227 research outputs found

    PERAN MOTIVASI BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF IPA DI SMP

    No full text
    ABSTRAK SEPTI WULANDARI. PERAN MOTIVASI BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF IPA DI SMP. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Surakarta Juni 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Mengetahuai peran motivasi belajar terhadap kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran IPA kelas VII di SMP N 5 Surakarta, 2). Mengetahui peran kreativitas siswa terhadap kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran IPA kelas VII di SMP N 5 Surakarta, 3). Mengetahui peran motivasi belajar dan kreativitas terhadap kemampuan kognitif IPA kelas VII di SMP N 5 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode ekspost facto. Populasi adalah siswa SMP N 5 Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas. Sampel dalam penelitian adalah kelas VIID dan VIIH dengan jumlah sampel 66 siswa. Data motivasi belajar siswa diperoleh melalui observasi sedangkan data kreativitas siswa diperoleh dari metode tes. Data diolah menggunakan analisis regresi linear ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1). Ada peran antara motivasi belajar terhadap kemampuan kognitif IPA siswa kelas VII dengan sumbangan relatif sebesar 89.5204%, dan sumbangan efektifnya 6.0479%. 2). Ada peran antara kreativitas siswa terhadap kemampuan kognitif IPA siswa kelas VII dengan sumbangan relatif sebesar 10.4796%, dan sumbangan efektifnya 0.7080%. 3). Ada peran antara motivasi belajar dan kreativitas siswa terhadap kemampuan kognitif IPA siswa kelas VII SMP Negeri 5 Surakarta sebesar 6.7559%. Kata kunci: Motivasi belajar siswa, Kreativitas belajar siswa, Kemampuan kognitif IPA

    TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB COOK DI KEDAI POJOK HOKKY SURABAYA

    No full text
    The purpose of writing this Final Project is to find out the Duties and Responsibilities of Cook at the Hokky Corner Store, Surabaya. The author, as a cook / crew kitchen at the Hokky Corner Store, Surabaya, made observations of the duties and responsibilities of a cook. From the discussion, the writer concludes that the Duties and Responsibilities of Cook at the Hokky Corner Shop in Surabaya have been carried out in accordance with the established Job Description

    Rekonstruksi Laporan Arus Kas Pada PT Sukses Indah Bersama

    No full text
    Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dalam bab IV, maka penulis menarik kesimpulan yang berhubungan dengan proses pembuatan laporan keuangan yang berupa laporan arsu kas pada PT. Sukses Indah Bersama sebagai berikut : 1. Metode penyajian laporan Arus Kas pada tahun 2017 pada PT. Sukses Indah Bersama kabupaten Jember menggunakan metode Langsung 2. Dari hasil magang diketahui adanya pemisaha fungsi pada PT. Sukses Indah Bersama yaitu fungsi penyimpanan yang menyimpan dokumen, fungsi pelaksanaan dalam hal ini adalah hanya pimpinan yang wewenang dan kendali untuk menggunakan kas, dan fungsi pencatatatan dalam hal ini adalah pencatatan kas yang dilakukan oleh bagian akuntansi harus sesuai dengan nota transaksi jumlah barang. dengan adanya pemisahan fungsi ini menciptakan pengendalian yang baik karena jika terjadi penyimpangan maka dapat segera diketahui. 3. Proses penyusunan laporan arus kas dilakukan secara terkomputerisasi namun belum pernah disajikan sehingga akan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan karena laporan arus kas ini tidak dapat diperiksa oleh auditor jika laporan arus kas perusahaan belum disajikan belum disajikan. 4. Pada tahun 2017 PT.Sukses Indah Bersama Kabupaten Jember tidak melakukan penyajian laporan arus kas dikarenakan pihak pemilik dana hanya meminta tiga laporan keuangan dari lima laporan keuangan yang harus disajikan

    Laporan Individu PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Materi Pelajaran : PPKn / PKn Satua Pendidikan : SMA Negeri 1 Pengasih

    No full text
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Program PPL berlangsung selama kurang lebih dua bulan yakni mulai tanggal 15 Juli 2016 sampai dengan 15 September 2016. Praketk Pengalaman Lapangan (PPL) ini bertujuan untuk memberikan pengalaman mengajar secara langsung di sekolah terhadap mahasiswa kependidikan mengenai proses pembelajaran dan kegiatan persekolahan lainnya. Dengan begitu mahasiswa mampu mempraktekkan ilmu yang telah didapatkan dari kampus. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dimulai dengan kegiatan persiapan di kampus berupa microteaching, pembekalan kemudian dilanjutkan dengan observasi, penyerahan mahasiswa PPL, dan persiapan mengajar. Persiapan mengajar antara lain mengenai administrasi guru yakni menyusun RPP, menyiapkan metode dan media yang mampu menunjang proses pembelajaran. Selama kegiatan PPL, mahasiswa juga dituntut untuk melakukan koordinasi dengan Guru Pembimbing dan Dosen Pembimbing Lapangan. Dalam hal ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk dapat melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 1 Pengasih. Kegiatan PPL disesuaikan dengan jurusan mahasiswa yakni mengajar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Pengajaran dilakukan di Kelas X MIPA 1 dan XI IPA 1, disamping kedua kelas tersebut mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengajar di kelas lainnya. Kurikulum yang digunakan yakni Kurikulum 2006 (KTSP) untuk Kelas XI dan Kurikulum 2013 untuk Kelas X. Dengan begitu, mahasiswa harus mampu mempersiapkan pengajaran dengan tipe KTSP dan K-13. Media dan metode yang digunakan juga harus bervareatif dan inovatif. Pengajaran di kelas pada kegiatan PPL ini diharapkan dapat dilakukan minimal 8 kali pertemuan. Pelaksanaan PPL selama dua bulan ini secara keseluruhan berjalan lancar dan mampu mencapai tujuannya yakni memberikan pengalaman nyata terhadap mahasiswa PPL. Meskipun begitu, dalam pelaksanaannya juga ditemui hambatanhambatan, oleh karena itu komunikasi dan koordinasi dengan guru pembimbing dan dosen pembimbimbing sangat dibutuhkan

    Intervensi Ruang Redaksi Media Televisi Lokal Metro News Jateng-DIY

    No full text
    The newsroom is a place to control news in a mass media. From that room, the editor-in-chief and the editors become important controls to direct the journalists. All editorial crews work with a journalistic code of ethics that is inherent in the profession as a journalist so that it provides various limitations, let alone interferes with independence at work. This study tries to explore the newsroom (newsroom) of Central Java-DIY Metro TV when producing news programs and the various interventions they face. This study uses media political economy theory in a critical paradigm, this study focuses on the structuration process that occurs in the Metro TV newsroom, Central Java-DIY. This study uses an intrinsic case study in a descriptive-qualitative approach. The results showed that there were internal and external interventions in the newsroom. Internal intervention comes from the media business division and external intervention comes from sources within the local government. The editors take measurable actions to respond to all these interventions

    Patterns of Political Communication in Virtual Leadership in Political Parties After the COVID-19 Pandemic

    No full text
    After the COVID-19 pandemic, all sectors must still implement health protocols while continuing to work virtually to fulfill their obligations. The GERINDRA Party is one of the major parties in Indonesia that continues to carry out political communication to carry out its functions. The virtual leadership model and competitive organizational culture are applied in running an adequate organization. This research aims to analyze virtual leadership and competitive culture in post-pandemic organizations. The research method is carried out with bibliometric analysis which utilizes vos viewer software to conduct analysis and participatory research because the author is at the research location. The result is that virtual leadership is applied with several conditions, including leaders understanding the perceptions of members and organizations, leaders acting as the key to success, leaders being obliged to work remotely, leaders following the flow of globalization, and mastering ICT. Then the competitive organizational culture is applied with innovation, knowledge, collaboration, and target markets

    Aplikasi Penyewaan DVD-CD

    No full text
    Penyewaan DVD-CD merupakan tempat yang menyediakan berbagai film yang dikemas dengan bentuk keping CD maupun DVD. Bisnis ini menjamur di masyarakat sehingga perlu adanya pengolahan data transaksi yang akurat guna menunjang bisnis sewa DVD-CD ini. Sistem penyewaan DVD-CD dengan sistem deposit pulsa merupakan sistem yang saat ini banyak diterapkan oleh bisnis penyewaan DVD-CD. Aplikasi penyewaan DVD-CD ini dapat membantu pengolahan data DVD-CD, data berita, anggota, petugas, jenis anggota, dan transaksi baik transaksi top up, transaksi sewa juga transaksi pengembalian. Kata Kunci: Rental DVD-CD, Aplikasi, Sistem Deposit, PHP, Framework CodeIgniter, MySQ

    PENGARUH LOKASI, PELAYANAN, DAN PROSEDUR PENCAIRAN PEMBIAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN ANGGOTA KOPERASI MENGAMBIL PEMBIAYAAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal yang mempengaruhi keputusan anggota koperasi mengambil pembiayaan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh lokasi, pelayanan, dan prosedur pencairan pembiayaan secara parsial berpengaruh terhadap keputusan anggota koperasi mengambil pembiayaan di KSPS KUM3 Al Istiqomah. Dan juga pengaruh lokasi, pelayanan, dan prosedur pencairan pembiayaan secara simultan berpengaruh terhadap keputusan anggota koperasi mengambil pembiayaan di KSPS KUM3 Al Istiqomah. Metodologi penelitian ini menggunakan kuantitatif. Metode yang digunakan ialah uji asumsi klasik dan analisis regresi berganda. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara wawancara terhadap manajer KSPS KUM3 Al Istiqomah dan anggota koperasi sebagai responden dengan mengisi kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah anggota koperasi yang mengambil pembiayaan di KSPS KUM3 Al Istiqomah yang berjumlah 68 orang atau anggota dengan bantuan software SPSS untuk menganisis data dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lokasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan anggota koperasi mengambil pembiayaan. Namun untuk faktor pelayanan dan prosedur pencairan pembiayaan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan anggota koperasi mengambil pembiayaan di KSPS KUM3 Al Istiqomah. Kata kunci: lokasi, pelayanan, prosedur pencairan pembiayaan, dan keputusan anggota

    Cita Rasa dan Komponen Flavor Kopi Luwak Robusta in Vitro Akibat Perbedaan Konsentrasi Ragi dan Lama Fermentasi

    No full text
    Kopi luwak (Civet coffee) adalah jenis kopi hasil fermentasi secara alami di dalam saluran pencernaan luwak. Kopi luwak memiliki keistimewaan yaitu rendah kafein, rendah kadar asam, rendah lemak, dan rendah rasa pahit. Fermentasi kopi luwak berlangsung kurang lebih selama 12 jam dengan bantuan enzim dan bakteri asam laktat. Fermentasi kopi luwak sulit dilakukan setiap hari sehingga produktivitasnya rendah. Usaha peningkatan produksi kopi luwak atau “kopi mirip kopi luwak” telah dilakukan dengan pembudidayaan dan penangkaran luwak, serta penggunakan bakteri asam laktat yang diperoleh dari feses luwak dan dibuat menjadi ragi kopi luwak. Kualitas kopi dapat ditentukan menurut karakteristik fisik, kimia, dan cita rasa (cuptest) dan komponen flavor yang terbentuk selama pengolahan, mulai dari fermentasi hingga penyangraian. Sifat cita rasa merupakan sifat yang diukur dengan indera, meliputi aroma, flavor, after taste, acidity, sweetness, body, balance, dan overall. Jenis kopi yang sama dapat memiliki sifat cita rasa yang berbeda karena dipengaruhi oleh komposisi komponen flavor dalam kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dosis ragi kopi luwak dan lama fermentasi yang menghasilkan biji kopi robusta sangrai secara in vitro dengan karakteristik citarasa dan komponen flavor yang menyerupai kopi luwak asli jenis robusta, dan untuk mengetahui pengaruh komponen flavor terhadap karakteristik cita rasa kopi luwak robusta in vitro sangrai Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 2 faktor yaitu dosis ragi kopi luwak dan lama fermentasi dengan analisa meliputi uji cita rasa dan identifikasi komponen flavor biji kopi sangrai. Penelitian dilakukan dengan tahapan pembuatan ekstrak kulit buah kopi, pembuatan starter, pembuatan ragi kopi luwak kering, pembuatan kopi luwak in vitro, dan pengujian cita rasa dan komponen flavor. Uji citarasa dilakukan dengan metode cuptest yang dilakukan oleh 2 panelis ahli dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia dengan parameter pengamatan meliputi aroma, flavor, after taste, acidity, sweetness, body, balance, dan overall. Identifikasi komponen flavor dilakukan dengan menggunakan metode GCMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kopi robusta hasil fermentasi menggunakan ragi kopi luwak pada berbagai dosis dan lama fermentasi memiliki karakteristik cita rasa yang lebih baik dari kontrol (kopi luwak (66); kopi robusta (58,25)). Hasil akhir menunjukkan perlakuan A1B2 (ragi 0,5%; 16 jam) mampu manghasilkan cita rasa dengan nilai mendekati nilai special grade pada uji cita rasa yaitu sebesar 77,25. Cita rasa di dalam seduhan kopi dipengaruhi oleh komponen flavor yang ada di dalam biji kopi seperti golongan fenol (bitter), furan (karamel), asam, dan pirazin (sweet bitter), piridin (karamel) dengan jumlah yang berbeda-beda. Hasil analisa dengan menggunakan GC-MS telah teridentifikasi sebanyak 250 komponen flavor yang terdiri dari 24 komponen piridin, 25 komponen pirazin, 23 komponen alkohol, 5 komponen benzen, 10 komponen asam organik, 16 komponen fenol, 28 komponen furan, dan 119 komponen hidrokarbo
    corecore