1,720,959 research outputs found
Praktik pembiayaan musyarakah di BMT Harum Bangsri Jepara dalam perspektif hukum Islam
Musyarakah adalah akad antara dua orang atau lebih dengan menyetorkan modal dengan keuntungan dibagi sesama mereka menurut porsi yang telah disepakati. Dalam musyarakah keuntungan dibagi sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui. Seandainya mengalami kerugian, maka kerugian tersebut ditanggung bersama secara proposional. Lembaga keuangan syariah, dalam hal ini tidak terkecuali BMT Harum Bangsri Jepara dalam praktiknya juga melakukan pembiayaan musyarakah, maka seharusnya mengikuti petunjuk teknis pembiayaan musyarakah yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Tegasnya BMT Harum Bangsri Jepara dalam melakukan pembiayaan musyarakah harus menghindari pembiayaan musyarakah yang bertentangan dengan prinsip syari’ah, bila perlu menolak pembiayaan musyarakah yang tidak sesuai dengan prinsip syari’ah.
Sesuai dengan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana praktik pembiayaan musyarakah pada BMT Harum Bangsri Jepara dalam perspektif hukum Islam?
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), oleh karena itu, data dalam penelitian ini diperoleh langsung dari BMT Harum Bangsri Jepara. Dengan pendekatan deskriptif-kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek pembiayaan musyarakah di BMT Harum Bangsri Jepara telah sesuai dengan konsep musayrakah dalam hukum Islam. Hal ini terbukti bahwa modal dalam akad musyarakah berupa uang tunai yang digunakan untuk mengembangkan usaha, kemudian modal dan usaha tersebut dijadikan satu. Sebagaimana dalam Pasal II ayat (1). Dalam akad tersebut dijelaskan bahwa keuntungan masing-masing pihak sebesar 15% untuk pihak BMT dan 85% untuk pihak anggota. Dalam pasal III ayat (3) akad musyarakah, bahwa anggota yang memperoleh pembiayaan wajib mengembalikan modal/pokok ditambah bagi hasil selama waktu tertentu. Demi keamanan pihak BMT, mensyaratkan adanya jaminan dalam pembiayaan musyarakah
RELEVANSI NILAI INFORMASI PELAPORAN KEBERLANJUTAN UNTUK PASAR SAHAM SEBELUM DAN MASA PANDEMI COVID-19
Fenomena yang terjadi beberapa peningkatan dan penurunan nilai saham pada
perusahaan manufaktur, hal tersebut terjadi dikararenakan adanya pandemic covid-19
yang menunjukkan bahwa terjadi perubahan harga saham yang tercermin pada informasi
pelaporan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat relevansi dalam
pelaporan perusahaan yang diperhatikan oleh investor antara lain nilai buku ekuitas, laba
per saham, sustainability reporting. Penelitian ini dilakukan dengan metode purpose
sampling. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur
yang terdaftar di BEI periode 2018 – 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai
buku ekuitas dan laba per saham memiliki relevansi nilai terhadap pasar saham,
sedangkan sustainability reporting tidak memiliki relevansi nilai terhadap pasar saham.
Kemudian peneliti membuktikan bahwa nilai buku ekuitas, laba per saham, dan
sustainability reporting pada masa sebelum pandemic covid-19 tidak memiliki relevansi
nilai terhadap pasar saham, sedangkan penelitian pasa masa pandemi covid-19
menunjukkan hasil bahwa nilai buku ekuitas, laba, dan sustainability reporting memiliki
relevansi nilai untuk pasar saham. Selanjutnya peneliti membuktikan bahwa tidak
terdapat perbedaan relevansi nilai laba per saham untuk pasar saham pada sebelum dan
masa pandemic covid-19, sedangkan untuk variabel nilai buku ekuitas, sustainability
reporting ditemukan bahwa memiliki perbedaan relevansi nilai untuk pasar saham dari
sebelum dan selama pandemic covid-19
Pengaruh sertifikasi halal,religiusitas dan bahan makanan terhadap minat beli produk makanan halal : studi kasus mahasiswa FEBI UIN Walisongo Semarang
Kemajuan teknologi dewasa ini membuat dunia industri semakin beragam, salah satunya makanan yang kini makin bervariasi jenisnya di pasar. Sejalan dengan naiknya angka populasi penduduk muslim di negara lndonesia, studi dalam konteks pengakuan terhadap makanan halal masih memerlukan pemeriksaan yang Iebih Ianjut lagi.untuk mendalami mengenai berbagai faktor yang harusnya dipertimbangkan dalam pengaruh niat pembelian konsumen muslim sacara lebih mendalam hingga hasilnya telah menguatkan posisi lndonesia dalam pasar produk halal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Sertifikasi Halal,Religiusitas dan Bahan Makanan terhadap Minat Beli Produk Makanan Halal.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Dengan model pengumpulan datanya menyebar kuisioner online menggunakan Google from. Dengan menggunakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang sebagai sampel penelitian.Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan sekunder Serta menggunakan SPSS versi 1.6 untuk analisis data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya Sertifikasi Halal memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli, hal tersebut dibuktikan berdasarkan hasil signifikan Sertifikasi Halal (X1) 0,0061,984) dan niIai koefsien regresi bergandanya sejumlah 0,211.(2)Religiusitas memberikan pengaruh positif juga signifikan terhadap Minat Beli, hal tersebut dibuktikan berdasarkan hasil signifikan Religiusitas (X2) 0,0001,984) dan nilai koefsien regresi bergandanya sejumlah 0,357.(3) Bahan Makanan pengaruhnya positif dan signifikan terhadap Minat Beli hal tersebut dibuktikan berdasar hasil signifikan Bahan Makanan (X3) 0,0171,984) dan nilai koefisien regresi berganda sebesar 0,160.(4) Sertifikasi Halal,Religiusitas dan Bahan Makanan secara simultan pengaruhnya secara positif juga signifikan terhadap Minat Beli dengan nilai fhitung lebih besar dari ftabel (14,964 > 2,70) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05”
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRESS TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan timbulya hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, dan peningkatan resistensi insulin seluler terhadap insulin. Komplikasi yang terkait dengan diabetes diklasifikasikan menjadi 2 yaitu mikrovaskuler dan makrovaskuler.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah responden 61 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan alat GDS dengan analisis data uji spearman Test.
Hasil: Penelitian hubungan antara tingkat stres terhadap kadar gula darah didapatkan hasil p value 0.0001 (<0,005), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres terhadap kadar gula darah.
Kesimpulan: Artinya terdapat hubungan antara tingkat stres terhadap kadar gula darah dengan adanya penelitian ini diharapkan perawat dapat memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya mengontrol kadar gula darah bagi pasien diabetes melitus yang menjalani rawat jalan.
Kata kunci: Tingkat Stres, Kadar Gula Dara
Hubungan Diabetes Self Management (DSM) Terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Srondol
Latar belakang: Kualitas hidup pasien yang menjalani Diabetes Self Management (DSM) cenderung lebih baik karena mereka lebih mampu mengelola penyakitnya secara mandiri. DSM bertujuan untuk meningkatkan kontrol glikemik, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes. Dengan edukasi yang baik, pasien lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari, mengurangi stres, dan meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, sehingga kualitas hidup mereka menjadi lebih baik.
Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara DSM dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus di Puskesmas Srondol.
Metode: Kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 50 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner DSMQ dan DQoL serta dianalisis menggunakan uji statistik Fisher’s Exact Test.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat DSM yang cukup, dengan sebagian besar dari mereka memiliki kualitas hidup tinggi. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara DSM dan kualitas hidup pasien diabetes melitus (p=0,001).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara DSM dan kualitas hidup pasien.
Saran: Program edukasi DSM perlu ditingkatkan dengan metode yang lebih interaktif, seperti penyuluhan rutin, konsultasi individu, dan pemanfaatan media digital. Dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga juga sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan gaya hidup sehat.
Kata Kunci: Diabetes Melitus, DSM, Kualitas Hidup, Puskesmas Srondo
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
