271 research outputs found

    DAMPAK PENGALIHAN LAHAN MANGROVE TERHADAP KEANEKARAGAMAN BENTHOS DAN STRATEGI KONSERVASI DI KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH

    No full text
    Fitria ulfa. Judul: Dampak Pengalihan Lahan Mangrove terhadap KeanekaragamanBenthos dan Strategi Konservasi di Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh.Pembimbing (1) Prof. Dr. M. Ali S., M.Si. Pembimbing (2) Dr. Abdullah, M. SiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengalihan lahanmangrove terhadap keanekaragaman benthos dan strategi konservasi di KecamatanJaya Baru Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan September -November 2014 di kawasan mangrove Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh.Metode yang digunakan metode survey dengan observasi langsung untuk dampakpengalihan lahan mangrove terhadap keanekaragaman benthos dan strategikonservasi disekitar lahan manggrove Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh.Stasiun penelitian dibagi dalam 4 stasiun menggunakan metode purposive samplingatas dasar pertimbangan keberadaan mangrove. Keanekaragaman benthos dianalisisdengan rumus indeks keanekaragaman, sedangkan dampak pengalihan dianalisisdengan deskripsi. Hasil analisis diperoleh keanekaragaman benthos pada lahan yangtelah direklamasi 1,18 dan pada lahan yang belum direklamasi 1,77 artinyakeanekaragaman benthos sedang. Kesimpulannya adalah pengalihan lahan mangrovemanjadi tambak masyarakat, kawasan pariwisata dan pemukiman pendudukberdampak negative terhadap keanekaragaman benthos dan rendahnya kesadaranmasyarakat terhadap pentingnya konservasi mangrove menyebabkan strategikonservasi di Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh masih sangat kurang sehinggaperlu dilakukan pembinaan dan peningkatan kesadaran masyarakat serta perludilakukan pemulihan dengan merehabilitas ekosistem mangrove.Kata kunci : lahan mangrove, keanekaragaman benthos, strategi konservas

    KETERLIBATAN SISWA DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DI KELAS VIII SMP NEGERI 11 BANDA ACEH

    No full text
    Zainur, Fitria, Ulfa. 2017. Keterlibatan Siswa dalam Penerapan Model PembelajaranKooperatif Tipe NHT pada Materi Persamaan Kuadrat di kelas VIII SMP Negeri 11 Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Dra. Bintang Zaura, M.Pd (2) Mukhlis Hidayat, S.Pd.M.KomKata kunci : Model Kooperatif tipe NHT, Keterlibatan Siswa, Persamaan KuadratPersamaan kuadrat merupakan salah satu materi yang dikatakan cukup sulit. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alternatif pembelajaran agar siswa dapat meningkatkan hasil belajar, salah satu alternatif adalah dengan menerapkan model kooperatif tipe NHT. Penerapan model kooperatif tipe NHT diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar sehingga dalam proses belajar mengajar aktivitas yang terjadi tidak hanya didominasi oleh guru, dengan demikian siswa akan terlibat sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa pada materi persamaan kuadrat melalui penerapan model kooperatif tipe NHT. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I SMP Negeri 11 Banda Aceh. Instrument yang digunakan adalah observasi, angket dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaran mengalami peningkatan dari selama tiga kali pertemuan, dimanapersentase angket respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT sebesar 94% dan angket respon siswa terhadap LKPD sebesar 100%, dari sisi hasil wawancara dengan siswa tingkat keterlibatan siswa terlihat juga aktif. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berjalan dengan baik, tingkat keterlibatan siswa dalam model pembelajaran kooperatif tipe NHT tergolong sangat baik

    INTERAKSI SOSIAL KOMUNITAS ABOGE di DESA KEDUNGBANTENG KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Interaksi Sosial Komunitas Aboge di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar” yang di tulis oleh Fitria Ulfa NIM. 2832133013, Jurusan Aqidah Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, IAIN Tulungagung dibimbing oleh Bapak Dr. A. Rizqon Khamami, Lc. M.A. Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah fakta bahwa di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar masih cukup banyak komunitas Aboge dan hal tersebut tidak banyak orang yang tahu. Komunitas Aboge adalah Islam yang masih menggunakan kalender dan tradisi Jawa di dalamnya. Mereka berbaur menjadi satu dengan masyarakat Islam NU. Dengan cara beradaptasi yang baik, mereka bisa tetap eksis hingga saat ini. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah: (1) Bagaimana sejarah asal usul Komunitas Aboge di desa Kedungbanteng? (2) Bagaimana cara beradaptasi komunitas Aboge di desa Kedungbanteng? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui sejarah asal usul komunitas Aboge di desa Kedungbanteng. (2) Untuk mengetahui cara beradaptasi komunitas Aboge di desa Kedungbanteng. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Yang dimaksud dengan pendekatan etnografi adalah penelitian yang mendeskripsikan sebagaimana adanya. Sedangkan data yang diperoleh menggunakan data sumber lisan melalui wawancara dengan beberapa tokoh komunitas Aboge dan sumber tertulis dari penelitian terdahulu yang pernah dilakukan. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Dalam sejarah Aboge, menurut cerita informan dulu berasal dari Syeh Subakir. dan informasi ini mengalami keterputusan karena informasi yang diketahui hanya melalui mulut ke mulut dan tidak ada sumber tertulis atau naskah yang dijadikan pedoman ditambah para sesepuh yang menggunakan sistem monarki (2) Cara beradaptasi komunitas Aboge (a) Antara Komunitas Aboge dan NU bisa berinteraksi dengan baik sehingga keduanya bisa rukun dan tidak terjadi konflik (b) Komunitas Aboge sendiri sangat terbuka dengan identitas mereka sebagai penganut komunitas Aboge (c) Terkait sinkretisme, keduanya sangat toleran dan akomodatif terhadap kepercayaan dan tradisi. Kata kunci: Sejarah, Komunitas Aboge, Interaksi Sosia

    Analisis Perwatakan Tokoh Dalam Novel Islah Cinta Karya Dini Fitria

    Get PDF
    The problems described in this study are: (1) What is the character of the main character and the way the author describes the character of the main character in Islah Cinta novel by Dini Fitria ?, (2) What is the character of additional characters and how the characters describe the character of Islah Cinta Dini Fitria? The purpose of this study is to (1) describe, analyze and identify the character of the main character and the way the author describes the character of the main character in Islah Cinta novel early fitria, (2) describe, analyze and identify the character of additional characters and how the author describes the character of additional characters in Islah novels love early fitria works The theory used is (Aminuddin 2013). The research approach is qualitative type of library research (Library Research) method used descriptive. The source of the Islah Cinta novel research data by Dini Fitria, the publisher of PT. Falcon Jakarta 2017 the first print consists of 33 chapters and 401 pages. The results showed that the role of the characters in the novel Islah Cinta by Dini Fitria was divided into two, namely the main character played by Diva, Andrean and Mas Jay. Additional characters played by thirteen other characters. The character of the main character is obtained that Diva, Andrean and Mas Jay have a patient nature, generous, confident, caring, selfish, bragging, rude, loser, calm, responsible, quiet, helper. the character of an additional figure of 13 people has a persistent, confident, courageous, kind, polite, friendly, selfish, unethical, helpful, religious, caring, wise, polite, calm, talkative, calm, romantic, smiling, straightforward quick, irresponsible, authoritative. The way the author describes the character of the main character and the character of the additional characters can be seen from: seeing how other characters talk about him, showing how his behavior, seeing how other characters talk to him, seeing how the character reacts to other characters

    Campur Kode dalam Novel Muhasabah Cinta Karya Dini Fitria

    Get PDF
    Penelitian ini terjadi karena ditemukan adanya fenomena campur kode dalam komunikasi bahasa lisan maupun tulisan. Campur kode dapat diartikan penggabungan dua bahasa dalam satu kalimat. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan data yang telah ditemukan secara rinci mengenai campur kode yang terdapat dalam novel Muhasabah Cinta karya Dini Fitria. Ditemukan 111 data yang terdiri dari bentuk campur kode berwujud kata, frasa, dan klausa. Selain bentuk campur kode juga terdapat klasifikasi fungsi campur kode yang terdiri dari fungsi untuk menghormati lawan tutur, kebutuhan kosakata, dan mempermudah menyampaikan maksud. Bentuk campur kode yang dominan yaitu berwujud kata dan yang paling sedikit berwujud klausa. Penggunaan campur kode dalam bertutur menunjukkan bahwa seseorang memiliki sifat terbuka terhadap bahasa yang bukan bahasa utamanya dalam berkomunikasi

    The Effect of Applying Question Answer and Relationship (QAR) Strategy on the Students’ Reading Achievement in Narrative Text”

    Get PDF
    The objective of this research was to find out the effect of Applying Question Answer and Relationship (QAR) Strategy on the Students’ Reading Achievement in Narrative Text. This research was conducted at SMP Asuhan Jaya, Jln. Kayu Putih Tj. Mulia Hilir academic year 2016/2017. The sample in this research has been taken VIII-B, the total of the students were 28. The sample consisted of 28 students were taken by using cluster random sampling technique. Because this research used pre-experimental so the sample just used one class which 28 students taught by applying Question Answer and Relationship (QAR) Strategy on the Students’ Reading Achievement in Narrative Text as the sample of the data. The pre-experimental research method was given Essay Test. Each group was given a treatment, pre-test and post-test. The result of this research showed that t-test (8.93) was higher than t-table (1.70) and degree of freedom (df) was 26. The final hyphothesis showed that Ho was rejected and Ha was accepted. It means that there was a significant effect of Applying Question Answer and Relationship (QAR) Strategy on the students’ reading achievement in narrative tex

    Pengamalan Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Fitria, Ulfa. 2017. Pengamalan Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk  di Candi Kidal  Kecamatan Tumpang    Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan,             Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.       Margono, M.Pd, M.Si, (II) Dr. Didik Sukriono, S.H, M.Hum.   Kata Kunci: Nilai-nilai kearifan lokal, Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur                               Manuk, Candi Kidal               Budaya asing yang mendominasi terhadap nilai budaya asli mampu menggeserkan kebudayaan yang menjadi jati diri bangsa. Kondisi tersebut sudah mulai terlihat di tengah kehidupan kita saat ini. Budaya-budaya asing datang dengan begitu mudahnya akibat dampak dari kuatnya arus global. Dampak yang dikhawatirkan dari pergeseran kebudayaan tersebut berupa sikap dan olah pikir dari manusia Indonesia sendiri, dari sikap yang mengunggulkan gotong royong dan musyawarah menjadi lebih individualis, yang demikian itu jauh dari ajaran kebudayaan yang luhur. Untuk tetap mempertahankan keluhuran budaya bangsa Indonesia ini, salah satu alternatifnya dengan mengembangkan dan mempertahankan budaya sendiri, salah satu budaya yang dimaksud adalah Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal.             Tujuan dari penilitian ini: (1) Menjelaskan asal usul Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk, (2) Mendiskripsikan prosesi pelaksanaan Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal, (3) Mengetahui nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal, (4) Memahami perspektif masyarakat tentang adanya Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal , (5) Mengetahui kendala yang dihadapi dalam upaya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal, (6) Mengetahui bagaimana mengatasi kendala dalam upaya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal             Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi teoritis tentang kebudayaan yang berjenis penelitian etnografi, dalam mencari data dari informan yang terdiri dari Bapak KRAT. Sutrimo RB, SE., MM sebagai ketua pelaksana dari LSM atau Ormas Raket Prasaja, Ibu Siti Romelah sebagai ketua Juru Kunci Candi Kidal, Bapak Imam Pinarko sebagai Juru Kunci II candi Kidal, Bapak Achmad Taufik sebagai Kepala Desa Kidal, Bapak Utomo sebagai penari Garudeya, Bapak Sateman sebagai sesepuh Desa Bangilan-Pandanajeng. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi).             Hasil penelitian adalah: (1) Asal mula Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal yaitu mengangkat kembali kegiatan luhur pendahulu yaitu Tradisi Ruwatan Sengkala pada masa Kerajaan Singosari; (2) Pelaksanaan Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal terbagi menjadi dua tahapan yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan; (3) Nilai-nilai kearifan lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal terdapat sembilan nilai luhur; (4) Perspektif masyarakat tentang adanya Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal; (5) Kendala dalam pelaksanaan Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal yaitu faktor internal (dana dan ketidakpedulian masyarakat terhadap tradisi dan faktor alam. (6) Upaya pelestarian Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal yaitu gotong royong, perlengkapan sarana dan prasarana, dan pelaksanaan secara rutin.             Saran yang berhubungan dengan upaya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal, yaitu kepada (1) Panitia Penyelenggara Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal mampu mempertahankan eksistensi dari kebudayaan Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal dan mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat dalam memandang nilai-nilai kearifan lokal dalam Tradisi Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal, (2) Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, diharapkan ikut membantu dalam mensosialisasikan Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal, baik memalui media cetak maupun elektronik. (3) Masyarakat Desa Kidal, sudah sepatutnya ikut ambil bagian dalam upaya pelestarian Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal ini, serta masyarakat pun dituntun untuk paham terhadap nilai-nilai kearifan lokal dalam Ruwatan Sengkala Nagari Bur Manuk di Candi Kidal

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB PADA PESERTA DIDIK KELAS V MIN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Arab Peserta Didik Kelas V Di MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung Tahun Ajaran 2015/2016” ini ditulis oleh Fitria Ulfa Fadilah, NIM. 2817123069, Jurusan PGMI, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Tulungagung, dibimbing oleh Bapak Muhamad Zaini, M.A. Kata Kunci: Numbered Heads Together, Motivasi belajar, hasil belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran Bahasa Arab di MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung yang masih cenderung menggunakan model pembelajaran konvensional dan hasil belajar peserta didik masih relatif rendah. Dalam hal ini peneliti berusaha mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dalam proses belajar mengajar diharap dapat membantu pemahaman peserta didik dalam belajar Bahasa Arab, sehingga keaktifan, motivasi dan hasil belajar peserta didik dapat meningkat. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana peningkatan keaktifan Bahasa Arab materi فِى اْلمَقْصَفِ melalui penerapan model kooperatif tipe Numbered Heads Together peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung ? (2) Bagaimana peningkatan motivasi belajar Bahasa Arab pada materi فِى اْلمَقْصَفِ melalui penerapan model kooperatif tipe Numbered Heads Together peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung ? (3) Bagaimana peningkatan hasil belajar Bahasa Arab pada materi فِى اْلمَقْصَفِ melalui penerapan model kooperatif tipe Numbered Heads Together peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung ? Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendisripsikan peningkatan keaktifan Bahasa Arab materi فِى اْلمَقْصَفِ melalui penerapan model kooperatif tipe Numbered Heads Together peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung. (2) Untuk mendisripsikan peningkatan motivasi belajar Bahasa Arab pada materi فِى اْلمَقْصَفِ melalui penerapan model kooperatif tipe Numbered Heads Together peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung. (3) Untuk mendisripsikan peningkatan hasil belajar Bahasa Arab pada materi فِى اْلمَقْصَفِ melalui penerapan model kooperatif tipe Numbered Heads Together peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah dokumentasi, tes, observasi, wawancara, angket dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini apabila penguasaan materi Peserta didik mencapai 75% dari tujuan yang seharusnya dicapai, dengan nilai KKM 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan keaktifan, motivasi dan hasil belajar Bahasa Arab. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan keaktifan belajar peserta didik dari siklus I adalah 73,8% (tinggi) ke akhir tindakan siklus II yaitu mencapai 86,1% (sangat tinggi). Adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari sebelum diberikan tindakan yaitu 1,73 (positif) ke akhir tindakan siklus II yaitu mencapai 1,76 (sangat positif). Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,03. Adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II yaitu nilai rata-rata hasil belajar pada tes akhir siklus I adalah 72,5 (63,33%) yang berada pada kriteria cukup, sedangkan pada tes akhir siklus II dalah 79,5 (86,66%) dan berada pada kriteria baik. Hal ini menunjukkan peningkatan sebesar 23,33%. Dari data tersebut terlihat bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Bahasa Arab kelas V di MIN Tunggangri Kalidawir Tulungagung Tahun Ajaran 2015/2016

    THE IMPLEMENTATION OF ICT FOR TEACHING ENGLISH AT STATE SENIOR HIGH SCHOOL 1 NGUNUT

    Get PDF
    ABSTRACT Ulfa, Fitria. Students Registered Number. 1723143058. 2018. The Implementation of ICT for Teaching English at State Senior High School 1 Ngunut. Thesis. English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic Institute (IAIN) Tulungagung. Advisor: Dr. H. Nursamsu, M.Pd. Keywords: The Implementation of ICT, Teaching English. There are two ways of teaching. The first is traditional way and the second is modern way of teaching. The traditional way also called as teacher-centered, where teacher explaining the materials through whiteboard or based on textbook. While, modern way is more likely teacher giving the materials with the help of technology and students demand to be more active. It is called as ICT-based Teaching (Information and Communication Technology). In this modern era, the development of technology being increased in almost every part of human being. People are being more aware with the use of technology for every sector of life. Indeed, with the help of technology, the teaching and learning process, it was expected to be more having a quality and students ability in English also getting improved. The research problem of the research are (1) the teacher preparation of teaching English by using ICT, (2) the implementation of ICT for teaching English by using ICT, and (3) the evaluation on students’ progress in English by using ICT. The purpose of the research is (1) to know the teacher preparation in teaching English using ICT, (2) to describe the implementation of ICT for teaching English, and (3) to know how the teacher evaluate students’ progress in English by using ICT. The research conducted at State Senior High School 1 Ngunut in the academic year 2017/2018. The research method used is descriptive design by using qualitative approach. The subject are two teachers who teach in X and XI class and 5 students from X IPS 1 and 5 students from XI MIPA 5. The data in the form of trasncript was gotten from having in-depth interview with both teacher and students. Data collection method is by having in-depth interview and observation. Data analysis based on the theory of Miles and Huberman, which is data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The result of this research based on the research findings and discussion from research problem was, (1) the teacher preparation for teaching English by using ICT has two points, the first is teacher preparing syllabus and lesson plans, because, the teaching and learning process should be based on core competence, the second is preparing ICT devices and materials, the materials prepared before encounter the class, while ICT devices prepared when teacher had already in the class, (2) the implementation of ICT based on each skill were, in listening skill, teacher used laptop, LCD, audio speaker, music video, and flashdisk, while the activity was playing music video (contain song) and singing together, then discuss each part of song; in reading skill, teacher used laptop, LCD, and power point, while the activity was by giving a text and students have to memorize vocab and fulfill the missing word form; in speaking skill, teacher used laptop, LCD, and power point, while the activity is by giving a project to make power point with the theme given and have to present in front of the class with their own group and in the form of power point and the last; in writing skill, teacher used laptop, LCD and power point, while the activity is teacher gives a picture shown on the LCD and students have to compose a text based on the picture given, (3) the evaluation given for students was by giving a direct and indirect test, the direct test is by authentic assessment which asking students to have presentation, and indirect test by giving a multiple choice test. Teaching English by using ICT gives many positive impact for both teacher and students. Either make the students being more enjoy and have much enthusiasm or it can simplify the teacher in delivering materials for students

    PENGARUH PERBEDAAN PELARUT EKSTRAKSI TERHADAP KADAR GENISTEIN DAN AKTIVITAS HAMBATAN TIROSINASE EDAMAME (Glycine max) IN VITRO

    No full text
    Warna kecoklatan sampai kehitaman pada kulit disebabkan oleh pigmen melanin yang ada di kulit. Semakin banyak akumulasi melanin dapat menyebabkan hiperpigmentasi yang dapat merusak keindahan kulit dan dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri pada penderita. Kosmetik pemutih kulit dibutuhkan untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi tersebut. Salah satu mekanisme kerja bahan pemutih kulit adalah menghambat kerja tirosinase. Tirosinase adalah enzim yang berperan penting dalam sintesis melanin. Proses pembentukan melanin dapat berkurang ketika tirosinase dihambat sehingga kulit tampak lebih cerah. Isoflavon merupakan salah satu senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas hambatan tirosinase. Isoflavon banyak terdapat dalam tanaman golongan leguminoceae, salah satunya adalah edamame. Terdapat 4 bentuk isoflavon yang ada pada kedelai yaitu aglikon, glikosida, malonil glikosida, dan asetil glikosida. Aktivitas hambatan tirosinase isoflavon aglikon (genistein, daidzein, glisitein) lebih besar daripada bentuk isoflavon lainnya. Suatu senyawa dapat diambil dari jaringan tanaman melalui proses ekstraksi. Salah satu yang mempengaruhi proses ekstraksi adalah pelarut ekstraksi. Pelarut yang digunakan untuk ekstraksi harus bersifat selektif terhadap senyawa yang ingin diambil. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut ekstraksi terhadap kadar genistein dan aktivitas hambatan tirosinase. Pelarut yang digunakan adalah pelarut etil asetat dan etanol 70 %. Penetapan kadar genistein pada penelitian ini menggunakan KLT Densitometri dengan fase diam silika Gel 60 F254 dan fase gerak toluen : etil asetat : aseton : asam format (20:4:2:1). Hasil menunjukkan kadar genistein tertinggi terdapat pada edamame yang diekstraksi menggunakan etil asetat dengan kadar 0,0811 ± 0,0022 % b/b sedangkan ekstrak etanol 70 % edamame memiliki kadar genistein sebesar 0,0351 ± 0,0013 % b/b. Hasil uji aktivitas hambatan tirosinase pada masing-masing ekstrak menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat edamame memberikan hambatan yang lebih besar dibandingkan ekstrak etanol 70%. Nilai IC50 ekstrak etil asetat yaitu 76,585 ± 1,799 μg/ml sedangkan nilai IC50 ekstrak etanol 70 % adalah 90,241 ± 1,266 μg/ml. Hasil aktivitas hambatan tirosinase yang diperoleh sebanding dengan hasil penetapan kadar genistein pada masing-masing ekstrak. Semakin tinggi kadar genistein dalam ekstrak maka semakin tinggi juga kemampuan hambatan tirosinase yang ditunjukkan dengan semakin kecil nilai IC50. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa perbedaan pelarut memberikan pengaruh terhadap kadar genistein dan aktivitas hambatan tirosinase ekstrak edamame
    corecore