1,721,108 research outputs found
PENGEMBANGAN TRAINER SECTIONALIZER BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK MATAKULIAH SISTEM DISTRIBUSI DAN TRANSMISI PADA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG
ABSTRAK Tri Laksono, Deni, 2014. Pengembangan Trainer SectionalizerBerbasisMikrokontroleruntukMatakuliahSistemDistribusidanTransmisipadaMahasiswaJurusanTeknikElektroFakultasTeknikUniversitasNegeri Malang.Skripsi, Program StudiPendidikanTeknikElektro, JurusanTeknikElektro, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sujono, M.T., (II) Sujito, S.T., M.T. Kata Kunci:Pengembangan, Trainer, Sectionalizer. Dewasainisistemproteksiteganganataupunaruslebihpadasuatujaringandistribusitenagalistriksangatdiperlukan.Sistemproteksijaringaninidiharapkanmampumengisoliradanyagangguanpadajaringandistribusi.Pada proses pembelajaranmatakuliahSistemDistribusidanTransmisidenganpokokpembahasanManuverJaringanseperti :sectionalizerinikurangmaksimaldalammembelajarkanmahasiswa.Hal iniditunjukkanpada data persepsimahasiswa yang menyebutkanpenilaianmahasiswaterhadap trainer padasaatinihanyasebesar 36%.Jikamelihatpersentasetarsebut, makaperluadanya media pembelajaran yang dapatmemahamkanmahasiswamengenaiManuverJaringankhususnyasectionalizer. Model pengembangantrainerinimengadaptasi model pengembangan ADDIE.Dalam model pengembanganinipengerjaannyatidaksecara serial, tetapipadatiapprosesnyaselaluadaevaluasi yang tujuannyauntukmemperbaikiproduktrainer yang dibuat. Model pengembanganiniterdiridari 5tahapyaitu: (1)Analisiskebutuhan trainer sectionalizerpadamatakuliahSistemDistribusidanTransmisi; (2)Desain media pembelajaranberupatrainerdanjobsheetsectionalizer; (3)Pengembangantrainersectionalizer; (4)ImplementasitrainersectionalizernantinyaakandigunakanpadapembelajaranmatakuliahSistemDistribusidanTransmisi. Namunsebelumdiimplementasikan trainer danjobsheetdivalidasiterlebidahuluolehdosen yang menguasaidibidangTeknikElektro(Aruskuat); (5)Evaluasi. BerdasarkanhasilPengembangan Trainer sectionalizerBerbasisMikrokontroleruntukMatakuliahSistemDistribusidanTransmisipadaJurusanTeknikElektroFakultasTeknikUniversitasNegeri Malang diperolehkesimpulanpadaahli media, diperolehpersentasesebesar 83%. Padaahlimateri, diperolehpersentasesebesar 92%.Padainstrumenujicobalapangan mahasiswa), diperolehpersentasesebesar 90%.SehinggadapatdisimpulkanbahwaPengembangan Trainer SectionalizerBerbasisMikrokontroleruntukMatakuliahSistemDistribusidanTransmisipadaJurusanTeknikElektroinilayakuntukdigunakansebagai media pembelajaran
PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG POLIS ASURANSI TERHADAP KENDARAAN BERMOTOR DALAM ANGKUTAN PENYEBERANGAN
Joko Tri Laksono
Magister Hukum Fakultas Hukum
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Abstrak
Asuransi memegang peranan penting, karena disamping memberikan perlindungan terhadap kemungkinan kemungkinan kerugian yang akan terjadi, asuransi memberikan dorongan yang besar sekali ke arah perkembangan ekonomi lainnya. Sayangnya dalam praktik jaminan perlindungan hukum terhadap pemegang polis asuransi kurang terlindungi. Permasalahan yang selalu dialami oleh pemegang polis adalah sulitnya memperoleh pembayaran ganti kerugian ketika evenement terjadi. Adapun penyebab mengapa polis tidak dibayar oleh perusahaan asuransi adalah karena kurangnya pengetahuan masyarakat itu sendiri, selain juga karena faktor agen asuransi yang tidak memberikan informasi yang jelas. Terhada pobjek suransi yang mengalami kecelakan di dalam pengangkutan maka penerapan Prinsip tanggung jawab pengangkut yang berdasarkan kesalahan, tidak dapat memberikan perlindungan hukum yang maksimal bagi penumpang (korban kecelakaan). Sedangkan keberadaan program asuransi kecelakaan penumpang sebagai wujud tanggung jawab pengangkut mengandung potensi ketidak pastian pembayaran asuransinya
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS HAMA DAN PENYAKIT PADA POHON JATI MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS ANDROID
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS HAMA DAN PENYAKIT PADA POHON JATI MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS ANDROID
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA S-1
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG
Agung Tri Laksono Pamungkas (1318080)
Teknik Informatika – ITN Malang
e-mail: [email protected]
Desen Pembimbing 1 : Yosep Agus Pranoto, ST, MT
Desen Pembimbing 2 : Mira Orisa, ST, MT
ABSTRAK
Pohon jati merupakan salah satu tanaman yang sangat berguna dan bermanfaat untuk membangun rumah bahkan perabotan rumah seperti kursi, meja dan lain - lain. Pohon jati sendiri merupakan pohon yang cukup mudah ditemui pada hutan yang ada di Indonesia. Hal itu tentunya tidak terlepas dari pohon yang memang dibudidayakan di Indonesia. Pohon jati ini menghasilkan kayu yang terkenal akan keawetan, keindahan dan kekuatannya yang memang boleh dikatakan menjadi nomer satu untuk saat ini. Tanaman yang dibudidaya khususnya pohon jati ini memiliki hama dan penyakit yang menyerang. Kelangkaan pakar atau orang yang ahli dalam mendiagnosis hama dan penyakit serta biaya untuk memanggil seorang pakar yang cukup mahal inilah yang menjadi kekhawatiran pemilik tanaman pohon jati. Pakar sendiri memiliki arti seorang yang dianggap sebagai sumber terpercaya atas teknik maupun keahlian tertentu yang bakatnya untuk menilai dan memutuskan sesuatu dengan benar.
Pada penelitian ini dibuat sistem pakar menggunakan metode Certainty Factor yang memberi nilai fakta dan hipotesis untuk menentukan hasil solusi dari permasalahan yang dialami. Didalam metode ini terdapat perhitungan nilai untuk memberikan suatu hasil serta metode Certainty Factor merupakan metode dari suatu teori matematika untuk membuktikan berdasarkan nilai kepecayaan dan pemikiran masuk akal yang digunakan untuk mendiagnosa hama dan penyakit pada tanaman pohon jati serta dalam penelitian ini menggunakan Eclipse dalam pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis android.
Hasil pengujian keakuratan metode baik melalui simulasi program maupun perhitungan manual menyatakan bahwa, hasil perhitungan memiliki persentase error sebesar 0%. Hasil pengujian fungsional sistem berjalan sesuai fungsinya. Hasil pengujian user, tingkat keakuratan identifikasi menentukan hama dan penyakit pada sistem pakar berdasarkan kumpulan data – data yang valid dari pakar pohon jati yang diujikan hingga diketahui jenis hama dan penyakit yang menyerang, pada ujicoba tersebut lebih dari 57% user dan pakar. Sedangkan tahap pengujian aplikasi yang dilakukan dengan menggunakan 4 smartphone dengan versi 2.3 (Gingerbread), 4.3 (Jelly Bean), 4.4 (Kit Kat) dan 5.0 (Lollipop) semua fungsi dari sistem berjalan sesuai dengan yang diinginkan.
Kata Kunci : Sistem pakar, Pohon Jati, Certainty Facto
PETA MUTU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KARANGREJA PETA MUTU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memetakan Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi. Subyek penelitian yaitu Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja, Kepala Tata Usaha UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja, Staff Tata Usaha UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja, Pengawas Sekolah Dasar Kecamatan Karangreja. Fokus penelitian ini mengenai jarak sekolah dengan pemukiman, kondisi tenaga pendidik, kondisi peserta didik, dan kondisi prasarana sekolah. Data diperoleh dengan cara studi dokumen, dan wawancara. Instrumen penelitian adalah peneliti. Analisis kuantitatif digunakan untuk menghitung rata-rata (mean) dan persentase. Analisis kualitatif digunakan untuk membuktikan, memperdalam, memperluas dan melengkapi gambaran yang diperoleh dari analisis data kuantitatif yaitu dengan menguraikan kata-kata dalam kalimat secara sistematik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) jarak sekolah dengan pemukiman pada semua sekolah dasar di Kecamatan Karangreja sudah bisa dikatakan “sesuai”. (2) Tidak ada hasil yang ditemukan (3) hanya terdapat satu sekolah yang sudah masuk dalam kategori “Memenuhi” sehingga kondisi tenaga pendidik di Kecamatan Karangreja dikatakan “Tidak Memenuhi”. (4) Terdapat 14 sekolah dasar yang masuk dalam kategori “Belum Sesuai”, sehingga kondisi peserta didik di Kecamatan Karangreja dikatakan “Tidak Sesuai”. (5) presentase prasarana pendidikan yang dimiliki oleh sekolah; lengkap 0%, belum lengkap 13%, kurang lengkap 35%, tidak lengkap 52%, sangat kurang lengkap 0%. Sehingga kondisi prasarana di Kecamatan Karangreja dikatakan “Tidak Lengkap”Kata Kunci: Peta Pendidikan, Pemetaan PendidikanAbstractThis study aims to map the elementary schools in the Karangreja, Purbalingga.This study uses a combination approach. The research subject is Head of Unit Karangreja the District Education Office, Head of Administration Karangreja Umit the District Education Office, Staff Administration Karangreja Unit the District Education Office, the District Elementary School Supervisor Karangreja. The focus of this study about the distance of the residential schools, educators conditions, conditions of learners, and the condition of school infrastructure. Data obtained by the study of documents, and interviews. The research instrument was a researcher. Quantitative analysis is used to calculate the average (mean) and percentage. Qualitative analysis is used to prove, deepen, broaden and complete the picture obtained from the analysis of quantitative data is to spell out the words in a sentence in a systematic way.The results showed that: (1) distance to the residential school at all elementary schools in the district have said related to rule Karangreja. (2)there is no results founded (3) there is a school that is already included in the category of "Compliance", so the condition of educators in Karangreja claimed “Not Compliance”. (4) There are 14 primary schools that fall into the category of "Not Related" to the rule, so the condition of educator participants in Karangreja claimed “Not Related”Mutu Sekolah Dasar…( Zaky Yulian Tri Laksono) 323to the rule. (4) the percentage of education infrastructure owned by the school; completed 0%, not completed 13%, less completed 35%, 52% not completed, very less completed 0%. So the condition of infrastructure in Karangreja claimed “not completed”.Keywords: Map Education, Education Mappin
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PENERAPAN NILAI-NILAI KEISLAMAN DI SMK PLUS NU SIDOARJO
Latar belakang penelitian ini bermula karena banyak siswa-siswi (remaja) yang melakukan tindakan-tindakan di luar batas seperti: minum-minuman keras, berjudi, merokok, dan kenakalan-kenakalan yang sangat luar biasan akal nya sampai bisa menimbulkan kerugian bagi orang lain. Permasalahan ini disebabkan karena Pendidikan agama yang dirasa kurang mendapatkan tempat jika di era order baru ada Pendidikan Moral Pancasila di manasiswa di didik untuk tidak melakukan kenakalan atau perbuatan kurang baik namun di era reformasi Pendidikan seperti itu tidak ada karena dilebur menjadi Pendidikan agama dan budi pekerti, walau pun begitut etap dirasa sangat kurang karena memang hal tersebut bersifat pelajaran bukan penerapan sehingga tetap saja tidak bisa menjadikan kelakuan anak semakin baik lagi. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana nilai-nilai keislaman di terapkan di sekolah sehingga mewujudkan generasi yang cerdas dan bertaqwa.
Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi berdasarkan pengamatan peneliti melalui obseravasi partisipasi dan wawancara tak berstruktur serta dokumentasi sekolah, di mana sampel yang di ambil adalah semua murid Sekolah Menengah Kejuruan Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo kecuali siswa kelas dua belas yang telah melaksanakan ujian nasional. Penelitian ini mengunakan Teknik Triangulasi yang mengabunkan semuanya menjadi satu kesatuan yang bersifat narasi.
Dari penelitian tersebut peneliti menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai keislaman dapat berjalan disebabkan karena peranan guru untuk selalu membimbing dan mengawasi segala tingkah laku siswa seperti siswa diajarkan untuk sholat berjamaah, berperilaku sopan terhadap siapa pun, selalu menjaga kebersihan sekolah dan tetap rukun dengan teman-temanya sehingga siswa menjadi siswa yang mampu menghadapi perkembangan zaman.
ABSTRACT
Name of Student: Tri Laksono Bimantoro. NPM: 14207100057. Thesis Title: "Application of Islamic Values in SMK Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo". Advisor: Imam Fauji, Lc, M. Pd
Keywords: Islamic Values,
The background of this study began because many students (teenagers) who took actions beyond the limits such as: drinking, gambling, smoking, and delinquency that is very unusual naughty until it can cause harm to others. This problem is caused by religious education that is not getting a place if in the new order era there is Pancasila Moral Education in which students do not commit delinquency or misbehavior but in the era of reform such education does not exist because it is merged into religious education and manners However, it still feels very lacking because it is a lesson not an application so it still can't make the child's behavior even better. Thus this research aims to measure the extent to which Islamic values are applied in schools so that they represent intelligent and devoted generations.
This study uses a qualitative method with an ethnographic approach based on observations of researchers through participatory observation and unstructured interviews and school documentation, where the samples taken were all students of the Vocational High School Plus Nahdlatul Ulama Sidoarjo except the twelfth graders who had carried out national exams. This research uses the Triangulation Technique which is to unite all into a narrative entity.
From the study, the researchers concluded that the application of Islamic values could be carried out because of the role of the teacher to always guide and supervise all students' behaviors such as students being taught to pray together, behave politely towards anyone, always maintain the cleanliness of the school and stay harmonious with their friends so students become students who are able to deal with the times.
مستخلص البحث
اسم الطالبتري لاكسونو بيمانتورو متحف القصر الوطني142071000057 عنوان الأطروحة: "تطبيق القيم الإسلامية في اتفاقية الأنواع المهاجرة بالإضافة إلى منظمة نهضة العلماء سيدوارجو".الأستاذ المشرف: الأمام فوجي، الترخيص.، درجة الماجستير. الكلمات الأساسية في التعليم: القيم الإسلامية،
بدأت بحوث أساسية نظراً لأن العديد من الطلاب (الشباب) الذين يقومون بأعمال خارج الحدود ك: خمر شراب، لعب القمار، والتدخين، والجنوح وجنوح الرائعة ناكالنيا حتى يمكن أن يسبب خسارة للآخرين. سبب هذه المشكلة هو بسبب التعليم الديني الذي يعتبر أقل في الحصول على مكان إذا في عهد النظام الجديد للتعليم الأخلاقي البانشاسيﻻ الطلاب الذي احتجز في للانحراف أو سلوك لا يؤدون أقل في عصر إصلاح التعليم كما أنه ليس هناك سبب ذاب للتعليم الديني والأخلاق، على الرغم من أن لا يزال يشعر جداً أقل سبب هو عدم تطبيق الدروس المستفادة حتى أن فإنه لا يزال لا يمكن أن تجعل سلوك الطفل يتحسن مرة أخرى. ومن ثم تهدف هذه الدراسة إلى قياس مدى القيم الإسلامية التي تطبق في المدرسة حتى أن جيل بذكاء من ميووجدوكان والأمة.
هذا البحث باستخدام الأساليب النوعية مع نهج اثنوغرافية يستند إلى الملاحظات للباحثين من خلال المشاركة وأوبسيرافاسي والمقابلات ليست مهيكلة فضلا عن الوثائق المتعلقة بالمدرسة، حيث العينات التي تم أخذها من جميع طلاب المدارس الثانوية المهني بالإضافة إلى منظمة نهضة العلماء سيدوارجو باستثناء الصف اثنا عشر كانوا يقومون بامتحان وطني. استخدم هذا البحث مينجابونكان "تقنية التثليث" كل شيء في كيان واحد فيه السرد المثالي.
وخلص الباحثون من الدراسة أن تطبيق القيم الإسلامية يمكن أن يسير نظراً لدور المعلم هو توجيه والإشراف على كل سلوك الطلاب كما يتم تعليم الطلاب صلاة الجماعة، تتصرف كياسة تجاه أي شخص، دائماً الحفاظ على نظافة المدرسة، ولا يزال الحصول على طول جيدا مع تيمان تيمانيا حتى يصبح الطلاب الطلاب القادرين على التعامل مع تطور العصر
LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) semester khusus tahun 2015 telah
dilaksanakan di SMK Negeri 2 Sewon, Jl. Parangtritis, Timbulharjo, Sewon, Bantul,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55186 selama 2 bulan sejak tanggal 15 Juli 2016 sampai
dengan 15 September 2016. PPL sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan
kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran serta mengembangkan kompetensi
mahasiswa sebagai calon guru atau tenaga kependidikan. PPL diharapkan dapat
memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa, terutama dalam hal pengalaman
mengajar, memperluas wawasan, melatih dan mengembangkan kompetensi yang
diperlukan dalam bidangnya, meningkatkan keterampilan, kemandirian, tanggung
jawab, dan kemampuan memecahkan masalah.
Dalam Praktik Pengtalaman Lapangan (PPL) ini mahasiswa terjun langsung
ke sekolah dan berbaur dengan warga sekolah. Setelah menjalani proses adaptasi,
mahasiswa diharapkan dapat menjalankan tugas pokok, peran, dan fungsinya selama
PPL dengan baik. Program utama penulis adalah Kegiatan pembelajaran materi
Sejarah di kelas. Sedangkan program lain yang dilakukan antara lain mempelajari
administrasi guru, kegiatan-kegiatan sekolah, serta piket.
Secara keseluruhan semua program terlaksana sesuai dengan perencanaann
meskipun adanya hambatan-hambatan baik internal maupun eksternal. Keberhasilan
program-program PPL dapat memberikan manfaat yang saling menguntungkan antara
sekolah dan mahasiswa. Dampak positif bagi mahasiswa adalah mengembangkan
kompetensi mahasiswa sebagai calon guru sedangkan untuk sekolah adalah
memperoleh memperoleh kesempatan untuk dapat andil dalam menyiapkan calon
guru atau tenaga kependidikan yang profesional
- …
