7 research outputs found

    Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar” ini ditulis oleh Ilmia Turrofiah, NIM. 12210173103, pembimbing Mustofa, S.S., M.Pd. Kata kunci: Implementasi, Pendidikan Karakter, Menulis, Teks Anekdot. Penelitian ini dilakukan di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar karena sekolah tersebut merupakan sekolah yang berbasis islami serta menerapkan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar mengedepankan nilai-nilai karakter mulia atau akhlakul karimah sesuai dengan visi misi sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar, (2) mendeskripsikan faktor pendukung implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar, (3) mendeskripsikan faktor penghambat implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar. Fokus penelitian ini adalah implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar. Pertanyaan penelitian yang dijabarkan terkait implementasi pendidikan karakter, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran menulis teks anekdot siswa kelas X di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif-kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini diantaranya sebagai berikut, (1) implementasi pendidikan karakter dibagi menjadi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru memasukkan nilai-nilai pendidikan karakter dalam RPP. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan 8 nilai pendidikan karakter, diantaranya religus, disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai/menghargai prestasi, komunikatif dan demokratis, pada tahap evaluasi guru memiliki instrumen observasi sebagai bentuk penilaian sikap siswa, (2) faktor pendukung implementasi pendidikan karakter di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar adalah fasilitas dari madrasah serta seminar pendidikan karakter bagi guru, (3) faktor penghambat implementasi pendidikan karakter di MA Plus Keterampilan Nurul Islam Wates Blitar adalah sikap siswa yang tidak sesuai dengan penerapan nilai pendidikan karakter di sekolah

    MEMBANGUN KARAKTER BANGSA MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

    No full text
    Character building is one of the main goals in education. In addition to educating the nation, education is also expected to be the right instrument in character building, both theoretically and practically. A nation that has good character is a nation that implements noble values that grow from the nation itself in various aspects, economic, social, cultural, and also political aspects. There are many media that can be used in building national character, one of which is through learning Indonesian. The purpose of writing this article is to determine the role of the Indonesian language as a medium in instilling the character of the Indonesian nation. The method in this research is descriptive qualitative method with literature study. Data was collected using documentation techniques, namely collecting several research articles on the role of Indonesian language learning in instilling character values. The data analysis found (1) the implementation of Indonesian language learning as an effort to build national character (2) Indonesian language learning is able to foster a national spirit, (3) Indonesian language learning is able to foster a sense of love for the country. This paper discusses the meaning of the word "peace" in the phrase "at peace with COVID". Determination of meaning is based on the context of the phrase "at peace with COVID" or a contextual meaning. Based on the context of the situation, the word peace in the phrase "at peace with COVID" does not mean making an agreement with each other, or stopping to attack each other as in the KBBI. Rather, it means trying to adjust to the new situation so that you can feel peace

    Penerapan Ojs dalam Mobile/android yang Diperuntukkan Bagi Pembaca dan Author

    No full text
    One way to take advantage of current technological developments is to utilize the smartphone as a means of accessing the Internet network. Open Journal System Application (OJS) Application Design Concept (OJS) In Mobile / Android Covered For Readers and Author (OJS based on android) is where the application system will access the existing OJS database on the server then the data will be transferred into the application , So that OJS data on the server can be retrieved and can be entered into OJS Based Application android. Thus users / readers no longer need to access the browser, because in the Android-based OJS application will display the pdf-shaped article files.From the analysis of comparative function and viewing of OJS application that opened with browser, with OJS android based application, in essence has the same function that is displaying the work of ilmia from an institution from a researcher, but there are some deficiencies in OJS Application Based Android , Such as in the application can not display data that resides in OJS database as a whole

    PENGARUH MEDIA FACEBOOK DALAM PEMBELAJARAN HAKIKAT ILMU SAINS DAN METODE ILMIA TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF PESERTA DIDIK

    No full text
    ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HAKIKAT ILMU SAINS DAN METODE ILMIAH BERBANTUAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF PESERTA DIDIK Oleh Atika Septiana Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya kendala yang di alami oleh guru yaitu Guru belum menggunakan media facebook untuk kegiatan pembelajaran daring dikelas, Hasil belajar kognitif perserta didik masih rendahPelaksanaan pembelajaran ipa dikelas masih dianggap sulit oleh peserta didik. Rumusan masalah yang terdapat dalam penelitian ini yaitu Adakah Pengaruh Media Facebook Dalam Pembelajaran Hakikat Ilmu Sains Dan Metode Ilmiah Terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif Peserta Didik Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Facebook Dalam Pembelajaran Hakikat Ilmu Sains Dan Metode Ilmiah Terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif Peserta Didik kelas VII di sekolah SMPN 4 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu angket, wawancara dan dokumentasi. kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas dan uji reabilitas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang berkenaan dengan “Pengaruh Media Facebook Dalam Pembelajaran Hakikat Ilmu Sains Dan Metode Ilmiah Terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif Peserta Didik” ada pengaruh media facebook dalam pembelajaran ilmu sains terhadap hasil belajar ranah kognitif peserta didik. Dalam melakukan perhitungan data hipotesis penulis menggunakan bantuan SPSS versi 16.0. dan uji hipotesis yang dilakukan yaitu dengan manova menunjukan hasil perhitungan nilai sig yang menunjukan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada ada pengaruh media facebook dalam pembelajaran ilmu sains terhadap hasil belajar ranah kognitif peserta didik Kata Kunci : Sains, Hasil Belajar ii ii ABSTRACT THE INFLUENCE OF LEARNING MODELS ON THE NATURE OF SCIENCE AND SCIENTIFIC METHODS ASSISTED WITH FACEBOOK AS LEARNING MEDIA ON STUDENTS' COGNITIVE LEARNING OUTCOMES By: Atika Septiana This research is motivated by the obstacles experienced by teachers, namely teachers have not used Facebook media for online learning activities in class, students' cognitive learning outcomes are still low. Implementation of science learning in class is still considered difficult by students. The formulation of the problem contained in this research is whether there is an influence of Facebook media in learning the essence of science and scientific methods on learning outcomes in the cognitive domain of students. This research was conducted with the aim of finding out the influence of Facebook media in learning the essence of science and scientific methods on learning outcomes in the cognitive domain of participants. Class VII student at SMPN 4 school in Bandar Lampung. In this research, quantitative research was used with data collection techniques, namely questionnaires, interviews and documentation. then the data analysis techniques used are validity testing and reliability testing. Based on the results of research and discussion regarding "The Influence of Facebook Media in Learning the Nature of Science and Scientific Methods on Learning Outcomes in the Cognitive Domain of Students" there is an influence of Facebook media in learning science on learning outcomes in the cognitive domain of students. It can be concluded that in calculating the hypothetical data the author used SPSS version 16.0. and the hypothesis test carried out, namely by MANOVA, shows the calculation results of the sig which shows that H1 is accepted so it can be concluded that there is an influence of Facebook media in science learning on students' cognitive learning outcomes. Keywords : Science, Learning Outcome

    TRAUMA HEALING TERHADAP BALITA DAN ANAK-ANAK DI POSKO KORBAN ERUPSI GUNUNG SEMERU SMPN 2 PASIRIAN, KABUPATEN LUMAJANG

    No full text
    At the end of 2021, Mount Semeru released hot clouds and ash rain that fell around it. The eruption of Mount Semeru caused damage in various aspects of the lives of the affected people. Many victims of the eruption of Mount Semeru have taken refuge in various emergency posts. Many victims were traumatized by this eruption, especially for toddlers and children. Therefore, the author together with a team of volunteers consisting of several students from Lumajang Regency took the initiative to hold trauma healing activities. The targets of this service are toddlers and children who are at the Command Post for the Victims of the Mount Semeru Eruption at SMPN 2 Pasirian. The purpose of this activity is to reduce or eliminate the intensity of trauma or concerns for toddlers and children as a result of the eruption of Mount Semeru. The method used is trauma healing with exercise, puzzles, playing, coloring, and distributing prizes. Starting with the planning stage, preparation stage, and implementation stage. Based on the results of the service carried out, the volunteer team found out that several toddlers and children who were victims of the Mount Semeru eruption at SMPN 2 Pasirian experienced trauma and were helped to reduce trauma by the community service activities held. Suggestions for this trauma healing activity to be continued every day so that the trauma healing provided is not only completed during service.   Di akhir tahun 2021, Gunung Semeru mengelurkan awan panas dan hujan abu yang turun di sekitarnya. Erupsi Gunung Semeru ini menyebabkan kerusakan diberbagai aspek dalam kehidupan masyarakat yang terdampak. Banyak korban dari erupsi Gunung Semeru telah mengungsi di berbagai posko-posko darurat. Banyak korban yang mengalami trauma akibat erupsi ini, terutama bagi balita dan anak-anak. Maka dari itu, penulis bersama dengan tim relawan yang terdiri dari beberapa mahasiswa dari Kabupaten Lumajang berinisiatif mengadakan kegiatan trauma healing. Sasaran dari pengabdian ini ialah balita dan anak-anak yang berada di Posko Korban Erupsi Gunung Semeru SMPN 2 Pasirian. Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mengurangi atau menghilangkan intensitas trauma atau kekhawatiran balita dan anak-anak akibat dari erupsi Gunung Semeru. Bentuk pengabdian yang digunakan yaitu participatory and action yang melibatkan proses belajar berkelompok secara interaktif dimulai dengan tahap perencanaan, tahap persiapan, dan tahap pelaksanaan. Metode yang dipakai ialah trauma healing dengan senam, teka-teki, bermain, mewarnai, dan pembagian hadiah. Berdasarkan hasil pengabdian yang diadakan, tim relawan mengetahui bahwasanya balita dan anak-anak korban erupsi Gunung Semeru di SMPN 2 Pasirian terdapat beberapa mengalami trauma dan terbantu mengurangi trauma dengan kegiatan pengabdian yang diadakan. Saran untuk kegiatan trauma healing ini untuk terus dilanjutkan setiap hari agar trauma healing yang diberikan tidak hanya selesai pada saat pengabdian saja

    Perlindungan Jiwa Anak Yatim dalam Pergub Sumsel Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perlindungan Anak Yatim

    No full text
    This study is entitled "A Review of Maqashid Al-Shari’ah Against the Protection of Orphans' Mental Life in the North Sumatra Governor Regulation No. 6 of 2017 Regarding Orphan Protection". The purpose of this study is First To find out how the protection of life in the Governor of South Sumatra No. 6 of 2017 concerning Protection of Orphans. Second To find out how Maqashid al-Syari’ah review of life protection in the Governor of South Sumatra No. 6 of 2017 concerning Protection of Orphans. In this study the authors used a descriptive analysis technique, which seeks to describe in general the efforts to protect the lives of orphans in South Sumatra local government regulation no 6 of 2017 concerning orphans, as viewed from Maqashid as-Syari’ah from secondary data in the form of books, scientific work of scholars, research results, articles, journals and documents that support this research. In this way the reader will get the results of research on the protection of the lives of orphans in the summit regulation regarding the protection of orphans. After analyzing the Governor's Regulation No. 6 of 2017 the author finally came to the conclusion that in the Governor's Regulation there is the principal of Maqashid Shari'ah, the Hifz Nafs. (preserving the soul).  Abstrak Penelitian ini berjudul “Tinjauan Maqashid Al-Syari'ah Terhadap Perlindungan Jiwa Anak Yatimdalam Pergub Sumsel Nomor 6 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Anak Yatim”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Pertama Untuk mengetahui bagaimana perlindungan jiwa dalam Pergub Sumsel Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perlindungan Anak Yatim. Kedua Untuk  mengetahui  bagaimana  tinjauan  Maqashid  asy-Syri’ah  terhadap perlindungan jiwa dalam Pergub Sumsel Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perlindungan Anak Yatim.  Dalam penelitian ini penulis mengunakan teknik analisis deskriptif, yaitu berusaha mengambarkan secara umum tentang upaya perlindungan jiwa terhadap anak yatim dalam Peraturan pemerintah daerah sumatera selatan no 6 tahun 2017 tentang anak yatim, yang ditinjau dari  Maqashid as-Syari’ahdari  data  sekunder  yang  berupa  buku- buku, hasil karya ilmia para sarjana, hasil-hasil penelitian, artikel, jurnal dan dokumen-dokumen yang mendukung penelitian ini. Dengan cara demikian pembaca akan mendapatkan hasil penelitian tentang perlindungan jiwa anak yatim dalam pergub sumsel tentang perlindungan anak yatim. Setelah menganalisa pergub sumsel nomor 6 tahun 2017 akhirnya penulis mendapat kesimpulan bahwa dalam pergub tersebut terdapat pokok maqashid syari’ah yaitu hifz nafs. (memelihara jiwa). Kata Kunci : Anak Yatim, Maqashid Syar’ah, Pergub sumse

    MANAJEMEN PELAYANAN BADAN PENASIHATAN PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP4) DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN PANJANG KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM MENGURANGI TINGKAT PERCERAIAN

    No full text
    ABSTRAK Badan Penasihatan Pembinaan Pelestarian Dan Perkawinan (BP4) adalah Lembaga yang bertujuan untuk memberikan bimbingan, konseling, serta pendampingan kepada pasangan suami istri dalam Upaya memelihara, memperkuat, dan mengembangkan hubungan perkawinan yang sehat, harmonis, dan berkelanjutan. BP4 berfokus pada pencegahan konflik, pemulihan hubungan yang terganggu, dan pembinaan nilai-nilai serta keterampilan yang diperlakukan dalam membangun hubungan perkawinan yang kokoh. Lembaga ini juga turut aktif dalam meningkatkan kesadaran Masyarakat tentang pentingnya pelestarian perkawinan dan memeberikan Solusi konkret untuk mengatasi masalah-masalah yang mungkin timbul dalam kehidupan berumah tangga. Oleh karna itu diperlukan adanya manajemen pelayanan yang tepat dalam mengurangi Tingkat prceraian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen pelayanan BP4 dalam mengurangi Tingkat perceraian dikantor Urusan Agama Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung. Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif yang berbentuk data deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer yang diperoleh langsung dari informan yaitu Ketua BP4, Pegawai KUA, serta Masyarakat pengguna layanan BP4, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal ilmia, dan kepustakaan lainnya yang masih berkaitan dengan pembahasan penelitian penulis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini dilakukan dan dilaksanakan pada saat pengumpulan data sedang berlangsung serta pada saat pengumpulan data telah tercukupi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelayanan BP4 dalam mengurangi Tingkat perceraian di Kantor Urusan Agama Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung, masih belum dilaksanakan secara maksimal. Oleh karena itu harus dilakukannya perubahan untuk meningkatkan BP4 di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kota Bandar Lampung dengan mengevaluasi Kembali seluruh peraturan yang berkaitan dengan pembinaan dan pelestarian perkawinan. BP4 Kantor Urusan Agama Kecamatan Kota Bandar Lampung harus lebih meningkatkan koordinasi dan kemitraan dengan instansi pemerintahan pusat dan daerah serta organisasi kemasyarakatan dalam melaksanakan kegiatan keluarga Sakinah. Kata Kunci : BP4, Manajemen Pelayanan, Tingkat Perceraian. ABSTRAK The Preservation and Marriage Development Advisory Board (BP4) is an institution that aims to provide guidance, counseling, and assistance to married couples in an effort to maintain, strengthen, and develop healthy, harmonious, and sustainable marital relationships. BP4 focuses on conflict prevention, restoration of disrupted relationships, and fostering the values and skills treated in building a strong marital relationship. This institution is also active in raising public awareness about the importance of marriage preservation and providing concrete solutions to overcome problems that may arise in married life. Therefore, proper service management is needed in reducing the divorce rate. This study aims to describe BP4 service management in reducing the divorce rate at the Religious Affairs office of Long District, Bandar Lampung City. In this study, the author uses qualitative methods in the form of descriptive data with the type of field research and data collection methods, namely interviews, observations, and documentation. Primary data obtained directly from informants, namely the Chairman of BP4, KUA employees, and the community using BP4 services, while secondary data are obtained from books, scientific journals, and other literature that are still related to the discussion of the author's research. Data analysis techniques used in qualitative research are carried out and carried out when data collection is ongoing and when data collection has been fulfilled. The results showed that BP4 service management in reducing the divorce rate at the Religious Affairs Office of Long Subdistrict, Bandar Lampung City, was still not implemented optimally. Therefore, changes must be made to improve BP4 at the Religious Affairs Office of Bandar Lampung City District by re-evaluating all regulations related to marriage formation and preservation. BP4 The Religious Affairs Office of Bandar Lampung City District should further improve coordination and partnership with central and local government agencies and community organizations in carrying out Sakinah family activities. Keywords : BP4, Service Management, Divorce Rate
    corecore