527 research outputs found

    EKSISTENSI KESENIAN KUDA LUMPING GRUP KESENIAN SATRIO WIBOWO DESA SANGGRAHAN KECAMATAN KRANGGAN KABUPATEN TEMANGGGUNG

    No full text
    Kesenian Kuda Lumping merupakan salah satu kesenian rakyat yang amat populer di kalangan masyarakat Temanggung dari 40 tahun yang lalu. Salah satu Grup Kesenian Kuda Lumping yang tumbuh dan berkembang di Temanggung adalah Grup Kuda Lumping Satrio Wibowo yang berada di Desa Sanggrahan Kecamatan Kranggan yang didirikan oleh Bapak Jumadi dari tahun 1985. Bertahannya suatu kesenian tentu karena adanya upaya yang dilakukan. Fokus kajian dalam penelitian ini, yakni Eksisteni Kesenian Kuda Lumping Grup Kesenian Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan emik dan etik. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan, yaitu triangulasi. Teknik analisis yang digunakan, yaitu: Reduksi Data, Penyajian Data, Verifikasi/menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian adalah Kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo memiliki 7 urutan sajian, dengan gerak yang sederhana, monoton namun terkesan indah. Iringan menggunakan instrumen gamelan ditambah instrumen keyboard, bass dan drum. Pementasan Kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo dilakukan di panggung proscenium, lapangan dan panggung arena sesuai kebutuhan, begitu pula tata lampu menyesuaikan waktu pertunjukan. Eksistensi Kesenian Kuda Lumping Grup Kesenian Satrio Wibowo telah mendapat pengakuan cultural dan legal. Hal ini dibuktikan dengan adanya fungsi Kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo di masyarakat yaitu sebagai hiburan dan media presentasi estetis serta terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai salah satu kesenian yang ada di Temanggung. Kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo paling di minati pada tahun 2011 hingga 2015 karena adanya pembaharuan dalam bentuk pertunjukan dan dilakukannya latihan rutin. Saran untuk Grup Kesenian Satrio Wibowo supaya tetap mengadakan latihan setiap minggu meskipun tidak adanya pementasan untuk menjaga keeksisannya

    NILAI MISTIS PADA BENTUK PERTUNJUKAN KUDA LUMPING SATRIO WIBOWO DI DESA SANGGRAHAN KABUPATEN TEMANGGUNG

    No full text
    Hubungan kesenian kuda Lumping dengan nilai mistis dapat dilihat dari bentuk pertunjukannya. Bentuk pertunjukan kesenian kuda lumping Satrio Wibowo Temanggung dibagi menjadi tiga yaitu pertunjukan kuda lumping, pertunjukan tari Bali, dan pertunjukan Leak dan Barongan Bali. Pertunjukan kuda lumping Satrio Wibowo Temanggung mengandung nilai mistis yaitu pada bagian semedi, intrance atau kesurupan, dan terdapat sesaji pada saat pertunjukan, gerak saat melakukan atraksi, tata rias dan busana Leak dan Barongan Bali, properti yang berwujud jaran yang dipercaya memiliki penunggu di dalamnya, penari kuda lumping saat kesurupan bergerak diluar batas manusia biasa, dan penonton dapat merasakan mistis atau ikut mengalami kesurupan. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk pertunjukan kuda lumping Satrio Wibowo Temanggung, dan nilai mistis pada bentuk pertunjukan kuda lumping Satrio Wibowo Temanggung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan nilai mistis dan mendeskrispikan bentuk pertunjukan pada kesenian Kuda Lumping Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan pendekatan etnokoreologi. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa bentuk pertunjukan Kuda Lumping Satrio Wibowo memiliki nilai mistis dalam pertunjukannya yaitu nilai kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan nilai kepercayaan kepada roh leluhur saat melakukan semedi pada malam Sura di sungai Mandhang. Nilai menghormati kepada roh disekitar pertunjukan dan nilai kebersamaan saat menyediakan sajen. Nilai keberanian pada diri penari kuda lumping yang ingin melakukan pertunjukan atraksi atau intrance. Nilai keyakinan pada roh yang ada didalam Leak Barongan Bali. Nilai estetis magis karena adanya properti dapat menambah kegagahan penari kuda lumping. Nilai kepercayaan kepada Tuhan bahwa Tuhan menciptakan makhluk yang tidak terlihat. Nilai kepercayaan karena tidak semua percaya adanya makhluk halus. Nilai ungkapan syukur karena pertunjukan berjalan dengan lancar. Saran dari penulis untuk pemerintah agar dapat memberikan penghargaan dan pengakuan kepada kesenian kuda lumping Paguyuban Satrio Wibowo Temanggung, sehingga semangat berlatih agar dapat berkreasi, berkembang, memberikan hiburan kepada masyarakat dan melestarikan kesenian kuda lumping Satrio Wibowo Temanggun

    ESTETIKA TARI KUDA LUMPING PAGUYUBAN SATRIO WIBOWO DI DESA SANGGRAHAN KABUPATEN TEMANGGUNG

    No full text
    Estetika merupakan hasil telaah yang membahas tentang seni dan keindahan serta tanggapan manusianya. Kajian estetika pada tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo dapat dilihat melalui elemen-elemen di dalam tari yang dikelompokkan berdasarkan unsur-unsur estetika. Penelitian bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis keindahan yang dilihat melalui tiga unsur estetika yaitu: (1) Bentuk tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo, (2) Isi tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo, dan (3) Penampilan tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan pendekatan etnokoreologi. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian, peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (terjemahan Rohidi) yang membagi proses analisis ke dalam tiga tahap yaitu reduksi data, penayajian data dan penarikan simpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan untuk membahas hasil penelitian adalah teknik Triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa estetika dari tari Kuda Lumping paguyuban Satrio Wibowo di Desa Sanggrahan Kabupaten Temanggung terdapat pada: (1) Bentuk yang didalamnya mengandung elemen; penari, gerak, musik, tata rias wajah, tata rias busana, properti, tata cahaya dan tempat pertunjukan, (2) Isi yang didalamnya mengandung elemen; suasana; yaitu kesan dinamis untuk memperkuat tema kepahlawanan yang dibawakan, gagasan; yaitu cerita perlawanan rakyat Jawa terhadap Belanda dalam perang Diponegoro, dan ibarat atau pesan; yaitu nilai moral untuk berjuang menegakan keadilan dan selalu berserah diri kepada Tuhan YME, dan (3) Penampilan yang di dalamnya mengandung elemen; bakat; yaitu kemampuan penari Kuda Lumping yang dimiliki berkat keturunannya serta latihan, keterampilan; yaitu wiraga atau sikap dan gerak penari Kuda Lumping, wirama atau kemampuan penari Kuda Lumping menguasai irama musik dan gerak, serta wirasa atau penghayatan peran dan sarana atau media; yaitu latihan menggunakan properti sebelum pementasan dan penunjang pementasan seperti tata rias wajah dan busana, properti, pengaturan area dan iringan. Saran (1) untuk Ketua Paguyuban Satrio Wibowo, dari segi bentuk diperlukan adanya pengembangan tata rias busana dan wajah untuk penari Kuda Lumping; (2) untuk penari Kuda Lumping, diperlukan adanya latihan rutin agar meningkatkan kemampuan bentuk menari; (3) untuk seluruh anggota paguyuban, dari segi keindahan diharapkan untuk terus melestarikan tari Kuda Lumping yang menjadi ciri khas paguyuban Satrio Wibowo

    Influence of Service Quality, Facilities, and Location on Traditional Market Traders' Satisfaction (Case Study on Satrio Wibowo Market Traders Semarang)

    Get PDF
    Customer satisfaction is a measurement of success in the service business. Customers feel satisfied when their needs surpassed their expectations. The market is a physical place where sellers and buyers make transactions, for traders who sell in this market, the variables of service quality, facilities and location are the main factors for trader satisfaction. This study aims to determine the effect of service quality, facilities, and location on the traditional market traders satisfaction at Satrio Wibowo Semarang. The population in this research is Market Traders at Pasar Satrio Wibowo Semarang. The method used in this research is descriptive quantitative, with the sampling method by a census/sampling total of 79 respondents. Data is analyzed by using multiple linear regression. The results showed that service quality partially has a insignificant positive effect on the traditional market traders satisfaction, but facilities and location have a significant positive effect on traditional market traders satisfaction. Simultaneously the service quality, facilities, and location have a significant positive effect. Based on the analysis of the coefficient of determination shows that the Adjusted R Square value is 0.75, it means that service quality, facilities, and location contribute to the traditional market traders satisfaction by 75%, while 25% is influenced by other variables not included in this study

    SISTEM INFORMASI PENYEWAAN MOBIL BERBASIS WEB DI SATRIO LANGIT G-ZONE INFORMATION SYSTEM WEB BASED CAR RENTAL IN SATRIO LANGIT G-ZONE

    No full text
    Sistem Informasi Penyewaan Mobil pada Satrio Langit G-zOne Yogyakarta adalah suatu sistem informasi untuk mendukung kegiatan penyewaan mobil untuk pelanggan dalam kota maupun luar kota. Pada Satrio Langit G-zOne masih menggunakan sistem pembukuan yang menyebabkan sering terjadinya kesalahan dalam proses pengolahan dan kurang efisien. Aplikasi ini dibangun, dengan tujuan mampu membantu mengelola data pemesanan, yang meliputi data transaksi pemesanan mobil, data mobil, serta manghasilkan laporan yang lengkap. Metode pendekatan yang digunakan terstruktur dan bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Satrio Langit G-zOne, sedangkan perangkat lunak dalam pengembangan sistem ini yaitu PHP, Database MySQL, Browser dan XAMPP. Dari hasil uji aplikasi , dapat diketahui bahwa aplikasi Sistem Informasi Penyewaan Mobil pada Satrio Langit G-zOne dapat memberikan kemudahan pada pelanggan dalam proses pemesanan mobil dan untuk admin dapat memberikan kemudahan dalam mengelola proses pencatatan pemesanan mobil dan laporan Kata Kunci : Penyewaan, Sistem Informasi

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Tutorial Kreasi Eksplorasi Painting dan Drawing di Kelas XI IPS SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018

    Get PDF
    ABSTRAK Muhammad Satrio Adi Wibowo. K3212035. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO TUTORIAL KREASI EKSPLORASI PAINTING DAN DRAWING DI KELAS XI IPS SMAN 3 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2017/2018. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2017. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah produk media pembelajaran berbasis video tutorial untuk mata pelajaran seni budaya bidang seni rupa di SMA Negeri 3 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Surakarta tahun ajaran 2017/2018, yang berjumlah 3 kelas dengan 86 siswa. Sumber data yang digunakan adalah; informan, tempat dan peristiwa, dokumen dan arsip. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah secara random dan sampel berstrata. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu; wawancara, observasi, dokumentasi, angket, dan tes. Validasi produk meliputi; uji ahli tahap I, revisi I, uji ahli tahap II, revisi II, uji lapangan kelompok terbatas, revisi III, dan uji lapangan kelompok luas. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah produk media pembelajaran berbasis video tutorial pada mata pelajaran seni rupa bagi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Surakarta. Produk tersebut berisikan materi kreasi eksplorasi painting dan drawing meliputi: Video pengenalan alat dan bahan yang digunakan, Video tutorial proses teknik painting dan drawing, Dokumentasi contoh karya eksplorasi painting dan drawing. Kata kunci : media pembelajaran, video tutorial, painting dan drawin

    Pengembangan Trainer Sistem Kendali Jarak Jauh Berbasis Internet of Things (IoT) Pada Mata Kuliah Sistem Kendali Jarak Jauh di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wibowo, Fauzy Satrio. 2017. Pengembangan Trainer Sistem Kendali Jarak Jauh Berbasis Internet of Things (IoT) Pada Mata Kuliah Sistem Kendali Jarak Jauh di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muladi, S.T., M.T. (2) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.   Kata kunci: Internet of Things (IoT), Sistem Kendali Jarak Jauh, Pengembangan Trainer   Mata kuliah Sistem Kendali Jarak Jauh (NTEL 679) merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 Teknik Elektro dengan Konsentrasi Elektronika. Salah satu materi yang harus dikuasai oleh mahasiswa adalah Internet of Things. Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan bersama Koordinator Laboratorium Teknik Elektro dan Ketua Bidang Keahlian (KBK) Sistem kontrol, perlu adanya trainer sistem kendali jarak pada Jurusan Teknik Elektro. Mata kuliah ini tergolong baru karena dilaksanakan pertama kali pada tahun ajaran 2016/2017, sehingga masih belum banyak media bantu pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu dikembangkan media trainer untuk membantu pembelajaran Sistem Kendali Jarak Jauh. Trainer ini dikembangkan menggunakan metode Sugiyono yang memiliki sepuluh tahap yaitu potensi masalah,  pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi lanjutan produk, uji coba pemakaian, revisi produk akhir, dan final produk. Tingkat validitas produk akan dinilai oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan tingkat kelayakan pada subjek uji coba akan dilakukan melalui uji kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil dari pengembangan telah dinyatakan valid 95,83% oleh ahli materi dan telah dinyatakan valid 97,12% oleh ahli media. Pada pengujian terhadap subjek uji coba, media telah dinyatakan layak 91% oleh kelompok kecil dan telah dinyatakan layak 93% oleh kelompok besar. Berdasarkan nilai persentase tersebut, maka media yang dikembangkan dapat digunakan di mata kuliah Sistem Kendali Jarak Jauh, Jurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Malang.       ABSTRACT   Wibowo, Fauzy Satrio. 2017. Developing Trainer of Remote Control System Based on Internet of Things for Remote Control Subject in Department of Electrical Engineering, Universitas Negeri Malang. Thesis, Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Malang. Advisors: (1) Dr. Muladi, S.T., M.T. (2) Heru Wahyu Herwanto, S.T., M.Kom.   Keywords: Developing Trainer, Internet of Things, Remote Control System   A Remote Control System Subject (NTEL 679) is a compulsory subject for undergraduate student of Electrical Engineering Program, Universitas Negeri Malang. In this subject, students have to study about the implementation of Internet of Things application. According to the interview with Electronics Competency Group Leader of Control System and the Head of Electrical Engineering Laboratorium, the results show that the learning module for Remote Control System Subject is still not available at the Electrical Engineering Program. Since, this subject is started for the first time at 2016/2017 academic year. Based on the problem explained, the aim of this research is to prepare the learning module for Remote Control Subject (NTEL 679). This research adapts the development model of Sugiyono method, which consists of 10 development stages, i.e., potential and problem, gathering informations, design product, validate the design, revision of design, product testing, revision of product, testing produk usage, final revision of product, and final product. The results of this research are trainer kit, jobsheets, and a manual book of Remote Control System Subject. These products were validated by material and media experts. The validation result from material expert was 95.83%, while the validation result from media expert was 97.12%. Furthermore, the feasibility of the products were collected from small and large groups. Here, the feasibility of small group implementation showed that the result was 91%, while that of large group was 93%. Considering the validation and feasilibity results, it can be concluded that the developed products were valid and feasible to be applied for Remote Control System Subject in Department of Electrical Engineering, Universitas Negeri Malang

    “ANALISIS MENURUNNYA KINERJA POMPA MINYAK PELUMAS PADA DIESEL GENERATOR DI MT.PEMATANG DENGAN ANALISIS SWOT DAN AHP”

    Get PDF
    ABSTRAKSI Wibowo, Satrio Budi, 2024, NIT. 572011217638 T, “Analisis Menurunnya Kinerja Pompa Minyak Pelumas pada Diesel Generator di MT.Pematang dengan Analisis SWOT dan AHP”, Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Dr. A agus Tjahjono, M.M., M.Mar.E., Pembimbing II : Irma Shinta Dewi, M.Pd. Penurunan kinerja pompa minyak pelumas pada diesel generator mengakibatkan tekanan pada minyak pelumas menurun, permasalahan ini perlu adanya solusi yang relevan, sehingga permasalahan dapat diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dan menentukan solusi terkait menurunnya kinerja pompa minyak pelumas pada diesel generator di MT. Pematang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran dengan memanfaatkan teknik analisis data SWOT dan AHP. Dalam metode SWOT peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner dengan responden sebanyak 65 taruna dari populasi sebanyak 66 taruna semester VII program studi teknika PIP Semarang, dan dalam metode AHP peneliti menggunakan kuesioner dengan 3 responden dari perwira mesin MT. Pematang. Hasil penelitian sebagai berikut : 1) mengetahui penyebab menurunnya kinerja pompa minyak pelumas pada diesel generator, yaitu keausan pada gear pompa dan filter tersumbat, yang mana fungsi dari komponen tersebut untuk mendistribusikan minyak pelumas ke seluruh bagian mesin yang bergerak, 2) penentuan keputusan metode SWOT memberikan solusi dengan melakukan pengecekan dan perawatan mesin secara teratur, ketanggapan perwira mesin saat menghadapi masalah di atas kapal, serta melakukan komunikasi yang baik dengan tim, 3) hasil perhitungan dengan metode AHP menunjukan, prioritas pertama pada kriteria adalah gear pompa dengan nilai 0,561, kemudian alternatif solusi yang diberikan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan strategi Renew. Pada perhitungan global priority menunjukkan hasil bahwa, nilai strategi Renew sebesar 0,487

    ANALISIS KRITIS RANCANGAN UNDANG-UNDANG PERAMPASAN ASET HASIL TINDAK PIDANA KORUPSI SEBAGAI UPAYA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Analisis Kritis Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana Korupsi Sebagai Upaya Pengembalian Kerugian Keuangan Negara” ini ditulis oleh Tarris Egita, NIM. 126103212200, dengan pembimbing Satrio Wibowo, M.H. Kata kunci: RUU Perampasan aset, korupsi, hak asasi manusia, pengembalian keuangan negara Korupsi merupakan tindak pidana yang berdampak luas terhadap keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat. Upaya pengembalian kerugian negara sering kali terhambat oleh proses hukum yang panjang, khususnya dalam pembuktian tindak pidana dan penyitaan aset. Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset hadir sebagai terobosan hukum yang memungkinkan perampasan aset tanpa putusan pidana). Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengesahan RUU Perampasan Aset serta mengevaluasi sejauh mana regulasi tersebut menjamin perlindungan hak asasi manusia (HAM) bagi para pihak yang terlibat. Rumusan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana urgensi pengesahan rancangan undang-undang perampasan aset di Indonesia? (2) Bagaimana rancangan undang-undang perampasan aset hasil tindak pidana korupsi dapat menjamin perlindungan HAM?. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan, literatur, dan dokumen relevan. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa: (1) bahwa pengesahan RUU Perampasan Aset merupakan langkah strategis sebagai upaya memperkuat instrumen hukum dalam pemberantasan korupsi, khususnya dalam pengembalian kerugian keuangan negara secara efektif. (2) perampasan aset tidak melanggar HAM dalam konteks negara hukum, perampasan aset baik melalui hukum pidana maupun perdata dibenarkan demi keadilan dan ketertiban

    PENEGAKAN SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP IZIN USAHA PEMONDOKAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 6 TAHUN 2006 TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA PEMONDOKAN

    No full text
    Fajar Satrio Wibowo, Dr. Shinta Hadiyantina, S.H., M.H, Amelia Ayu Paramitha, S.H., M.H. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email: [email protected]   ABSTRAK Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai penyelenggaraan usaha pemondokan, Pemerintah Kota Malang telah menerbitkan Peraturan Daerah Kota  Malang Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan. Dalam Peraturan Daerah tersebut mengatur tentang izin usaha pemondokan.Namun faktanya dilapangan masih terdapat usaha pemondokan yang tidak berizin. Aparat penegak hukum kurang melakukan pengawasan secara berkala yang disebabkan karena polemik usaha pemondokan tidak melaporkan secara rutin terkait usaha pemondokannya. Hal ini menyebabkan masih lemahnya penegakan hukum dalam pemberian sanksi administratif kepada para pelaku usaha pemondokan yang tidak memiliki izin. Penelitian ini membahas masalah mengenai bagaimana  penegakan sanksi administratif terhadap izin usaha pemondokan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 6 Tahun 2006 serta mengidentifikasi hambatan dan upaya dalam penegakan sanksi administratif terhadap usaha pemondokan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yang mengaitkan langsung hukum dengan keadaan masyarakat yang diatur oleh hukum untuk mencari pemecahan atas isu hukum yang timbul dengan mengkaji mengenai penegakan sanksi administratif terhadap usaha pemondokan yang tidak memiliki izin berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan Uaha Pemondokan. Diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan penegakan sanksi administratif yang optimal bagi pelaku usaha pemondokan yang tidak memiliki izin usahanya. Kata Kunci : Penegakan Sanksi Administratif, Izin, Usaha Pemondokan   ABSTRACT This research was conducted in relation to the fact that the local government of Malang has issued a local regulation Number 6 of 2006 concerning Boarding School Business. The regulation suggests that permit to run boarding school is required which is contrary to the fact where several boarding schools are run without any permit. Lack of regular monitoring regarding the business just keeps this illicit practice mounting since some decide not to report their business. It is obvious that law enforcement is still considered weak in terms of imposing the sanction to those running the business without any permit. This research is mainly focused on enforcing administrative sanction over illegal boarding schools that is against Local Regulation Number 6 of 2006 and is aimed to identify impeding factors and measures regarding the imposition of administrative sanction on illegal boarding school business. The empirical juridical research method works by directly correlating law and the condition in the society that is regulated by law. This method allows the solution to the legal issue. It is expected that this research could encourage optimal administrative sanction enforcement imposed on boarding schools run without any permit. Keywords: administrative sanction enforcement, permit, boarding school busines
    corecore