292 research outputs found
Desain Interior Museum Kebudayaan Jambi Dengan Pendekatan Etnik Songket Jambi
Desain Interior Musuem Kebudayaan Jambi Dengan Pendekatan Songket Jambi di Jambi Wendra ¹ Drs. Ken Sunarko² Anung B. Studyanto, S.sn. M.T³ ABSTRAKSI Wendra. C0810042 2016. Desain Interior Museum Kebudayaan Jambi dengan Pendekatan Konsep Etnik Songket Jambi. Tugas Akhir. Jurusan Desain Interior Fakultas Sastra Dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya terutama dalam budaya. Hal ini ditunjukkan dari berbagai macam bahasa, mata pencaharian, agama, sistem kepercayaan, upacara adat dan kesenian. Keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia terbentuk karena adanya interaksi antar suku, khususnya kota Jambi yang memiliki beragam kebudayaan dan suku dengan demikian maka perlunya untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya dan ragam suku yang ada di kota Jambi sehingga para penerus bangsa kota Jambi khususnya dapat menjaga dan melanjutkan pelestarian buadaya kota Jambi. Keanekaragaman budaya membuat suatu bangsa harusnya menjadi bangsa yang kuat. Keanekaragaman budaya pula yang akan membentuk karakter yang unik. Keanekaragaman budaya dan suku ada di setiap daerah di Inodnesia, salah satunya Jambi, dengan keanekaragaman ini akan menjadi ciri khas suatu daerah tertentu dengan demikian haruslah dijaga dan dilestarikan sehingga akan menjadi warisan turun-temurun ke anak cucu dimasa nanti. Kebudayaan adalah warisan dari nenek moyang yang menjadi kebiasaan, kepercayaan dan keragaman yang dimiliki, kebudayaan menjadi ciri khas suatu daerah dengan beragamnya suku di Jambi mampu mengalahkan perbedaan dan menjadi sesuatu struktur yang kokoh dalam kehidupan bermaysarakat kota Jambi. Permasalahan pokok yang dibahas dalam perancangan ini adalah : (1) Bagaimana perencanaan dan perancangan museum kebudayaan yang dapat memenuhi tuntutan masyarakat akan adanya suatu wadah edukasi, informasi dan rekreasi. (2) Bagaimana penyelesaian interior yang dapat memberikan dukungan terhadap tema dan persyaratan fungsional ruang sehingga dapat menarik minat pengunjung. (3) Bagaimana penyelesaian interior agar dapat mempromosikan Kota Jambi di dalam sebuah museum. Tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut : (1) Menyusun konsep perencanaan dan perancangan interior yang dapat memenuhi tuntutan ruang sebuah museum yang merupakan pusat edukasi, informasi dan rekreasi. (2) Dapat dengan tepat memilih konsep serta ide gagasan yang akan diterapkan kedalam perancangan museum sehingga dapat menarik minat pengunjung. (3) Pemilihan konsep dan ide gagasan yang akan diterapkan dalam perancangan ini diharap bisa menjadi media promosi Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Wawancara, 2. Observasi, 3. Populasi yang sangat membantu dalam penyelesaian desain ini. Dari analisis di atas dapat disimpulkan, yaitu : 1. Dalam suatu desain interior perlu menciptakan ruang public space yang nyaman. 2. Desain yang dibuat hendaknya mampu menampung seluruh aktivitas yang ada di dalamnya. 1. Mahasiswa Desain Interior, dengan NIM C0810042 2. Dosen Pembimbing I 3. Dosen Pembimbing I
ANALISIS PROSEDUR AUDIT LAPORAN KEUANGAN PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) RAMA WENDRA SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19
Willy Dwi Saputra. 2022. 1704518017. Analisis Prosedur Audit Laporan
Keuangan pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Rama Wendra Sebelum dan Saat
Pandemi Covid-19.
Penelitian in dilakukan pada salah satu kantor akuntan publik di Jakarta,
yaitu Kantor Akuntan Publik Rama Wendra yang bertujuan untuk melihat
bagaimana pelaksanaan prosedur audit laporan keuangan pada sebelum pandemi
covid-19 dan pada saat pandemic covid-19.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan
analisis pendekatan kualitatif. Jenis data yang diambil adalah data primer dan
dengan melakukan studi kepustakaan. Data primer berupa hasil wawancara yang
dilakukan kepada karyawan KAP Rama Wendra. Studi kepustakaan dilakukan
dengan mengumpulkan referensi mengenai literatur dan pembahasan penelitian
berupa buku, tulisan ilmiah, surat kabar, dan artikel berita di internet.
Hasil penelitian ini menunjukan bagaimana perbedaan pelaksanaan
prosedur audit laporan keuangan di masa sebelum pandemi covid-19 dan pada
saat pandemi covid-19.
Kata Kunci: Prosedur Audit dan Pandemi Covid-1
PENGARUH ARUS KAS BEBAS, PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, INFLASI, DAN LEVERAGE TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2019)
Wendra Sari, (2021) : PENGARUH ARUS KAS BEBAS, PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, INFLASI, DAN LEVERAGE TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2019)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus kas bebas,
profitabilitas, likuiditas, inflasi, dan leverage pada perusahaan sektor
pertambangan yang terdaftar di BEI baik secara parsial maupun simultan,
sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik purposive
sampling, sehingga diperoleh 9 sampel dengan periode penelitian 2016-2019.
Jenis data menggunakan data sekunder, analisis data menggunakan uji asumsi
klasik dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi data panel (pooled
data) menggunakan alat bantu Eviews 9.
Berdasarkan uji statistic hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
perhitungan hipotesis secara parsial arus kas bebas berpengaruh signifikan
terhadap kebijakan dividen. Profitabilitas berpengaruh singnifikan terhadap
kebijakan dividen. Likuiditas tidak berpengaruh singnifikan terhadap kebijakan
dividen. Inflasi tidak berpengaruh singnifikan terhadap kebijakan dividen dan
Leverage tidak berpengaruh singnifikan terhadap kebijakan dividen. Untuk hasil
pengujian hipotesis secara simultan antara arus kas bebas, profitabilitas,
likuiditas, inflasi dan leverage berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen
perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2016-2019.
Kata Kunci: Arus Kas Bebas, Profitabilitas, Likuiditas, Inflasi dan Leverag
Laporan Kerja Magang Pelaksanaan Jasa Audit di Kantor Akuntan Publik Rama Wendra
Pelaksanaan magang dilakukan di Kantor Akuntan Publik Rama Wendra dan ditempatkan sebagai junior auditor dari tanggal 3 Juni 2024 sampai dengan 3 November 2024. Tugas yang dilaksanakan selama magang adalah mengisi kertas kerja pemeriksaan (KKP), menginput saldo akhir rekening bank pada rincian supporting schedule bank, merekapitulasi perjanjian pembiayaan, merekapitulasi PPN, merekapitulasi PPh 21, merekapitulasi PPh 23, menyiapkan template Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), melakukan footing dan crossfooting CALK, melakukan proofreading CALK, mengisi supporting schedule tarik mundur persediaan, melakukan update rekapitulasi perjanjian, dan melakukan vouching. Selama magang, kendala ditemukan ketika melakukan update perjanjian pada PT SS, yaitu terdapat dokumen lampiran perjanjian berisi nilai kontrak yang belum diterima dari klien, dokumen lampiran perjanjian yang tidak terlihat dengan jelas, dan nilai kontrak pada perjanjian yang tidak sama dengan dokumen lampiran perjanjian. Atas kendala yang dialami, solusi yang dilakukan adalah bertanya kepada auditor. Kemudian auditor meminta untuk menuliskan keterangan terkait kendala yang dialami di samping perjanjian yang direkapitulasi dan keterangan tersebut ditandai dengan warna kuning. Saran yang diberikan kepada Kantor Akuntan Publik Rama Wendra adalah menerapkan prosedur reviu dokumen untuk memastikan bahwa semua dokumen yang telah diterima sudah jelas, lengkap, dan konsisten dengan lampiran yang diberikan. Selain itu, KAP juga dapat membuat logbook kebutuhan data
PENERAPAN PIDANA PEMBAYARAN UANG PENGGANTI DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN TIPIKOR PADANG
Penerapan Pidana Pembayaran Uang Pengganti Dalam Tindak Pidana Korupsi Di
Wilayah Hukum Pengadilan Tipikor Padang
Wendra Rais, 0821211018, Program Pascasarjana Fakultas Hukum
Universitas Andalas
ABSTRAK
Mengingat bahwa akibat tindak pidana korupsi telah menimbulkan kerugian pada keuangan
negara, maka dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, kepada
koruptor dapat diancam pidana penjara dan denda serta pembayaran pidana uang pengganti
sebagai upaya pengembalian kerugian keuangan negara. Oleh karena itu, penelitian
mengenai Penerapan Pidana Pembayaran Uang Pengganti Dalam Tindak Pidana Korupsi Di
Wilayah Hukum Pengadilan Tipikor Padang bertujuan untuk mendeskripsikan serta
menganalisis lebih dalam mengenai penerapan uang pengganti pada pelaku tindak pidana
korupsi di pengadilan Tipikor Padang, termasuk di dalamnya untuk mengetahui dasar
pertimbangan hakim dalam menetapkan besarnya uang pengganti pada pelaku tindak pidana
korupsi di Pengadilan Tipikor Padang. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk
mengetahui mengenai pelaksanaan pembayaran uang pengganti dan akibat hukumnya apabila
terpidana tidak membayar uang pengganti yang telah diputuskan oleh majelis hakim. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris dengan sifat
penelitian deskriptif yang menggunakan sumber data primer dan sekunder dengan teknik
studi dokumen dan wawancara serta sumber bacaan yang berkaitan dengan masalah yang
ada. Adapun keseluruhan data yang telah didapat, dianalisis secara kualitatif atau lebih
dikenal dengan istilah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah
dilakukan, maka dapat diketahui bahwa penerapan pidana tambahan berupa pembayaran
pidana pengganti telah diterapkan pada Pengadilan Tipikor Padang dan dasar pertimbangan
menjatuhkan pidana pengganti yaitu berdasarkan pertimbangan yuridis dan non yuridis,
termasuk pembuktian dipersidangan siapa yang menikmati hasil tindak pidana tersebut.
Mengingat uang pengganti memiliki kedudukan penting dalam pengembalian kerugian
keuangan negara akibat perbuatan korupsi, maka 1 (satu) bulan setelah putusan pengadilan
yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, maka jaksa selaku eksekutor melakukan
eksekusi pembayaran uang pengganti. Jika terpidana tidak melunasi pembayaran uang
pengganti, jaksa wajib melakukan penyitaan terhadap harta benda yang dimiliki terpidana.
Jika setelah dilakukan penyitaan terpidana tetap tidak melunasi pembayaran uang pengganti,
Jaksa wajib melelang harta benda tersebut. Dalam hal terpidana tidak memiliki harta benda
yang cukup guna membayar uang pengganti, terpidana dipidana dengan pidana penjara yang
sudah ditentukan dalam putusan pengadilan.
Kata Kunci: penerapan, pidana tambahan, korupsi
The application of the additional penalty of Substitute Money for Corruption in the Territory
of the Corruption Court of Padang
Wendra Rais, 0821211018, The Post Graduate Program, Faculty of Law, Andalas
University
Abstract
Considering that the consequences of corruption have caused a loss to the state finance, in
Corruption Prevention Act, corruptors can be punished with imprisonment and payment of
fine and also impose additional penalties, that is substitute money as an effort to restore the
state financial loss. Therefore, research on the application of the additional penalty of
Substitute Money for Corruption in the Territory of the Corruption Court of Padang aims to
describe and analyze more deeply about the application of replacement money to the
corruptor in Corruption Court of Padang, including to know the judge's consideration In
determining the amount of replacement money to the corruptor in Corruption Court of
Padang Court. In addition, this study also aims to know about the implementation of
replacement payments and the legal consequences if the convict doesn’t pay the replacement
money that has been decided by the judges. Empirical legal research is applied in terms of
discussing the research questions and the type of this research is a descriptive one. the
source of the data are from primary and secondary data, which was obtained by interviewing
the respondents and by documentation study. Base on the research conducted, it can be
conclude as follows: Additional penalty in the form of replacement criminal payments has
been applied to the Corruption Court of Padang. The judge’s consideration to impose a
substitute criminal based on juridical and non juridical considerations, including evidence in
court who enjoys the proceeds of the offense. Considering that replacement money has an
important position in returning the state financial loss due to corruption, then 1 (one) month
after the court’s decision has had permanent legal force, the prosecutor shall execute the
payment of the replacement money. If the convicted person does not pay the replacement
payment, the prosecutor is obliged to seize the property owned by the convicted person. If
after the convicted convict still doesn’t pay off the replacement money, the Prosecutor must
auction off the property. In the event that the defendant doesn’t have sufficient property to
pay the surrogate, the convict is sentenced to a prison sentence determined in the court's
decision.
Keywords: application, additional criminal, corruption
EVIDENCE BASED POLICY DALAM PROGRAM SATU KELUARGA SATU SARJANA (SKSS) OLEH BAZNASKABUPATEN KAMPAR
ABSTRAK
EVIDENCE BASED POLICY DALAM PROGRAM SATU KELUARGA SATU SARJANA (SKSS) DI KABUPATEN KAMPAR
Oleh:
Eliza Wendra Febriana
NIM. 12070520737
Isu pendidikan tinggi menjadi sorotan penting di banyak negara karena peran vitalnya dalam membentuk generasi penerus yang kompeten dan siap bersaing di dunia lokal maupun global. Namun problematika pembiayaan pendidikan tinggi masih ada, diliat dari mahalnya biaya pendidikan tinggi dan keterbatasan finansial masyarakat. Kabupaten Kampar merupakan kabupaten yang mempunyai keadaan ekonomi yang masih rendah dengan posisi kedua terendah di Provinsi Riau. Dalam hal ini BAZNAS menjadi salah satu garda terdepan dalam menyelesaikan polemik tersebut, melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana evidence based policy dalam Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Kabupaten Kampar. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) sudah menggunakan konsep evidence based policy namun belum optimal. Dengan bukti yang diselingi dalam program ini yaitu melihat kebutuhan masyarakat secara langsung, keadaan ekonomi rendah dan riset yang dilakukan dalam program yang sama di daerah lainnya dan juga melihat kondisi pemerintah yang belum menangani secara khusus pada permasalahan pendidikan, terkhusus pendidikan tinggi. Keberhasilan dalam pencapaian tujuan dengan melahirkan seorang sarjana pada satu keluarga yang belum memiliki sarjana. Namun dalam pengembangan anggaran yang masih terkendala, bahwa sumber anggaran berasal dari dana zakat dan belum adanya dukungan anggaran APBD Kabupaten Kampar. Monitoring terhadap mahasiswa penerima selalu dilakukan namun perlu di perkuat lagi dengan monitoring setelah perkuliahan dan pembinaan yang sesuai dengan keterampilan agar para lulusan sarjana ini nantinya akan memberikan perubahan secara efektif dalam mengubah status sosial keluarganya. Untuk keberlanjutan program dan peningkatan target penerima belum bisa di pastikan karena melihat kondisi anggaran dan keputusan pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar.
Kata Kunci: Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS); Pendidikan Tinggi; Evidence Based Policy
Footwear Export Competitiveness of Indonesia and Vietnam
This research investigates the primary constraint causing the low competitiveness of Indonesian footwear exports compared to Vietnam with new information from a number of the latest studies. This study uses Reveal Comparative Advantage (RCA) and the Trade Specialization Index (TSI). Differences in culture, economic structure, and firm rivalry all contribute to Indonesia\u27s power competitiveness. This research adds a competitive advantage to study the factors that hamper the low competitiveness of Indonesian footwear against Vietnam. The results show that Indonesia\u27s comparative advantage is more moderate than Vietnam, with an average RCA of 4, while Vietnam is 9. The average value of TSI is Indonesia close to 1 and Vietnam 1. The primary constraints are workers\u27 wages higher than Vietnam, and business services such as R & D have not utilized. The development of the footwear industry policy must identify from upstream to downstream. The affirmative system made must be used to overcome short-medium term problems.JEL Classification: F13, F12, F17.How to Cite:Abdulkadir, A., Afriana, Wendra., & Azis, H. A. (2020). Footwear Export Competitiveness of Indonesia-Vietnam. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 9(2), 269-284. https://doi.org/10.15408/sjie.v9i2.15404
Penilaian kinerja manajemen dengan menggunakan analisis laporan keuangan pada PT POS INDONESIA (Persero) Blitar
ABSTRAK Atmadja,Wendra Kusuma. 2010. Penilaian kinerja manajemen dengan menggunakan analisis laporan keuangan pada PT Pos Indonesia (PERSERO) Blitar. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Pembimbing: Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak Kata kunci: Likuiditas, Profitabilitas, Solvabilitas, dan Aktivitas. Perkembangan dan persaingan pada perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang ketat saat ini, mengakibatkan perusahaan meningkatkan pelayanan terbaik kepada konsumen sehingga pendapatan bagi perusahaan tidak berkurang dan berusaha memperbaiki kinerja manajemennya. Melalui laporan keuangan dapat diperoleh informasi penting bagi pemakai laporan keuangan dalam pengambilan keputusan, dapat dimanfaatkan untuk memprediksi kondisi keuangan masa mendatang, dan untuk mengukur tingkat kinerja manajemen selama periode waktu tertentu yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan oleh manajemen, sehingga diperoleh tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengukur kinerja perusahaan PT POS melalui analisis laporan keuangan perusahaan dengan metode rasio keuangan. Penilaian kinerja dapat dilakukan dengan menggunakan perhitungan analisis rasio yang membandingkan antar pos-pos terkait dalam neraca dan laporan laba-rugi serta membandingkan kondisi di laporan keuangan dengan teori yang terdapat dalam referensi yang digunakan. Dari rasio yang dihasilkan, kinerja PT POS Malang selama tahun 2004-2008 untuk rasio likuiditas dinilai semakin baik karena persentasenya semakin naik sehingga kewajiban dapat dijamin, dari rasio profitabilitas dinilai baik karena mengalami kenaikan dari tahun ke tahun dan adanya peningkatan laba bersih, rasio solvabilitas dinilai mengalami kenaikan yang baik karena dapat memaksimalkan nilai aset untuk mendanai kewajiban yang dimiliki, rasio aktivitas dinilai baik karena dapat dengan cepat mengubah akun piutang menjadi kas. Dari rasio yang ada disarankan perusahaan memberi perhatian pada aset dan akun pendapatan karena nilainya masih mungkin untuk ditingkatkan lagi. Meningkatkan nilai aktiva melalui kenaikan nilai kas dan piutang. Mengurangi biaya melalui pengurangan intensitas dalam melakukan perjalanan dinas sehingga laba bersih perusahaan dapat ditingkatkan, dan meningkatkan pelayanan kepada konsumen agar perusahaan dapat bersaing.
MEMBANGUN SECURITY INTERNET MENGGUNAKAN PC ROUTER MIKROTIK DI SMK PGRI 4 KOTA PASURUAN
ABSTRAKKhristianto, Wendra. 2009. Membangun Security Internet Menggunakan PC Router Mikrotik di SMK PGRI 4 Kota Pasuruan. Tugas Akhir Program Studi Teknik Elektro, Program Ahli Madya, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Hary Suswanto, ST, MT., (II) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T.Kata Kunci : PC Router Mikrotik, internet, filterisasi situs pornoTeknologi Komunikasi berkembang pesat dengan ditemukannya jaringan komputer. Internet merupakan salah satu Teknologi Komunikasi yang menggunakan jaringan komputer. SMK PGRI 4 Pasuruan sangat membutuhkan peranan internet sebagai salah satu pembelajaran untuk mengenalkan cara berkomunikasi dan mengelola informasi. Di internet banyak terdapat informasi yang tidak berhubungan dengan dunia pendidikan, yaitu situs porno. Untuk mengantisipasi akses situs porno dibutuhkan security. Salah satu perangkat yang dapat mengkonfigurasi sistem security adalah Router. Personal computer (PC) router berbasis mikrotik merupakan alternatif untuk menekan biaya pembelian router pabrikan yang harganya masih mahal. Mikrotik sebagai sistem operasi memiliki beberapa kelebihan, yaitu lisensinya murah, tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar, instalasi tidak rumit dan administrasinya mudah. PC Router yang dibangun dengan menggunakan Mikrotik RouterOS bertujuan untuk sistem security, salah satunya memblokir akses situs porno.Dalam pembangunan jaringan ini dibahas lebih rinci bagaimana mengkonfigurasi security menggunakan Mikrotik RouterOS. Langkah pertama dengan membangun jaringan LAN, instalasi jaringan LAN, pengaturan jaringan LAN, instalasi Mikrotik pada PC Router, dan pengaturan PC router mikrotik. Langkah kedua adalah mengkonfigurasi PC Router pada menu firewall dan web proxy agar diperoleh security akses dengan memasukkan daftar situs-situs internet yang berbau porno dan dengan kata kunci sehingga setiap komputer client di laboratorium TIK tidak dapat mengakses situs porno atau situs yang mengandung kata kunci berbau porno.Untuk mengetahui apakah jaringan yang dibangun dan sistem security dapat berjalan sesuai dengan rancangan, maka dilakukan pengujian sistem operasi pada PC, uji TCP/IP, uji jaringan dengan cara ping untuk tes konektifitas yang meliputi uji jaringan lokal yaitu antar PC dalam satu jaringan dan uji jaringan internet dengan cara browsing ke internet. Kemudian yang terakhir yaitu pengujian mengakses situs porno dengan cara langsung memasukkan alamat situs porno dan dengan cara memasukkan kata kunci yang berbau porno.Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan dan hasil pengujian adalah sistem security menggunakan firewall dan web proxy berhasil memblokir situs-situs porno yang telah dimasukkan dalam blacklist dan yang menggunakan kata kunci pada komputer client di laboratorium TIK. Dengan melihat hasil yang dicapai, untuk pengembangan lebih lanjut perlu dilakukan upgrade mikrotik ke versi yang terbaru agar mendapatkan penyempurnaan sistem dan stabilitas dari PC Router Mikrotik. i
- …
