Baitul Amien mosque in Jember. The author in conducting this research uses qualitative methods. Data collected by using interviews and documents by looking directly at the financial statements that have been presented by the mosque management. Interviews at the Al-Baitul Amien Mosque in Jember were conducted with the treasurer, financial staff and takmir of the mosque. The results of this study indicate that mosque administrators have managed finances openly as a form of accountability or financial accountability of the mosque by recording cash receipts and disbursements. Financial management is well recorded even though it is still simple. Regarding PSAK 45, mosque administrators have not recorded according to PSAK 45 because these standards are recognized as having never been heard an
Peranan gekimia terhadap stabilitas lereng tanah residu volkanik di daerah Pantai Jember Jawa Timur
Penelitian penyebab kejadian longsor dalam jumlah banyak yang terjadi bersamaan pada satu tempat masih sedikit dilakukan, seperti yang terjadi di Panti Kabupaten Jember Jawa Timur yang akan dijadikan penelitian disertasi ini. Dugaan awal penyebab terjadinya longsor tersebut dikarenakan tingginya proses pelapukan. Tujuan penelitian adalah mengkaji karakteristik geokimia material lereng dan kaitannya dengan stabilitas lereng. Penelitian ini penting karena tanah residu volkanik Kuarter Tua di Indonesia jumlahnya sangat banyak, tersebar di berbagai tempat dan menjadi lahan permukiman padat. Proses pelapukan Breksi Argopuro di daerah Panti Kabupaten Jember telah mencapai kedalaman lebih dari 20 meter, terdiri dari tanah residu dengan tebal 16 meter, tanah lapuk sedikit dengan tebal 4 meter dan batuan dasar. Masuknya air melewati retakan-retakan menimbulkan dispersi unsur kimia dan material di lereng yang menyebabkan pemiskinan dan pengkayaan. Unsur-unsur mayor seperti Ca2+,Na+, Mi+, K+, Mi+, Si4+,Fe2+, Fe3+,dan Ae+ mengalami penurunan konsentrasi atau mengalami pemiskinan (anomali) di kedalaman 9- 12 meter. Hasil perhitungan faktor keamanan (FK) menunjukkan bidang longsor terletak di kedalaman 9.12 meter. Proses geokimia yang terjadi di sepanjang bidang retakan telah melemahkan kekuatan geser tanah, yaitu terjadi proses translokasi unsur-unsur silika, alumina, oksida besi dan bahan organik serta berpindahnya butiran dan mineral lempung. Tanah residu volkanik di lereng G.Argopuro di daerah Panti Jember dalam keadaan kritis.</p
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN CHAIN WRITING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP IT HIKMATUL AMIEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019
This research is a quantitative study, the problem found by researchers when the observation is a lack of student's ability in writing description text, hence the author took the title of "influence method of learning methods Learning Chain Writing to the ability to write text students description Grade VII SMP IT Hikmatul Amien ". The purpose of this research is to 1) knowing the ability to write students in grade VII students of IT Hikmatul Amien in writing the description text before using the method of learning Chain Writing. 2) Knowing the ability to write students in grade VII students at SMP IT Hikmatul Amien in writing the description text after using the method of learning Chain Writing. 3) Knowing the influence of Chain Writing learning methods to the ability to write description text in grade VII students of IT Hikmatul Amien. The learning methods i used in this research are methods of learning Chain Writing and using one group Pretest-posttest Design research design. The results of research obtained at the time of pretests with an average value of 52.29, and increased after the researchers implemented a method of learning Chain Writing with an average value of posttest of 65.62. The calculation results of each test conducted using a test-t significance to the pretests and posttest thus obtained the results that Thitung (8.17,) > this (2.069). These results indicate differences between pretests and Posttest. Based on the explanation above, IT can be concluded that the learning method of Chain Writing can affect the writing ability of grade VII students SMP IT Hikmatul Amien
Peranan Geokimia Terhadap Stabilitas lereng Tanah Residu Vulkani di Daerah Panti Jember Jawa Timur
Penelitian penyebab kejadian longsor dalam jumlah banyak yang terjadi
bersamaan pada satu tempat masih sedikit dilakukan, seperti yang terjadi di
Panti Kabupaten Jember Jawa Timur yang akan dijadikan penelitian disertasi
ini. Dugaan awal penyebab terjadinya longsor tersebut dikarenakan tingginya
proses pelapukan. Tujuan penelitian adalah mengkaji karakteristik geokimia
material lereng dan kaitannya dengan stabilitas lereng. Penelitian ini penting
karena tanah residu volkanik Kuarter Tua di Indonesia jumlahnya sangat
banyak, tersebar di berbagai tempat dan menjadi lahan permukiman padat..
Proses pelapukan Breksi Argopuro di daerah Panti Kabupaten Jember telah
mencapai kedalaman lebih dati 20 meter, terdiri dati tanah residu dengan tebal
16 meter, tanah lapuk sedikit dengan tebal 4 meter dan batuan dasar. Masuknya
air melewati retakan-retakan menimbulkan dispersi unsur kimia dan material di
lereng yang menyebabkan pemiskinan dan pengkayaan. Unsur-unsur mayor
seperti Ca2+,Na+, Mg2+, K+, Mg2+,' Si4+,Fe2+, Fe3+,dan Al3+mengalami
penurunan konsentrasi atsu mengalami pemiskinan (anomali) di kedalaman 9-
12 meter. Hasil perhitungan faktor keamanan (FK) menunjukkan bidang
longsor terletak di kedalaman 9-12 meter. Proses geokimia yang terjadi di
sepanjang bidang retakan telah melemahkan kekuatan geser tanah, yaitu terjadi
proses translokasi unsur-unsur silika, alumina, oksida besi dan bahan organik
serta berpindahnya butiran dan mineral lempung. Tanah residu volkanik di
lereng G.Argopuro di daerah Panti Jember dalam keadaan kritis.</p
Pesantren dan Demokrasi: Studi kasus di Ma’had Tarbiyatul Mu’allimien al-Islamiyah (TMI) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Jawa Timur
ABSTRAK
Pesantren dengan adagiumnya, “menjaga hal-hal lama yang baik, dan mengambil hal-hal yang baru yang lebih baik”, merupakan “laboratorium”, dimana tempat segala jenis dan aliran pemikiran dikaji dan diuji ulang. Anggapan kiai merupakan sumber mutlak dari kekuasaan dan kewenangan (power and authorithy) dan tidak seorangpun dari santri atau orang lain yang dapat melawan kekuasaan kiai. Hal ini tidak berlaku sepenuhnya di TMI Al-Amien Prenduan. Karena di pesantren ini dibuka kran komunikasi, dan dialog antara kiai dan santri tentang banyak hal. Hal inilah yang penulis anggap adanya demokrasi di dunia pesantren.
Penelitian ini bertujuan mengungkapkan dan mendeskripsikan: 1) bagaimana pemahaman kiai dan santri di TMI Al-Amien Prenduan tentang demokrasi, 2) dalam aspek apa saja demokrasi diimplementasikan di dunia pesantren, khususnya di TMI Al-Amien Prenduan, 3) apa kelebihan dan kekurangan demokrasi di dunia pesantren, khususnya di TMI Al-Amien Prenduan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan metode pengumpulan data; observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan model analisis interaktif yang mencakup empat komponen yang saling berkaitan, yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan datanya menggunakan empat kriteria, yakni; derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan dan kepastian.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa; 1) kiai dan santri TMI Al-Amien Prenduan memahami demokrasi sebagai sebuah tipe kepemimpinan yang melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan ini bisa diaplikasikan pada komunitas lokal, organisasi, keluarga, dan lain sebagainya, begitu juga dalam kepemimpinan kiai di pesantren, dan TMI sudah mempraktikkan sejak awal berdirinya pesantren ini di bawah kepemimpinan Kiai Idris. 2) implementasi demokrasi di TMI Al-Amien Prenduan setidaknya dapat dilihat pada tiga aspek, yakni; a. aspek kepemimpinan, yang meliputi; i. mengedepankan musyawarah, ii. sharing kekuasaan, iii. adanya manajemen yang terbuka, b. aspek pendidikan dan pengajaran, yang meliputi; i. hak menentukan pilihan pendidikan, ii. partisipasi dalam kurikulum, dan c. aspek keterbukan informasi dan menyampaikan pendapat, yang meliputi; i. kebebasan menyampaikan pendapat ii. kebebasan pers dan surat kabar. 3) kelebihan praktik demokrasi di TMI Al-Amien Prenduan adalah; a. tidak bergantung pada figur individual, dan b. terciptanya soliditas kelompok, dan c. santri menjadi kritis. Sedangkan kekurangannya adalah kurang efisien dalam pengambilan keputusan.
ABSTRACT
Boarding school with its adagium, "keeping good old things, and take the better new things", is a "laboratory", where all kinds and schools of thought are reviewed and retested. Many assume that kiai is the source of absolute power and authority and none of the students or other people can resist kiai’s authority. It does not apply fully in TMI Al-Amien Prenduan, because communication and dialogue between kiai and students about a lot of things are widely opened in this boarding school. This is what the author assumes that democracy is exist at boarding school.
This reseach aims to reveal and describe: 1) the understanding of kiai and students in Al-Amien Prenduan TMI about democracy, 2) at what kind of aspects, democracy is implemented in boarding school, especially at TMI Al-Amien Prenduan, 3) what are the advantages and disadvantages of democracy in boarding school, especially at TMI Al-Amien Prenduan. This research use a qualitative descriptive approach. Data collection methods that used are observation, interview and documentation. Data analysis techniques using interactive model that includes four interrelated components, namely data collection, data reduction, data display, and conclusion. Checking the validity of the data using four criteria: credibility, transferalibity, dependibility and confirmability.
The reseach shows: 1) Kiai and students of Al-Amien TMI Prenduan understand that democracy is a type of leadership involving subordinates in decision-making, this type of leadership could be applied to local communities, organizations, families, ect, as well as the leadership of kiai in the boarding school. TMI has applied it from beginning of this boarding school, when Kiai Idris was its leader. 2) the implementation of democracy in TMI Al-Amien Prenduan at least can be seen in three aspects, there are: a. aspects of leadership, which include: i. emphasizing deliberation, ii. sharing of power, iii. open management, b. aspects of education and teaching, which include: i. the right to determine educational choice, ii. participation in the curriculum, and c. aspects of openness of information and expression, which includes: i. freedom of expression ii. freedom of the press and newspapers. 3) the specialties of democracy practice in TMI Al-Amien Prenduan are: a. independent from individual figure, b. creation of group solidarity, and c. students becoming critical, while the drawback is lack of effeciency in decision-making process
PENERAPAN AKUNTANSI NIRLABA BERDASARKAN PSAK NO. 45 (STUDI KASUS PADA MASJID AL-BAITUL AMIEN DI JEMBER)
This study aims to find out how financial management in mosques and see how the method of recording is related to the standards issued by the Indonesian Accounting Association (IAI) in financial reporting for non-profit organizations namely PSAK 45 at Al-Baitul Amien mosque in Jember. The author in conducting this research uses qualitative methods. Data collected by using interviews and documents by looking directly at the financial statements that have been presented by the mosque management. Interviews at the Al-Baitul Amien Mosque in Jember were conducted with the treasurer, financial staff and takmir of the mosque. The results of this study indicate that mosque administrators have managed finances openly as a form of accountability or financial accountability of the mosque by recording cash receipts and disbursements. Financial management is well recorded even though it is still simple. Regarding PSAK 45, mosque administrators have not recorded according to PSAK 45 because these standards are recognized as having never been heard and introduced to mosque administrators.
Keywords: Mosque, PSAK No. 45, and SA
Implementation of Teaching Practices in Improving the Teaching Quality of Final Grade Students of Tarbiyatul Mu'allimaat Al-Islamiyah (TMI) Al-Amien Prenduan Sumenep-Madura 2022
Tarbiatul Mu'allimaat Al-Islamiyah (TMI) Al-Amien Prenduan as an institution that implements teaching practices for final grade female students. Various support is provided in this teaching practice to improve the quality of female students' teaching. This is done to foster an educational spirit in female students before going directly into the wider community in accordance with the Vision and Mission of the Al-Amien Prenduan Islamic boarding school, namely preparing superior and qualified individuals to create the best community ever created for humanity (kahairo ummah). Even though they do not aspire to be teachers, they have been equipped to become quality and professional teachers. Whatever their profession, they will become teachers in the future. This makes the author interested in researching this activity. Researchers conducted this research with the aim of finding out the application of teaching practices and evaluating the teaching practices of Tarbiyatul Mu'allimaat Al-Islamiyah (TMI) Putri Al-Amien Prenduan. This research is descriptive qualitative research. Data collection techniques use interview methods, observation and documentation. Meanwhile, data analysis uses data collection, reduction and presentation. Data validity techniques by means of diligent observation, triangulation and data checking. The results of this research findings were obtained from interviews and documentation which can be concluded in several points. First, a neat system of planning, implementation and evaluation. Second, this teaching practice is so that children can adapt various teaching methods to suit the material. Third, TMI Putri Al-Amien Prenduan has equipped its female students to become educators. The evaluation can be seen from the quality alumni, the supporting factors can be seen from the curriculum, and the inhibiting factors come from the people themselves
- …
