1,721,315 research outputs found

    Leaflet Lampu Lampir

    Get PDF
    Merupakan karya seni rupa berupa Flyer dengan judul LEAFLET Lampu Lampir karya dari Ir Tri Prasetyo Utomo, M.Sn.; Eko Sri Haryanto, M.Sn

    “Flayer Chello Toys Kayu 1”

    Get PDF
    Merupakan karya seni rupa berupa karya Seni flyer, dengan judul “Flayer Chello Toys Kayu 1” karya dari Eko Sri Haryanto, dan Ir Tri Prasetyo Utomo, M.Sn

    HUBUNGAN ANTARA OPTIMISME DAN DUKUNGAN DOSEN DENGAN GRIT MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI

    Get PDF
    ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA OPTIMISME DAN DUKUNGAN DOSEN DENGAN GRIT MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI Oleh: Arif Tri Prasetyo Salah satu fenomena yang terjadi saat ini dalam ranah perguruan tinggi adalah penyelesaian tugas akhir berupa skripsi. Hal yang harus dimiliki mahasiswa dalam pengerjaan skripsi adalah grit, yang dapat membantu para mahasiswa lebih tangguh, mampu berdaya juang dan memiliki tujuan serta motivasi dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dalam penelitian ini ntuk mengetahui hubungan antara optimisme dan dukungan dosen dengan grit mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan sampel yang digunakan sebanyak 174 mahasiswa. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, metode dalam mengumpulkan data menggunakan kuesioner serta instrumen yang digunakan dengan menggunakan 3 skala yaitu grit, optimisme dan dukungan sosial. Metode analisis data berupa analisis anareg atau analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis terdapat hubungan yang signifikan antara optimisme dan dukungan dosen dengan grit pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi dengan nilai koefisien korelasi R=0.723 dengan taraf signifikan 0.001 sebanyak 52,3% sedangkan 47,7% sisanya dipengaruhi faktor-faktor lain. Terdapat hubungan positif signifikan antara optimisme dengan grit pada mahasiswa mengerjakan skripsi dengan nilai koefisien korelasi (Rx1-y)=0.652. Terdapat hubungan positif signifikan antara dukungan dosen dengan grit pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi dengan koefisien korelasi (Rx2- y)=0.676. Kata kunci: Grit, Optimisme, Dukungan Dosen, Masiswa Yang mengerjakan Skripsi. ABSTRAK Author Arif Tri Prasetyo One of the phenomena that occurs today in the realm of higher education is the completion of a final project in the form of a thesis. The thing that students must have in working on a thesis is grit, which can help students be more resilient, able to fight and have goals and motivation for a long time. The purpose of this study is to determine the relationship between optimism and lecturer support with the grit of students who are working on their thesis. The population in this study was students of the Faculty of Islamic Economics and Business and the sample used was 174 students. Researchers used purposive sampling techniques, methods in collecting data using questionnaires and instruments used using 3 scales, namely grit, optimism and social support. Data analysis methods in the form of anareg analysis or multiple regression analysis. Based on the results of the analysis, there is a significant relationship between optimism and lecturer support with grit in students who work on a thesis with a correlation coefficient value of R = 0.723 with a significant level of 0.001 as much as 52.3% while the remaining 47.7% is influenced by other factors. There was a significant positive relationship between optimism and grit in students working on their thesis with a correlation coefficient value (Rx1-y) = 0.652. There is a significant positive relationship between lecturer support and grit in students working on a thesis with a correlation coefficient (Rx2-y) = 0.676. Keyword : Grit, Optimism, Lecturer Support

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR LENTING TENGKUK (NECK-SPRING) MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEMAN SEBAYA (PEER TUTORING) PADA SISWA KELAS XI OTOMOTIF 1 SMK PGRI 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Get PDF
    ABSTRAK Tri Prasetyo Adi Nugroho. K4613140. PENINGKATAN HASIL BELAJAR LENTING TENGKUK (NECK-SPRING) MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEMAN SEBAYA (PEER TUTORING) PADA SISWA KELAS XI OTOMOTIF 1 SMK PGRI 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Skripsi. Falkultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Juni 2017. Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar lenting tengkuk melalui penerapan metode pembelajaran teman sebaya (Peer Tutoring) pada siswa kelas XI Otomotif 1 SMK PGRI 1 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas XI Otomotif 1 SMK PGRI 1 Surakarta yang berjumlah 20 siswa. Sumber data berasal dari guru, siswa, dan peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif yang didasarkan pada analisis kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh peningkatan hasil belajar. Peningkatan terjadi pada siklus I dan II. Pada pratindakan hasil belajar lenting tengkuk siswa yang dapat dikatakan tuntas berjumlah 5 siswa (25%) dan yang belum tuntas adalah 15 Siswa (75%). Pada siklus I hasil belajar lenting tengkuk siswa yang tuntas berjumlah 12 siswa (60%) dan yang belum tuntas adalah 8 siswa (40%). Sedangkan pada siklus II hasil belajar lenting tengkuk siswa yang dapat tuntas berjumlah 17 siswa (85%) dan yang belum tuntas adalah 3 Siswa (15%). Peningkatan terjadi pada siklus I dan siklus II. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran teman sebaya (peer tutoring) dapat meningkatkan hasil belajar lenting tengkuk pada siswa kelas XI Otomotif 1 SMK PGRI 1 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017. Kata kunci : Hasil Belajar, Lenting Tengkuk, metode Peer Tutoring

    NILAI BUDAYA DALAM SASTRA LISAN GUNUNG BUDEG KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Skripsi yang berjudul “Nilai Budaya dalam Sastra Lisan Gunung Budeg Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Candra Tri Prasetyo, NIM 17210163034, pembimbing: Muyassaroh, S.S., M.Pd. Kata kunci: Sastra Lisan, Nilai Budaya. Penelitian ini didasari pentingnya nilai budaya yang terkandung dalam sastra lisan Gunung Budeg. Satra lisan Gunung Budeg merupakan salah satu legenda yang berada di kabupaten Tulungagung yang didalamnya terkandung nilai budaya. Cerita Gunung Budeg disampaikan secara lisan sehingga menimbul banyak versi, dan semakin banya yang tidak mengetahui tentang nilai-nilai yang terkandung. Seiring kemajuan teknologi cerita rakyat mulai terkikis sehingga cerita rakyat mulai terkikis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sastra lisan Gunung Budeg serta implementasi kepada anak. Penelitian ini diharapkan untuk menjaga kelestarian sastra lisan gunung budeg. Selain itu penelitian ini juga dapat bermanfaat untuk mengenalkan nilai-nilai budaya dan penerapannya didalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menjelaskan tentang nilai budaya yang ada dalam sastra lisan Gunung Budeg. Peneliti disini bertindak sebagai instrumen, serta sebagai alat pengumpulan data dalam penelitian. Peneliti mengambil sumber data dari juru kunci Gunung Budeg Kabupeten Tulungagung.. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menemukan informasi mengenai nilai budaya yang terkandung dalam sastra lisan Gunung Budeg. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan menggunakan teknik triangulasi. Nilai budaya yang ditemukan dalam sastra lisan Gunung Budeg yaitu, (1) nilai budaya yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, (2) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia, (3) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam, (4) nilai budaya dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Selanjutnya yaitu implementasi nilai budaya Gunung Budeg kepada anak-anak dengan cara: (1) mengenalkan nilai budaya Gunung Budeg kepada anak, (2) menanamkan nilai budaya Gunung Budeg kepada anak. Secara teoritis Secara teoretis penelitian ini memberikan informasi bagi masyarakat dalam memahami nilai-nilai budaya yang terdapat dalam sastra lisan gunung budeg, dan dapat menerapkan nilai-nilai budaya kepada anak dalam kehidupan sehari-hari

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Pengembangan Pembelajaran Servis Atas Bolavoli Dalam Bentuk Buku Saku Untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Bolavoli di SMP Negeri 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK   Wibowo, Tri Prasetyo Cacuk. 2013. Pengembangan Pembelajaran Servis Atas Bolavoli Dalam Bentuk Buku Saku Untuk Kegiatan Ekstrakurikuler Bolavoli di SMP Negeri 2 Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (2) Drs. Agus Tomi, M.Pd.   Kata Kunci: Pengembangan, servis atas bolavoli, media pembelajaran, buku saku   Teknik servis atas bolavoli merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan bolavoli yang wajib dikuasai oleh seorang pemain bolavoli. Servis atas bolavoli memiliki beberapa variasi teknik antara lain: (1) teknik Top Spin (bola berputar ke depan dalam), (2) teknik Back Spin (bola berputar ke belakang dalam), (3) teknik Inside Spin (putaran bola kearah dalam), (4) teknik Outside Spin (putaran bola ke arah luar), (5) teknik Floating (bola mengambang atau bola tenang dan tidak ada putaran). Teknik dasar servis atas bolavoli merupakan salah satu materi yang akan diterapkan untuk kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 2 Malang. Hasil dari analisis kebutuhan terhadap siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 2 Malang menyatakan setuju jika buku saku pembelajaran teknik dasar servis atas bolavoli dibuat dan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran teknik dasar servis atas bolavoli dalam bentuk media buku saku untuk siswa-siswi pada kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang mengacu pada model pengembangan oleg Borg & Gall yang memiliki tahapan sebagai berikut: (1) penelitian awal (analisis kebutuhan) terhadap 32 siswa kegiatan ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 2 Malang. (2) perencanaan produk awal. (3) evaluasi ahli. (4) merevisi hasil uji coba produk awal (sesuai hasil evaluasi ahli). (5) uji coba kelompok kecil menggunakan 6 subyek. (6) uji coba kelompok besar menggunakan 30 subyek. (7) merevisi hasil uji coba kelompok besar berdasarkan hasil evaluasi ahli sekaligus menyempurnakan produk. Dari hasil analisis validasi ahli media diperoleh hasil 71,63% dan ahli bolavoli diperoleh hasil 79,2% maka produk pengembangan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada kegiatan ekstrakurikuler bolavoli di SMP Negeri 2 Malang. Dari hasil uji coba (kelompok kecil) diperoleh persentase sebesar 89%, dan pada uji lapangan (kelompok besar) diperoleh persentase sebesar 88,7% sehingga produk pengembangan dapat digunakan. Berdasarkan hasil uji ahli dan uji lapangan dapat disimpukan bahwa pengembangan pembelajaran servis atas bolavoli ini memiliki kategori baik dan dapat digunakan untuk kegiatan belajar dan berlatih. Saran untuk guru pembina ekstrakurikuler yakni lebih bervariasi dalam penyampaian materi dan penggunaan model pembelajaran sehingga menjadikan siswa lebih aktif dan mudah dalam belajar. Saran untuk penelitian lebih lanjut yaitu pembuatan pengembangan model pembelajaran lebih bervariasi, serta diuji keefektivitasnya agar produk lebih sempurna dan bermanfaat
    corecore