1,743,872 research outputs found
REPRESENTASI BUDAYA INDONESIA DALAM VIDEO KOMUNIKASI POLITIK JOKO WIDODO PADA PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2014 (Analisis Semiotika)
Video merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif dan memberi
pengaruh saat ini karena banyak digunakan di media sosial seperti facebook,
youtube, dan instagram. Penggunaan video sebagai sarana komunikasi oleh Joko
Widodo pada pemilihan presiden tahun 2014 dengan menggunakan simbol-simbol
budaya Indonesia untuk mendekatkan diri dan mendapat perhatian serta dukungan
dari masyarakat Indonesia. penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna
sesungguhnya dari simbol budaya yang digunakan dalam video komunikasi
politik Joko Widodo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
dengan metode analisis semiotika model Roland Barthes. Data primer diperoleh
dari video komunikasi Politik Joko Widodo pada pemilihan presiden tahun 2014
dan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan dan artikiel-artikel yang
mendukung penelitian ini. Dari hasil analisis dengan menggunkan indikator
budaya Indonesia berupa rumah adat, pakaian adat, tari tradisional, seni budaya
Indonesia, dan bahasa daerah. Peneliti berkesimpulan representasi budaya
Indonesia yang ditampilkan secara denotasi yaitu budaya berbentuk fisik, kegiatan
budaya di dalam masyarakat, dan karya seni. Secara konotasi berupa cara untuk
mendekatakan diri oleh Joko Widodo kepada masyarakat Indonesia.
Kata Kunci : Representasi Budaya Indonesia, Video Komunikasi Politik
Pemeriksaan Mikroskopis Kasus Hemoplasmosis pada Lima kucing di praktek dokter hewan "Drh Setyo Widodo dkk".
Agen penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup kucing hingga dapat
menyebabkan kematian salah satunya adalah Hemoplasma sp. bakteri tersebut
memiliki target infeksi pada eritrosit. Infeksi Hemoplasma sp. dapat menyebabkan
kondisi anemia pada kucing, apabila kondisi anemia tidak segera diterapi maka
akan berujung pada kematian.. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati temuan
klinis dan pemeriksaan mikroskopis kasus Hemoplasmosis pada lima ekor kucing
yang berada di praktek dokter hewan “Drh Setyo Widodo dkk”. Penetapan
diagnosis Hemoplasma sp. dapat dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan
penunjang berupa pemeriksaan darah (hematologi). Pemeriksaan darah dapat
dilakukan dengan membuat preparat ulas darah tepi. Sampel ulas darah yang telah
diwarnai dengan pewarnaan Romanowsky diamati dibawah mikroskop cahaya
dengan pembesaran lensa objektif 40x. Pengamatan menggunakan mikroskop
memperlihatkan Hemoplasma sp. terletak di tepi eritrosit, memiliki bentuk bulat
dan terlihat bebas, Berdasarkan pemeriksaan mikroskopis lima ekor kucing yang
diteliti terinfeksi Hemoplasma sp dengan temuan klinis berupa demam, membran
mukosa pucat hingga ikterus dan adanya kehadiran kutu
Kasus Feline Panleukopenia di Tempat Praktek Drh Setyo Widodo Dkk, Bogor.
Feline panleukopenia adalah penyakit menular yang disebabkan oleh feline
parvovirus yang menyerang kucing domestik maupun kucing liar dan beberapa
anggota Felidae lainnya seperti rubah, raccoon dan mink. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat kesembuhan penyakit feline panleukopenia dilihat dari
gejala klinis yang muncul. Pengumpulan data dilakukan di tempat praktek Drh
Setyo Widodo Dkk, Bogor. Data yang digunakan berupa data sekunder yaitu rekam
medik (September 2017-Februari 2018) pasien kucing yang mengalami FPV
sebanyak 40 ekor. Data dikelompokkan berdasarkan parameter gejala klinis yang
terdiri atas muntah, diare dan tingkat dehidrasi. Masing-masing gejala klinis yang
muncul dibagi ke dalam beberapa kelompok yaitu gejala diare ringan (feses lunak
atau pucat), sedang (encer atau berair), dan berat (encer dan berdarah), gejala
muntah ringan (sekali per 12 jam), sedang (2-5 kali per 12 jam), dan berat (6 kali
per 12 jam) dan dehidrasi (ringan, sedang, dan berat). Dalam penelitian ini jumlah
kucing yang mati akibat FPV sebesar 40% dan kucing yang mengalami
kesembuhan sebesar 60%. Peluang kesembuhan kucing yang terinfeksi FPV pada
penelitian ini berkorelasi dengan gejala muntah, diare dan dehidrasi. Semakin berat
gejala yang muncul, peluang kesembuhan semakin kecil
KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN KH. AHMAD DAHLAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN SEKARANG
Masalah yang diteliti dalam Skripsi yang berjudul Konsep Pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan Relevansinya Dengan Pendidikan Sekarang, pertama Bagaimana konsep pendidikan menurut KH. Ahmad Dahlan, kedua Bagaimana konsep pendidikan saat ini, dan ketiga apakah ada relevansinya antara konsep pendidikan menurut KH. Ahmad Dahlan dan konsep pendidikan sekarang.
Penelitian yang digunakan dalam skripsi penelitian kepustakaan (library Research), sedangkan analisis datanya menggunakan metode Deduksi (proses berpikir yang bergerak dari pernyataan-pernyataan yang umum ke pernyataan yang khusus dengan penerapan kaedah – kaedah dari logika ), induksi (proses berfikir yang itu ditarik generalisasi yang bersifat umum, dan Komparasi (metode dengan cara menggunakan logika perbandingan, teori dengan teori dan untuk mendapatkan keragaman teori yang masing masing mempunyai relevansi.
Kesimpulan akhir skripsi ini adalah berisi tentang konsep pemikiran pendidikan Barat dalam lembaga pendidikan agama, posisi kurikulum pelajaran agama di dalam lembaga pendidikan Barat dan kemandirian sekolah atau lembaga pendidikan
Buku Panduan perawatan Pada Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) di Panti Rehabilitasi Sosial Margo Widodo Semarang
panduan para pengasuh di panti rehabilitasi orang dengan
dengan gangguan jiwa di panti rehabilitasi sosial Margo Widodo Semarang, yang berisi tentang
standar pelaksanaan perawatan bagi penerima manfaat (PM) dengan masalah kesehatan jiwa.
Penulis berharap buku panduan ini dapat bermanfaat bagi penerima manfaat di panti dan secara
khusus bagi pengasuh di panti rehabilitasi sosial Margo Widodo dalam merawat PM dengan
masalah kesehatan jiw
Profil Video Prof. Tri Widodo Besar Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D
Prof. Tri Widodo Besar Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D adalah guru besar di bidang Teknik Mesin. Beliau lahir di Cilacap, 27 Januari 1972 lalu menempuh pendidikan sekolah dasar di SDN 1 Bunton (1984), sekolah menengah pertama di SMPN 1 Adipala (1987), sekolah menengah atas di SMA 1 Cilacap (1990), strata 1 di Prodi Teknik Mesin UGM (1997), strata 2 Manufacturing di University of Manchester (2004), serta strata 3 Material Science di Kingston University London (2013)
Penerapan Asas Penghapus Pertanggungjawaban Pidana Pada Pembunuhan Oleh Pelaku Psikopat Oleh Rhanindito Widodo
abstrak (A) Nama: Rhanindito Widodo (NIM: 205010002) (B) Judul Skripsi: Penerapan Asas Penghapus Pertanggungjawaban Pidana (Diminished Liability) Pada Pembunuhan Oleh Pelaku Psikopat (Kasus Siswanto ? PTJ. Pid. 405.2066.1997) (C) Halaman: v + 135 + 172 + 2006 (D) Kata Kunci: Asas Penghapus Pertanggungjawaban Pidana (Diminished Liability), Psikopat, Hukum Pidana. (E) Isi: Asas penghapus pertanggungjawaban pidana (diminished liability) adalah salah satu asas pidana yang dianut secara global oleh negara-negara di dunia, tetapi sampai saat ini belum ada peraturan spesifik mengenai penerapan asas tersebut. Dengan meningkatnya penderita psikopat di dunia asas penghapus pertanggungjawaban pidana (diminished liability) sangat memerlukan peraturan pelaksanaan yang pasti dan jelas mengingat fakta bahwa psikopati adalah salah satu jenis gangguan jiwa yang menyebabkan penderitanya sangat mudah melakukan kejahatan. Sebaiknya segera dilakukan penelitian di bidang hukum, khususnya hukum pidana agar dapat ditentukan tindakan hukum yang paling tepat terhadap psikopat yang melakukan kejahatan, khususnya pembunuhan. (F) Acuan: 37 (1891-2006) (G) Pembimbing: P.C. Hadiprastowo, S.H. (H) Penulis Rhanindito Widod
Metode Pembelajaran Ricikan Rebab Robby Agus Widodo
Skripsi berjudul “metode pembelajaran ricikan rebab Robby Agus Widodo”
ini membahas tentang penerapan metode pendengaran dalam proses pembelajaran
ricikan rebab yang dilakukan oleh Robby Agus Widodo serta faktor-faktor yang
mempengaruhi proses pembelajaran ricikan rebab yang dilakukan oleh Robby Agus
Widodo. Proses pembelajaran ricikan rebab Robby Agus Widodo dilaksanakan
dengan cara nyantrik bersama seorang seniman karawitan bernama Abujana. Fokus
pembahasan penelitian ini pada analisis metode, proses, hasil dan faktor yang
mempengaruhi pembelajaran ricikan rebab yang dilakukan Robby Agus Widodo.
Pembelajaran ricikan rebab melalui pendengaran atau auditory merupakan
cara yang digunakan Robby Agus Widodo untuk memaksimalkan kemampuan rasa
musikal dalam menguasai atau menafsir cengkok rebaban melalui pendengaran
serta kemampuan kinerja memori otak untuk menyimpan dan memahami
pembelajaran ricikan rebab yang kemudian diwujudkan melalui permainan ricikan
rebab. Dalam hal ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi proses
pembelajaran ricikan rebab yang dilakukan Robby Agus Widodo. Beberapa
diantaranya adalah keterbatasan fisik, lingkungan sosial seni, dan keluarga.
Beberapa faktor tersebut menjadi faktor yang memotivasi Robby Agus Widodo
dalam mempelajari ricikan rebab dan mewujudkan keinginannya menjadi seorang
pengrebab meski dengan keterbatasan fisik (tuna netra).
Hasil dari metode pembelajaran ricikan rebab melalui pendengaran yang
dilakukan Robby Agus Widodo, pada pembelajaran teknik rebaban hanya dapat
diterima Robby sebagian, namun pada penguasaan nada dan pengembangan
cengkok rebaban dapat diterima Robby dengan sepenuhnya dan dikembangkan
sesuai kreativitas Robby
Figurative Language of Cinema World in Joko Widodo Speech
This research titled Figurative Language in Joko Widodo Speech. The purpose of this research is to analyze and describe the figure of speech in Joko Widodo speech, the types of figurative language and its meaning of his speech. A qualitative method was used to classify and analyze the data. The technique used in collecting the data was searching videos of Joko Widodo speech. The data used Perrine (1963) and Taylors theories (1981: 167) that many types of figurative language that divide into three classifications namely comparison and substitution, representation by substitution, and contrast by the discrepancy. The data was taken from Joko Widodo Speech in Annual Meeting International Monetary Fund-World Bank in Bali, World Economic ASEAN Forum in Hanoi and US-ASEAN Forum. The author found 9 figurative languages in Joko Widodo speech in the international event; there were 7 allusions, 1 metaphor, and 1 assonance. The conclusion of this research, the using of figurative language is an alternative to implied the literal meaning which can attract the readers or listeners attention and evoke their imagination
- …
