1,721,180 research outputs found

    Genotype and Phenotype in Microtia (Supplementary Data)

    No full text
    Genotype and Phenotype in Microtia (Supplementary Data

    ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK PENERANGAN JALAN (PPJ) BAGI PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA PEKANBARU

    No full text
    ABSTRAK ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK PENERANGAN JALAN BAGI PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA PEKANBARU OLEH : FATMI WAHDINI Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu dari sekian pajak yang ada di Kota Pekanbaru, dimana keberadaanya sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi pajak penerangan jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Pekanbaru. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data pajak penerangan jalan dan data Pendapatan Asli Daerah di Kota Pekanbaru yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru. Periode data yang digunakan adalah data tahunan mulai tahun 2015-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pajak penerangan jalan di Kota Pekanbaru terlihat meningkat sejak tahun 2015-2019. Sedangkan Kontribusi pajak penerangan jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Pekanbaru sejak tahun 2015-2019 mengalami fluktasi dan berkisar antara 15,9-19 persen, kontribusi tertinggi terjadi pada tahun 2016 yaitu sebesar 19 persen dan kontribusi terendah terjadi pada tahun 2019 yaitu sebesar 15,9 persen. Kata Kunci: Pajak Penerangan Jalan dan Pendapatan Asli Daera

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    No full text
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    No full text
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    No full text
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    GAMBARAN PENERAPAN PERILAKU CERDIK PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAWATUNA

    No full text
    ABSTRAK Gambaran Penerapan Perilaku CERDIK pada Lansia Hipertemnsi di Wiayah Kerja Puskesmas Kawatuna Siti Wahdini (2025) Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Raden Bagus Edy S, S.Kep, Ns., ,.Kep Latar Belakang:Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia, terutama pada kelompok lansia. Penerapan perilaku hidup sehat seperti perilaku CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, besesrta Kelola stres) dapat membantu mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan Penelitian inintük mengetahui gambaran penerapan perilaku CERDIK pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kawatuna. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu 51 orang (59,3%), memiliki perilaku CERDIK yang baik, sedangkan 35 orang (40,7%) menunjukkan perilaku CERDIK yang kurang. Kesimpulan: ini mengindikasikan bahwa sebagian besar lansia hipertensi telah mulai menerapkan perilaku hidup sehat, namun masih diperlukan upaya edukasi lanjutan dan dukungan dari keluarga untuk meningkatkan kepatuhan terhadap perilaku CERDIK secara menyeluruh. Kata Kunci: CERDIK, Gaya Hidup Sehat, Hipertensi, Lansi

    IMPLEMENTASI PERAN GURU PENGGERAK DI UPT SMA NEGERI 2 SELAYAR

    No full text
    RITA WAHDINI, 2024. Implementasi Peran Guru Penggerak di UPT SMA Negeri 2 Selayar. Skripsi dibimbing oleh Dra. Siti Habibah, M. Si dan Sumarlin Mus, S. Pd, M. Pd ; Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Peran Guru Penggerak di UPT SMA Negeri 2 Selayar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi peran guru penggerak serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan implementasi peran guru penggerak. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SMA Negeri 2 Selayar. Sumber data penelitian ini adalah Guru Penggerak dan Kepala Sekolah. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru penggerak di UPT SMA Negeri 2 Selayar meliputi, 1) Menjadi pemimpin pembelajaran bahwa guru sebagai pemimpin dalam pembelajaran melakukan manajemen kelas, menentukan metode dan model pembelajaran yang tepat kepada siswa. 2) Menggerakkan komunitas praktisi bahwa program atau kegiatan kelompok praktisi yang dibentuk oleh sekolah adalah program MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) yaitu guru penggerak sebagai pengampu mata pelajaran berkolaborasi dengan sekolah lain setiap satu minggu sekali atau satu kali sebulan. 3) Menjadi coach guru lain bahwa guru penggerak saling bekerja sama dengan guru lainnya terkait pembuatan media pembelajaran. Sekolah juga telah mengadakan seminar yaitu IHT (In House Training) tentang implementasi kurikulum merdeka penyusunan modul ajar dan modul P5. 4) Mendorong kolaborasi antar guru bahwa guru penggerak melakukan beberapa kolaborasi yaitu melaksanakan Sabtu Bersih, Jum‟at Berkah dan Literasi Al-Qur‟an. 5) Mewujudkan kepemimpinan murid bahwa guru penggerak menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yaitu memetakan kebutuhan murid dengan melakukan metode pembelajaran di kelas seperti diskusi dan presentasi kelompok. Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan peran guru penggerak yaitu dukungan dari kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambat adalah adanya guru yang masih belum menguasai IT dalam pembelajaran dan sarana prasarana sekolah yang kurang memadai. Kata Kunci : Implementasi, Peran, Guru Penggera

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    No full text
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore