2,508 research outputs found

    ARTS WORKERS AND SILVERS CRAFTS PROBLEMS IN THE VILLAGE OF CELUK, GIANYAR: STUDY IN CULTURAL PERSPECTIVE

    No full text
    Silver craftsmanship has developed since hundreds of years ago in the Village of Celuk, Sukawati District, Gianyar Regency. The work of art in the form of several items of silver designs are inherited from ancestors, so they see that some design items as being fall into the category of communal rights, not individual ones. With the enforcement of the Copyright Law (Law No. 19, 2002), silver craftsmen have to register their his artwork to obtain copyright certification, in order to legally introduce their work of art into the global markets. The findings in this study have been that if there are claims by copyright holders (of foreign cultures), then the silver craftsmanship products of Celuk could be argued to have violated copyright laws

    Pengaruh manajemen konflik terhadap kinerja karyawan CV. Dharma Utama Batu

    No full text
    INDONESIA: Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk manguji dan menganalisis apakah manajemen konflik berpengaruh signifikan secara persial terhadap kinerja karyawan CV Dharma Utama Batu 2) Untuk menguji dan menganalisis apakah manajemen konflik berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan CV Dharma Utama Batu 3) Untuk menguji dan mengetahui variable manajemen konflik manakah yang lebih dominan dalam mempengaruhi kinerja karyawan CV. Dharma Utama Batu secara signifikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan data primer yang diperoleh ataudikumpulkan langsung dilapangan oleh peneliti yaitu kusioer dengan responden sebanyak 81 karyawan CV. Dharma Utama Batu.Dan data sekunder penelitian, yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara yaitu melalui pihak manajemen baik secara online maupun offline.Adapun cara pengumpulan data dengan kuosioner, wawancara dan dokumentasi dan analisis data dengan analisis regresi linear berganda (multiple regression). Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) Manajemen konflik yang terdiri dari variabel konflik konstruktif (X1) dan kondflik destruktif (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap kinerja karyawan CV. Dharma Utama Batu, dengan nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 46.618 > 3,00 dan nilai tingakat signifikansi 0,00 dibawah 0,05. 2) Secara parsial a) variabel konflik konstruktif (X1) denga nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 7,664 > 1,960 dan tingkat signifikansi dibawah 0,05. Maka, konflik konstruktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan CV. Dharma Utama Batu. b) variabel konflik destruktif (X2) denga nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 8,573 > 1,960 dan tingkat signifikansi dibawah 0,05. Maka, konflik konstruktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan CV. Dharma Utama Batu. 3) Variabel konflik destruktif (X2) memiliki pengaruh lebih dominan terhadap kinerja karyawan dari pada variabel konfik destruktif (X1), dengan perbandingan X2 (20,2%) lebih besar dari X1 (11,6%). ENGLISH: The objectives of this study were 1) To examine and analyze whether a conflict management have a significant effect partially on employee performance CV Dharma Utama Batu 2) To examine and analyze whether a conflict management have a significant effect simultaneously on employee performance CV Dharma Utama Batu 3) To examine and which variables determine conflict management is more dominant in influencing employee performance CV. Dharma Utama Batu significantly. This research uses descriptive method with quantitative approach, with primary data is data obtained or collected directly in the field by researchers is kuosioer respondent employee CV. Dharma Utama Batu and secondary data research data obtained by researchers indirectly through an intermediary medium that is through the management of both online and offline. The way of collecting data by kuosioner, interviews and documentation and data analysis with multiple linear regression analysis (multiple regression). The results of this study are 1) Management conflict consisting of constructive conflict variable (X1) and kondflik destructive (X2) have a significant influence together (simultaneously) to employee performance CV. Dharma Utama Batu, with a value greater than Ftable Fhitung 46 618> 3.00 and 0.00 significance tingakat value below 0.05. 2) Partially a) constructive conflict variable (X1) premises Fhitung value greater than Ftable 7.664> 1.960 and a significance level below 0.05. Thus, a conflict constructively positive and significant effect on employee performance CV. Dharma Utama Batu. b) variable destructive conflict (X2) premises Fhitung value greater than Ftable 8.573> 1.960 and a significance level below 0.05. Thus, a conflict constructively positive and significant effect on employee performance CV. Dharma Utama Batu. 3) Variable destructive conflict (X2) has a more dominant influence on the performance of employees of the destructive konfik variable (X1), with a ratio of X2 (20.2%) is greater than X1 (11.6%)

    PMRI and Metacognitive Scaffolding

    No full text
    PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) has been implemented in some Primary Schools in Indonesia since 2001. Sanata Dharma University (USD) in Yogyakarta is one of the four universities which founded the PMRI Movement. Sanata Dharma University tries to keep its commitment to apply and develop PMRI as one alternative to improve the quality of mathematics education in Indonesia. In the process of development, P4MRI in USD also pays attention to the results of research in various disciplines, e.g. cognitive psychology, cognitive science and neuro science. One of the weakness of mathematics teaching and learning in Indonesia is the teacher centre approach. It is used in practice by most of teachers in the classroom. Their paradigm is related to teaching paradigm. In PMRI we use the learning paradigm in practicing the idea of Freudenthal that mathematics is human activities and pupils learn mathematics based on their experiences. We ask teachers to help students improving their understanding of mathematics by familiarizing them to pose questions to themselves: what, how and why. In solving a problem, the teacher lets them freely to find out their strategy and discuss it in their small group. The teacher helps them by giving some comments on their planning of solution or some suggestions, e.g. “ do some exploration, make a table or a figure, or specialize!” Key words: PMRI, Metacognition, Metacognitive Scaffoldin

    Studi Analisa Dampak Kinerja Lalu Lintas Akibat Pembangunan Mall Dan Hotel Pt. Dharma Graha Utama

    No full text
    Pembangunan Mall dan Hotel PT. Dharma Graha Utama ini diperkirakan akan berdampak terhadap lalu lintas di beberapa ruas jalan dan persimpangan di sekitar lokasi tersebut. Perubahan dan intensitas aktivitas penggunaan lahan tentu akan membawa perubahan peningkatan volume lalu lintas. Perubahan penggunaan lahan ini apabila tidak dikendalikan dengan baik dapat mengakibatkan ketidakseimbangan. Ketidakseimbangan dapat terjadi antara jumlah lalu lintas yang dibangkitkan dengan kapasitas jalan di sekitarnya atau kapasitas sistem lalu lintas jalan pada umumnya. Selain itu, akan ada dampak langsung akibat keluar masuknya kendaraan pada kawasan tersebut, naik turunnya penumpang kendaraan umum di sekitar lokasi, parkir di tepi jalan dan lain–lain. Jika hal ini terjadi tentunya akan menimbulkan berbagai masalah lalu lintas. Proses manajemen lalu-lintas dimulai dengan analisa kinerja simpang eksisting (2015), saat Pembangunan Mall dan Hotel (2017) dan 5 tahun setelah beroperasi (2022). ======================================================================================================== Construction of Mall and Hotel PT. Dharma Utama Graha is expected to affect traffic on some streets and intersections around the site. Changes in land use and intensity of activity will certainly bring changes to the increase in traffic volume. Changes in land use have if not controlled properly can lead to imbalances. The imbalance can occur between the amount of traffic generated by the capacity of the surrounding road or road traffic system capacity in general. In addition, there will be directly impacted by the entry and exit of vehicles in the region, the rise and fall of public transport passengers around the site, parking on the street and others. If this is the case will create traffic problems. Traffic management process begins with an analysis of the existing intersection performance (2015), when the construction of Mall and Hotel (2017) and 5 years after the operation (2022)

    Analisis Implimentasi pemberian motivasi pada karyawan CV. Dharma Utama-Batu

    No full text
    ABSTRAK Untuk mendorong karyawan supaya bekerja dengan maksimal agar mengasilkan produk-produk demi memenuhi kebutuhan, seorang pemimpin perusahaan harus mempunyai kebijakan agar karyawan mau bekerja keras. Dalam hal ini kebijakan-kebijakan yang dipakai adalah dengan cara memberi dorongan dan motivasi. Mengetahui proses dan model motivasi adalah tujuan dari penelitian ini. Dalam penelitian ini, penulis ingin mengetahui proses pemberian motivasi yang di diberikan oleh pimpinan perusahaan CV. Dharma Utama kepada para karyawannya. Jenis panelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif, yang dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, interview (wawancara), panduan, instrumen penelitian, dan dokumentasi, dan menjadikan pemimpin perusahan CV. Dharma Utama sebagai objek penelitian. Selama penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data, penulis dengan berani mendiskripsikan dan menginterpretasi data yang telah didapat sehingga menggambarkan kenyataan yang sebenarnya sesuai dengan apa yang terjadi di perusahaan. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa pemimpin perusahaan CV. Dharma Utama memotivasi para karyawannya dengan menggunakan pendeketan yang intensif, pengarahan tentang pentingnya tanggung jawab, mengutamakan kejujuran dan kedisiplinan, dan memberi insentif kepada para karyawan yang berprestasi terutama pada penjualan. Dia juga lebih suka menerapkan sistem musyawarah dalam mengambil keputusan. Untuk memotivasi para karyawan, pemimpin perusahaan CV. Dharma Utama menggunakan model motivasi Tradisional dan Hubungan Kemanusiaan. ABSTRACT Leading employee to work maximally in order to get the highest products in fulfilling the needs, the chief of the company needs to have policy to invite employee to work hard. The policies in this case are giving support and some motivations. Knowing the process and various motivations is the aim of this research. In this study, the researcher wants to know the process giving of motivations which is given by the chief of CV. Dharma Utama to his employee. This study belongs to qualitative approach that uses descriptive method, in which the data is collected through observation, interviewing, guiding, research instrument, and documentation. The chief of CV. Dharma Utama become the object of this research. Since the research used descriptive qualitative method, the researcher bravely described and interpreted the data that was taken to show what trull happens in that company. In this study, the researcher found that the chief of CV. Dharma Utama motivated his employee through intensive approach, showing the important of responsibility, honesty, and the discipline in working, giving incentive to the qualified employee especially in selling Products. He prefers to have discussion in getting some decisions as well. To motivate his employee, the chief of CV. Dharma Utama uses Traditional Motivation and Human Relationship Motivation

    Analisis model kepemimpinan Islami pada CV. Dharma Utama-Batu

    No full text
    ABSTRAK Suatu perusahaan yang efektif memerlukan seorang pemimpin yang mampu mengkoordinasikan karyawan yang dipimpinnya ke arah tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Selama ini masyarakat banyak yang membicarakan tentang gaya kepemimpinan, mereka mengidentifikasikan dua kategori gaya kepemimpinan yang ekstrem yakni otoriter atau demokratis, yang masing-masing mengklaim yang lebih baik. Tetapi ada yang lebih baik yaitu gaya kepemimpinan Islami atau gaya yang sesuai dengan cara Rasulullah SAW untuk membimbing umatnya dan juga sesuai dengan perilaku Rasulullah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep Islamic Leadership Style, kepemimpinan yang diterapkan pada CV. Dharma Utama, dan untuk mengetahui gaya kepemimpinan CV. Dharma Utama apakah telah menerapkan Islamic Leadership Style. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitiannya adalah Top Manajer dan Staff Divisi CV. Dharma Utama. Sedangkan untuk menganalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan dan menginterpretasikan data yang telah didapat sehingga menggambarkan realitas yang sebenarnya sesuai dengan fenomena yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah model kepemimpinan Islami ini dapat dilihat dari beberapateri ini: dari segi syarat, karakterisik dan prinsip kepemimpinan Islami yang sesuai dengan perilaku pemimpin telah terpenuhi secara keseluruhan. Dari segi kriteria sebagaiaa besar memiliki kesesuaian dengan konsep, dilihat dari ciri-ciri memiliki kesesuaian hanya sebagian besar. Dan dari semua itu dapat dilihat model kepemimpinan Islami yang diterapkan pada CV. Dharma Utama ini sebagian besar telah sesuai dengan konsep yang telah dipetakan peneliti. Tetapi penelitian belum dapat dkatakan sempurna

    PENGARUH DISIPLIN KERJA, KEMAMPUAN KERJA & KETERAMPILAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. DHARMA LAUTAN UTAMA

    No full text
    Dijelaskan riset ini menganalisa disiplin kerja, kemampuan kerja serta keterampilan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Dharma Lautan Utama Surabaya, riset ini memakai pendekatan kuantitatif deskriptif, Adapun populasi yakni seluruh karyawan kantor pusat PT. Dharma Lautan Utama Surabaya. Didapatkan hasil disiplin kerja thitung 4,054, serta Sig. ,000<05. Kemampuan kerja thitung 2,361, serta Sig. ,020<05. Keterampilan kerja thitung 2,339, serta Sig. ,021<05. uji-f didapatkan hasil fhitung 53,392 serta Sig. ,000<05

    Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Nasabah pada Koperasi Simpan Pinjam Dharma Utama Mandiri Kecamatan Tegallalang, Gianyar

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah kualitas pelayanan yang terdiri dari lima indikator yaitu tangible (bukti fisik), emphathy (empati), responsiveness (daya tangkap), reliability (keandalan), dan assurance (jaminan) berpengaruh pada kepuasan nasabah Koperasi Simpan Pinjam Dharma Utama Mandiri Kecamatan Tegallalang, Gianyar. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang yang merupakan nasabah yang masih aktif dari Koperasi Simpan Pinjam Dharma Utama Mandiri Kecamatan Tegallalang, Gianyar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana, untuk menguji hipotesis digunakan uji t-test berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana dapat diketahui bahwa pengaruh kualitas pelayanan (X) terhadap kepuasan nasabah (Y) Koperasi Simpan Pinjam Dharma Utama Mandiri Kecamatan Tegallalang, Gianyar adalah positif dan signifikan, untuk menguji signifikan atau tidak, diuji dengan analisis t-test yang memperolrh hasil t-hitung = 54,683 dan t-tabel =1,658 yang berarti t-hitung > t-tabel. Hal ini berarti Ho ditolak dan Hi diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh kualitas pelayanan (X) terhadap kepuasan nasabah (Y) pada Koperasi Simpan Pinjam Dharma Utama Mandiri Kecamatan Tegallalang, Gianyar adalah positif dan signifikan. Sedangkan nilai determinasi adalah sebesar 0,968 hal ini berarti variasi hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan nasabah sebesar 96,8%. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat hendaknya Perusahaan perlu meningkatkan kualitas pelayanan, teritama dari segi kualitas sumber daya manusia, perlu di lakukan pelatihan, dan melengkapi sarana kerja seperti menambah printer dan computer sehingga dapat memberikan pelayanan yang berkualitas agar terciptangya kepuasan yang dirasakan oleh para nasabah

    School Based Management System At Utama Widya Pasraman Astika Dharma Karangasem : School Based Management System At Utama Widya Pasraman Astika Dharma Karangasem

    No full text
    Utama Widya Pasraman Astika Dharma Karangasem is a Hindu religious education unit for high school education, according to Minister of Religion Regulation Number 10 of 2020 concerning Hindu Religious Education. The problems faced are not having their dapodik (primary educational data) house, still joining dapodik from the Ministry of Education and Culture, government assistance is not maximized, the community still considering formal pasraman as nonformal institutions such as weekly pasraman, some people thinking pasraman graduates cannot continue their studies at public tertiary institutions. This study aims to explore and analyze the School-Based Management System at Utama Widya Pasraman Astika Dharma Karangasem, so that later it can contribute to efforts to manage Pasraman. The method used is qualitative, with data analysis consisting of domain analysis, taxonomy, componential, and cultural themes. The study results show that the School Based Management System is applied according to input, process, and output characteristics. In full management implementation, community leaders are involved in improving the quality of education at Utama Widya Pasraman Astika Dharma Karangasem

    Perencanaan strategik pengembangan rumah bersalin dharma husada parepare (th.2010-2014)

    No full text
    Rumah Bersalin Dharma Husada merupakan salah satu Rumah Bersalin di Parepare. Rumah Bersalin Dharma Husada dalam tiga tahun terakhir berdasarkan data jumlah pengunjung menunjukkan penurunan yaitu pada tahun 2006 jumlah pasien 762 kemudian jumlah pasien tahun 2007 adalah 719 atau penurunan sekitar 3%, dan tahun 2008 jumlah pasien sangat turun sekitar 24% yaitu 437 pasien. Kondisi keuangan belum berada pada titik optimal yang stabil sesuai target perusahaan yaitu mendapat laba bersih minimal 50% dari pendapatan bersih perusahaan. Ketidakadaan visi dan misi perusahaan merupakan salah satu indikator penghambat peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk merancang strategik pengembangan Rumah Bersalin Dharma Husada, sedangkan secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk (1) menyusun visi dan misi Rumah Bersalin Dharma Husada serta mensosialisasikannya kepada seluruh karyawan, sehingga semua karyawan memiliki kesamaan persepsi terhadap tujuan dan sasaran perusahaan yang ingin dicapai saat ini maupun di masa yang akan datang; (2) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada kinerja perusahaan; (3) merumuskan tujuan dan sasaran Rumah Bersalin Dharma Husada sejalan dengan visi dan misinya; (4) merekomendasikan program yang tepat yang sebaiknya diterapkan oleh Rumah Bersalin Dharma Husada untuk mencapai sasaran yang ditetapkan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota parepare dengan obyek penelitian adalah Rumah Bersalin Dharma Husada yang terletak di Jalan A. Sulolipu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2009. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Data yang diperlukan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara, observasi langsung dan pengisian kuesioner yang dibagikan kepada responden. Data sekunder diperoleh melalui studi pustaka (litetarur) dari perusahaan dan lembaga lainnya serta data-data yang bersumber dari laporan, jurnal dan dokumen lain yang terkait dengan materi penelitian. Penentuan responden untuk analisis internal dan eksternal dilakukan dengan purposive sampling (dipilih secara disengaja). Penyusunan visi dan misi perusahaan dilakukan dengan menguraikan seluruh komponen dalam worksheet visi dan misi, dengan lingkup produk, geografis, pasar, pelanggan, dan keunggulan bersaing. Penyusunan tujuan dan sasaran didasarkan dari visi dan misi perusahaan yang merupakan titik tolak dan sumber serta pedoman dalam perumusan tujuan perusahaan, karena tujuan pada hakekatnya merupakan konkretisasi dari apa yang harus dicapai demi terwujudnya visi dan misi perusahaan. Analisis data pada penelitian ini diawali dengan tahap audit, merupakan tahap identifikasi dan analisis faktor internal dan eksternal Rumah Bersalin Dharma Husada. Kemudian evaluasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal dengan menggunakan matriks IFE-EFE. Selanjutnya menggunakan matriks IE untuk memetakan posisi perusahaan dan matriks SWOT untuk menciptakan alternatif strategi. Tahap selanjutnya memformulasikan strategi prioritas bagi perusahaan, dilakukan dengan menggunakan Matriks QSPM. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan program Microsoft Excel. Berdasarkan hasil perumusan visi dan misi dihasilkan visi Rumah Bersalin Dharma Husada adalah “Terdepan Dalam Pelayanan Keselamatan dan Kesehatan Ibu dan Anak”. Sedangkan misi Rumah Bersalin,yaitu: 1. Mengutamakan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan ibu dan anak 2. Mengintegrasikan program kesehatan dan keselamatan ibu dan anak dengan pemerintah daerah 3. Mengurangi angka kematian bayi 4. Meningkatkan kapasitas bidan dan perawat 5. Meningkatkan pendapatan perusahaan dan kesejahteraan karyawan Faktor internal yang menjadi kekuatan utama adalah perusahaan memiliki bidan senior yang berpengalaman. Faktor kelemahan utama adalah perusahaan belum memiliki visi dan misi secara tertulis. Faktor eksternal yang sangat kuat mempengaruhi strategi yang akan dijalankan Rumah Bersalin Dharma Husada yaitu dokter ahli di Parepare masih kurang dan kebijakan pemerintah tentang Jamkesda (Jaminan Kesehatan daerah). Berdasarkan Analisis IE diketahui Rumah Bersalin Dharma Husada berada pada kuadran V. Hal ini menunjukkan bahwa Rumah Bersalin Dharma Husada berada pada posisi internal menunjukkan kinerja sedang. Strategi yang dihasilkan yaitu strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dari hasil analisis SWOT diketahui strategi yang diciptakan yaitu: (1) meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penerapan pelayanan prima; (2) melakukan kerja sama dengan ASKES dan perusahaan swasta/BUMN lainnya; (3) meningkatkan sistem informasi; (4) melengkapi peralatan medis dan sarana prasarana; (5) peningkatan promosi melalui program pendidikan kesehatan wanita; (6) meningkatkan teknologi dan memberikan pelatihan untuk meningkatkan penguasaan teknologi; (7) melakukan inovasi; (8) meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Berdasarkan hasil QSPM, prioritas strategik yang direkomendasikan adalah meningkatkan kualitas pelayanan melalui penerapan pelayanan prima. Adapun tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh perusahaan yaitu: (1) meningkatkan pendapatan finansial perusahaan, dengan sasaran yaitu: perusahaan dapat bekerjasama dengan perusahaan BUMN ataupun swasta dan peningkatan jumlah pasien setiap tahun; (2) meningkatkan kualitas sumberdaya manusia perusahaan, dengan sasaran yaitu bidan dan perawat menjadi lebih terampil mengoperasikan peralatan medis dan semua karyawan memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu berkomunikasi secara efektif; (3) meningkatkan pelayanan medik/non medik yang berkualitas, dengan sasaran yaitu tercipta feedback control melalui program briefing, memiliki dokter ahli dan karyawan baru, dan mendapatkan surat izin rumah sakit bersalin; (4) menciptakan citra perusahaan sebagai Rumah Bersalin yang inovatif, dengan sasaran yaitu meningkatkan kepuasan pelanggan sehingga menciptakan loyalitas pelanggan; (5) melengkapi peralatan dan sarana prasarana perusahaan, dengan sasaran yaitu data invetarisasi peralatan dan sarana prasarana akurat, ketersediaan peralatan medis/non medis, sarana dan prasarana; (6) meningkatkan sistem informasi Rumah Bersalin untuk mendukung pelayanan prima, dengan sasaran yaitu mengetahui sumberdaya yang dibutuhkan dalam program ini, sarana perangkat hardware tersedia, keberhasilan rekayasa program dan basis data, dan sistem informasi Rumah Bersalin dapat diimplementasikan. Saran peneliti yaitu untuk penelitian berikutnya sebaiknya dilakukan penelitian tentang atribut-atribut yang menentukan kepuasan dan bagaimana pelanggan internal (karyawan) melayani pelanggan eskternal (pasien) serta bagaimana kepuasan pelanggan eksternal terhadap pelayanan tersebut. Diharapkan dari penelitian tersebut dapat dijadikan dasar dalam melakukan perbaikan dengan mencari prioritas perbaikan atribut tersebut guna meningkatkan mutu pelayanan Rumah Bersalin Dharma Husada
    corecore