7 research outputs found
Hak asuh anak pasca perceraian (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Nomor : 0150/Pdt.G/2013/PA.KAG)
Berdasarkan bunyi Pasal 1 Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.Masalah kekuasaan orang tua yang berupa hak dan kewajibannya menurutPasal 45 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 kedua orang tua wajib memelihara dan mendidik anak mereka sebaik-baiknya. Kewajiban orang tua yang dimaksud dalam ayat(1) pasal ini berlaku sampai anak itu kawin atau berdiri sendiri berlaku terus meskipun perkawinan antara orang tua putus.
Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif dan menggunakan spesifikasi penelitian Preskriptif Analitis. Data sekunder yang terkumpul kemudian diolah, dianalisa dan disajikan menjadi kesatuan yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pemikiran hakim mengenai hak asuh anak pasca perceraian pada Putusan Nomor: 0150/Pdt.G/2013/PA.KAG
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa Pada Putusan Nomor: 0150/Pdt.G/2013/PA.KAG Majelis Hakim berpendapat bahwa pemberian hak asuh anak jatuh kepada ibu melalui pertimbangan, bahwa SINDY OKTARINA masih di bawah umur dan belum mumayyiz. Penggugat dan Tergugat sebagai orang tua juga tidak mempunyai sifat- sifat tercela dan akan mampu mengurus dan merawat anak tersebut. Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas Majelis Hakim berpendapat bahwa sesuai dengan Pasal 105 huruf a Inpres Nomor 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam, karena tidak dijumpai adanya alasan hukum untuk mengambil alih hak asuh dari Penggugat selaku ibunya, maka anak tersebut berhak mendapat hadhanah dari ibunya yaitu penggugat dan ayahnya tetap di beri kesempatan utuk menjenguk dan membawa anak tersebut pada hari-hari libur atau pada waktu yang telah disepakati bersama
Kontrol Pelacakan Jalur Untuk Kendaraan Listrik Otonom 4WS4WD Menggunakan Loop Umpan Balik Alami
Kendaraan 4WS4WD (4 wheel steering 4 wheel drives) memiliki motor kemudi dan motor penggerak untuk setiap roda dengan total 8 motor. Dalam kasus pelacakan jalur, hampir semuanya didesain sesuai model matematikanya dengan persamaan sistem xdot=f(x,u); y=h(x,u) persamaan tersebut terlihat kompleks secara matematis. Namun pada uraian ini, disajikan representasi blok diagram dari model dan menggunakan natural feedback loop-nya sendiri yang didapat dari representasi ini untuk memperoleh dua hasil baru yaitu pelacakan jalur yang lebih sederhana secara matematis sehingga mudah diaplikasikan, dan juga dapat menentukan nilai batas percepatan minimal pada roda agar tidak terpeleset. Solusi ini digambarkan pada simulasi
================================================================================================
A Four-wheel steering four-wheel drive electric vehicle has a steering motor and a driving motor for each wheel, for a total of eight motors. Almost all of the existing path-tracking controllers for this vehicle are designed by viewing the mathematical model of the vehicle as the sistem of equations xdot=f(x,u); y=h(x,u), and are mathematically sophisticated. In contrast, this brief presents a block diagrammatic representation of the model, and exploits the natural feedback loops revealed through this representation to develop two novel and useful result: 1) a mathematically simpler path-tracking controller that promises to be easier to tune and 2) a constraint on the wheel accelerations that helps constrain the wheel slips to a desired value. Simulations illustrate this solution
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL BATIK MENGGUNAKAN METODE PROJECT-BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VIII G SMP N 1 TRUCUK KABUPATEN KLATEN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran muatan lokal batik menggunakan metode Project-Based Learning pada siswa kelas VIII G SMP N 1 Trucuk Kabupaten Klaten.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII G SMP N 1 Trucuk Klaten yang berjumlah 35 siswa, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses pembelajaran dengan metode project-based learning yaitu dengan memberikan projek/tugas kepada siswa sehingga siswa dapat berkarya dan berkreasi secara maksimal, (2) Metode Project-Based Learning dapat meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran muatan lokal batik siswa kelas VIII G SMP N 1 Trucuk Klaten. Hal ini berdasarkan dari hasil penilaian kreativitas siswa pada kondisi awal menunjukkan aspek fluency berjumlah 35%, flexibility 32,5%, originality 38,21%, elaboration 35%, sensitivity 37,86%, sehingga skor rata-rata keseluruhan 35,71% (kriteria kurang). Selanjutnya pada siklus I aspek fluency berjumlah 71,07%, flexibility 57,86%, originality 70%, elaboration 61,07%, sensitivity 67,5%, sehingga skor rata-rata sebesar 65,5% (kriteria baik). Kemudian pada siklus II aspek fluency berjumlah 88,21%, flexibility 83,21%, originality 92,5%, elaboration 88,21%, sensitivity 85,71%, sehingga skor kreativitas sebesar 87,57% (kriteria sangat baik). Penelitian dihentikan pada siklus II karena sudah memenuhi kriteria keberhasilan >81%, (3) Meningkatnya kreativitas hasil karya siswa pada kondisi awal hingga siklus II. Peneliti menyimpulkan bahwa metode Project-Based
Learning dapat meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran muatan lokal batik
EFISIENSI MATERIAL STRUKTUR RANGKA ATAP DENGAN METODE AHP (ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS)
Tujuan studi ini untuk mengukur efisiensi pembangunan perumahan dengan menggunakan material struktur rangka atap kayu, untuk mengukur efisiensi pembangunan perumahan dengan menggunakan material struktur rangka atap baja ringan, mengetahui metode AHP dan penggunaannya dalam dunia konstruksi, dan untuk mengetahui perbandingan efisiensi penggunaan material struktur rangka atap kayu dan baja ringan dengan metode AHP. Metode menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa (1) penggunaan material baja ringan dalam struktur atap lebih efisien daripada material kayu pada Perum Kebraon Regency Surabaya dengan nilai eigen vektor 0.443; (2) penggunaan material baja ringan unggul dari material kayu pada aspek Strength, Time dan Personal; dan (3) penggunaan material baja ringan berarti ikut dalam gerakan go green untuk menghindari eksploitasi kayu di Indonesia
Currency Returns and Investment Portfolio Impact in Optimizing Assets Risk
This method determines the proportion of each asset to be invested based on the risk-adjusted return. To know the performance of optimal portfolios that have been formed, the writer used the Sharpe ratio and then compared with performance market of the Jakarta Composite Index (JCI). The sample data used by the author is Indonesia financial instruments which are 10 stocks that listed on the LQ-45 index and the Indonesian retail bonds (ORI), and foreign currencies against rupiah that recorded as hard currency, during the observation period October 2012 to May 2014, which was determined by purposive sampling method. The results of this study, foreign currency has given advantage to the investment on financial asset instrument. It can drive the performance portfolio that consist only stock and bond from 0.0736 to 0.1103. With adding foreign currency, rate of return portfolio became 0.0554% at risk level 0.3443%. EUR (euro) and CNY (yuan) are the most affect to the portfolio performance with 23.36% and 13.36% proportion in portfolio. Based on the calculation Sharpe ratio, performance of the optimal portfolio with foreign currency, have an average better performance than the performance on JCI.Keywords: Investment, Portfolio, Foreign Currency, Risk and Return, Markowitz Efficient Theory
SME DEVELOPMENT AND ART COMMUNITY FOR DEVELOPING JELEKONG CULTURAL TOURISM AREA
The purpose of this paper is to analyze the results of the collaboration between the Ministry of Cooperatives and SMEs and the Alliance of Indonesia Entrepreneurship Study Programs to collaborate to develop a roadmap for national entrepreneurship development. As a case study, the Binus Bandung Entrepreneurship Study Program collaborates with SMEs and the Jelekong Art Community of Bandung Regency. Jelekong Tourism Village which is the center of worldwide painting art. The method used in analyzing this collaboration uses the Case Study method through interviews with the Jelekong art and culture community. In conclusion, they need help from educational institutions, namely lecturers and students who have competence in the field of digital marketing, to develop the marketing of their paintings through social media and other electronic media, so that the exhibition activity plan is a solution to increase marketing and tourism branding of Jelekong Art Village is first identifying the type of UKM and community to be guided at the time of the exhibition, then each UKM and Community will be fostered by lecturers according to their competence and will involve Binus Bandung and other Binus lecturers as well as Satu University Bandung who are interested in this activity
Kontrol Pelacakan Jalur untuk Kendaraan Listrik Otonom 4WS4WD Menggunakan Loop Umpan Balik Alami
Kendaraan listrik otonom 4WS4WD (4 Wheel steering 4 Wheel Drives) memiliki motor kemudi dan motor penggerak untuk setiap roda dengan total delapan motor. Dalam kasus pelacakan jalur, hampir semuanya didesain sesuai model matematikanya dengan persamaan sistem xdot=f(x,u); y=h(x,u), persamaan tersebut terlihat kompleks secara matematis. Namun pada uraian ini, akan disajikan representasi blok diagram dari model dan menggunakan natural feedback loop-nya sendiri yang didapat dari representasi ini untuk memperoleh dua hasil baru yaitu pelacakan jalur yang lebih sederhana secara matematis sehingga mudah diaplikasikan dan juga dapat menentukan nilai batas percepatan minimal pada roda agar tidak terpeleset. Solusi ini digambarkan pada simulasi
