50 research outputs found
Designing UI/UX Reservation Application Onengan Resort With Design Thinking Method Using Figma
The importance of designing UI and UX according to user needs in application
development cannot be ignored. The Onengan Resort Reservation Application was
conceptualized to make it easier for customers to make hotel reservations online,
especially for those who live outside the city. In its development, a Design Thinking
approach was used which prioritizes empathy towards users to create innovative and
practical solutions. This process involves comprehensive idea generation as well as
rigorous testing to ensure the effectiveness of the proposed solution. The UI/UX design of the Onengan Resort Reservation Application succeeded in achieving this goal by being attractive and user-friendly. This application prototype was assessed using Maze with a score of 84%, while the results of user trial analysis showed a Usability Testing score of 84.1%. This success confirms that the Design Thinking approach has been effective in producing an optimal user experience, ensuring that this application not only meets user needs but also provides convenience and satisfaction in its use.Pentingnya mendesain UI dan UX sesuai kebutuhan pengguna dalam pengembangan
aplikasi tidak bisa diabaikan. Aplikasi Reservasi Onengan Resort dikonsep untuk
memudahkan pelanggan melakukan reservasi hotel secara online, terutama untuk mereka yang tinggal di luar kota. Dalam pengembangannya, digunakan pendekatan Design Thinking yang mengutamakan empati terhadap pengguna untuk menciptakan solusi
inovatif dan praktis. Proses ini melibatkan generasi ide yang komprehensif serta
pengujian yang teliti untuk memastikan keefektifan solusi yang diusung. Desain UI/UX
Aplikasi Reservasi Onengan Resort berhasil mencapai tujuan tersebut dengan menarik dan ramah pengguna. Prototipe aplikasi ini dinilai menggunakan Maze dengan skor 84%, sedangkan hasil dari analisis uji coba pengguna menunjukkan skor Usability Testing sebesar 84,1%. Keberhasilan ini menegaskan bahwa pendekatan Design Thinking telah efektif dalam menghasilkan pengalaman pengguna yang optimal, memastikan bahwa aplikasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pengguna namun juga memberikan kemudahan serta kepuasan dalam penggunaannya
Evaluasi Pembinaan Prestasi Olahraga Bola Basket di Kabupaten Magetan
Penelitian ini di latar belakangi oleh bagaimana pentingnya pembinaan prestasi olahraga bagi perkembangan prestasi olahraga di suatu daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah pada bagaimana pelaksanaan pembinaan prestasi olahraga bola basket di kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mempunyai sifat deskriptif yaitu permasalahan yang dilakukan dengan cara mengambarkan/ menguraikan hal-hal yang berhubungan dengan suatu keadaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan mengenai pembinaan prestasi olahraga bola basket di kabupaten Magetan termasuk dalam kategori belum baik. Hal itu dikarenakan belum berjalan dengan baik faktor-faktor yang membantu untuk mencapai prestasi olahraga yang tinggi yaitu faktor pemassalan, faktor pembibitan serta faktor pencapaian prestasi sehingga prestasi bola basket di kabupaten Magetan tidak kunjung membaik. 1) Dari segi pembinaan prestasi olahraga bola basket di kabupaten Magetan bisa dibilang belum maksimal dikarenakan belum berjalannya pembinaan usia dini serta tidak adanya klub-klub olahraga bola basket yang aktif di kabupaten Magetan. 2) Dari segi pemerintah, peran pemerintah kabupaten Magetan dirasa kurang maksimal dalam hal pendanaan untuk pembinaan prestasi setiap cabang olahraga di kabupaten Magetan, khususnya bola basket. 3) Dari segi organisasi, PERBASI kabupaten Magetan dirasa belum maksimal dalam hal ikut turut andil di dalam pembinaan prestasi olahraga bola basket khususnya dalam pembinaan prestasi usia dini 4) Dari segi pelatih, rata-rata pelatih bola basket di kabupaten Magetan belum mempunyai lisensi pelatih bola basket dan belum menerapkan program latihan. 5) Dari segi atlet, atlet bola basket di kabupaten Magetan rata-rata baru mengenal dan latihan bola basket saat mereka di SMA. 6) Dari segi sarana dan prasarana bola basket kabupaten Magetan termasuk dalam kondisi cukup baik karena hampir semua sekolah dan pemerintah di kabupaten Magetan mempunyai sarana dan prasarana yang menunjang untuk latihan bola basket. 7) Hambatan-hambatan yang mempengaruhi pembinaan prestasi olahraga bola basket di kabupaten Magetan adalah belum adanya pembinaan prestasi usia dini serta tidak adanya klub-klub olahraga bola basket yang aktif di kabupaten Magetan
PENGARUH PENERAPAN ERGONOMI PADA PRAKTIKUM KERJA BANGKU TERHADAP PRESTASI KERJA
ABSTRAK Wibowo, Trio Adi. 2014. Pengaruh Penerapan Ergonomi pada Praktikum Kerja Bangku Terhadap Prestasi Kerja Siswa SMK PGRI Wlingi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Anny Martiningsih, M.Kes. (2) Drs. Solichin, S.T., M.Kes. Kata Kunci: Ergonomi, Kerja Bangku, Prestasi KerjaErgonomi dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya mengarah kepada tujuan yang sama yakni peningkatan kualitas kehidupan kerja. Berikut merupakan fakta mengenai ergonomi dan K3 di Indonesia: pertama,Tahun 2007, menurut Jamsostek tercatat 65.474 kecelakaan. Kedua, Ketua Umum Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (A2K4) mengatakan setiap tahun terjadi 96.000 kasus kecelakaan kerja. Dalam jurnal Agung Kristianto mengemukakan Kerja tidak ergonomi menyebabkan kerja tidak optimal yaitu rata-rata hanya 2300 unit/hari, padahal target 2600 unit/hari. Setelah lulus SMK, siswa dituntut untuk siap kerja selain itu teknik kerja bangku dalam teknik pemesinan merupakan teknik dasar yang harus dikuasai sebelum memasuki teknik pemesinan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan ergonomi pada praktikum kerja bangku terhadap prestasi kerja siswa SMK PGRI Wlingi. Prestasi kerja dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu produktifitas kerja dan prestasi kerja.Penelitian ini tergolong penelitian experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X Teknik Pemesinan di SMK PGRI Wlingi yang berjumlah 84 siswa, sementara sampel yang diambil berjumlah 42 siswa dari populasi tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diuji dengan SPSS 17 for Windows.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penerarapan ergonomi pada praktikum kerja bangku di SMK PGRI Wlingi sangat mempengaruhi prestasi kerja (produktifitas dan kualitas kerja) siswa. Dimana ditinjau dari data nilai rata-rata prestasi kerja siswa SMK PGRI Wlingi yang menerapkan ergonomi adalah 83,5476 sedangkan yang tidak menerapkan ergonomi adalah 79,0119. Hal tersebut berarti mengalami peningkatan nilai prestasi kerja jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerapkan ergonomic yaitu sebesar 4,5357 atau setara dengan 5,74%. Bagi guru SMK disarankan memberikan contoh dangan gambaran bagaimana hasil kerja yang ergonomi dan yang tidak ergonomi agar siswa baru mengikuti apa yang dicontohka oleh guru bagaimana teknik bekerja yang ergonomi.Bagi siswa SMK yang sedang menempuh mata pelajaran kerja bangku disarankan menerapkan kerja yang ergonomi agar prestasi kerja yang diraih bisa lebih tinggi (memuaskan)
Male sexuality and neurosis as the rejection toward industrialism in Lawrence`s Lady Chatterley`s lover
Pengembangan Permainann Bolavoli Spon Pada Siswa Kelas IV SDN I Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo
ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi melalui pengamatan, wawancara dan pengisian angket pada pembelajaran bolavoli bagi siswa kelas IV SDN I Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dibutuhkan pengembangan permainann bolavoli spon supaya siswa mampu mengusai teknik dasar bolavoli. Selain itu muatan materi pelajaran dapat dibuat menjadi lebih menarik dan mudah dipahami, materi yang sulit akan menjadi mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan permainann bolavoli spon pada siswa kelas IV SDN I Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo. Dengan adanya pengembangan permainann bolavoli spon ini, diharapkan siswa dapat aktif saat proses belajar mengajar dan memperoleh pengetahuan yang lebih luas, sehingga dapat menerapkan permainan bolavoli yang baik dan benar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan analisis deskriptif berupa persentase. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang mengacu pada model pengembangan oleg Borg & Gall yang memiliki tahapan sebagai berikut: (1) penelitian awal (analisis kebutuhan) terhadap 30 siswa kelas IV SDN I Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo (2) perencanaan produk awal. (3) evaluasi ahli. (4) merevisi hasil uji coba produk awal (sesuai hasil evaluasi ahli). (5) uji coba kelompok kecil menggunakan 6 subyek. (6) uji coba kelompok besar menggunakan 30 subyek. (7) merevisi hasil uji coba kelompok besar berdasarkan hasil evaluasi ahli sekaligus menyempurnakan produk. Pada hasil evaluasi ahli media diperoleh total persentase 75,83%, evaluasi ahli bolavoli diperoleh total persentase 88,02%, dan evaluasi ahli permainan diperoleh total persentase 90,1% sehingga produk masuk pada kategori menarik, sesuai dan mudah digunakan. Analisis data hasil uji coba (kelompok kecil) dengan 8 orang subjek diperoleh total persentase 91,88% dengan kategori sangat menarik, sangat mudah dan sangat jelas, namun tetap dilakukan perbaikan pada bagian-bagian tertentu untuk semakin menyempurnakan produk. Hasil uji lapangan (kelompok besar) dengan 30 orang subjek diperoleh total persentase sebesar 91,22% dengan kategori sangat menarik, sangat mudah dan sangat jelas, sehingga tidak dilakukan revisi dan ditetapkan sebagai produk akhir. Produk akhir dalam Pengembangan permainann bolavoli spon Pada Siswa Kelas IV SDN I Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa di SDN I Ngadisanan Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo
PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT dan KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP PRAKTIK EARNINGS MANAGEMENT
The obligation to disclose sustainability reports forces companies to prioritize the social and environmental dimensions, beyond the economic domain. Independent commissioners oversee corporate activities. This study examines the impact of sustainability report disclosure and the presence of independent commissioners on earnings management practices within companies. This study examined non-financial sector companies listed on IDX from 2019-2022, focusing on the IDX Main Board as of September 2023. We measured disclosure of sustainability reports, independent commissioners, and earnings management. Research data were obtained from the companies' sustainability and annual reports, which came from their official websites or the Indonesia Stock Exchange (IDX) website. The data were processed using SPSS software version 25. The data analysis methods included descriptive statistics, classical assumption analysis, and hypothesis testing. The results showed no effect of sustainability report disclosure on earnings management. However, independent commissioners had a negative effect on earnings management
Legal Analysis of Illegal Animal Trade In Surabaya
The aim of the research is to determine the legal protection for criminal acts in the trade in protected animals in Surabaya. The research method is normative juridical research, namely research that describes in detail the social phenomena that are the main problems in everyday life in relation to the applicable positive criminal law regulations. The results of criminal law enforcement regarding the protection of protected wild animals, especially those that occurred in the Surabaya District Court area with Case Register Number 2451/Pid.B/LH/2023/PN Sby, show efforts to enforce criminal law, namely declaring defendant I MUHAMMAD SOFYAN UMAR, defendant II INDRI SETIAWAN, and defendant II BENI KRISTIANTO have been legally and convincingly proven guilty of committing the criminal act of participating in intentionally keeping and trading in protected animals while alive, guilty and possibly guilty of committing the criminal act of "trafficking in protected animals while alive"
