1,741,196 research outputs found
Corrigendum to the author’s name of Teguh WijayaMulya (2006 - 2016)
Corrigendum to the author’s name of Teguh WijayaMulya (2006 - 2016
Pengaruh Motivasi Konsumen, Persepsi Dan Sikap Konsumen Terhadap Pembelian Material Di Ud Teguh Kramik Jaya Jepara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh motivasi konsumen, persepsi konsumen dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian material di UD Teguh Kramik Jaya Jepara. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel bebas dan satu variabel terikat, yaitumotivasi konsumen, persepsi konsumen dan sikap konsumen berperan sebagai variabel bebas dan keputusan pembelian berperan sebagai variabel terikat.
Penelitian ini dilakukan dengan metode survey terhadap konsumen UD Teguh Kramik Jaya Jepara dan dianalisis dengan regresi. Tahap pertama menguji validitas dan reliabilitas pertanyaan setiap variabel. Tahap kedua, meregresi variabel motivasi konsumen, persepsi konsumen dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi konsumen, persepsi konsumen dan sikap konsumen berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian material di UD Teguh Kramik Jaya Jepara. UD Teguh Kramik Jaya Jepara diharapkan perlu melakukan pengembangan produk dan lebih banyak lagi pilihan produk bahan bangunan yang mencakup segala lapisan konsumen.
Kata Kunci: motivasi konsumen, persepsi konsumen,sikap konsumen dan keputusan pembelia
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PILATES EXERCISE TERHADAP FLEXIBILITY MAHASISWI UNIVERSITAS MURNI TEGUH
AbstrakFleksibilitas merupakan salah satu komponen penting kebugaran jasmani yang menunjang aktivitas fungsional dan mencegah terjadinya cedera muskuloskeletal. Mahasiswa sebagai kelompok usia produktif sering mengalami penurunan fleksibilitas akibat rutinitas akademik yang mengharuskan mereka duduk dalam waktu lama, kurangnya aktivitas fisik yang terstruktur, serta meningkatnya penggunaan gawai dalam kegiatan belajar dan hiburan. Kondisi tersebut mengakibatkan ketegangan otot dan keterbatasan rentang gerak yang berdampak pada kualitas hidup dan kinerja fisik sehari-hari. Latihan pilates dikenal sebagai metode latihan yang efektif untuk meningkatkan fleksibilitas melalui gerakan yang terkontrol dan berfokus pada stabilitas inti tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas latihan pilates dalam meningkatkan fleksibilitas pada mahasiswa murni. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test dalam satu kelompok. Sebanyak 10 orang mahasiswi yang memenuhi kriteria inklusi mengikuti program pilates selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu. Pengukuran fleksibilitas dilakukan dengan menggunakan sit and reach test sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan nilai fleksibilitas yang signifikan setelah intervensi Pilates p=0,000 (p<0,05). Nilai rata-rata sit and reach meningkat dari 9,64 ± 6,54 cm menjadi 15,36 ± 6,16 cm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah senam Pilates efektif dalam meningkatkan fleksibilitas pada mahasiswi Universitas Murni Teguh. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program peningkatan kebugaran jasmani di lingkungan kampus, khususnya pada mahasiswi.Kata kunci: Latihan Pilates, fleksibilitas, mahasiswi, tes duduk dan meraih
Tuturan Persuasif Mario Teguh Dalam Acara Mario Teguh Golden Ways Di Metro TV: Analisis Pragmatik
This research aims to describe of the shape persuasive speech and persuasive techniques by Mario Teguh used in the program Mario Teguh Golden Ways on Metro TV. This research is use qualitative study methods with a descriptive approach. Objects in this research is persuasive speech by Mario Teguh. Technique of data collection is done by using see-note technique and documentation of three-run episodes Mario Teguh Golden Ways. Results of this research of classification shape a persuasive speech and persuasive techniques by Mario Teguh in the program Mario Teguh Golden Ways on Metro TV. Based on the data analysis found that the shape used persuasive speech by Mario Teguh are: (1) assertive, (2) directive, (3) commisive, (4) expressive, and (5) the declaration, while persuasive techniques used are: (1) the association, (2) integration, (3) pay of, (4) fear hearing, (5) red-herring, (6) seetings.Keys words: persuasive speech, shape of persuasive, persuasive techniques
Speech Strategies Used by Mario Teguh in Mario Teguh Golden Ways
Komunikasi adalah salah satu aktivitas manusia untuk berinteraksi dengan sesamanya. Ilmu berbicara publik sebagai salah satu bentuk komunikasi dimana ide dapat disampaikan tidak hanya dari satu individu ke individu yang lain tetapi juga dari satu orang ke kalangan umum. Karena tujuannya adalah menyampaikan ide ke kalangan umum, maka cara berbicara harus ditata dengan baik. Ada beberapa strategi yang dapat digunakan untuk pembicara publik dalam cara berbicaranya. Studi ini dituukan untuk menyelidiki strategi berbicara yang digunakan oleh Mario Teguh sebagai pembicara publik terkenal ketika menyampaikan motivasi lewat program televisi Mario Teguh Golden Ways. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam studi ini adalah strategi berbicara yang digunakan dan juga strategi yang paling sering muncul yang digunakan Mario Teguh dalam Mario Teguh Golden Ways. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai analisis dokumen karena obyek dari studi ini adalah teks tertulis dari ujaran Mario Teguh ketika memberikan motivasi yang berjudul “Ujian, Siapa Takut”. Data dari studi ini adalah ujaran Mario Teguh yang mengandung strategi berbicara yang diajukan oleh Beebe dan Beebe (2005) dan Neale dan Ely (2007). Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi berbicara yang digunakan Mario Teguh adalah Metafor untuk menciptakan gambaran kiasan; Elipsis, Suspensi, Pertanyaan retorika, dan Inversi untuk mengkreasikan drama dalam berbicara; Repetisi, Paralelisme, Antitesis, penggunaan tiga rangkaian kata berirama, dan Aliterasi untuk menciptakan irama. Melihat dari frekuensi dari kemunculan tiap strategi dapat ditemukan bahwa Metafor adalah strategi yang paling sering digunakan untuk menciptakan gambaran kiasan. Dalam mengkreasikan drama, Elipsis adalah strategi yang paling sering digunakan. Sedangkan untuk mengkreasikan irama, paling sering digunakan adalah Repetisi. Selain itu, dari ujaran Mario Teguh terdapat kombinasi dari beberapa strategi yang digunakan oleh Mario Teguh. Itu menunjukkan bahwa pengkombinasian dari beberapa strategi dapat digunakan untuk menarik perhatian pendengar. Bagi peneliti yang tertarik meneliti strategi berbicara Mario Teguh, disarankan untuk mengambil topik lain dan juga menggunakan teori yang lain untuk menggali lebih dalam strategi berbicara yang digunakan Mario Teguh. Peneliti juga disarankan untuk meneliti pembicara publik lain untuk mengetahui perbedaan strategi berbicara yang digunakan dalam kegiatan berbicara di depan publik
Language Function Used By Mario Teguh In Mario Teguh Golden Ways Show
Bahasa sangat penting bagi kehidupan manusia. Manusia menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dalam menyampaikan ide, perasaan, pesan, dan sebagainya. Dalam masyarakat, bahasa memiliki beberapa aspek. Salah satu aspek tersebut adalah fungsi bahasa. Peneliti melakukan penelitian tentang fungsi bahasa yang digunakan oleh Mario Teguh dalam program acara Mario Teguh Golden Ways dengan menggunakan teori dari Jakobson dan Hymes. Penelitian ini berfokus pada dua masalah: (1) Apa saja unsur-unsur komunikasi yang digunakan dalam program acara Mario Teguh Golden Ways (2) Apa saja fungsi bahasa yang digunakan oleh Mario Teguh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam analisa dokumen untuk mendeskripsikan fungsi bahasa yang digunakan oleh Mario Teguh dalam program acara Mario Teguh Golden Ways. Data yang digunakan adalah ucapan yang disampaikan oleh Mario Teguh yang ditranskrip dari video Mario Teguh Golden Ways berjudul “Mengatasi Rasa Takut Gagal” yang diunggah di situs Youtube. Penelitian ini mengungkap tujuh unsur komunikasi yang ditemukan di acara Mario Teguh Golden Ways berjudul “Mengatasi Rasa Takut Gagal” yaitu pembicara, penerima, saluran, bentuk pesan, topik, kode, dan pengaturan. Penelitian ini juga mengungkap enam dari tujuh fungsi bahasa yang digunakan oleh Mario Teguh. Fungsi-fungsi tersebut adalah fungsi emotif , fungsi direktif, fungsi patik, fungsi puitis, fungsi referensial, dan fungsi metalinguistik. Fungsi referential merupakan fungsi yang paling banyak digunakan oleh Mario Teguh. Ia banyak menggunakan fungsi ini karena motivasi membutuhkan banyak informasi yang harus disampaikan kepada penonton saat berbicara. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa ada kombinasi antara fungsi-fungsi bahasa. Artinya, satu ucapan tidak hanya membawa satu fungsi tetapi juga bisa membawa dua atau tiga fungsi sekaligus. Kesimpulannya, unsur komunikasi dan fungsi bahasa harus dilihat dari konteks dalam suatu kondisi dan situasi. Peneliti berharap bahwa penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih baik dan pemahaman yang lebih dalam tentang fungsi bahasa. Peniliti juga menyarankan kepada para peneliti selanjutnya khususnya mahasiswa jurusan Bahasa Inggris untuk melakukan penelitian dengan objek dan teori fungsi bahasa yang berbeda karena penelitian ini masih belum mencakup semua aspek fungsi bahasa
Penataan Geding"Teguh Jiwo"
Penataan Geding"Teguh Jiwo"
Karya: Wahono, Ujian Penyajian Tugas Akhir Jur. Karawitan, Pendopo ISI Surakart
Penataan Karawitan"Teguh Jiwa"
Penataan Karawitan"Teguh Jiwa"
Karya :Wahono, Ujian penyajian tugas akhir Jur. Karawitan, Pendapa ISI Surakart
- …
