1,721,711 research outputs found
Experimental modeling of focused shortening: understanding the structural development of reverse fault zones
This thesis presents four series of sand and clay analogue models of compressional deformation: no erosion and sedimentation (S1), erosion (S2), sedimentation (S3s and S3c), and no erosion and sedimentation with an indentor (S4). All models produce a single fault zone, except S4 which produced multiple fault zones. The models show that erosion and sedimentation influence the major fault and fold geometries, fault displacement, ramp-dip angles, and the width of the deformation zones. The major faults in the models with low or no sedimentation (S1) and erosion (S2) have a flat-ramp-flat geometry. Erosion produces the narrowest deformation zone. In contrast, the sand model with sedimentation (S3s) has the widest deformation zone and the steepest ramp-dip angle; it lacks the upper flat section of the main thrust fault. Clay and sand models have similar large-scale deformation patterns. The models produce a series of backthrusts and an upward-widening main reverse fault zone. Steeply dipping to overturned beds and branching faults are present within the main fault zones. The clay models have narrower fault zones, more faults with smaller displacements, more blind faults, more folding, and steeper backthrusts than the sand model. Calculations for the sand and clay models show that the backthrusts and main thrust account for only 45-50% of the imposed shortening. S4 provides insight on the patterns of secondary faulting that develop on the anticlines above the main thrust faults. Normal faults form parallel to the hinge line on the crest of the anticlines and perpendicular to the hinge line at the plunging ends of the anticlines where two offset anticlines propagated and merged together. Seismic data from areas of reverse/thrust faulting (e.g., offshore Nigeria) commonly contain no-record zones corresponding to the main reverse fault zone in the experimental models. The experimental models provide insight into the complex structures within these fault zones: steeply dipping to overturned beds and multiple branching faults.M.S.Includes abstractIncludes bibliographical referencesby Triyani Nur Hidaya
Pengaruh Konsep Gamification Dan Brand Communication Terhadap Loyalitas Pengguna Shopee (Studi Pada Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Syekh Nurjati Angkatan Tahun 2017-2019
ABSTRAK
TRIYANI. NIM: 1708203112. “PENGARUH KONSEP GAMIFICATION DAN BRAND COMMUNICATION TERHADAP LOYALITAS PENGGUNA SHOPEE (STUDI PADA MAHASISWA PERBANKAN SYARIAH IAIN SYEKH NURJATI CIREBON ANGKATAN TAHUN 2017-2019)”. 2021
Shopee merupakan e-commerce jual beli secara online yang berbasis aplikasi mobile dan merupakan e-commerce yang populer di kalangan masyarakat. Dalam menciptakan rasa loyal konsumen terhadapnya, Shopee menerapkan konsep gamification dengan menyediakan games berhadiah dan melakukan brand communication yang menarik yaitu dengan menjadikan artis Korea Selatan sebagai brand ambassador, memberikan voucher diskon dan masih banyak promosi lainnya. Sehingga, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang pengaruh konsep gamification dan brand communication terhadap loyalitas pengguna Shopee baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu Mahasiswa Perbankan Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon Angkatan Tahun 2017-2019 dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden. Teknik data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif, analisis statistik berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis berupa uji t (parsial) dan uji F (simultan), dan uji koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan IBM SPSS Statistics Versi 21.
Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gamification terhadap loyalitas pengguna Shopee sebesar 30,3% serta terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara brand communication terhadap loyalitas pengguna Shopee sebesar 9,5%. Secara simultan, gamification dan brand communication bersama-sama mempengaruhi loyalitas pengguna Shopee dengan kontribusi sebesar 39,8%.
Kata kunci: Gamification, Brand Communication, Loyalita
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
PENGAWASAN PEMUNGUTAN PAJAK PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENERIMAAN PENDAPATAN DAERAH DI KABUPATEN ROKAN HULU
ABSTRAK
PENGAWASAN PEMUNGUTAN PAJAK PARKIR UNTUK MENINGKATKAN PENERIMAAN PENDAPATAN DAERAH
DI KABUPATEN ROKAN HULU
Oleh : Oki Triyani
Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui siapa pihak yang melakukan pengawasan pemungutan Pajak Parkir di Kabupaten Rokan Hulu, kendala apa saja yang terjadi pada saat pengawasan pemungutan Pajak Parkir dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang terjadi pada saat pengawasan pemungutan Pajak Parkir. Tugas akhir ini menggunakan dua metode pengumpulan data yaitu metode wawancara dan metode dokumentasi. Hasil yang ditemukan bahwa pengawasan pemungutan pajak parkir dilakukan oleh pegawai bidang pendataan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rokan Hulu dengan Realisasi penerimaan Pajak Parkir pada Tahun 2017 yaitu sebesar 101,22%, Tahun 2018 yaitu hanya sekitar 53,93% karena adanya kerusakan pada palang parkir otomatis dan kurangnya pengawasan dari pihak BAPENDA, namun kembali melampaui target pada Tahun 2019 yaitu mencapai 123,93%. Hal ini terjadi karena adanya perbaikan pada palang parkir otomatis dan peningkatan pada jumlah wajib pajak dari 2 wajib pajak menjadi 31 wajib pajak serta meningkatnya bentuk pengawasan yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rokan Hulu.
Kata kunci: Pengawasan, Pajak Parki
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
KAJIAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI NGANJUK NOMOR: 375/PID.SUS-ANAK/2013/P NJK)
ABSTRAK Triyani, E0011319, KAJIAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NEGERI NGANJUK NOMOR: 375/PID.SUS-ANAK/2013/PN NJK). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penulisan Hukum (Skripsi) 2015. Penelitian Hukum ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan tentang kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia dan kebebasan hakim terhadap tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dalam Putusan Nomor: 375/Pid.Sus-anak/2013/PN Njk. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian preskriptif. Menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Jenis data yang digunakan adalah sata sekunder. Sumber data sekunder mencakup bahan hukum primer dan hukum sekunder. Teknik pengambilan data menggunakan studi kepustakaan dan semua bahan hukum yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis deduksi. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa Peraturan Perundang-undangan yang dapat digunakan untuk menjerat pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur diantaranya Pasal-pasal dalam KUHP yaitu Pasal 287 KUHP, Pasal 298 KUHP, Pasal 290 KUHP, Pasal 292 KUHP, Pasal 293 KUHP, Pasal 294 KUHP dan Pasal 295 KUHP dan Pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 ahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yaitu Pasal 81, Pasal 82 dan Pasal 88. Kemudian diperoleh hasil pertimbangan-pertimbangan hakim dalam mengambil putusan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak, antara lain: fakta-fakta yuridis yang terungkap dalam persidangan, terpenuhinya unsur-unsur Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang didakwakan, dan pertimbangan hakim tentang hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa pada Putusan Nomor: 375/Pid.Sus-anak/2013/PN Njk telah sesuai dengan ketentuan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Perlindungan Ana
PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENCAPAI SMART ENVIRONMENT DIKELURAHAN TUAH KARYA KECAMATAN TUAH MADANI
ABSTRAK
PENGELOLAAN SAMPAH DALAM MENCAPAI SMART ENVIRONMENT DIKELURAHAN TUAH KARYA
KECAMATAN TUAH MADANI
OLEH:
TRIYANI RAMADHIYANTI
NIM: 11970524781
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan Pengelolaan Sampah dalam mencapai Smart Environment di Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tuah Madani. dengan ditemukannya berbagai masalah mengenai kegiatan Pengelolaan Sampah yang masih terdapat kejadian-kejadian diantaranya Pengelolaan Sampah menjadi salah satu program dalam mewujudkan Smart Environment, Pengelolaan Sampah untuk mencapai Smart Environment. Adapun Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan Sampah untuk mewujudkan Smart Environment di Kota Pekanbaru. Penelitian ini memerlukan data dengan menggunakan Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dukumentasi. Metode Penelitian ini adalah Pendekatan Kualitatif Deskriptif. Peneliti menggunakan Pengelolaan Sampah dalam UUD Nomor 18 Tahun 2008 dan Peraturan Walikota Nomor 56 Tahun 2019 tentang Masterplan Pekanbaru Smart City sebagai indikator penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan sebagai sumber data dari penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Pengelolaan Sampah di Kelurahan Tuah Karya ini bersifat distribusi bukan dikelolan namun sampah tersebut sudah dipilah dari rumah lalu ditimbang sampah tersebut, lalu di masukkan ketabungan emas. Bank Sampah di Kelurahan Tuah Karya ini sudah terlaksana dengan baik namun belum bisa mewujudkan Smart Environment di Kota Pekanbaru.
Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Smart Environmen
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD PRAMBANAN
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU
DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
DI RSUD PRAMBANAN
Isti Triyani*, Sigid Sudaryanto, Atik Ismiyati
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
JL. Mangkuyudan MJ III/304, Yoyakarta, 555143
Email : [email protected]
ABSTRAK
Latar Belakang: Kelancaran produksi ASI pada ibu yang melahirkan dengan
sectio caesarea dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya faktor psikologis
yaitu kecemasan. Pada ibu dengan post sectio caesarea mengalami kelelahan dan
perubahan mood seperti kecemasan, cemas terhadap dirinya dan cemas memikirkan
bayinya. Kecemasan tersebut dapat mempengaruhi kelancaran pengeluaran ASI
pada ibu dengan persalinan sectio caesarea.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan pengeluaran
ASI pada Ibu dengan persalinan Sectio Caesarea di RSUD Prambanan.
Metode Penelitian: Desain penelitiannya dengan pendekatan secara cross
sectional. Sampel yang digunakan yaitu ibu dengan persalinan Sectio Caesarea
yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan sampling
menggunakan purposive sampling berjumlah 44 responden. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) dengan 14
butir pertanyaan dan lembar observasi.
Hasil penelitian: Sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan
sebanyak 37 (84,1%) dan ibu bersalin dengan sectio caesarea sebanyak 37
responden (84,1%) dengan ASI sudah Keluar, Hasil analisis dua variabel dengan
menggunakan chi square tetapi tidak memenuhi syarat di lanjutkan dengan uji
Fisher's Exact pada tingkat kemaknaan 95 % didapatkan nilai p value 0,007 lebih
kecil dari nilai signifikan 0,05
Kesimpulan:Ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan pengeluaran
ASI pada ibu dengan persalinan sectio caesarea di RSUD Prambanan
Kata Kunci : Kecemasan, Sectio Caesarea, Pengeluaran AS
- …
