261 research outputs found

    Hölder continuity and Harnack estimate for non-homogeneous parabolic equations

    No full text
    In this paper we continue the study on intrinsic Harnack inequality for non-homogeneous parabolic equations in non-divergence form initiated by the first author in Arya (Calc Var Partial Differ Equ 61:30–31, 2022). We establish a forward-in-time intrinsic Harnack inequality, which in particular implies the Hölder continuity of the solutions. We also provide a Harnack type estimate on global scale which quantifies the strong minimum principle. In the time-independent setting, this together with Arya (2022) provides an alternative proof of the generalized Harnack inequality proven by the second author in Julin (Arch Ration Mech Anal 216:673–702, 2015).peerReviewe

    Arya Stark, donzela-guerreira?

    No full text
    This article addresses in its content an analysis on the character Arya Stark of the literary work, the chronicles of Ice and Fire, of the author George R.R. Martin. For this, the study was directed by the study about gender (GALVÃO, 1998), namely, the understanding of the term damsel-warrior and its importance in relation to social issues pertinent to female experience, especially in the literary description. The purpose of analyzing the character is to establish a debate about the feminine 'image' in the work, through Arya and a comparison with the experience of the woman in the contemporary society, being, therefore, the theoretical concepts, through bibliographical revision On the ethos (AMOSSY, 2014, EGGS, 2014) and the enunciative scene (MAINGUENAU, 2014) help in the argumentative constitution for a better understanding of the discursive types that are in the social core historically and that reflect in the analyzed work. The result of the research, from the studies of the theoretical basis, was convergent to elucidation of the social constitution that the discourse has. Thus, it is relevant to note that understanding how discourses are defined and expressed through literature continues to reveal the barriers that result in occasional domains of groups over others.Este artigo aborda em seu conteúdo uma análise sobre a personagem Arya Stark da obra literária, As crônicas de Gelo e Fogo, do autor George R.R. Martin. Para tanto, o estudo foi direcionado pelo estudo a respeito de gênero (GALVÃO, 1998), a saber, sobre a compreensão do termo donzela-guerreira e de sua importância frente às questões sociais pertinentes a vivência feminina, sobretudo na tradição literária. O propósito de analisar a personagem é de estabelecer um debate a respeito da ‘imagem’ feminina na obra, por meio de Arya e de uma comparação com a vivência da mulher na sociedade contemporânea, sendo assim, os conceitos teóricos, por meio de revisão bibliográfica sobre ethos (AMOSSY, 2014; EGGS, 2014) e da cena enunciativa (MAINGUENAU, 2014) auxiliam na constituição argumentativa para melhor compreensão dos tipos discursivos que estão no cerne social historicamente e que refletem na obra analisada. O resultado da pesquisa, a partir dos estudos da base teórica, foi convergente a elucidação da constituição social que o discurso tem frente à temática. Dessa forma, mostra-se relevante pontuar que compreender como os discursos são definidos e expressos através da literatura continua a revelar os entraves que resultam em ocasionais domínios de grupos sobre outros

    Optimasi Sintesis Fosfolipid Terstruktur Tinggi EPA oleh Lipase Rhizomucor miehei antara Konsentrat Asam Lemak Omega-3 dari Minyak Hasil Samping Penepungan Lemuru dan Fosfolipid Kedelai Varietas Anjas

    Get PDF
    Fosfolipid biasa digunakan sebagai pengemulsi dalam industri makanan, seperti industri pengolahan susu, yoghurt, ice cream, coklat, dan beberapa industri makanan lain. Karena banyaknya kebutuhan fosfolipid dalam industri pangan, maka dilakukanlah modifikasi dengan cara inkooporasi asam lemak yang diinginkan pada posisi sn-1 atau sn-2 dengan metode asidolisis enzimatis menggunakan enzim lipase Rhizomucor miehei. Salah satu sumber fosfolipid adalah kedelai, dimana dalam penelitian ini digunakan fosfolipid yang didapatkan dari proses water degumming minyak kedelai varietas anjasmoro karena merupakan produk lokal varietas unggul yang tahan terhadap genangan sehingga cocok dibudidayakan di Indonesia. Sedangkan donor asil didapatkan dari konsentrat asam lemak omega-3 dari minyak hasil samping penepungan ikan lemuru yang mengandung EPA sebesar 28,36% dan DHA sebesar 23,38%. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan rasio konsentrat omega-3 tinggi EPA:fosfolipid (b/b), konsentrasi enzim (%), dan lama reaksi (jam) untuk mendapatkan fosfolipid terstruktur tinggi EPA yang optimal. Metode penelitian yang digunakan yaitu Permukaan Respon menggunakan Rancangan Komposit Pusat yang terdiri dari tiga variable yaitu perbandingan konsentrasi asam lemak omega-3 tinggi EPA:fosfolipid (1,818:1; 2,5:1; 3,5:1; 4,5:1; 5,812:1), konsentrasi enzim (3,18; 10; 20; 30; 36,82%) dan lama reaksi (13,908; 18; 24; 30; 34,092 jam). Respon yang diinginkan yaitu kadar EPA yang tinggi dalam fosfolipid terstruktur. Respon yang diperoleh dari penelitian ini bersifat linier dengan persamaan yang diperoleh Y = -45,93+14,40X1 - 0,15X2 + 3,50X3 + 0,02X1X2 - 0,06X1X3 + 4,77083.10-3X2X3 - 1,797X12 + 8,94954.10-4X22 – 0,0705X32, dengan X1 = rasio konsentrat omega-3 tinggi EPA:fosfolipid (b/b substrat), X2 = konsentrasi enzim (%), X3 = lama reaksi (jam), Y = kandungan EPA pada fosfolipid terstruktur. Dari persamaan tersebut diperoleh titik optimum untuk tiap variabel dengan kadar EPA tertinggi pada fosfolipid terstruktur yaitu variabel konsentrat omega-3 tinggi EPA:fosfolipid 3,77:1, konsentrasi enzim 30%, dan lama reaksi 24,08 jam. Respon kadar EPA yang diprediksi 22,8134% dan respon sesungguhnya 24,36%. Dari analisa ragam, kuadrat konsentrat omega-3 tinggi EPA:fosfolipid dan kuadrat lama reaksi berpengaruh signifikan terhadap respon yang diperoleh. Hasil karakterisasi dari fosfolipid terstruktur tinggi EPA yang terbaik adalah nilai HI 1,375%, TI 2,610%, AI 40,26%, bilangan asam 33,18%, bilangan peroksida 0,288 meq/kg, HLB 8,28

    Pelatihan Budidaya, Pasca Panen dan Pengolahan Bunga Telang pada Lansia dengan Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus

    No full text
    Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman herbal dengan potensi tinggi, baik untuk kesehatan maupun ekonomi. Kandungan bioaktifnya, seperti antosianin dan flavonoid, berperan sebagai antioksidan yang mampu membantu menurunkan tekanan darah serta mengontrol kadar gula darah. Namun, pemanfaatan pascapanen bunga telang di Desa Sumberagung Kecamatan Wates Kabupaten Kediri masih terbatas, karena masyarakat, khususnya kelompok lansia penderita hipertensi dan diabetes melitus umumnya hanya mengenalnya sebagai tanaman hias atau minuman sederhana tanpa pengolahan lebih lanjut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai budidaya serta pengolahan pascapanen bunga telang menjadi produk yang higienis dan bernilai tambah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik budidaya, pelatihan pascapanen, dan demonstrasi pengolahan hasil. Data diperoleh melalui observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme warga. Lansia yang sebelumnya hanya mengenal bunga telang sebagai pewarna alami mulai memahami manfaatnya bagi kesehatan serta tertarik menanam dan mengolahnya. Selain itu, muncul gagasan pengembangan usaha kecil berbasis produk olahan bunga telang. Kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi lokal. Untuk menjaga  keberlanjutan program ini diperlukan pendampingan melalui pengurus PKK, maupun kelompok tani, serta berkolaborasi dengan kader posyandu, agar pemanfaatan bunga telang dapat menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan.

    Pengaruh Pemberian Seduhan Serbuk Kelopak Rosella Merah Terhadap LDL Serum Tikus Sprague Dawley yang Diberi Minyak Jelantah

    No full text
    Minyak jelantah merupakan sumber lemak yang dapat mengganggu metabolisme lipid dalam tubuh. Untuk mencegah hal tersebut diperlukan cukup asupan antioksidan yang bisa didapatkan dari rosella merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian seduhan kelopak rosella merah terhadap gangguan metabolisme lipid pada tikus Sprague dawley yang diberi minyak jelantah dengan pengujian LDL. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Sampel terdiri dari 24 tikus jantan yang diambil secara acak dan dibagi menjadi 4 kelompok, diantaranya yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, perlakuan 1 (pemberian minyak jelantah 8,92 meq/kg sebanyak 2 ml/kgBB per hari dan pemberian seduhan kelopak rosella merah sebanyak 540 mg/kgBB per hari), dan perlakuan 2 (pemberian minyak jelantah 8,92 meq/kg sebanyak 2 ml/kgBB per hari dan pemberian seduhan kelopak rosella merah 810 mg/kgBB per hari). Hasil analisa one way anova (? = 1%) dan uji lanjut Tukey HSD nilai LDL = 0.00, hal ini menunjukkan bahwa semua perlakuan memberikan pengaruh secara signifikan terhadap LDL. Pada uji lanjut, ditemukan bahwa terdapat perbedaan nilai LDL. Pemberian seduhan kelopak rosella merah dosis 540 mg/kgBB per hari dan seduhan kelopak rosella merah dosis 810 mg/kgBB per hari mampu mencegah kenaikan LDL. Nilai terbaik pada perlakuan dengan dosis sebesar 810 mg/kgBB per hari, dengan nilai LDL sebesar 41,02 mg/dl. Dapat disimpulkan bahwa kelopak rosella merah dapat mencegah kenaikan LDL tikus Sprague dawley yang diberi minyak jelantah

    PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KELOPAK ROSELLA TERHADAP MALONDIALDEHID DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR TIKUS WISTAR YANG DIPAPAR ASAP ROKOK

    Get PDF
    Currently the number of smokers in Indonesia are still high. Cigarette smoke contains free radicals. This study aims to analyze the effects of red and purple roselle extract on the prevention of the increase of Malondialdehyde and degeneration of hepatocytes of wistar rats exposed to cigarette smoke. The total sample of 30 male rats and divided into six groups: negative control, positive control, treatment of red roselle extract 270 mg/bw, red roselle extract 540 mg/bw, purple roselle extract 270 mg/bw, and purple roselle extract 540 mg/bw. Negative control only given with standard feed. Positive control given by standard + exposed to 2 cigarettes a day. Treatment group were feed by standard + roselle extract in the morning and exposed to 2 cigarettes after that. This study was conducted for 28 days. At the end of the study, blood serum was analyzed to determine the value of MDA serum and liver observed to see the degeneration of hepatocytes. The results of the study of serum MDA test is analyzed with One Way ANOVA and followed by Tukey HSD test at 5% level. The giving of red roselle calyx extract dose 540 mg/bw can significantly prevent the increase of serum MDA in wistar rats exposed to cigarette smoke. For analysis of hepatocyte degeneration, the result of Kruskal Wallis test showed significant influence = 0.05), it takes up the Mann-Whitney test. All treatment given by extract were able to prevent the degeneration of hepatocytes of wistar rat exposed to cigarett

    Pemberian Serbuk Kelopak Rosella Merah yang Diseduh Mampu Mencegah Penurunan HDL Pada Sprague dawley yang Dipapar Jelantah

    Get PDF
    Lipid metabolism disorder is caused by waste cooking oil that is one of the source of exogenous free radicals. Publics know the utilization of red rosella calyx is used as a brew that contains antioxidants. Purpose of this research is to find out the effect of giving brewed red rosella calyx to rat lipid metabolism caused by waste cooking oil on High-density Lipoprotein (HDL) value. This research used 24 male rats which were selected by random sampling and divided into 4 groups: positive control (2 ml kg/BW waste cooking oil given), negative control (without treatment), treatment 1 (2 ml/kg BW waste cooking oil given and giving of 540 mg/kg BW brewed red rosella calyx), and treatment 2 (2 ml/kg BW waste cooking oil given and giving of 810 mg/kg BW brewed red rosella calyx). One-way Analysis of Variance (α = 0.01) and Tukey honestly significant difference test showed that HDL p-value = 0.00. All groups have a significant effect on HDL. The best value is giving of 810 mg/kg BW dose of brewed red rosella calyx (HDL of 57.47 mg/dl). Giving of brewed red rosella calyx dose of 540 mg/kg BW (EC50 = 407.52 bpj) and red rosella calyx dose 810 mg/kg BW (EC50 = 247.82 bpj) can prevent HDL decrease. Red rosella calyx can improve the lipid profile of waste cooking oil treated to Sprague Dawley rats (especially for HDL on this research).Gangguan metabolisme lipid disebabkan minyak jelantah yang merupakan sumber radikal bebas eksogen. Masyarakat mengetahui penggunaan kelopak bunga rosella merah sebagai minuman yang mengandung antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kelopak bunga rosella merah pada metabolissme lipid tikus yang disebabkan oleh minyak jelantah terhadap nilai HDL (High-density Lipoprotein). Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus jantan yang dipilih menggunakan pengambilan sampel acak dan dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kontrol positif (2 ml kg/BB minyak jelantah diberikan), kontrol negatif (tanpa perlakuan), perlakuan 1 (2 ml/kg BB minyak jelantah diberikan dan pemberian 540 mg/kg BB seduhan kelopak bunga rosella merah), dan perlakuan 2 (2 ml/kg BB minyak jelantah diberikan dan pemberian 810 mg/kg BB seduhan kelopak bunga rosella merah). One-way Analysis of Variance (α = 0,01) dan uji Tukey honestly significant difference menunjukkan bahwa nilai p HDL = 0,00. Semua kelompok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap HDL. Nilai terbaik adalah pemberian seduhan kelopak rosella merah 810 mg/kg BB dosis (HDL 57,47 mg/dl). Pemberian kelopak bunga rosella merah yang diseduh sejumlah dosis 540 mg/kg BB (EC50 = 407,52 bpj) dan 810 mg/kg BB (EC50 = 247,82 bpj) dapat mencegah penurunan HDL. Kelopak rosella merah dapat memperbaiki profil lipid minyak jelantah yang diolah pada tikus Sprague Dawley (khususnya HDL pada penelitian ini)

    HUBUNGAN MERK GARAM DAN PERILAKU PENYIMPANAN GARAM DENGAN KANDUNGAN YODIUM GARAM RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Garam beryodium diperlukan untuk mencegah penyakit gondok. Kandungan yodium yang terdapat pada garam bisa bertahan apabila dilakukan penyimpanan yang tepat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan merek garam dan perilaku penyimpanan garam dengan kandungan yodium garam di Desa Bareng Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan  cross sectional. Populasinya adalah ibu rumah tangga (IRT) berjumlah 3.468 orang. Sampel sebanyak 51 orang IRT yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrument pengumpulan data menggunakan check list dan  reagen YMR, dianalisis dengan uji Chi Square (chi-kuadrat) (?= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam yang digunakan oleh IRT paling banyak adalah merek AP (31%). Cara menyimpan garam sebagian besar masih salah (90%). Sebanyak 55% sampel garam tidak mengandung yodium. Tidak ada hubungan antara merek garam dengan kandungan yodium garam (p-value= 0,344). Terdapat hubungan antara cara menyimpan garam dengan kadar yodium (p-value= 0,014) pada garam. Diharapkan masyarakat melakukan penyimpanan garam pada wadah yang tertutup rapat, jangan terpapar cahaya, jauhkan dari tempat panas dan hindari dari kondisi yang lembab. Hal ini bertujuan supaya yodium garam tidak  hilang, sehingga kebutuhan iodium masyarakat dapat terpenuhi dengan baik

    Perancangan dan Penerapan Metode K-Means untuk Memprediksi Penjualan Toko Arya Elektrik

    No full text
    In a shop, the product is a staple that is sold and bought. There are products in the store between products that sell well and products that don't sell. Given this problem, it is necessary to create a system that can classify products that sell, products that sell well, and products that don't sell well, which was carried out at the Arya Elektrik Store and carried out from March to July 2022. The K-Means algorithm is not affected by the order of objects used. used, this is proven when the author tries to randomly determine the starting point of the cluster center of one of the objects at the start of the calculation. The number of cluster memberships generated is the same when using another object as the starting point for the cluster center. However, this only affects the number of iterations performed. The purpose is to create applications and analyze product sales at the Arya Elektrik Store using the K-Means method. With this system, it can provide convenience benefits for analyzing the grouping of product sales at the Arya Elektrik Store, determining and classifying product sales that are selling well, very selling, and less selling. The method used to collect data is observation and interviews. With this application, shop owners can see the results of grouping these products. So, if there are products that don't sell well, shop owners can look for other alternatives so that products that don't sell can be sold.Pada sebuah toko, produk merupakan bahan pokok yang dijual belikan. Produk di toko terdapat antara produk yang laku dengan produk yang tidak laku. Dengan adanya masalah ini, perlu untuk menciptakan sistem yang dapat mengelompokkan produk laku, produk sangat laku, dan produk yang kurang laku, yang dilakukan di Toko Arya Elektrik dan dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2022. Algoritma K-Means tidak terpengaruh terhadap urutan objek yang digunakan, hal ini dibuktikan ketika penulis mencoba menentukan secara acak titik awal pusat cluster dari salah satu objek pada permulaan perhitungan. Jumlah keanggotaan cluster yang dihasilkan berjumlah sama ketika menggunakan objek yang lain sebagai titik awal pusat cluster tersebut. Namun, hal ini hanya berpengaruh pada jumlah iterasi yang dilakukan. Tujuan untuk membuat aplikasi dan menganalisis penjualan produk pada Toko Arya Elektrik menggunakan metode K-Means. Dengan adanya sistem ini dapat memberikan manfaat kemudahan untuk menganalisis pengelompokkan penjualan produk pada Toko Arya Elektrik, menentukan dan mengklasifikasikan penjualan produk yang laku, sangat laku, dan kurang laku. Metode yang digunakan pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Dengan adanya aplikasi ini, pemilik toko dapat melihat hasil pengelompokkan produk tersebut. Maka, bila terdapat produk yang tidak laku, pemilik toko dapat mencari alternative lain agar produk yang tidak laku dapat menjadi laku.   Kata kunci: K-means, Produk, Klaste

    PENGARUH PENAMBAHAN SINGKONG (MAHIHOT UTILISSIMA) SEBAGAI FILLER TERHADAP DAYA TERIMA DAN KADAR AIR NUGGET IKAN TUNA

    Get PDF
    Saat ini pemanfaatan singkong masih terbatas dan hanya digunakan sebagai olahan pangan tradisional. Perlu adanya inovasi pemanfaatan singkong menjadi salah satu bahan dalam pembuatan produk yang disukai banyak kalangan dan daya tahan lama, salah satunya nugget. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan singkong terhadap kadar air dan daya terima nugget dengan uji hedonic scale untuk uji daya terima dan uji Thermogravimetri untuk kadar air. Uji organoleptik dilakukan ujistatistik friedman dengan sig. = 0,05 dan uji kadar air dengan one way anova menunjukkan sig. = 0,01 menggunakan SPSS 16.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh penambahan singkong terhadap warna (sig. 0,00), aroma (0,01) dan rasa (0,00) pada nugget ikan tuna, namun tidak berpengaruh terhadap kadar air (0,70) dan tekstur (sig, 0,13). Produk terbaik nugget ikan tuna yang dihasilkan dari penambahan singkong 15% dengan kriteria warna coklat cerah, aroma amis ikan tidak terasa, perpaduan rasa yang seimbang antara singkong dan ikan tuna, tekstur lembut dan empuk. Kadar air paling sedikit terdapat pada produk dengan penambahan singkong 0% (60%). Penelitian ini belum diteliti mengenai uji daya simpan, inovasi produk dengan filler dengan bahan alami (umbi-umbian). Disarankan penelitian selanjutnya dilakukan uji daya simpan, inovasi produk dengan penambahan filler dari bahan-bahan alami, untuk breading dilakukan dengan pencelupan terlebih dahulu dalam adonan tepung
    corecore