30 research outputs found

    IMPLEMENTASI PROBLEM SOLVING BERORIENTASI HIGHER ORDER THINGKING SKILL (HOTS) PADA PEMBELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Seiring dengan adanya implementasi kurikulum baru yaitu kurikulum 2013, diharapkan adanya perubahan paradigma seorang guru dalam mengelola dan mengembangkan pembelajaran di kelas. Dalam kegiatan pembelajaran terutama pembelajaran IPS, seorang guru perlu merancang dan melaksanakan suatu kegiatan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik dapat mengkontruksi pemikirannya sendiri untuk menemukan cara penyelesaian masalah atau mencari solusi apa yang sedang dipelajari dan mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thingking Skill). Oleh karena itu diperlukan suatu cara sebagai sarana agar tujuan tersebut tercapai, yaitu dengan melibatkan sebuah model pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran. Seorang guru atau pendidik harus mampu memilih model pembelajaran yang tepat untuk peserta didiknya. Model pembelajaran yang tepat untuk melatih peserta didik dalam memecahkan permasalahan adalah model pembelajaran Problem Solving. Problem solving (pemecahan masalah) merupakan suatu model pembelajaran yang secara khusus memfokuskan pada pelatihan kemampuan dalam memecahkan masalah. Penerapan model Problem Solving yang diterapkan dalam proses pembelajaran berarti memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bekerjasama memecahkan suatu permasalahan, tidak sekedar mempelajari, menghafal dan mendengarkan sebuah materi di kelas. Problem Solving sebagai model pembelajaran yang tepat untuk melatih dan mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thingking Skill).Kata kunci:  Problem Solving, Higher Order Thingking Skill, Pembelajaran IPS S

    Pengaruh model PBL terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Sikap Ilmiah pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Se Gugus 3 Kotagede

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh PBL terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA, (2) pengaruh PBL terhadap sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA, serta (3) pengaruh PBL terhadap hasil belajar kognitif dan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiments) dengan pretest-postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Se Gugus 3 Kotagede Kecamatan Kotagede Yogyakarta tahun pelajaran 2014/ 2015 yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Dari populasi yang ada diambil 3 kelas secara random sebagai sampel. Dua kelas ditetapkan sebagai kelas eksperimen dengan menerapkan model PBL, dan satu kelas ditetapkan sebagai kelas kontrol dengan ekspositori. Kelas yang diperoleh adalah kelas V SD Dalem (eksperimen1), kelas VC SD N Kotagede 1 (eksperimen 2), dan kelas V SD N Baluwarti (kontrol). Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes hasil belajar materi peristiwa alam pada mata pelajaran IPA, dan observasi sikap ilmiah. Uji normalitas data menggunakan Klomogrov-Smirnov, sedangkan uji homogenitas secara multivariate menggunakan uji Box M dan secara univariat menggunakan Lavene’s test. Data dianalisis dengan independent t-test, uji MANOVA dengan rumus T² Hotelling Trace, dan dilanjutkan dengan uji kriteria Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) PBL berpengaruh positif dan signifikansi terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA dengan nilai signifikansi 0,000 (independent t-test pada taraf signifikansi 0,025). (2) PBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA nilai signifikan 0,000 (independent t-test pada taraf signifikansi 0,025). (3) PBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kognitif dan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA dengan nilai signifikansi 0,000 (MANOVA T² hotelling pada taraf signifikansi 0,05). Hasil belajar kognitif dan sikap ilmiah di kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 lebih tinggi daripada kelas kontrol (Uji Bonferroni pada taraf signifikansi 0,05). Keseluruhan uji dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model PBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kognitif dan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Se gugus 3 Kotagede

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK DONGENG PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI PANJATAN, PANJATAN, KULON PROGO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap kemampuan menyimak dongeng pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Panjatan tahun ajaran 2011/2012. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan variabel terikat kemampuan menyimak dongeng, dan variabel bebasnya adalah media video. Desain penelitiannya adalah Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitiannya adalah siswa kelas V SD Negeri Panjatan yang berjumlah 45 siswa yang terdiri atas dua kelas. Kelas VA berjumlah 23 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas VB berjumlah 22 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes dan dokumentasi. Tekhnik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh penggunaan media video terhadap kemampuan menyimak dongeng pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Panjatan tahun ajaran 2011/2012. Hal ini terlihat dari nilai postes yang dilaksanakan, dengan skor rata-rata kemampuan menyimak dongeng dengan menggunakan media video 75,6 sedangkan yang tidak menggunakan media video 61,2. Dari perolehan nilai tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan media video nilai yang diperoleh lebih tinggi daripada yang tidak menggunakan media video, hal ini berarti ada pengaruh penggunaan media video terhadap kemampuan menyimak dongeng. Kata Kunci : media video, kemampuan menyimak dongeng, Sekolah Dasa

    A contribution to the documentation of Siwi (Berber)

    No full text
    Dieser Text will dazu beitragen, die Siwi-Sprache (Berber, Ägypten) besser zu dokumentieren. Das geschieht durch die Transkription und die Übersetzung einer bslang unveröffentlichten Erzählung, die die Autorin im Jahre 2018 in Siwa aufgezeichnet hat. Die wichtigsten stilistischen Merkmale der Erzählung sind im ersten Teil beschrieben. Erläuterung zu grammatischen Strukturen, die nicht trotz der Übersetzung und Glossierung nicht leicht zu verstehen sind, werden in den Fußnoten gegeben.The aim of this paper is to contribute to the documentation of the Siwi language (Berber, Egypt), through the transcription and translation of an unpublished folktale, recorded by the author in Siwa (Egypt) in 2018. The main stylistic features of the tale are described in the first part of the paper, while grammatical notes on the language are provided in the footnotes, in order to clarify some passages that could otherwise not be easily understood through the transcription, glosses and translation alone

    A contribution to the documentation of Siwi (Berber)

    No full text
    Dieser Text will dazu beitragen, die Siwi-Sprache (Berber, Ägypten) besser zu dokumentieren. Das geschieht durch die Transkription und die Übersetzung einer bslang unveröffentlichten Erzählung, die die Autorin im Jahre 2018 in Siwa aufgezeichnet hat. Die wichtigsten stilistischen Merkmale der Erzählung sind im ersten Teil beschrieben. Erläuterung zu grammatischen Strukturen, die nicht trotz der Übersetzung und Glossierung nicht leicht zu verstehen sind, werden in den Fußnoten gegeben.The aim of this paper is to contribute to the documentation of the Siwi language (Berber, Egypt), through the transcription and translation of an unpublished folktale, recorded by the author in Siwa (Egypt) in 2018. The main stylistic features of the tale are described in the first part of the paper, while grammatical notes on the language are provided in the footnotes, in order to clarify some passages that could otherwise not be easily understood through the transcription, glosses and translation alone

    A contribution to the documentation of Siwi (Berber) through an annotated folktale

    Get PDF
    The aim of this paper is to contribute to the documentation of the Siwi language (Berber, Egypt), through the transcription and translation of an unpublished folktale, recorded by the author in Siwa (Egypt) in 2018. The main stylistic features of the tale are described in the first part of the paper, while grammatical notes on the language are provided in the footnotes, in order to clarify some passages that could otherwise not be easily understood through the transcription, glosses and translation alone

    Innovations in sanitation for sustainable urban growth; modernized mixtures in an east african context

    No full text
    Urbanisation of poverty and informality in East Africa poses a threat to public health and environmental protection, perpetuating social exclusion and inequalities, while it creates service gaps. Neither conventional on-site sanitation nor modern centralised off-site sanitation provisions are tenable citywide, giving rise to the emergence of sanitation mixtures to meet sanitation demands. However, existing mixtures are not successful in meeting basic sanitary goals and show severe gaps in basic service provision and/or protection of human and environmental health. The evolved sanitation mixtures are theorised as a form of reflexive sanitary modernisation in tandem with local context variables. To achieve long-term sustainability in these mixtures, each sanitation option should undergo a modernisation process before it complies with specified sustainability criteria linked to 1) public and environmental health, 2) public accessibility, and 3) technological flexibility to adopt future amendments. The proposed modernised mixtures approach is helpful as an analytical tool for describing, mapping and assessing sanitation systems and their reconfigurations in societies where sanitation mixtures are a norm rather than an exception. It is also very helpful as a conceptual model for organizing a research agenda along the four categorised modernised mixtures dimensions, i.e. 1) its technical and spatial scale, 2) its scope of management (centralised – decentralised), 3) the nature of the flows (excreta – sewage), and 4) end-user participation. Translation of the proposed conceptual modernised mixtures model into a mathematical model is a challenge yet to be explored. Considering its intrinsic dynamic character of dependence on varying spaces, flows and scales of city development, a mathematical modernised mixtures model would provide a regulatory design tool for city planners for adopting amendments to existing sanitation solutions .Water ManagementCivil Engineering and Geoscience

    Elevating Science Education: Igniting Learning through Mindmapping and Collaborative Strategies

    Get PDF
    This study aimed to enhance the learning outcomes of fifth-grade students in Science by implementing the Think Pair Share (TPS) model with a foundation in Mindmapping. The research was conducted at a particular elementary school and involved two cycles of instructional intervention. The study's objectives included assessing the impact of the TPS model on student learning outcomes, evaluating teacher and student engagement, and refining the instructional approach for improvement. The research employed mixed methods and quantitative and qualitative data collection techniques. Data was gathered through test scores, observation of teacher and student activities, and reflective discussions. The study found that students needed to improve their learning outcomes before implementing the TPS model due to less interactive teaching methods. However, following the introduction of the TPS model coupled with Mindmapping, there was a significant improvement in learning outcomes. The first cycle recorded an average score of 65, with 46.25% achieving the mastery standard. In contrast, the second cycle saw remarkable enhancement, with an average score of 84.42 and 88.46% of students meeting the mastery standard. Observations also indicated substantial improvements in both teacher and student engagement. The teacher's ability to foster motivation, clarify learning objectives, and deliver effective teaching improved significantly. Similarly, students displayed more active participation in learning, paying closer attention, engaging in discussions, and demonstrating better comprehension. In conclusion, implementing the TPS model integrated with Mindmapping techniques led to notable enhancements in student learning outcomes and engagement in Science education. This approach facilitated collaborative learning, boosted critical thinking, and improved classroom experience. The study underscores the efficacy of interactive teaching methodologies in elevating student achievements and offers insights for educational practitioners seeking innovative strategies to foster effective learning environments

    Penggunaan Media Audio Visual Dengan Pelaksanaan Tatap Muka Terbatas Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan fokus masalah tentang penerapan penggunaan media audio visual pada pembelajaran tatap muka terbatas di Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dengan audio visual pada pembelajaran IPS kelas V Sekolah Dasar pada pembelajaran tatap muka terbatas. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, penelitian dilaksanakan di SD Negeri Kasatriyan Kelas V dengan jumlah peserta didik 14 yang terdiri atas 9 laki-laki dan 5 perempuan. Teknik pengumpulan data berupa tes dan non tes. Instrumen pengumpulan data meliputi tes pilihan ganda, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik yang tuntas sebesar 64,28%. Begitu juga pada siklus II peserta didik mencapai ketuntasan dalam pembelajaran IPS meningkat sebesar 92,86%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual pada pembelajaran IPS kelas V Sekolah Dasar dapat mengalami peningkatan pada pembelajaran tatap muka terbatas
    corecore