74 research outputs found

    HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DENGAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 PRINGSEWU

    No full text
    ABSTRAK HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DENGAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 3 PRINGSEWU Di Buat Oleh: Dhimas Galih Wicaksono Partisipasi Orang Tua adalah salah satu faktor yang cukup dominan bagi peserta didik dalam upaya pembentukan sikap siswa dan prestasi yang cukup dan berkualitas agar mencapai mutu pendidikan yang telah ditetapkan disekolah tersebut. Atas dasar itulah peneliti tertarik untuk mencoba meneliti tentang “Hubungan Partisipasi Orang Tua Dengan Mutu Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu”. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu. Dalam penelitian ini di tetapkan bahwa dari populasi yang berjumlah 108 wali murid di ambil 25% jadi 27 wali murid. Jadi peneliti mengambil 27 wali murid yang akan di jadikan sampel. Cara pengambilan sampel nya adalah dengan menggunkan random sampling atau secara acak dimana peneliti Dengan demikian peneliti melakukan uji coba kembali kepada 27 responden dari instrument variabel partisipasi orang tua dan instrument variabel mutu pendidikan terdapat sebanyak 20 butir soal pernyataan yang dinyatakan semua “valid” untuk melanjutkan penelitian ini. Uji reliabilitas terhadap variabel partisipasi orang tua dan variabel mutu pendidikan, menurut Benu dan Agus yang berjudul “Metode Penelitian Kuantitatif” menjelaskan bahwa apabila suatu instrument dapat dikatakan reliabel maka nilai hitung yang didapatkan melebihi 0,60. Dari hasil perhitungan terhadap variabel partisipasi orang tua mendapatkan nilai hitung sebesar 0,860 > 0,60 dan variabel mutu pendidikan mendapatkan nilai hitung sebesar 0,804> 0,60. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel partisipasi orang tua dan mutu pendidikan yang telah diujikan kepada responden dinyatakan valid dan reliabel untuk melanjutkan penelitian ini. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variable Partisipasi Orang Tua Terhadap Mutu Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu. Kata Kunci: Partisipasi Orang Tua, Mutu Pendidikan ii ABSTRACT RELATIONSHIP BETWEEN PARENTAL PARTICIPATION AND EDUCATION QUALITY AT STATE ISLAMIC HIGH SCHOOL 3 PRINGSEWU Created by: Dhimas Galih Wicaksono Parental participation is one of the most dominant factors for students in efforts to form student attitudes and achievements that are sufficient and quality in order to achieve the quality of education that has been set at the school. On that basis, the researcher is interested in trying to research "The Relationship Between Parental Participation and Education Quality at State Islamic Elementary School 3 Pringsewu". This research was conducted at State Islamic Elementary School 3 Pringsewu. In this study, it was determined that from a population of 108 guardians, 25% were taken, so 27 guardians. So the researcher took 27 guardians who would be used as samples. The sampling method is by using random sampling or randomly where the researcher Thus the researcher conducted a re-test on 27 respondents from the parental participation variable instrument and the educational quality variable instrument, there were 20 statement questions which were all stated as "valid" to continue this research. The reliability test of the parental participation variable and the educational quality variable, according to Benu and Agus entitled "Quantitative Research Methods" explains that if an instrument can be said to be reliable, the calculated value obtained exceeds 0.60. From the results of the calculation of the parental participation variable, the calculated value was 0.860> 0.60 and the educational quality variable obtained a calculated value of 0.804> 0.60. So it can be concluded that the parental participation variable and the quality of education that have been tested on respondents are declared valid and reliable to continue this research. So it can be concluded that there is a significant relationship between the Parental Participation variable and the Quality of Education at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Pringsewu. Keywords: Parental Participation, Quality of Educatio

    TINJAUAN HUKUM TERHADAP NUMPANG KARTU KELUARGA DALAM IMPLEMENTASI SISTEM ZONASI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

    No full text
    ABSTRAK Lucki Dhimas Nurarief Wicaksono, NIM 1210317078, Tinjauan Hukum Terhadap Numpang Kartu Keluarga Dalam Implementasi Sistem Zonasi Di Kabupaten Tulungagung, Jurusan Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022, Pembimbing: Dr. H. M. Darin Arif Mu’allifin, S.H. M. Hum. Kata Kunci : Hukum, numpang kartu keluarga, sistem zonasi Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keresahan masyarakat terhadap banyaknya fenomena numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi di Kabupaten Tulungagung. Keresahan masyarakat tersebut menjadi sebuah permasalahan hukum yang menarik untuk dijadikan sebuah penelitian dibidang ilmu hukum, maka dari itu peneliti melakukan penelitian dengan judul Tinjauan hukum terhadap numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi di Kabupaten Tulungagung. Fokus dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana tinjauan hukum terhadap numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi di Kabupaten Tulungagung perspektif hukum positif. 2) Bagaimana tinjauan hukum terhadap numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi di Kabupaten Tulungagung perspektif fiqih siyasah. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap analisis data dan terakhir yaitu tahap pelaporan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa : 1) Numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi pendidikan di Kabupaten Tulungagung merupakan tindakan yang dilakukan untuk memanipulasi administrasi calon peserta penerimaan peserta didik baru (PPDB) agar masuk kedalam sistem zonasi yang dituju. Tindakan tersebut melanggar ketentuan peraturan perundang undangan yaitu Undang-Undang nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, dan juga ketentuan dalam pasal 266 KUHP. Pelaku numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi pendidikan dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. 2) Dalam perspektif fiqih siyasah qadlaiyah atau fiqih siyasah yang membahas mengenai peradilan, tindakan numpang kartu keluarga dalam implementasi sistem zonasi di Kabupaten Tulungagung termasuk perbuatan bohong (al-Kidzb), penipuan, pengelabuhan, dan merupakan perbuatan dzalim dan pelaku dapat dikenakan hukuman atau ta’zir

    AN ANALYSIS OF TRANSLATION TECHNIQUES AND QUALITY OF THE TRANSLATION OF TO-INFINITIVE AFTER VERBS IN THE NOVEL ENTITLED DIVERGENT BY VERONICA ROTH

    No full text
    ABSTRACT Dhimas Agung Wicaksono. C0312018. An Analysis of Techniques and Quality of The Translation of To-Infinitive After Verbs in the Novel Entitled Divergent by Veronica Roth. Thesis. English Department. Faculty of Cultural Science. Sebelas Maret University. This research focuses on analyzing translation techniques applied in translating to-infinitive after verbs in the novel entitled Divergent and their impact on translation quality in terms of accuracy and acceptability. The purposes of this research are: 1) to find out the techniques used by translator in translating to-infinitive after verbs found in the novel entitled Divergent; and 2) to find out the impact of the techniques used in translating to-infinitive after verbs in terms of accuracy and acceptability. This research is descriptive-qualitive research by applying purposive sampling technique. The data were the linguistics unit in the form of to-infinitive phrases. There are 369 data of to-infinitive after verbs. The data source of this research consists of the novel entitled Divergent by Veronica Roth and its translation. The other data were taken from the translation quality assessment done by three raters. All of informants were chosen by using purposive sampling technique. The translation technique analysis shows that there are 3 single techniques applied by translator in translating to-infinitive constructions. The techniques are: established equivalent (227 data), reduction (5 data), and modulation (1 datum). Moreover, the translator also applies multiple techniques. There are 16 combinations of two translation techniques, 14 combination of three translation techniques, and one combination of four translation techniques found in this research. The research findings indicate that the technique which produces high level of accuracy is established equivalent. It is due to the fact that words and expressions used by translator are recognized in dictionary. The combination of established equivalent and amplification also produce high level of accuracy. It happens because that combination is useful to translate to-infinitive phrases containing idiomatic expression. Meanwhile, the combinations of translation techniques which contain reduction, discursive creation or generalization decrease the level of accuracy. On the other hand, the techniques which produce translations with high level of acceptability are established equivalent and the combination of established equivalent and particularization. It happens because the words or expressions used by the translator are more specific and familiar to the target readers and also appropriate with the rules of target language. Moreover, the techniques which produce translations with low level of acceptability are the combinations of translation techniques which contain reduction or generalization. Keywords: to-infinitive after verbs, translation technique, translation quality, accuracy, acceptability

    Analisis Faktor Dominan Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga

    No full text
    THE ANALYSIS OF DOMINANT CORRELATION FACTORS OF SLEEP QUALITY IN FACULTY OF NURSING STUDENT AIRLANGGA UNIVERSITY DEscRwrivE ANALYTIC STUDY Dhimas Wahyu Wicalcsono Rest and sieep were human base necessary. Sleep quality was hurnan satisfied for sleep, so that human not felt tired, not easier stirnulated and nervous, not weak and apathies, no blackness around eyes, no swollen eyelid, no red conjunetiva. no poignant eyes, no diffieulties to coneentrate, no headaehe, or often felt sleepy. The aimed of this study was to explain the domi►ant correlation factors of sleep quality in Faculty of Nursing student Airlangga University. Thc research was uscd Deseriptive Analyze Design. Population was Faculty of Nursing student Airlangga University stayed in Mul•orejo-Su•abaya in Juni 2012. The samples were 50 taken with purposive sampling teehnique. Data were colleeted with questionnaire and were analyzed with spearman's rho with signifieanee level was p<0.05. Thc result sho‘ved that some factors had significance correlation but some were not, factors were had significance correlation were between stress and sleep quality (p-0.024), tired with sleep quality (p=0.001)„ illness with sleep quality (p=11022). Some factors were had no correlation were between environment with sleep quality (p-0.497), diet with sleep quality (p-0,201), drug with sleep quality (p=0.731), and life style vvith sleep quality (F0.816). It ean be coneluded that stress,'fired, and iliness were dorn.Mant factors which were influenee sleep quality for Faculty of Nursing student Airlangga University. Further research should oceupied larger amount of sample to make more representative population. Keywords domiztant correladon fadors, sleep quality, Facuity ofNursing studen

    ANALISIS RISER TERHADAP PENGECORAN PROPELLER DENGAN ALUMINIUM BEKAS

    No full text
    Riser merupakan saluran yang berfungsi sebagai pensuplai cairan pada saat coran mengalami penyusutan dan juga sebagai lubang keluarnya udara-udara yang terjebak dalam rongga cetakan. Pemanfaat Kualitas produk pengecoran salah satunya dipengaruhi oleh sistem konstruksi saluran penambah/Riser yang merupakan metode alternative pengembangan industry pengecoran di Indonesia. Propeller merupakan salah satu produk hasil yang sangat dibutuhkan di sector otomotif Dirgantara. Untuk dapat meminimalkan biaya produksi, penulis mengguanakan bahan baku aluminium bekas yang sering digunakan pada sector industri di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh saluran penambahan Riser terhadap kekerasan, porositas serta Penyusutan hasil pengecoran Propeller yang menggunakan bahan aluminium bekas. Penelitian dilakukan dengan membuat 3 variasi Riser berbentuk tabung dengan variasi A tidak menggunakan Riser dan variasi ke B dan C menggunakan diameter 7 mm dan 15 mm dengan panjang 10 mm dengan bahan baku pengecoran aluminium bekas (daur ulang) pada temperature tuang 7000 C. Berdasarkan hasil pengujian untuk komposisi kimia aluminium daur ulang terkandung paduan (Al) 90.60% dan (Si) 4.51%. Nilai persentase penyusutan untuk variasi A sebesar 3,88%, untuk variasi B sebesar 2,59%, dan untuk variasi C sebesar 2,02%. Hasil penelitian penyusutan menunjukan bahwa semakin besar Riser maka semakin kecil tingkat penyusutannya. Pada pengujian struktur mikro dapat diambil kesimpulan bahwa 3 variasi memiliki pengaruh pada tingkat porositas yang mana Pada variasi (A) memperlihatkan cacat yang nampak dan memiliki ukuran yang cukup besar dan luas. Sedangkan variasi (B) memperlihatkan cacat cor dimana ukuran cacat relatif lebih kecil apabila dibandingkan dengan variasi (A) akan tetapi pada pengujian kekerasan, variasi Riser tidak siginifikan mempengaruhi tingkat kekerasan aluminium bekas tetapi sangat berpengaruh pada tingkat penyusutan dan porositas specimen

    Sistem informasi pengelolaan baliho pada universitas muria kudus berbasis web responsif

    No full text
    Penelitian skripsi yang berjudul “Sistem Informasi Pengelolaan Baliho pada Universitas Muria Kudus Berbasi Web Responsif” bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem yang dapat memudahkan Pihak Universitas Muria Kudus dalam memberikan layanan terbaik untuk Organisasi atau unit dalam proses peminjaman baliho. Selain itu juga dapat membantu Yayasan dalam mengelola pajak dan menyetujui peminjaman baliho. Dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan pihak Lembaga Informasi dan Komunikasi Universitas Muria Kudus. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah pengembangan sistem Waterfall dengan tahapan tahapannya adalah Investigasi, Analisis Sistem, Desain, Implementasi, Maintenance. Perancangan sistem informasi yang digunakan adalah Flow of Document (FOD) dan Unified Modelling Language (UML) yang diharapkan dapat menghasilkan rancangan sistem baru yang lebih baik dan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada

    Optimasi Prediksi Kemunculan Bug Pada Perangkat Lunak Dalam Pengembangan Agile Menggunakan Algoritma Seleksi Fitur

    No full text
    Dalam pengembangan perangkat lunak berbasis Agile, kebutuhan akan deteksi cacat secara dini menjadi semakin penting seiring meningkatnya frekuensi rilis dan perubahan kebutuhan yang cepat. Metode konvensional yang hanya bergantung pada analisis kode atau commit log sering kali gagal menangkap sinyal kontekstual penting yang bersumber dari aktivitas pengembangan modern. Tantangan ini diperparah oleh karakteristik data Agile yang dinamis, tidak terstruktur, dan berumur pendek, sehingga menuntut model prediksi yang adaptif dan efisien terhadap perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sebuah kerangka kerja pembelajaran mesin hibrida yang mampu memprediksi keberadaan bug secara efektif menggunakan data issue ticket dari Jira. Kerangka kerja ini mengombinasikan fitur-fitur kontekstual dari 981 tiket pengembangan perangkat lunak Tokopedia (Maret 2022) dengan teknik seleksi fitur berbasis algoritma metaheuristik, yaitu Bat Algorithm (BA) dan Particle Swarm Optimization (PSO). Berbagai model klasifikasi diterapkan, meliputi Random Forest (RF), Support Vector Machine (SVM), XGBoost, CatBoost, dan Transformer, guna membandingkan performa prediksi cacat pada data yang kompleks dan heterogen. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik menggunakan sejumlah metrik performa, termasuk precision, recall, accuracy, F1-score, dan AUC-ROC, dengan fokus utama pada F1-score dan AUC-ROC untuk mencerminkan keseimbangan antara sensitivitas dan ketahanan klasifikasi. Solusi ini diharapkan mampu membantu tim pengembang mengidentifikasi risiko bug secara lebih tepat dan cepat, serta mendukung keputusan perbaikan dalam siklus sprint yang singkat. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa RF yang dioptimasi dengan BA memberikan performa terbaik, dengan F1-score 0,83 dan AUC-ROC 0,86. Model boosting juga memberikan hasil kompetitif, namun kurang efisien secara komputasi. Di sisi lain, SVM dan Transformer unggul dalam recall, namun memiliki presisi dan AUC yang rendah. Secara keseluruhan, pendekatan RF dengan optimasi BA terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas perangkat lunak dan mendukung manajemen bug yang adaptif dalam lingkungan Agile. ======================================================================================================================================= In Agile-based software development, the need for early bug detection is becoming increasingly crucial as release cycles accelerate and requirements shift rapidly. Conventional approaches that rely solely on code analysis or commit logs often fall short in capturing important contextual signals generated during modern development activities. This challenge is further intensified by the nature of Agile data, which is dynamic, unstructured, and short-lived, necessitating predictive models that are both adaptive and efficient in response to change. This study aims to develop and evaluate a hybrid machine learning framework capable of effectively predicting bug presence using issue ticket data from Jira. The proposed framework combines contextual features extracted from 981 software development tickets collected from Tokopedia (March 2022) with feature selection techniques based on metaheuristic algorithms, namely Bat Algorithm (BA) and Particle Swarm Optimization (PSO). Various classification models are applied, including Random Forest (RF), Support Vector Machine (SVM), XGBoost, CatBoost, and Transformer, to compare predictive performance on complex and heterogeneous data. The evaluation uses multiple performance metrics, including precision, recall, accuracy, F1-score, and AUC-ROC, with F1-score and AUC-ROC emphasized as the primary indicators to balance sensitivity and classification robustness. This solution is expected to assist development teams in identifying bug risks more accurately and efficiently, thereby supporting timely corrective decisions within Agile sprint cycles. Experimental results show that the RF model optimized with BA achieves the best performance, with an F1-score of 0,83 and AUC-ROC of 0,86. Boosting models also produce competitive results but are less computationally efficient. Meanwhile, SVM and Transformer excel in recall but suffer from lower precision and AUC. Overall, the RF-BA approach proves to be effective in enhancing software quality and supporting adaptive bug management in Agile environments

    Pemanfaatan Aplikasi Google Form dalam Kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19 Berbasis Online di Kabupaten Klaten

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi kepada panitia vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Klaten. Pada awal pelaksanaan vaksin yang dilakukan secara konvensional mempunyai banyak kendala terutama pada lamanya waktu pendaftaran, validasi, dan penumpukan antrian peserta vaksinasi. Solusi yang diterapkan adalah dengan pemanfaatan aplikasi berbasis Google Form sebagai platform dalam pelaksanaan pendaftaran kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di Gedung Saroga KONI Kabupaten Klaten. Google Form adalah sebuah fitur dari Google yang digunakan sebagai formulir pendaftaran, kuesioner online, atau merencanakan sebuah acara. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari dua kegiatan utama, yang pertama adalah pelatihan pembuatan form pendaftaran online menggunakan Google Form. Peserta akan otomatis mendapatkan nomor antrian dan kartu vaksinasi secara online yang langsung terkirim saat selesai pendafataran serta yang kedua adalah pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19. Dari beberapa wawancara dengan peserta vaksinasi, hasil yang didapatkan dari implementasi sistem form registrasi yang dibuat adalah sangat mudah digunakan dan peserta tidak terjadi kerumunan dalam vaksinasi karna jadwal dan kartu vaksinasi bisa dipantau dan dicetak menggunakan genggaman tangan (handphone) tanpa bingung ke mana pengambilan kartu bisa dilakukan. Bagi panitai pelaksanan vaksinasi, dengan menggunakan aplikasi berbasis Google Form juga memberi kemudahan pada pendataan peserta, validasi, penyimpanan data, dan mempercepat pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi COVID-19

    Analisis Kerangka Kerja Menggunakan Metode Rapid Evidence Assessment (REA) Dalam Pengembangan Human Resources Information System Pada Perusahaan Tambang

    No full text
    Pengembangan Human Resources Information System (HRIS) phase pertama di perusahaan tambang dan kelapa sawit kalimantan timur selama ini menggunakan kerangka kerja Waterfall, selama proses pengembangan Human Resources Informatian System (HRIS) ini, proyek sering mengalami perubahan- perubahan requirement di tengah proses pengembangannya, sehingga fitur-fitur yang dibangun menjadi kurang relevan terhadap sistem bisnis. Selain itu terdapat banyak ditemukannya bugs dan defects yang terjadi ketika projek sudah di deploy ke production environment, dikarenakan ketidaksesuaian pemahaman developer terhadap nilai bisnis yang ingin disampaikan kepada pengguna. Sehingga hal-hal tersebut menyebabkan jadwal pengerjaan proyek tidak tepat waktu, mengalami pembengkakan biaya sehingga perlunya analisis kerangka kerja yang paling relevan dengan proyek ini. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Rapid Evidence Assesment (REA) merupakan metode pengambilan keputusan yang cepat dengan tinjauan literatur untuk membuat rekomendasi berbasis bukti nyata yang diperlukan manajemen dalam suatu proyek. Metode ini menggunakan kombinasi wawancara, pencarian literatur, dan pencarian hasil bukti nyata yang ditargetkan untuk menghasilkan laporan dalam beberapa hari atau beberapa minggu melalui survei pengembang perangkat lunak, pemilik produk, dan beberapa metrik kesuksesan yang telah diidentifikasi dalam tinjauan literatur. Sebelum melakukan pengumpulan data penelitian ini divalidasi dengan dua tahapan, tahapan pertama adalah pilot testing agar kusioner yang dibuat mudah dipahami dan sesuai dengan tujuan, tahapan yang kedua adalah validasi expert dengan jumlah validator sebanyak lima orang yang kemudian kuisioner disebar melalui metode pengambilan data purposive sampling. Pada penelitian dihasilkan bahwa terdapat 5 aspek yang mempengaruhi time to develop yaitu aspek organizational, aspek proses, aspek project, aspek people, dan aspek technical. Kerangka kerja Scrum merupakan kerangka kerja yang jauh lebih relevan dengan kondisi proyek saat ini, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil pegambilan data dilapangan bahwa kerangka kerja scrum mendapatkan point sebesar 3,6 point lebih besar 0,5 point dari pada kerangka kerja waterfall dengan perolehan 3,1 point. ============================================================================================================================== The development of Human Resources Information System (HRIS) first phase in mining and palm oil companies in East Kalimantan has used the Waterfall framework. This happens because the features are less relevant to business system. besides, there are many bugs and defects found that occur when a project has been deployed to a production environment, due to a discrepancy between the developer's understanding of business value he wants to convey to users. So that these things cause the project work schedule to not be on time, and to experience cost overruns so it is necessary to analyze the framework that is most relevant to this project. This research used method is the Rapid Evidence Assessment (REA) which is a quick decision-making method with a literature review to make evidence-based recommendations needed by management in a project. This method uses a combination of interviews, literature searches, and targeted evidence-gathering to generate reports over days or weeks through surveys of software developers, product owners, and some of the success metrics identified in the literature review. Before data collection, this research was validated in two stages, first stage is pilot testing, so that the questionnaires were made easy to understand and fit the purpose, and second stage is expert validation with a total of five validators who then distributed the questionnaires through purposive sampling data collection method. This research found that there were 5 elements that influenced development time, organizational, process, project, human, and technical. Then Scrum framework is more relevant to current project conditions, this is evidenced based on the results of data collection in field, that Scrum framework gets points of 3.6 points 0.5 points greater than waterfall framework with 3,1 points
    corecore