1,644 research outputs found
KEPUASAN MASYARAKAT PENERIMA BANTUAN PKH TERHADAP KINERJA PENDAMPING DI PAWOH KECAMATAN SUSOH, ACEH BARAT DAYA
This research is motivated based on observations in the field on the assisting process carried out by PKH assistants in providing services, the way services are provided to the community and measuring the level of community satisfaction with the performance of companions. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of the PKH beneficiaries with the performance of PKH assistants in Gampong Pawoh, Susoh District. The sample collection technique used by the researcher was a systematic random sample (Syistematic Random Sampling), thus the sample in this study amounted to 50 respondents where data collection was collected by filling out a questionnaire, then the data collection technique was carried out through literature studies and field studies which included: Observations and questionnaires. From the results of the study, it can be concluded that public satisfaction with the performance of PKH assistants is quite satisfactory and maximally realized, the performance of companions who have provided the best possible services but which is an obstacle in mentoring, there is still a lack of desire from some KPM to attend PKH meeting activities, there is still a lack of understanding in the digestion of information or learning provided by the companion, and some activities carried out in supporting assistance duties so that there are often miscommunications, especially information about PKH to the beneficiary community in Gampong Pawoh with companions so that many of the KPM come to see the PKH coordinator at the Abdya Social Service.Keywords: Family Hope Program (PKH). PKH Companion. Community Satisfaction
NILAI RELIGIUS ISLAMI DALAM KUMPULAN PUISI KITAB PARA PENCIBIR KARYA TRIYANTO TRIWIKROMO (Kajian Semiotika Riffaterre)
Rachmat, Saktika Panca Utami. 2021. berjudul “Nilai Religius Islami dalam Kumpulan Puisi Kitab Para Pencibir Karya Triyanto Triwikromo (Semiotika Riffaterre)”. Skripsi program
Strata 1 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang.
Kumpulan Puisi Kitab Para Pencibir ini menceritakan komunikasi satu arah antara Tuhan yang di sini sebagai Aku kepada umatnya yaitu manusia. Tuhan menyampaikan rasa
cintaNya dengan menegur manusia, yang kini mulai, hanyut dan merasa aman akan Tuhan Sang maha mencintai umat-Nya. Triyanto Triwikromo fokus menyampaikan emosi Tuhan yang merupkan tokoh utam. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan penggambaran makna dari syair-syair puisi dan memaparkna nilai religius yang ada dalam kumpulan puisi. Objek material ini adalah Kumpulan Puisi Kitab Para Pencibir Karya Triyanto Triwikromo. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teori Semiotika Riffaterre untuk meneliti objek. Teori Semiotika yang digunakan adalah teori semiotika milik Riffaterre, diantaranya terdiri dari pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik, dan pembacaan matriks, model, dan varian.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa yang menjadi dasar makna dari Kumpulan Puisi Kitab Para Pencibir ialah ungkapan emosi baik emosi marah ataupun cinta dari subjek. Penggunaan analisi semiotika Riffaterre memperjelas makna nilai religious islami dari kumpulan puisi.
Kata kunci : Kitab Para Pencibir, Riffaterre, nilai religius islam
AKTANSIAL DAN STRUKTUR FUNGSIONAL DALAM NOVEL SURGA SUNGSANG KARYA TRIYANTO TRIWIKROMO
AbstractThis research was motivated by the desire of researchers to reveal the actant scheme and functional structure in the novel Surga Sungsang by Triyanto Triwikromo. Researchers used the actantial theory dan functional structure of A.J. Greimas to reveal that actant scheme and functional structure. Actantial theory is theory about actant. Actant is abstraction role that divided into six function, that is sender, object, subject, helper, opponent, and receiver. The functional structure is the way of a fixed story. The functional structure consists of the initial situation, transformation, and final situation. The problem in this reseacrh is about how this actant scheme, functional structure, and meaning in the novel Surga Sungsang by Triyanto Triwikromo and also how the design of the implementation research result to literature learning in collage. Based on the research, founded 11 actant scheme and functional structure and founded 3 meanings in the novel Surga Sungsang by Triyanto Triwikromo. The implementation of learning research is embodied by making a RPS and RPM. Keywords: novel Surga Sungsang, actant scheme, functional structure
Perancangan Gelanggang E-Sport Di Bandar Lampung [Skripsi] / Edi Triyanto
xii, 138 halaman : ilustrasi ; 28 cm
REPRESENTASI DISKRIMINASI SARA DALAM KUMPULAN CERPEN ULAR DI MANGKUK NABIKARYA TRIYANTO TRIWIKROMO: Sebuah Tinjauan Semiotik
Skripsi ini berjudul "Represensi Diskriminasi SARA dalam Kumpulan Cerpen Ular DI Mangkuk Nabi karya Triyanto Triwikromo: Sebuah Tinjauan Semiotik". Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tanda dan relasi tanda-tanda tekstual yang terdapat dalam kumpulan cerpen Ular di Mangkuk Nabi khususnya enam cerpen yang menjadi korpus penelitian. Digunakan teori semiotika Peirce untuk menganalisisrelasi dan malma tanda-tanda tekstual yang terdapat dalam kumpulan cerpen Ular di Mangkuk Nabi
PENYIMPANGAN PERILAKU SOSIAL OLEH TOKOH DALAM KUMPULAN CERPEN SAYAP ANJING KARYA TRIYANTO TRIWIKROMO: PERSPEKTIF SOSIOLOGI SASTRA
Skripsi yang berjudul “Penyimpangan Perilaku Sosial Oleh Tokoh Dalam
Kumpulan Cerpen Sayap Anjing Karya Triyanto Triwikromo: Perspektif Sosiologi
Sastra” memiliki tujuan untuk mengungkap nilai realitas yang terpapar di dalam struktur
cerpen sebagai bentuk teks karya sastra. Nilai realitas tersebut dinilai memiliki refleksi
atas kenyataan sosial mengenai penyimpangan perilaku sosial dan bermuara pada sebuah
fakta peristiwa. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan melalui perspektif sosiologi teks
karya sastra yang dibantu dengan teori konstruksi sosial Peter L. Berger yang dianggap
relevan dalam memberikan kontribusi pengungkapan sebuah fakta sebagai kenyataan
umum yang keberadaannya pernah terjadi dan tumbuh dalam sistem sosial masyarakat.
Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif yang dimanfaatkan untuk
mengidentifikasi bentuk realitas dalam struktur karya sastra sehingga hadirnya nilai-nilai
tekstual tersebut mampu merujuk pada sebuah fenomena sosial. Metode ini melakukan
analisis pada cerpen-cerpen melalui kalimat dan bahasa yang menjadi struktur utama
penyusun teks karya sastra tersebut. Hal ini dilakukan untuk menampilkan bahwa
fenomena yang menjadi wujud kenyataan mampu bertransformasi ke dalam produktivitas
bahasa. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa kutipan teks kumpulan cerpen
Sayap Anjing karya Triyanto Triwikromo, sedangkan sumber data sekunder dalam
penelitian ini berupa data atau dokumen yang berasal dari luar teks karya sastra. Maka,
penelitian ini berusaha menitikberatkan pada analisis isi atau analisis secara tekstual
dengan memberikan fokus terhadap objektivitas nilai realitas yang terpapar di dalam teks
karya sastra. Hasil analisis tekstual tersebut kemudian akan dikaitkan dengan fakta
peristiwa diluar teks karya sastra dengan berdasarkan bukti yang mendukung kenyataan
sosial tersebut. Maka, klasifikasi struktur teks karya sastra dengan mengidentifikasi
makna teks secara spesifik bertujuan untuk menampilkan sebuah gagasan yang tersirat
dalam kumpulan cerpen Sayap Anjing karya Triyanto Triwikromo sehingga pendekatan
perspektif sosiologi karya sastra dengan bantuan teori konstruksi sosial Berger berusaha
menampilkan kenyataan sebagai peristiwa yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat
sebagai sistem sosial secara terperinci. Hasil dari analisis tersebut kemudian dapat dinilai
untuk dijadikan sebagai pengetahuan sosial
ANALISIS ASPEK SOSIAL BUDAYA DALAM CERPEN SAMPAI BENAR-BENAR JADI KAISAR KARYA TRIYANTO TRIWUKROMO (MEDIA DARING): PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA
<p>Cerpen <em>Sampai Benar-benar Jadi Kaisar </em>(<em>SBJK</em>)karya Triyanto Triwukromo merupakan salah satu cerpen yang dimuat dalam koranJawa Pos, edisi 13 Mei 2018. Cepen <em>SBJK</em> kemudian kembali dimuat secara online dalam Cerpen Koran Minggu (<a href="https://lakonhidup.com">https://lakonhidup.com</a>) sebuah website yang memuat cerpen-cerpen koran minggu dari beberapa koran ternama di Indonesia, seperti Jawa Pos, Kompas, Tempo, Republika, dan lain-lain. Cepen <em>SBJK</em>menceritakan sebuah kekaisaran, serta kehidupan seorang panglima dan bawahannya yang begitu ingin mengakhiri kekaisaran Q. kaisar Q merupakan kaisar yang tidak bisa mati karena konon dilindungi oleh Xiong-er, Xiong-er adalah sejenis makhluk gaibmirip kupu-kupu. Ukurannya dua kali manusia dewasa.Kepala Xiong-er menyerupai perempuan berambut ular. Mulutnya bisa menyemburkan api.Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan aspek-aspek sosial dan budaya dalam cerpen <em>Sampai Benar-benar Jadi Kaisar </em>karya Triyanto Triwukromo .Adapun aspek-aspek social budaya yang ditemukan, yaitu: bahasa, organisasi sosial, sistem pengetahuan dan ilmu gaib, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencarian hidup, sistem religi, serta kesenian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini berupa deskripsi aspek-aspek social budaya dalam cerpen <em>Sampai Benar-benar Jadi Kaisar </em>(<em>SBJK</em>)karya Triyanto Triwukromo.</p>
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN PADA PT BORNEO LUMBUNG ENERGI & METAL TBK.
Nama: Guruh Triyanto
Nomor Registrasi: 8335132498
Program Studi: S1 Akuntansi
Judul: Laporan Praktik Kerja Lapangan pada PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk.
Selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan selama tiga bulan di PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk., praktikan ditempatkan di bagian Accounting and Finance. Setiap harinya, praktikan melaksanakan tugas-tugas yang terutama berhubungan dengan divisi accounting, seperti, melakukan pemeriksaan atas saldo yang terdapat pada trial balance dan general ledger perusahaan, melakukan pemeriksaan atas bukti penerimaan maupun pengeluaran kas berdasarkan dari jumlah uang yang tertera di rekening koran perusahaan, melakukan pemeriksaan atas dokumen bukti pendukung transaksi perusahaan, menginput data invoice dan cash receipt ke dalam GL account receivable, menginput invoice dan cash disbursement ke dalam GL account payable perusahaan, serta membuat jurnal atas transaksi yang dilakukan perusahaan. Selama melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan, praktikan mendapatkan banyak pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan, serta kemampuan lain yang akan berguna ketika akan memasuki dunia kerja yang sebenarnya di masa depan
ASPEK MORAL DALAM KUMPULAN CERPEN SAYAP ANJING KARYA TRIYANTO TRIWIKROMO: TINJAUAN SEMIOTIK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur-unsur struktural yang membangun kumpulan cerpen Sayap Anjing karya Triyanto Triwikromo dan mendeskripsikan wujud serta makna aspek moral yang terdapat di dalamnya dengan
tinjauan semiotik. Objek yang dikaji dalam penelitian ini adalah aspek moral dalam kumpulan cerpen Sayap Anjing karya Triyanto Triwikromo. Metode yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel yang dipilih dalam kumpulan cerpen Sayap Anjing meliputi: cerpen “Ninabobo Televisi”, cerpen “Mata Sunyi Perempuan Takroni”, cerpen
“Sayap Anjing”, cerpen “Masuklah ke Telingaku, Ayah”, dan cerpen “Monumen”. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan Studi Kepustakaan. Sesuai dengan pendekatan semiotik, untuk menganalisis data dilakukan dengan pembacaaan heuristik dan hermeneutik. Selain itu juga digunakan teknik analisis induktif. Hasil penelitian terhadap kumpulan cerpen Sayap Anjing karya Triyanto
Triwikromo dengan tinjauan semiotik adalah Pertama, berdasarkan analisis struktural, dalam kumpulan cerpen Sayap Anjing terdapat keterpaduan antarunsur (tema, alur, penokohan, dan latar) dalam membangun totalitas makna. Hal tersebut tercermin dari tema yang membicarakan tentang Hal tersebut tercermin dari tema yang membicarakan tentang kerusakan-kerusakan kehidupan sosial. Adapun alur
yang digunakan pengarang dalam kumpulan cerpen Sayap Anjing meliputi alur maju dan alur campuran. Alur maju terdapat dalam cerpen “Ninabobo Televisi” dan cerpen “Sayap Anjing”. Alur campuran terdapat dalam cerpen “Masuklah ke Telingaku
Ayah”, cerpen “Monumen”, dan cerpen “Mata Sunyi Perempuan Takroni”. Tokoh-tokoh yang dianalisis antara lain Anak-anak, Ibu Guru, Zubaedah, Zulaikha, Saya, Ustad Muharor, Morgan, Abilawa, Shela, Aku, Ayah dan guru
Semar. Kedua belas tokoh tersebut dianalisis karena memiliki hubungan dengan analisis moral dalam cerita. Latar tempat dalam kumpulan cerpen Sayap Anjing adalah di perkampungan kumuh yang miskin, pelataran makam Al Baqi di Madinah, Makkah, Sydney (Australia), Rumah Pemotongan Hewan, kota kecil, dan pendapa rumah dinas wali kota. Adapun latar waktu yaitu waktu pagi, siang, sore, dan malam
hari, waktu naik haji ke tanah suci Makkah, waktu dahulu ketika Abilawa muak dengan sapi hingga ia berusia tua dan masih menjadi penjagal sapi, dan waktu tiga tahun sebelum monumen berdiri hingga telah berdiri. Latar sosial meliputi kehidupan perkampungan yang miskin, ibadah haji di Makkah, makam Al Baqi yang selalu dipenuhi para peziarah dan terdapat adat/ tradisi yang tidak memperbolehkan masuk
ke makam Al Baqi, para pedagang Takroni yang berjualan di sepanjang jalan Makkah, kehidupan penjagal sapi yang harus memotong sepuluh sapi dalam dua hari, dan budaya korupsi dalam birokrasi pemerintah antara penguasa dan pengusaha.
Kedua, berdasarkan tinjauan semiotik, kumpulan cerpen Sayap Anjing karya Triyanto Triwikromo mengandung nilai moral meliputi (1) Perilaku kekerasan anak disebabkan kekurangperhatian orang tua terhadap anak dalam menonton tayangan kekerasan di televisi, (2) Perbuatan manusia yang melampaui batas adat/ tradisi akan mendapat kesengsaraan, (3) Kesabaran dalam menghadapi musibah, (4) Krisis
kemanusiaan, (5) Tindakan manusia yang memaksakan kehendak akan menyebabkan penderitaan, dan (6) Krisis kepedulian sosial
- …
