1,721,126 research outputs found
LANGUAGE TRANSFER IN LEARNER LANGUAGE
In using the foreign language they are learning, learners tend to use forms that deviate from the target language (TL) norms. The question that arises is whether these forms are the result of transfer or the result of some other causes; and if transfer does exist in learner language, whether it diminishes with the development of the learner TL achievement. This paper tries to find answers to these questions by (1) reviewing some related literature, and (2) looking at some data of learners’ written production of Indonesian learners of English. The data were collected from the writings of the fifth semester students of the English Department (group A, representing low level of L2 achievement), and the final projects written by the English Department students (group B, representing high level of L2 achievement). In this paper, all forms that deviate from the TL norms were called errors, irrespective of whether they were, in fact, mistakes or real errors. The learners’ errors were broadly classified into two classes: intralingual errors and interlingual errors, and it was the latter that became the focus of this study on the assumption that interlingual errorswere caused by L1 transfer. The results of data analysis showed that intralingual errors were slightly higher in group A than interlingual ones; but in group B interlingual errors formed the majority of errors made by the learners (75%). It can be concluded that L1 transfer does exist in the L2 of the Indonesian learners of English. The results also showed that L1 transfer does not diminish with the development of the L2 achievement. It is strongly suggested, therefore, that Indonesian English teachers anticipate the errors caused by L1 transfer and find ways to solve the problems.</jats:p
Peranan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pilar pendidikan hak asasi manusia
Human Rights are a fundamental problem in every country. especially in the developing countries such as Indonesia. Even though, the state had given protection of human right for everybody, but in Indonesia there are many breakdowns of it. As a democratic state, Indonesia has to regard human right. It is because the human rights were the core of democratic principle. So, the human rights must be trained in the school for every student. By using this way, everybody can know what their rights and obligations very well Civics education can be a vehicle for this goal, because it's one of lessons that talk about human rights and be learned in all school
LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK NEGERI 2 WONOSARI Jl. KH. AgusSalim No. 17, Ledoksari, Kepek,Yogyakarta 55813Telp (0274) 391019, 392454
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah yang
wajib ditempuh oleh setiap mahasiswa S1, dengan program studi kependidikan.
Pelaksanaan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini memiliki misi untuk
menyiapkan dan menghasilkan tenaga kependidikan (calon guru) yang memiliki nilai,
sikap, pengetahuan dan keterampilan pedagogik yang profesional. Tempat yang
menjadi lokasi pelaksanaan PPL UNY 2015 adalah SMK Negeri 2 Wonosari, yang
beralamat di Jln. K.H. Agus Salim No.17, Ledoksari, Kepek, Wonosari,
Gunungkidul.
Kegiatan PPL yang dilakukan meliputi tahap persiapan dan pelaksanaan.
Kegiatan persiapan dimulai dengan observasi pembelajaran, konsultasi guru
pembimbing dan mempersiapkan perangkat pembelajaran berupa RPP, silabus,
modul, buku kerja guru dan media pembelajaran. Dalam pelaksanaan PPL, penulis
diberikan tugas oleh guru pembimbing lapangan memberikan materi kompetensi
kejuruan “Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan”. Praktik mengajar dimulai
pada tanggal 10 Agustus 2015 sampai dengan 12 September 2015, dengan
menerapkan Kurikulum 2013 dan jumlah total 18 jam tiap minggu.
Dari kegiatan PPL ini mahasiswa mendapat pengalaman nyata dalam belajar
bertindak sebagai seorang guru dimulai dari persiapan sampai dengan pengelolaan
kelas. Penulis menghimbau SMK N 2 Wonosari untuk menambah sarana dan
prasarana yang menunjang kegiatan proses belajar mengajar. Selain itu, penulis juga
menyarankan pada guru pembimbing untuk meningkatkan kualitas bimbingannya
terhadap mahasiswa PPL sehingga setelah melaksanakan Praktik Pengalaman
Lapangan mahasiswa benar-benar siap menjadi tenaga pendidik
Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Keluarga Poligami Ditinjau dari Hukum Islam dan Hukum Positif
This study aims to analyze the implementation of legal protection for children in polygamous families in terms of Islamic and positive law in Metro City, the inhibiting factors and efforts to overcome the obstacles that occur in polygamous families in terms of Islamic law and positive law in Metro City. This research is descriptive qualitative. Data collection was done by means of interviews and documentation. Data were analyzed by means of data reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, the implementation of legal protection for children in a polygamous family in terms of Islamic law and positive, that is, legally positive has not been carried out well, but there is one family that is carried out, this is due to several factors, namely raising and caring for children, meeting all the necessities of life. and maintaining honor, responsibility, guiding and educating, as well as maintaining the health and welfare of children. Meanwhile, from Islamic law, there is something that is well implemented and also unlike the child's right to live, namely, children's rights in the clarity of their lines, children's rights in giving a good name, children's rights to obtain breast milk, children's rights to receive care, children's rights in property ownership. objects, children's rights in obtaining education and teaching. The factors that inhibit the needs of polygamous children, the educational factor of children in polygamous families, the factors of the relationship between children from polygamous families, and the factors of the relationship between children and parents. As well as efforts to overcome obstacles that occur in a polygamous family, namely upholding the husband's leadership in the family, the objectivity and neutrality of the husband, husband's justice, the husband acts wisely, the husband's love, the husband dares to give in for the sake of family harmony, the husband can maintain a balance of rights and obligations
PENGARUII STRUKTUR ORGANISASI, KEMAMPUAN DAN MOTWASI KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN KANTOR PENGELOLAAN BARANG DAERAH PROPINSI JAWA TENGAH
As a newly unit/institution in Central Java Province Government, based on observation there were several key factors that influencing employees performance in Kantor Pengelolaan Barang Daerah of Central Java Province. Therefore, it can be detailed due to employee performance in KPBD of Central Java Province that perceive less optimal. Important feature that can be observed in Kantor Pengelolaan Barang Daerah of Central Java Province related with employees performance including organization structure, employees ability and motivation. The others variable that play a role in performance improvement were educational factor and job tenure in KPBD of Central Java Province. Therefore, if employees performance in KPBD of Central Java Province to attain good level, then the suggested recommendation including: employees placement policy, job design need to be arranged, that can create condusive situation for individu that working in it to improve their ability, job enrichment and optimize their performance.
Sebagai unit/institusi baru di jajaran Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Tengah, berdasar pengamatan terdapat beberapa faktor penting yang mempengaruhi kineija kaiyawan pada Kantor Pengelolaan Barang Daerah Propinsi Jawa Tengah . Bertolak dari hal tersebut dapat lebih dirinci secara khusus berkaitan dengan kinerja karyawan pada KPBD Propinsi Jawa tengah yang dirasa masih kurang optimal . Hal penting yang dapat diamati pada Kantor Pengelolaan Barang Daerah Propinsi Jawa Tengah berkaitan dengan kinerja yang muncul secara menonjol adalah, antara lain :Struktur organisasi , kemampuan kaiyawan, motivasi Peran variable lain yang mendukung dalam peningkatan kinerja adalah faktor pendidikan dan masa kerja pada KPBD Propinsi Jawa Tengah. Bertolak dui hal tersebut, kinerja karyawan KPBD Propinsi Jawa Tengah tersebut dapat mencapai tingkat yang baik, maka dapat diajukan beberapa saran, antara lain sebagai berikut : kebijakan penempatan karyawan, desain pekerjaan perlu dirancang sedemikian rupa, sehingga mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi individu yang bekerja didalamnya untuk termotivasi meningkatkan kualitas kemampuan dirinya, memperkaya tugas (melakukan job enrichment) dan mengoptimalkan kinerja yang ditampilkannya.
Kata Kunci : Kinerja karyawan, struktur organisasi, kemampuan dan motivas
Manusia dalam Budaya Massa: sebuah refleksi dalam seni patung
Budaya massa secara tidak kita sadari telah banyak mengubah cara hidup kita. Bahkan kehidupan kita seakan telah dikontrol oleh produk-produk budaya masa itu. Penulis mengambil suatu kesimpulan bahwa budaya massa disadari atau tidak disadari telah merasuk dalam segenap sendi kehidupan kita. Budya massa dengan segala kemegahannya tidak dapat kita bendung keberadaannya, yang perlu kita bendung adalah efek dari budaya massa yang memecu naluri keserakahan kita akan dunia materialistis, hedonis dan konsumerisme. Dengan pengenalan diri sendiri, kesadaran akan nilai humanisme dan kembali pada nilai-nilai spiritual. Penggambaran atas keadaan seperti ini penulis wujudkan dalam gaya bertutur yang imajinatif. Simbol dan metafor membuat perbandingan atas kejadian dan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan nyata. Simbol dan metafor tersebut diwujudkan dengan menggunakan bentuk-bentuk yang sudah kita kenal. Untuk membuat narasi dan analog atas tema yang diangkat, berbagai bentuk tersebut diarangkai menjadi sesuatu yang baru berupa gabungan antara figur manusia dengan bangunan atau berupa bentuk-bentuk alam yang lain seperti rumah, botol, roda, dan sebagainya
Faktor Fundamental dan Abnormal Return Perusahaan Makanan dan Minuman
A B S T R A C T
Financial statement is one of source information that is needed for the economic decision maker, especially for stock exchange performers. It reflects company’s performance during the period. The other one is statement of cash flow from operating activities that reflect their performance on their daily activities. This research aim to get empirical evidence on the influence of financial performance that are represented by operating cash flow, price earnings ratio, return on equity, debt to equity ratio, and size to the abnormal stock return. This research take 12 samples of food and beverages companies which are listed in Indonesia Stock Exchange from 2011-2015. The method used in the research by using multiple linear regression analysis. This study concludes that operating cash flow have no influence to the abnormal stock return. Price earnings ratio, return on equity, debt to equity ratio, and size significantly effect toward abnormal return. Size has a dominant influence to the abnormal stock return. It means that size is the best representation of independent variables to appraise that abnormal stock return on food and beverages company.
A B S T R A K
Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan ekonomi, terutama untuk investor di bursa saham. Hal ini mencerminkan kinerja perusahaan selama periode tersebut. Informasi lain yang penting adalah laporan arus kas dari aktivitas operasi yang mencerminkan kinerja mereka pada kegiatan sehari-hari mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh kinerja keuangan yang diwakili oleh arus kas operasi, Price Earning Ratio, Return on Equity, Rasio hutang terhadap ekuitas, dan ukuran untuk return saham yang abnormal. Penelitian ini mengambil 12 sampel perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2011-2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa arus kas operasi tidak memiliki pengaruh terhadap return saham yang abnormal. Price Earning Ratio, Return on Equity, Debt to Equity ratio, dan ukuran secara signifikan mempengaruhi terhadap return abnormal. Ukuran perusahaan memiliki pengaruh dominan terhadap return saham yang abnormal. Ini berarti bahwa ukuran adalah representasi terbaik dari variabel independen untuk menilai bahwa return saham abnormal pada makanan dan minuman perusahaan.
JEL Classification: G14, F6
Analisis Ketertarikan Pemirsa Terhadap Penayangan Iklan Di Televisi (Studi Kasus Iklan Rokok untuk Pemirsa di Wilayah Surabaya)
Dengan semakin banyaknya pengiklan di televisi, maka iklan diukur secara obyektif. Meski demikian, masih banyak iklan yang mengalami kegagalan, karena agen periklanan tidak merancang iklan dalam bentuk berita. Untuk memasang sebuah iklan, perusahaan menyewa jasa agen periklanan untuk mendesain serta mengatur penempatan iklannya. Untuk mengembalikan kepercayaan para klien, sebuah agen periklanan harus mampu meningkatkan kreatifitas serta menjual efektivitas iklan kepada para klien. Jadi, yang harus mereka lakukan adalah menciptakan iklan yang benar-benar efektif yang sesuai dengan apa yang dikehendaki, yang bertujuan untuk meningkatkan citra, status dan kekuatan iklan yang mereka rancang. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor, dari 25 variabel pertanyaan direduksi menjadi 17 variabel pertanyaan. Jadi ada 8 variabel yang terbuang atau dianggap tidak penting. Dan ke 17 variabel tersebut masuk ke dalam faktor baru yang terbentuk yang jumlah faktor baru tersebut adalah 6 faktor, yaitu: komponen iklan, daya tarik iklan, tujuan iklan, gaya dalam pelaksanaan pesan iklan, dampak psikologis iklan,dan tampilan iklan. Dari keenam faktor tersebut terdiri dari 17 variabel atau komponen dari iklan. Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan analisis frekuensi yang terdapat pada statistik deskriptif maka dapat diketahui komponen iklan atau variabel iklan yang paling diminati oleh pemirsa TV adalah komponen iklan yang bernuansa humor dengan nilai prosentase sebesar 50,7 %.
Keywords: iklan, promosi, tampilan, psikologis, variabe
PKMI USAHA PADA PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH PUTRI ULIL ABSHAR JETIS, MULYOAGUNG, DAU, MALANG
Pengabdian kepada Masyarakat Internal (PKMI) di Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Ulil Abshar Jetis, Mulyoagung, Dau, Malang ini memiliki tiga tujuan, yaitu: (1) Memberikan pemahaman tentang dasar-dasar Manajemen Bisnis; (2) Memberikan bantuan teknis terkait proses bisnis, baik dalam fasilitas peralatan maupun pelatihan; dan (3) Memberikan pendampingan dan konsultansi dalam menghasilkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien.Kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan berupa pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pelatihan dilakukan 2 kali, yaitu: (1) Pada 25 Agustus 2019 berupa pelatihan bidang Manajemen Pemasaran, dengan materi pelatihan berupa konsep manajemen pemasaran dasar dan e-dagang (internet marketing) dalam pemasaran produk; dan (2) Pada 13 Oktober 2019 berupa pelatihan Manajemen Produksi dan Operasi, dengan materi konsep manajemen produksi dan operasi dasar, dan praktik menjahit. Di samping pelatihan, pengabdi juga menyumbangkan 1 unit mesin jahit baru untuk mendukung proses produksi tas. Dari pelatihan dan pendampingan yang telah dilakukan oleh tim pengabdi, pemahaman peserta dalam Manajemen Bisnis, baik bidang pemasaran maupun produksi dan operasi terjadi peningkatan. Di samping itu ketrampilan dalam mengimplementasikan konsep pemasaran (e-dagang) dan produksi dan operasi (ketrampilan menjahit) juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan nilai tambah, baik bagi peserta maupun obyek pengabdian masyarakat
Peran Trend Musik Dalam Meningkatkan Minat Masyarakat Pada Becak Hias Di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar
Artikel ini merupakan penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus dengan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini berhubungan dengan bagaimana peran musik pada becak hias mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap becak hias. Penelitian ini dilaksanakan di sebuah Alun-Alun di kota Karanganyar, Jawa Tengah. Data diperoleh melalui observasi, interview dan dokumentasi. Data dianalisa dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan informan pengemudi/pemilik becak hias dan penumpang becak hias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor yang mempengaruhi minat penumpang terhadap becak hias adalah relasi, jenis musik dan bentuk becak; (2) jenis musik yang menjadi trend pada becak hias saat ini adalah musik-musik populer dengan genre seperti dangdut, campur sari, hip hop, tembang kenangan (pop). (3) karakteristik penumpang becak adalah masyarakat berbagai usia/kalangan baik anak muda/remaja, keluarga, kawan/kelompok sebaya (peer group)
- …
