1,721,082 research outputs found

    TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA PELANGKO KECAMATAN KELAYANG KABUPATEN INDRAGIRI HULU

    Full text link
    TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA PELANGKO KECAMATAN KELAYANG KABUPATEN INDRAGIRI HULU Oleh : TRI SAPUTRA Penelitian ini dilatarbelakangi tentang Tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Selama ini Tingkat kepedulian terhadap kondisi lingkungan selalu terabaikan dan salah satunya adalah mengenai kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Tingkat kepedulian masyarakat Terhadap kebersihan lingkungan di Desa Pelangko Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu Penelitian ini berfokus bagaimana tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Desa Pelangko Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingukungan di Desa Pelangko Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu, Metode penelitian yang diguanakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian yang bersifat kuantitatif,dengan teknik analisi data Corellations Coefficient producet moment dengan menggunakan teknik SPSS 21 teknik pengumpulan data dengan angket, observasi dan dokumentasi yang berbentuk angka ( numerik ), populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Pelangko Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu 476 orang, sedangkan untuk pengambil sampel dalam penelitian ini mengunakan metode Suharsimi arikunto sebanyak 71 orang sampel, Dari hasil nilai koofesien korelasi ® adalah sebesar 0.975 (97.5%) berasal pada interval 0,80-1,000. Hal ini barti variable kepedulian menjelasakan pengaruh terhadap variable kebersihan lingkungan yang berarti sanggat peduli yaitu 97.5% jadi untuk mencari tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat tingkat kepedulian masyarkat terhadap kebersihan lingkungan sangat peduli terhadap kebersihan, di Desa Pelangko Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu Kaca Kunci : Tingkat Kepedulian, Kebersihan Lingkungan, Masyarakat

    Students’ Perception of Teachers’ Pedagogical and Personal Competences and their English Learning Outcomes: A Correlational Study at SMPN 1 Bandar Seikijang

    Full text link
    ABSTRACT Bagus Tri Saputra (2021): Students’ Perception of Teachers’ Pedagogical and Personal Competences and their English Learning Outcomes: A Correlational Study at SMPN 1 Bandar Seikijang The objective of this resarch was to know about the students‟ perception of teachers‟ pedagogical and personal competence toward students‟ English learning outcomes in SMPN 1 Bandar Seikijang. The researcher applied quantitative methods with a multiple regressions design. The samples of this research was the 85 students. The technique of collecting data by using questionnaire. Based on the result of this research, Pedagogical Competence has a significant effect on English Learning Outcomes. Therefore, the H1 hypothesis is accepted by the decision rule, namely the more teachers‟ pedagogical competence is good, then English learning outcomes will be higher. Personal Competence has a significant effect on English Learning Outcomes. Therefore, the H2 hypothesis is accepted by the decision rule, namely the more teachers‟ personal competence is good, then English learning outcomes will be higher. The variables of pedagogical competence and personal competence together have a significant effect on English learning outcomes. Therefore, H3 is accepted with the decision rule. Keywords: pedagogical and personal competence, English learning outcome

    HUBUNGAN PENGAWASAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU DENGAN KINERJA GURU PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF PADA SMK NEGERI 1 MAGELANG

    No full text
    HUBUNGAN PENGAWASAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU DENGAN KINERJA GURU PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF PADA SMK NEGERI 1 MAGELANG Oleh: David Tri Saputra NIM 06504244035 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengawasan yang dilaksanakan Kepala Sekolah pada SMK Negeri 1 Magelang, (2) mengetahui kinerja guru pada SMK Negeri 1 Magelang, dan (3) mengetahui hubungan pengawasan Kepala Sekolah dengan kinerja guru pada SMK Negeri 1 Magelang. Berdasarkan tingkat eksplanasi pada penelitian ini dapat diketahui bahwa penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Subyek penelitian ini adalah seluruh guru mata diklat adaptif, normatif, dan produktif pada Program Keahlian Teknik Otomotif di SMK Negeri 1 Magelang yang berjumlah sebanyak 55 orang. engumpulan data penelitian dilakukan melalui angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Kepala Sekolah yang dilakukan kepala sekolah pada SMK Negeri 1 Magelang tergolong sedang. Mayoritas sebanyak 30 orang (54,5%) responden menyatakan bahwa pengawasan Kepala Sekolah yang dilakukan kepala sekolah tergolong sedang. Kinerja guru Teknik Otomotif pada SMK Negeri 1 Magelang tergolong kurang baik. Mayoritas sebanyak 25 orang (45,5%) menunjukkan indikator kinerja yang tergolong kurang baik. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,837 dengan nilai probabilitas atau nilai signifikansi sebesar 0,000. Koefisien korelasi sebesar 0,837 menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara pengawasan dengan kinerja guru. Nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 membuktikan bahwa hubungan yang terjadi antara pengawasan dengan kinerja guru Teknik Otomotif pada SMK Negeri 1 Magelang adalah hubungan yang signifikan. Kata Kunci: pengawasan, kinerja guru

    Jurnalisme Warga Perlindungan, Pertanggungjawaban Etika dan Hukum

    Full text link
    Jurnalisme warga saat ini bukan hanya dilakukan melalui media sosial dengan memanatkan fasilitas internet saja, tetapi sudah melalui media massa seperti media cetak, radio dan televisi. Para pembaca, pendengar dan pemirsa bisa menyampaikan informasi melalui telepon atau fasilitas lainnya yang biasa digunakan wartawan. Prinsifnya, jurnalisme warga adalah aktivitas yang bersifat partisipasi aktif dari warga dalam mengoleksi, melaporkan, menganalisis, dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Jurnalisme warga merupakan bentuk khusus dari media warga yang informasinya berasal dari warga itu sendiri. Buku Jurnalisme Warga: Perlindungan, Pertanggungjawaban Etika dan Hukum ini menjelaskan mengenai kehadiran jurnalisme warga yang masih menuai pro dan kontra di masyarakat. Skeptisme muncul dari beberapa pihak yang mempertanyakan profesionalisme jurnalisme warga dalam melaporkan informasinya, namun pada sisi lain tidak sedikit pula para pengamat media yang tanpa ragu memberikan dukungan terhadap jurnalisme warga. Buku ini juga menguraikan mengenai bagaimana perlindungan, pertanggungjawaban jurnalisme warga secara etika maupun hukum. Buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi khususnya Bidang Jurnalistik, Penyiaran, Humas, juga pihak-pihak yang menggeluti serta tertarik pada dunia komunikasi baik secara praktis maupun teoritis

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Pengaruh Sarana dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru

    Full text link
    ABSTRAK Ligustianda Tri Saputra (2020) : Pengaruh Sarana dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru Penelitian ini termasuk penelitian korelasi yang terdiri dari variabel Sarana dan Prasarana Sekolah (X) dan variabel Kinerja Guru (Y). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Bagaimana Sarana dan Prasarana Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru, (2) Bagaimana Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru, (3) Seberapa Pengaruh Sarana dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru. Objek dalam penelitian ini adalah Pengaruh Sarana dan Prasarana Sekolah Terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru yang berjumlah 114 orang. Karena berjumlah 114 orang maka pengambilan sampel mengunakan teknik sampel acak sederhana (Sample Random Sampling) dengan menggunakan sampel sebesar 84 berdasarkan populasi sebanyak 114 dengan taraf kesalahan 5% maka seluruh anggota populasi memiliki peluang yang sama dan bebas dipilih sebagai anggota sampel. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis menggunakan kuantitatif persentase dan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil peneltian menunjukkan bahwa, (1) Sarana dan Prasarana Sekolah berada pada skor 87.1% dengan kategori sangat baik, (2) Kinerja Guru berada pada skor 87.0% dengan kategori sangat baik, (3) Terdapat pengaruh positif antara sarana dan prasarana sekolah terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru dengan nilai korelasi sebesar 0,363. Hal ini dibuktikan dengan uji korelasi dengan nilai rhitung 0,363 lebih besar dari rtabel pada taraf signifikan 5% yaitu 0,213 (0,363 > 0,213). Hasil perhitungan koefisien determinasi (R Square) sebesar 13,1. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh sarana dan prasarana sekolah terhadap kinerja guru adalah sebesar 13,1% sedangkan sisanya 86,9% (100% - 13,1%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Jadi, semakin meningkatnya sarana dan prasarana sekolah maka akan meningkatkan pula kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Pekanbaru. Kata Kunci: Sarana dan Prasarana Sekolah, Kinerja Guru

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore