1,721,590 research outputs found

    Mujahid Film: Usmar Ismail

    No full text
    Mengumpulkan tulisannya sejak 2008 hingga medio 2017-an, lahirlah 11 tulisan yang terhimpun dalam buku saku berjudul Mujahid Film. Buku tersebut merupakan kumpulan tulisan dari pengajar yang juga merupakan kritikus film, Ekky Imanjaya PhD. Isinya mengenai seluk-beluk Bapak Perfilman Indonesia, Usmar Ismail.Salah satu tujuan Ekky menerbitkan buku tersebut, menurutnya, bukan untuk mengultuskan Usmar, melainkan sebagai jalan untuk lebih mengenal sosok multidimensi Usmar Ismail.“Setiap tahun (Hari Film) dirayakan, seremonial, mentok cuma di (film) Tiga Dara, Lewat Djam Malam. Padahal, dia adalah sosok yang dinamis dan multidimensi. Tidak jadi sekadar monumen atau tugu peringatan. Karena itulah saya membahasnya di buku Mujahid Film,” kata Ekky saat berbincang dengan Media Indones...

    FILM TEMA PERJUANGAN KARYA USMAR ISMAIL TAHUN 1950-1960

    Get PDF
    Usmar Ismail merupakan pelopor sejarah perfilman Indonesia, dengan memberikan sumbangan-sumbangan besar terhadap perfiman Indonesia. Meskipun dalam pembuatan film tentang revolusi mengalami banyak kritikan dari masyarakat film, namun Usmar Ismail tidak jera dalam pembuatan film yang bertema perjuangan. Film Usmar Ismail yang bertema perjuangan bukan hanya menceritakan peristiwa sejarah, namun juga memberi gambaran bagaimana masyarakat dalam suasana revolusi.                 Penelitian ini berdasarkn pada rumusan masalah, yaitu 1) Bagaimana perkembangan karya Usmar Ismail dalam dunia perfilman Indonesia 1950-1960, 2) Analisis karya Usmar Ismail khususnya dalam tema perjuangan tahun 1950-1960. Untuk mendapatkan hasil yang otentik, dilakukan penelitian sumber primer yaitu wawancara serta  melakukan penulusuran seperti, 1) Koran diantaranya kompas, Star News, dan lain-lain, 2) Majalah, diantaranya majalah Aneka, Purnama dan lainnya, 3) Buku, diantaranya buku Bikin Film di Jawa, Usmar Ismail Mengupas Film dan lain-lainnya, serta skripsi dan jurnal yang relevan tentang Usmar Ismail.                 Hasil penelitian dapat di ambil kesimpulan bahwa, perkembangan karya Usmar Ismail tema film perjuangan setiap karya yang dihasilkan memberikan pengalaman. Cerita yang disajikan setiap film diambil dari peristiwa sejarah, dengan menggambarkan karakter tokoh yang sebenarnaya ketika masa revolusi. Kata Kunci : Usmar Ismail, Film Perjuangan, Peristiwa Sejara

    Kiprah dan pemikiran Usmar Ismail dalam perfilman nasional Indonesia tahun 1949-1971

    Get PDF
    Penelitian ini membahas mengenai kiprah dan pemikiran Usmar Ismail dalam sejarah film Indonesia. Usmar Ismail adalah tokoh yang dikenal sebagai Bapak Perfilman Nasional Indonesia yang memiliki banyak kontribusi selama kiprahnya dalam berkarir di dunia perfilman Indonesia dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Sebagai seorang tokoh yang memiliki sikap nasionalis dan religius Usmar Ismail juga memiliki pemikiran tentang bagaimana film Indonesia seharusnya diciptakan dan mempunyai pemikiran bahwa film bisa dijadikan sebagai media dakwah. Tujuan penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui kondisi perfilman Indonesia pada tahun 1949-1971, kedua untuk mengetahui kiprah Usmar Ismail dalam sejarah film Indonesia tahun 1949-1971, dan ketiga untuk mengetahui pemikiran Usmar Ismail tentang film Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah, yaitu penelitian yang mempelajari peristiwa atau kejadian-kejadian masa lalu berdasarkan jejak-jejak yang dihasilkannya, melalui empat tahap yaitu: pertama heuristik (pengumpulan sumber), kedua kritik (kritik intern dan kritik ekstern), ketiga interpretasi dan keempat historiografi (penulisan sejarah). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka didapatkan kesimpulan yaitu kondisi perfilman Indonesia tahun 1949-1971 terbagi pada tiga periode yaitu masa pemulihan kondisi perfilman Indonesia tahun 1949-1960, masa masuknya pengaruh PKI dalam dunia perfilman Indonesia tahun 1960-1965, dan masa-masa sulit bagi film nasional Indonesia tahun 1965-1971. Kiprah Usmar Ismail dalam sejarah film Indonesia diawali tahun 1949 bersamaan dengan dimulainya masa pemulihan kondisi perfilman. Dalam kiprahnya Usmar Ismail berhasil mendirikan perusahaan film yaitu PERFINI tahun 1950, kemudian berhasil mencetak kader-kader baru dalam dunia perfilman, serta mempelopori pola baru dalam penciptaan film. Dalam kiprahnya Usmar Ismail juga mendapat hambatan saat berpengaruhnya orang-orang PKI dalam dunia perfilman Indonesia. Usmar Ismail mengakhiri karirnya dalam dunia perfilman bersamaan dengan masa sulit bagi perfilman nasional dan Usmar Ismail akhirnya meninggal pada tanggal 2 Januari 1971. Kemudian pemikiran Usmar Ismail tentang film Indonesia mencerminkan sikap nasionalisme dan religiusnya dalam kiprahnya di dunia perfilman Indonesia. Pemikiran Usmar Ismail ini terlihat dalam setiap karya yang telah dihasilkannya

    Jejak Bung Usmar: Biografi Perjuangan Bapak Perfilman Nasional Jilid 2

    No full text
    Usmar Ismail pada era 1950-an selalu menyebutkan bahwa film adalah media komunikasi untuk menceritakan Indonesia di dalam dan ke dunia luar. Buku ini membahas tentang siapa H. Usmar Ismail yang dikenal sebagai perintis dan pelopor perfilaman nasional. Latar belakang kepeloporan konseptual H. Usmar Ismail menarik untuk disimak karena beliau selalu mempertanyakan dan mengembangkan pemikiran mengenai siapa kita sebagai Indonesia. Jilid kedua ini merupakan kelanjutan dari jilid sebelumnya dan membahas film-film Usmar Ismail dalam perkembangan budaya dan politik di Indonesia. Hal-hal yang dibahas adalah: (1) Film-film Usmar Ismail dalam kurun waktu 1956-1958; (2) dilema kultural film Imdonesia; (3) sentuhan komersial dalam idealisme; (4) film Indonsesia di layar Asia; (5) Film di antara politik dan cita-cita (kondisi perfilman di tahun 60-an); perfilman Indonesia pasca kekacauan politik (masa akhir tahun 60-an hingga 70-an awal; dan (6) perfilman Indonesia setelah kepergian Usmar Ismail

    Naskah Drama Citra Karya Usmar Ismail

    No full text
    "Naskah Drama Citra Karya Usmar Ismail (Kajian Semiotika Teks Drama)" berusaha menjelaskan dengan menggunakan teori semiotika teks drama untuk mengungkap tanda dan makna yang terkandung di dalamnya. Kajian tersebut ditekankan pada sistem tanda, simbol yang ditata saling berkait dan menyampaikan pesan bagi pembacanya. Naskah Citra ditulis oleh Usmar Ismail pada masa pendudukan Jepang. Padahal setiap jaman selalu membawa dengung yang berbeda. Pada jaman Jepang, semua naskah yang akan dipentaskan harus melalui lembaga sensor Jepang. Menyikapi hal tersebut banyak penulis yang kemudian menyembunyikan pesan nasionalisme dengan simbol-simbol dan tanda. Semua tanda dan simbol tersebutlah yang mengungkapkan sikap nasionalisme yang dalam naskah Citra ini, dibungkus oleh sebuah konfliktang biasa terjadi dalam kehidupan manusia, yaitu cinta segitiga. Namun, konfliktang dibangun tersebut akhirnya memicu salah satu tokoh, untuk memahami dirinya sendiri dan tujuan hidupnya kemudian dengan menjadi pasukan berani mati untuk membela tanah air. Akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa, cerita yang dibangun oleh Usmar Ismail dari awal sampai akhir, sistem tanda dan simbol di dalamnya. Termasuk konfliktang ditata sedemikian rupa, karakter tokoh-tokoh yang dipilihnya, dengan segala pernik dan tautannya mengantarkan nasionalisme menjadi pesan tunggal yang kuat dan mendominasi dalam naskah drama Citra karya Usmar Ismail ini.Kata Kunci : Naskah Drama, Usmar Ismail, Kajian Simiotik

    Naskah Drama Citra Karya Usmar Ismail

    Get PDF
    "Naskah Drama C'itra Karya Usmar Ismail (Kajian Semiotika Teks Drama)" berusaha menjelaskan dengan menggunakan teori semiotika teks drama untuk mengungkap tanda dan makna yang terkandung di dalamnya. Kajian tersebut ditekankan pada sistem tanda , simbol yang ditata saling berkait dan menyampaikan pesan bagi pembacanya. Naskah Citra ditulis oleh Usmar Ismail pada masa pendudukan Jepang. Padahal setiap jaman selalu membawa dengung yang berbeda . Pada jaman Jepang, semua naskah yang akan, dipentaskan harus melalui lembaga sensor Jepang. Meny ikapi hal tersebut banyak penulis yang kemudian menyembunyikan pesan nasionalisme dengan simbol-simbol dan tanda. Semua tanda dan simbol tersebutlah yang mengungkapkan sikap nasionalisme yang dalam naskah Citra ini, dibungkus oleh sebuah konflik yang biasa terjadi dalam kehidupan manusia, yaitu cinta segitiga. Namun, konflik yang dibangun tersebut akhirnya memicu salah satu tokoh, untuk memahami dirinya sendiri dan tujuan hidupnya kemudian dengan menjadi pasukan berani mati untuk membela tanah air. Akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa , cerita yang dibangun oleh Usmar Ismail dari awal sampai akhir, sistem tanda dan simbol di dalarnnya. Tennasuk konflik yang ditata sedemikian rupa, karakter tokoh-tokoh yang dipilihnya, dengan segala pernik dan tautannya mengantarkan nasionalisme menjadi pesan tunggal yang kuat dan mendominasi dalarn naskah drama Citra karya Usmar Ismail ini

    Perancangan interior Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (DI - 1948)

    No full text
    Pusat Perfilman H. Usmar Ismail merupakan wadah kegiatan perfilman untuk memberikan sarana dan prasarana yang berkaitan dengan kegiatan produksi film, arsip film dan apresiasi perfilman. Sebagai satu satunya pusat perfilman di Indonesia oleh karena itu perlu adanya perhatian dari pemerintah. Kurangnya penataan interior yang menonjolkan citra perfilman, maka Pusat Perfilman H. Usmar Ismail ini memerlukan pengaturan desain interior pada bagian layout, elemen interior, furnitur, dan pencahayaan. Pusat Perfilman H. Usmar Ismail dipilih untuk dirancang dengan tujuan agar dapat meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi para penggunanya, agar Pusat Perfilman H. Usmar Ismail menjadi daya tarik pengunjung dan memajukan perfilman Indonesia. Konsep perancangan ini menerapkan gaya art deco dengan tema The Harmony of Pioneer. Kata kunci: perancangan interior, pusat perfilman, perfilman Indonesia, Usmar Ismail

    Jejak Bung Usmar: Biografi Perjuangan Bapak Perfilman Nasional Jilid 1

    No full text
    Usmar Ismail pada era 1950-an selalu menyebutkan bahwa film adalah media komunikasi untuk menceritakan Indonesia di dalam dan ke dunia luar. Buku ini membahas tentang siapa H. Usmar Ismail yang dikenal sebagai perintis dan pelopor perfilman nasional. Latar belakang kepeloporan konseptual H. Usmar Ismail menarik untuk disimak karena beliau selalu mempertanyakan dan mengembangkan pemikiran mengenai siapa kita sebagai Indonesia. Buku disusun dalam 2 jilid. Jilid 1 ini isinya memberikan informasi tentang perkembangan dan pengaruh lingkungan pribadi H. Usmar Ismail beserta film-film karyanya. Pemahaman tentang H. Usmar Ismail dan filmnya bisa dilakukan mulai dari (1) perkembangan dan pengaruh lingkungan pribadi, (2) pengalaman pribadi menghadapi pergolakan pengalaman tiga zaman (Belanda, Jepang, dan revolusi) yang penuh liku-liku dan perubahan, dan (3) kepeloporan konseptual yang bertitik tolak dari konsep awal sandiwara berjudul “Tjitra” di zaman pendudukan Jepang meskipun disensor. Isi buku ini merupakan luaran riset yang bisa digunakan sebagai referensi bagimhasiswa yang mengkaji tentang film dan teater. Buku disusun dalam 2 jilid. Isinya memberikan informasi tentang perkembangan dan pengaruh lingkungan pribadi H. Usmar Ismail beserta film-film karyanya

    PERAN USMAR ISMAIL DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI PERFILMAN INDONESIA 1950-1971

    Get PDF
    This research paper entitled “The Role of Usmar Ismail on fostering the manufacturing of Indonesian Movie 1950-1971” was one of the author’s interest towards Ismail’s role on the development of Indonesian movie production year 1950-1971. The study was aimed at 1) investigating the background of Usmar Ismail in order to enhance Indonesia movie commerce; 2) examining the former circumstance in the beginning of post-independence of Indonesia; 3) determining Ismail’s career, work, and contribution in the production of Indonesian film. The research employed historical method which involved 4 steps such as heuristic, critic, interpretation, and historiography. Meanwhile, the data were collected by using literature study technique and interview which explored the literature sources discussing the research questions, in a way the sources were believed to be trustworthy. The study revealed that the production of Indonesian film used to be ruled by Chinese and Hollywood; as a consequence, the issue triggered Usmar Ismail and other artists to produce Indonesia movie. Moreover, the theme of the film being proposed by Indonesian movie commerce (PERFINI) included action and brawl movies. Furthermore, the films produced in the beginning of the independence were employed as a means of communication which could be easily watched by Indonesian people. ------- Skripsi ini berjudul “Peran Usmar Ismail dalam Mengambangkan Industri Perfilman Indonesia 1950-1971”. Penelitian ini merupakan salah satu bentuk akan ketertarikan penulis mengenai peran Usmar Ismail dalam perkembangan perfilman di Indonesia pada tahun 1950-1971.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui apa yang melatar belakangi Usmar Ismail dalam mengembangkan perfilman Indonesia;2) Menegatahui bagaimana kondisi perfilman Indonesia awal pasca kemerdekaan; 3) Bagaimana karir dan kontribusi Usmar Ismail dalam perfilman Indonesia;4). Mengetahui dampak karya Usmar Ismail terhadap perkembangan perfilman Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan melakukan empat langkah penelitian, yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik studi literatur dan wawancara, yakni mengkaji sumber-sumber literatur yang relevan dengan permasalahan yang dikaji penulis dan melaksanakan wawancara dengan narusumber yang dianggap memiliki sumber yang dapat dipertanggung jawabkan dengan skripsi yang ditulis oleh penulis. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapat beberapa kesimpulan. Pertama pembuatan perfilman di Indonesia dulunya dikuasai oleh bangsa Tionghoa dan didominasi oleh perfilman Hollywood sehingga mendorong Usmar Ismail dan para seniman lainnya untuk membuat film Indonesia yang didominasi oleh masyarakat Indonesia. Kedua, tema-tema yang dibuat oleh Usmar Ismail dibawah perusahaan perfilman Indonesia (PERFINI) kebanyakan merupakan tema perjuangan dan action atau laga. Ketiga, film pada masa awal kemerdekaan digunakan sebagai media komunikasi massa dimana film dianggap dapat mempengaruhi banyak orang dan bisa dilihat dan disaksikan langsung oleh bangsa Indonesia

    Muatan Fakta Sejarah dalam Film Karya Usmar Ismail 1950-1954

    No full text
    ABSTRAK   Zulfa, Nila . 2018. Muatan Fakta Sejarah dalam Film Karya Usmar Ismail (1950-1954). Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Ismail Lutfi, M.A. Kata Kunci: fakta sejarah, film, Usmar Ismail Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tentang muatan fakta dalam film bertema epik historis. Film yang digunakan sebagai media penyalur informasi dan komunisasi massal  yang bergenre sejarah akan memunculkan sebuah permasalahan tentang relevansi muatan fakta sejarah yang terdapat dalam film. Permasalahan yang diteliti adalah: (1) latar peristiwa dalam film Usmar Ismail (1950-1954), (2) latar kehidupan Usmar Ismail, (3) muatan fakta sejarah dalam tiga film karya Usmar Ismail (1950-1954) yakni film Darah dan Doa, Enam Djam di Djokja, dan film Lewat Djam Malam.Tujuan penelitian ini (1) memaparkan latar peristiwa yang diangkat dalam film Darah dan Doa, Enam Djam di Djokja, dan film Lewat Djam Malam, (2) merekontruksi latar kehidupan Usmar Ismail (3) mendapatkan kesimpulan tentang muatan fakta sejarah dalam tiga film karya Usmar Ismail yakni film Darah dan Doa, Enam Djam di Djokja, dan film Lewat Djam Malam. Jenis penelitian ini menggunakan metode sejarah Kuntowijoyo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori neorealisme dan teori mimetik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan library research. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa film serta data tekstual berupa resensi film dan surat kabar. Sedangkan data sekunder menggunakan buku-buku serta penelitian terdahulu yang terkait dengan latar peristiwa yang menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan film Darah dan Doa, Enam Djam di Djokja, serta film Lewat Djam Malam. Berdasar hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan yakni pertama, latar peristiwa dalam film yang menjadi ini merupakan sebuah fakta sejarah berdasarkan data dalam dokumen. Kedua, Usmar Ismail merupakan multitalent person dan tokoh revolusioner dengan membawa karakter film nasionalis pertama dalam dunia perfilman Indonesia. Ketiga, muatan fakta sejarah dalam film Darah dan Doa, Enam Djam di Djokja, serta film Lewat Djam Malam yang berdasar pada dokumen dan arsip. ABSTRAK Zulfa, NilaIliyyatuz. 2018. Historical Facts onUsmar Ismail Movies (1950-1954). Thesis, Department of History, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Advisor: Drs. Ismail Lutfi, M.A. Keyword:historical facts, movie, Usmar Ismail This research is supposed by the problem of facts in the movie which is categorized as epic-historic. In this case, movie as a tool of sending public information and communication will trigger a problem about relevancy of historical facts in the movie and archives. Research problems are (1) the ideas onUsmar Ismail movies (2)background and thought of Usmar Ismail, (2) the value of history facts inside of three movies of Usmar Ismail (1950-1954) such as DarahdanDoa, EnamDjam di Djokja, and LewatDjamMalam movie. This research aimed to (1) construct the fact of UsmarIsmial movies (DarahdanDoa, EnamDjam di Djokja, and LewatDjamMalam) (2) construct background and thought ofUsmar Ismail, (2) conclude of historical facts on three of Usmar Ismail movies such as DarahdanDoa, EnamDjam di Djokja, and LewatDjamMalam movie. This research which used approach of Kuntowijoyo history method. Theoretical frameworks used in this research are neorealism and mimetic theory. To collect the data, the researcher used observation and literary study. The primary data of this research is a film and text like newspaper and map archive. Meanwhile, the secondary data are many books of ground force and previous studies which is related to an event as main inspiration of making DarahdanDoa, EnamDjam di Djokja, and LewatDjamMalam movie. Based on data analysis above, the researcher concluded that background of the movie that it into this is a historical fact based on the data in a document,Usmar Ismail is a multi-talent person and revolutionary figure in film industry, who shows character of nationalistic film in industry film of Indonesia. Second, the value of facts in movies by Usmar Ismail such as DarahdanDoa, EnamDjam di Djokja,and LewatDjamMalam is same with history archives which is supported and directed by both witness and actor of the event inside the movie
    corecore